XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 17


__ADS_3

SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!


SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA.


AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK.


JANGAN LUPA FOLLOW !!


@ARCELLAQUEENZIEG


@ARCELLAQUEENZIEG


@ARCELLAQUEENZIEG


@ARCELLAQUEENZIEG


@ARCELLAQUEENZIEG


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.QUEEN


@THEYCALLME.VIORA


@THEYCALLME.VIORA


@THEYCALLME.VIORA


JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!!



Setiba di Bali mereka langsung menuju hotel dimana Aksa dan yang lain menginap, Xavier tak perlu menghubungi Aksa atau Vior kata Abra sudah mengetahui dimana mereka menginap.


Tentu saja di hotel milik keluarga Abra yaitu Rexs hotel, hotel itu memang hotel bintang lima sekaligus villa terbesar dan sangat banyak di minati orang-orang luar maupun dalam negeri. Selain desain atau pelayananya bagus dan ramah tempatnya juga strategis dekat dengan pantai dan tempat wisata lainnya.


Setiba di lobby hotel Abra langsung memesankan kamar untuk teman-temannya semua Abra yang tanggung. Emang orang kaya mah beda atuh euy biasanya kita-kita joinan bayar kamar itupun cukup satu kamar ini enggak satu-satu di pesankan.


Di waktu yang sama,


Karna ini sudah tengah malam dan Aksa meminta Vior istirahat di kamar awalnya memang Vior istirahat tapi dirinya bosan berada di kamar sendirian.


“Tu cewek siapa si? Mana deket Aksa mulu!!” Ucap Septia Asayuti atau Septi


“Iya dia kamar sendiri kan?” Sahut Riska Agasta atau Riska,


“Gak mau bareng kita katanya” Alya Maharani ikut memprovokasi


“Sok banget! Gak suka gue” Ucap Meta Haraza atau Meta.


Memang Vior memiliki kamar sendiri karna dirinya cek in dengan uang dua sendiri dan lagi Aksa tak bakal membiarkan Vior tidur barengan para cewek karna Aksa tau sifat mereka dan kelakuan mereka.


Aksa sebenarnya tak ingin mengajak para teman ceweknya ini tapi tiba-tiba mereka menyelonong seenaknya tanpa ijin ikut beli tiket ke Bali saat para inti Ravispa membahas liburan dadakan mereka.

__ADS_1


Anggota Ravispa juga ikut jadi bisa di bilang satu pesawat isinya anggota Ravispa semua.


“Bosen banget” Vior berdiri di balkok kamarnya,


“Cari makanan kali ya? Tapi Aksa bilang jangan kemana-kemana”


“Peduli amat!! Tiga tahun juga gue jalan-jalan kemana sendiri” Vior mengambil ponsel dan dompetnya.



Vior keluar hotel sendirian sekarang pukul 00.23 wib, Aksa dan anggota nya pergi ke club dan para cewek yang ikut entah kemana awalnya memang di kamar hotel juga tapi Aksa tak peduli dengan mereka karna memang mereka tanpa ijin ikut jaid suka-suka mereka.


“Wahhh gila sih” ucap Vior seperti sedang berhadapan dengan makanan yang sangat di sukanya.


Semenjak Vior di AS dirinya tak pernah menemukan makanan seperti ini di sana, yang mana bakar-bakaran ada sosis dan ayam berbagai macam pokoknya.


“Ini ini ini ini dan ini” hampir semua macam bakaran Vior ambil masing-masing lima tusuk.


“Lo Vior kan?” Vior menoleh ternyata empat cabe yang tak di undang Aksa itu.


“Berapa mas?”


“Empat puluh ribu mbak” Vior memberikan uang satu lembar berwarna biru.


“Heh!!!” Meta mendorong bahu Vior karna tak menghiraukan mereka.


“Apasi” ucap Vior,


“Jangan sok cantik!!” Ucap Alya,


“Gue emang cantik mom maaf nih” ujar Vior,


“Ck!! Temui kita di pantai kalo emang lo berani” Perintah Meta.


Mereka pergi meninggalkan Vior menuju pantai, sedangkn Vior setelah bakarannya selesai dia memilih pergi ke kedai lainnya mencari cemilan.


Di waktu yang sama juga..


“Ke sini gak ngebar gak sabi sih! kuy lahh bar!” Ajak Bryan,


“Duh capek gue!!” Ujar Marvel,


“Lo mau kemana Xav?” Tanya Bryan karna Xavier sedang berkaca.


“Mereka Aksa ngajak kita join temapt mereka”


“Adek lo ikut?”tanya Galen,


“Aksa bilang Vior di kamar nya istirahat”


“Yaudah cabs gak nih” ajak Bryan lagi,


“Lo gimana Ab?” Tanya Bryan ke Abra,


Mereka memang kamar satu-satu namun saat ini mereka berkima di kamar Marvel berkumpul karna tadi Marvel membeli baju meminta anak buah mommynya mengantarkan ke kamar alhasil mereka juga nitip dan ya paham lah kalian.


“Gue nyusul” Abra berdiri hendak pergi.


“Yaelah Ab masa nyusul” ujar Marvel,

__ADS_1


“Lo bertiga duluan deh! Gue mau ke kamar Vior dulu ngecek” ujar Xavier.


Kembali ke Vior,


sudah hampir penuh tangan Vior menenteng jajanan malam yang di belinya,


“Njir Xavier nelpon!!” Panik Vior.


...Vier (call)...


Lo dimana?


Gue depan kamar lo nih dari tadi.


^^^Gue beli jajan hehe^^^


Astaga!!


Ini jamber Vior!!


Lo sama siapa?


^^^Sendiri^^^


Gila lo ya?


kalo kenapa kenapa gimana!!


Heran gue ada aja tingkah lo!!


...BRAKKK...


^^^Aw!!^^^


Lo kenapa?


Vior!!


...Udah kita bilang!!! Lo ngelunjak ya!!...


...Lo apa-apaan si anj!! Syalan jajanan gue!!...


Lo kenapa?


Lo dimana?


Vior!!


Woy!!


...Panggilan berakhir....


Abra yang sedari tadi menemani Xavier hanya mengerutkan keningnya karna tak tau ap yang di perdebatkan kakak beradik ini.


“Kenapa Xav?”


“Vior keknya di labrak orang!”


“Anj” umpat Abra dan mereka langsung berlari menuju lift.

__ADS_1


Padahal jarak Vior ke hotel sudah tak jauh karna ini sudah halaman atau taman hotel tapi sialnya dirinya malah ketemu empat cabe yang gabut ini.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2