
...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...
...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....
...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....
...JANGAN LUPA FOLLOW !!...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!!...
Setelah besuk ke tempat Zaren dan Azam sudah datang juga untuk menyelesaikan administrasi dan berbincang sebentar dengan mereka yang ada di ruangan Zaren sebelum pulang.
“AMIIIIIII” teriak Abian saat Vior dan Xavier pulang.
__ADS_1
Iya Abra di antar ke rumahnya gak mungkin ke rumah Vior, sebelum pulang dari rumah sakit saja mamah Abra bilang tadi sebelum pulang kalau langsung pulang jangan ikut kerumah Vior.
Sudah cukup merepotkan keluarga Vior karna membantu menjaga Abra jadi karna itu Abra langsung di minta pulang oleh mamahnya.
...🌑🌑🌑...
Pelaku yang menggelapkan uang untuk biaya rumah sakit sudah di tangkap, alasan dirinya menggelapkan karna untuk biaya rumah sakit orang tuanya katanya namun saat Vior meminta Darren mencari tau semua alibi pelaku itu hoax atau tak benar.
Pelaku tak di jebloskan ke penjara hanya saja di minta mengembalikan uang tersebut semuanya tanpa kurang sedikitpun dalam waktu 1x24 jam.
Azam sempat bilang saat berada bersama Xavier Jea dan yang lain, untung Vior yang sekarang sedikit lebih kalem tak bertindak seperti dulu.
Dulu pernah ada kejadian seperti ini dan pelakunya sama di minta kembalikan uang tapi sebelum di di minta itu dirinya habis di pukuli oleh pihak keamanan yang Vior buat hingga babak belur habis.
Bahkan di kasih waktu cuman 12jam setelah itu untuk mengganti uangnya, kalau terlambat maka akan di srekk leher nya oleh Vior. Vior dulu tak menampakkan wajahnya tapi setiap panitia tau seberapa kejam Vior jika ada yang berlaku curang atau mengusik dirinya.
Memang benar Vior tak turun tangan langsung menghajar orang tapi dia bakal menyuruh bawahannya untuk menghukum pelakunya itu di depan mata Vior langsung.
“Dia dulu mah brutal” gumam Ace
“Gak pandang gender kalau dia marah mah” sahut Azam
“Adek gue tuh”
Mereka berdua ada di bar, Azam menepati janji untuk minum bersama di bar dengan Ace setelah mengurus kejadian itu.
“Darren di AS sama Ayes ya?”
“Hmm”
“Gue jadi sepupu gak becus banget buat Ayes”
“Emang”
“Ck, jan langsung ulti dong syalan
“Kita juga tau lo sibuk kemarin, lo udah bilang maaf juga ke Ayes karna gak ada di sisi dia buat bantu jadi tenang aja”
“Sebastian gimana?”
“Gak tau, Vior yang urus”
__ADS_1
“Udah alm kalo Vior yang urus mah”
“Kayaknya” Azam menatap Ace, padahal dia bercanda saja karna tak mu gkin juga Vior bertindak seperti itu mengingat Sebastian masih bokap Ayes.
“Kalo kepo tanya Vior langsung jan liat muka gue. Kalau pun iya udah alm itu gak bakal dalam wkatu dekat ini”
“Dan gue harap, keluarga lo gak ikut campur buat bantu Sebastian. Kalo mau coba bantu lo pada harus siap dengan konsekuensi yang bakal di dapat”
“Keluarga besar gak ada yang mau bantu”
“Iya gak ada, tapi keluarga besar kecuali keluarga lo semua berusaha ambil perusahaan Scompany yang di bawah naungan ADcompany”
“Lo pada tau nereka kan dari dulu udah kaya gitu”
“Tau, gue cuman bilang buat lo dan keluarga lo hati-hati aja karna mereka tau yang dekat dan bisa komunikasi langsung ke Ayes selain keluarga Adison ya keluarga lo”
“Ya gue paham” mereka pun ber chers untuk minum.
Setelah membicarakan hal berat mereka hanya menikmati alunan musik dan minuman saja di temani para perempuan yang sedari tadi di kiri kanan mereka.
Satu jam berlalu, Jean datang ke bar setelah di hubungi pihak bar kalau Ace dan Azam sudah teler untungnya para perempuan itu tak mengambil kesempatan walau mau mereka tetap tak bisa ada beberapa pengawal yang menjaga dari jarak jauh memperhatikan mereka sesekali menghampiri.
Sebenarnya bisa saja bodyguard ini membawa keduanya pulang tapi keburu Jean di hubungi oleh pihak bar.
“Seret” perintah Jean
Jean memerintahkan anak buahnya untuk menyeret kedua orang yang sudah tak sadarkan diri ini untuk keluar dari bar,
Se mentang sudah berumur Ace seenaknya untuk minum dan merepotkan orang seperti ini, kebiasaan minum ini di mulai lagi sejak Vior dalam masa down saat Abra kecelakaan.
Alhasil keterusan hampir setiap malam Ace mabuk-mabukkan.
“Bawa ke markas” perintah Jean.
Ace dan Azam di bawa ke markas,
Setiba di markas, Jean memberikan perintah lagi untuk mengikat keduanya seperti seorang tahanan. Setelah itu Jean pergi untuk beritirahat membiarkan kedua orang itu yang tengah tak sadarkan diri bergelantungan.
Siapa suruh merepotkan Jean, sudah cukup Jean bersabar menghadapi tingkah Ace dan ini akan memberi efek jera entah jera atau tidak yang kelas sehabis ini nanti jika Ace tak kunjung sadar biar Vior yang menangangi.
Dan kalau juga tidak jera, biar ayah dan bunda yang menangani Ace.
__ADS_1
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...