XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 107


__ADS_3

...WELCOME BESTIEEE🖤...


...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...


...YUKKK FOLLOW YUKKK...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! ...


...KALAU AKU TUH SELALU MANTAU KOMEN KALIAN WKWK, BTW BUKA IG KITA YA AKU KADANG BIKIN JEDAGJEDUG PARA ANAK-ANAK DAKJEL WKWK GAK DENG ANAK-ANAK AKUHH ANJASS...


...BESTIEEEEEEEEEEEEEEE........


...SPAMM KOMEN DONGGGGGG........


...KALIAN MAU PART APA GITU ATAU APA KEK BUAT KEDEPANNYA BIAR AKU DAPAT INSPIRASI GITU CERITANYA WKWKWK. LAGI BUTET BANGET NI OTAKKKK GAK BISA MIKIR JADI BANTU DONG HELP HELP HELPPPPPPP!!!!!!...


...🚫BACA NOTE JANGAN LUPA BIAR PAHAM DAN GAK DI KOMEN KARNA BAHASA ATAU LOKASI MEREKA!...


...BAKAL MAKIN BANYK BAHASA KASAR JADI DI MAKLUMI DAN JANGAN DI TIRU KARNA GAK BAIK BUAT DOSA KLEAN BAKAL NAMBAH BANYAK ☺️...



“Biarkan aku yang bicara!” Ucap Vior, Vior mencoba menenangkan moodnya dan mengontrol kondisi saat ini.


Inilah yang membuat Vior untuk merubah arah tadi tapi sudah terjadi mau bagaimana lagi, Saat ini bandara Afghanistan tak kondusif untuk di jaidkan tempat pendaratan kenapa? Karna banyak nya orang ya g ingin pergi kelaur dari Afghanistan tengah berkumpul di bandara.


__ADS_1


Bayangkan saja kalau mereka mendarat sekarang, maka pesawat mereka lah sasaran kedua untuk masyarakat Afghanistan atau Taliban buat seperti ini.


Mereka berbicara dalam bahasa Afghanistan tapi di sini pake bahasa Indonesia ya.


“Apa kau pemimpin nya?” Tanya Vivian langsung.


“Bukan, ada perlu apa?”


“Aku ingin berbicara dengan ketuanya langsung!”


“Baiklah tunggu sebentar” terdengar suara langkah yang begitu keras mendekat setelah orang yang berkata tunggu itu pergi.


“Tes!”


“Ah, apa kau ketuanya?” Tanya Vior lagi.


“Iya! Langsung ke intinya saja!”


“Tolong biarkan kami mendarat dengan selamat, aku membawa anak ku di pesawat dan dia sudah cukup lama berada di pesawat, berapapun yang kalian minta akan ku bayar selagi aku mampu. Aku tak akan lama dan tak akan mengganggu kalian setelah pekerjaan kami selesai, kami akan langsung pergi”


“Apa pekerjaan kalian!”


“Apa perlu kalian tau? Aku yakin kalau kalian tau akan terjadi peperangan setelahnya”


“Cepat katakan! Atau kamu tembak rudal ini”


Darren memberi kode kalau memang ada rudal yang membidik ke arah pesawat mereka.


“Baikklah.” Ucap pemimpin Taliban itu.


Sial, Vior harus berbagi informasi yang dapat membahayakan mereka semua tapi kalau tak begitu juga mereka akan lebih berbahaya.


Pesawat mereka tiba, landasan udara di jaga ketat dengan orang-orang bersenjata. Abian di gendong oleh Vior, posisi mereka saat ini adalah Vior dan Ayes berada di tengah-tengah laki-laki.


Driel dan Ace berada di depan keduanya, Argan dan Jean berada di sisi kiri kanan, Darren berada di belakang bersama beberapa anak buah AD.


“Silahkan ikut kami”


“Tolong kerjasama nya” ucap Jean penuh penekanan yang mana jika mereka macam-macam maka akan menanggung akibatnya sendiri.


Setelah berada di ruangan dengan ketua Taliban, mereka sudah saling memperkenalkan diri.


(TOKOH DAN ORGANISASI APAPUN DI DALAM INI CUMAN CERITA JADI TOLONG BIJAK DALAM MEMBACA!! SALING MEMAHAMI DAN JANGAN TERPANCING EMOSI ATAU APAPUN. TERIMA KASIH!)


“Apa yang membuat kalian ke sini?” Tanya ketua itu.


“Kerabat kami anaknya di culik dan di bawa ke sini” ucap Vior.

__ADS_1


“Apa maksud mu!! Kami tak pernah mencuri anak-anak!!”


“Apa aku ada menuduh kalian atau menyebut nama kalian?” Tanya Vior.


Oh ya di dalam ruangan ini hanya ada Jean Vior lalu ketua dan penasehat nya saja jadi berempat sedangkan yang lain berada di ruangan lain. Vior sudah meminta pelindungnya menjaga dan memantau anak dan yang lain lalu memberikan informasi ke dirinya.


“Lalu? Apa maksud mu! Pihak kami tak pernah menculik siapapun!”


“ISIS” mata ketua Taliban dan penasehat itu langsung membulat besar karna kaget.


“Lalu kalian ini siapa? Bagaimana mengetahui nya?”


“Biar gue yang ambil alih di sini” ucap Jean ke Vior yabg langsung di angguki Vior.


“Kalian tau mafia AD? Ah maksudku Angel Devils?”


“Ya kita tau, siapa yang tak tau mereka bukan? Mafia yang di takuti setelah BBBD kan?”


“Uhuk uhuk” Vior tersedak.


“Di takuti setelah BBBD? Mereka berlebihan AD malah jauh di bawah mereka” batin Vior.


“Kalian tau? Kalau begitu kenalkan ini ketua AD” mereka berdua semakin terkejut.


“Sekarang aku sudah paham” ucap ketua Taliban.


Setelah membahas itu dan pembicaraan selesai karna mereka saling berbagi informasi tentunya dan pihak Taliban siap membantu AD menemukan ISIS yang memasuki wilayah Afghanistan.


“Ami” Vior tersenyum sambil merentangkan tangannya agar Abian dapat berlari dan memeluknya.


“Sudah” gumam Darren pelan saat berjalan melewati Vior.


Vior meminta Darren meretas sistem pertahanan dan komunikasi pihak Taliban jaga-jaga kalau mereka berkhianat atau mencoba menipu mereka walau Vior tau pihak Taliban tak mungkin melakukan kecurangan itu demi keamanan mereka Vior rela melakukan apapun.


“Gue takut” ucap Ayes.


“Yaelah, lo crash sampe mental aja gak takut masa ginian takut” ucap Vior seraya bercanda.


“Lah iya ya, taoi tetep aja anjer ngeri mana pake penutup muka semua lagi mereka”


“Ganteng ko mereka pilih satu jadiin suami”


“bercanda lo jelek Vi”


“Lah? Emang bener, no yang samping Jean gabteng mancung kekar idaman dah gue tadi liat mukanya”


“Udah kepincut lo dia mah”

__ADS_1


“Pala lo” mereka berdua terkekeh sambil berjalan menuju mobil.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2