XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 50


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!! ...



Mereka pun menuju pesawat, semenjak sudah mulai lancar berjalan Abian memilih jalan kaki walau sesekali oleng.


Para orang tua akan berangkat besok karna mereka masih ada beberapa kesibukan, makanya siang ini Xtwins, Bryan, Abian dan Aksa yang berangkat.


Abian tertidur setelah mendapatkan posisi nyaman dalam dekapan Vior, mereka sudah berangkat. Vior juga ikut tertidur sekitar satu jam lebih sudah mereka berangkat.

__ADS_1



“Dek, pindah ke kasur” ucap Vier yang melihat Vior juga tertidur sambil mendekap Abian.


Xavier menaruh ponsel yang ada di gengaman Vior ke atas meja lalu menggendong Abian memindahkannya ke kasur yang sudah di sediakan, di ikuti Vior yang dengan setengah sadar ke belakang.


Setelah beberapa jam kemudian, mereka transit dulu di Singapure padahal bisa saja langsung ke AS tanpa transit tapi Aksa bilang dia pengen makan di restoran bandara Singapure dan jadilah mereka mampir dulu.


“Maafin dong Vi, masa kita diem-dieman gini gak seru banget” ucap Bryan sambil turun dari pesawat.


“Tau! Akur ya?” Sahut Aksa


Padahal Vior sudah memaafkan mereka hanya saja mood nya hari ini tak enak makanya dia mendiamkan ketiganya.


“Already booked” ucap Aksa


Mereka menuju restoran yang di maksud, setiba di sana awalnya Vior tak mau berbincang dengan abang dan Bryan Aksa tapi terbawa suasana.


“Gini kan enak” ucap Bryan.


“Keknya Abra suka deh sama lo, Vi” ucap Aksa


“Gak kepikiran buat pacaran, trauma gue” ucap Vior sambil terkekeh.


“Dia sampe ngespam Vier nyari keberadaan lo di mana dan minta sekertaris om nya untuk mentake down semua tweet yang ada nama Xaviora nya” Bryan ikut-ikut untuk melihat reaksi apa yang akan Vior tampilkan.


“Trus? Gue harus muji dia? Tanpa dia lakuin kan sebenarnya lo bertiga bakal take down itu semua cept atau lambat” ucap Vior sambil menyuapi Abian makan.


“Ck, Adek lo rese” ucap Bryan ke Xavier karna tak sesuai expestasi Bryan.


“Lah paan tiba-tiba gue yang di bilang rese”


“Gapapa lo cantik banget makanya gue sayang sama lo” ucap Bryan.


Mereka melanjutkan makan, Vior sebenarnya mau berterima kasih ke Abra tapi karna satu dan lain hal jadi tak tersampaikan.


Selesai makan, Xavier menggendong Abian menuju toko cemilan dan mainan untuk menepati janjinya tadi di pesawat.


“Satu aja ya? Ami tunggu di depan” Ucap Vior yang langsung di angguki Abian.


Xavier dan Abian masuk ke dalam toko mainan, Aksa dan Bryan menemani Vior membeli ice cream.


“Ganes masih hubungin lo?” Tanya Bryan tiba-tiba.

__ADS_1


“Udah enggak si kan gue ganti hp” Bryan mengangguk seketika ingatan hp yang di remuk Xavier terlintas di otak nya.


“Ganes siapa?” Tanya Aksa.


“Lah? Lo gak tau Ganes?” Tanya Bryan sedikit terkejut.


“Cewek cowok?”


“Cowok”


“Siapa lo?” Tanya Aksa langsung ke Vior dengan tatapan datar.


“Mantan” ucap Vior.


“Sejak kapan lo gue bolehin pacaran? Lo punya kita! Dan cuman kita aja! Gak boleh dengan yang lain” posesif sekali Aksa.


“Bener juga kata Aksa” ucap Bryan.


Xavier dan Abian datang, Vier meletakkan mainan ke stroller Abian.



“Kan mami bilang satu?” Abian menutup matanya lalu setelah itu menunjuk Xavier yang menikmati ice cream milik Vior.


“Utel utell (uncle uncle)” mungkin makaud Abian uncle nya yang aalah bukan dirinya.


“Kan Vior bilang beli satu aja? Kenapa beli banyak”


“Itu dari Aksa, Bryan, Vier satu-satu” ucap Vier.


“Udah ayo balik ke pesawat, gue ada janji sama Roland buat party” ucap Aksa.


Mereka pun kembali, Vior seperti ratu di tengah-tengah para pangeran yang di tambah Abian yang di gendong membuat mereka seperti mengawal ratu yang tengah berjalan.


Mereka sama sekali tak update kegiatan keberangkatan, biasa ingin diam-diam agar tak ada yang mengetahui mereka pergi bersama.


“Kata bunda kalau udah sampe sana gak ada yang boleh jalan-jalan dulu” Bryan membaca grub chat yang mana semua keluarga besar di dalamnya.


Berjalan sambil sesekali berbincang, Vior senang mereka dapat berkumpul seperti ini lagi terakhir saat mereka liburan bersama dua tahun lalu ke Hawaii. Balik-balik dari Hawai Bryan persis seperti odgj tanah air hitam dekil gak mandi karna mengikuti saran Xavier dan Aksa untuk bermain di tengah terik matahari.


^^^🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤^^^


^^^EMANG PENDEK SORRY YA SOALNYA LAGI GAK ADA IDE BUAT GIMANA-GIMANA:))^^^

__ADS_1


__ADS_2