
...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...
...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....
...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....
...JANGAN LUPA FOLLOW !!...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!!...
“Bawa dia” perintah Dara,
Tentu Vior tak diam saja dirinya memberontak sampai kedua orang itu terjatuh.
“Wahh ngajak berantem lo?” Tanya Vior
“Pretty girl” sapa Dika sambil mendekat ke Vior dan..
...BUGGG...
Perut Dika di tendang oleh Vior kencang hingga tersungkur ke belakang.
“Sampah kek lo gak pantas buat hidup!!” Ucap Vior ke Dika,
“Ngapa lo diam!! Tangkap tu cewek!!” Perintah Dika ke Haja.
Haja dan Dara dkk mencoba menangkap Vior namun dengan cepat Vior lari meninggalkan mereka sebelum tertangkap.
Tujuan utama Vior kantin karna Vior. Mungkin saja Vior melawan mereka sekaligus cuman Vior tak mau mengeluarkan apa yang dirinya bisa karna masih menjadi rahasia kalau Vior bisa bela diri.
“Xavier Xavier plis anj” batin Vior sambil berlari dirinya berdoa agar tak di tnagjap oleh empat demit yang tengah mengejarnya.
Murid-murid yang ada dan tak tau apa-apa hanya diam saja melihat walau sambil membicsrakan mereka yang tengah kejar-kejaran.
“Abra!!” Batin Vior saat melihat siluet Abra yang tengah berjalan ingin keluar kantin dari kaca.
...BRUKKK...
“Vior?” Kaget mereka semua melihat Vior yang begitu terengah-engah dan wajahnya merah.
“Lo kenapa!!!” Rahang Xavier mengeras melihat keadaan adeknya.
__ADS_1
“Shit!!!” Umpat Haja pelan namun tetap di dengar oleh inti valdalas dan teman Vior.
“Sa Li bawa Vior ke kelas, Gal Vel kawal sampe kelas” perintah Abra.
“Gimana Xav? Eksekusi sekarang apa nanti?” Tanya Bryan.
“Sekarang lah” ucap Xavier sebelum berdiri mengecup pipi adeknya ini.
“Jangan sampe mati” bisik Vior lalu kembali mengecup Xavier juga.
“Anj!!” Umpat Abra mau cemburu juga tak bisa karna mereka satu rahim woi kembar mana bisa Abra marah.
“SINI DULU LAHH” ajak Xavier merangkul Haja rangkulan berkedok mencekik lehernya.
“Apa maksud nih!!” Tanya Dika yang baru berhasil mengejar yang lain.
“Gosah bacot!! Lo ikut juga bngst” ucap Abra
Dara, Gaby, Tina panik melihat inti valdalas yang membawa dua cowok temannya ini. Tujuan mereka lapangan.
...BUGGG...
“Anj!!”
“Bct mulu kntl!!”
...BUGGG...
Melihat inti valdalas tengah bertengkar padahal sudah bell masuk murid-murid tetap mengelilingi atau mengerumuni lapangan melihat pertengkaran Abra vs Dika dan Xavier vs Haja sednagkan Bryan sebagai wasitnya.
“Lo biarin aja Vi?” Tanya Galen yang mana mereka melihat teman mereka tengah baku hantam.
“Kenapa? Lo mau nolongin?” Tanya Lia
“Enggak”
“Biar jera sekali-sekali” ucap Sasa.
...BUGGG...
...BRAKKK...
Abra memimpin perkelahian antara dia dan Dika, Dika terbaring di lapangan dan dengan emosi nya Abra, Abra menduduki perut Dika dan menghajar nya tanpa ampun.
...BUGGG...
...BUGGG...
...BUGGG...
“Ab gila mati dia woi!!”
“Uhukk-uhukk” Abra membiarkan Dika bernafas sebentar lalu memukuli lagi wajahnya.
Di bagian Xavier,
Haja sampai terpojok akibat pukulan Xavier cukup empat pukulan saja sudha membuat Haja terengah-engah di buatnya.
“ABRAXAS!!” Panik guru-guru.
“Lo sentuh sedikit aja cewek gue!! Gue buat lo ketemu tuhan lebih cepat!!”
Xavier tak mau mengalah walau beberapa murid dan guru sudha memegangi nya, Bryan memberi kode ke arah Vior agar membuat Xavier menyudahi perkelahian ini.
“XAVIER UDAHHHH!!!” Teriak Vior dari lantai dua.
“DIA BELUM MATI”
“XAVIER KENANZO!!”
__ADS_1
“FAKKK!!!”
Sebelum menyudahi Xavier menendang kepala Haja dan yap pingsan seketika, Dika dan Haja pingsan namun yang lebih parah adala Dika full keluar.
Dika dan Haja di bawa ke rumah sakit, sedangkan Abra, Xavier dan Bryan di panggil ke ruang kepala sekolah.
“Hubungi orang tua kalian sendiri atau pihak sekolah yang menghubungi” ucap kepala sekolah.
“Ck! Ribet!!” Gerutu Xavier membuat kepsek itu melirik namun hanya bisa memijit kepalanya saja.
Orang tua Dika dan Haja sudah di hubungi begitupun ketiga orang tua murid yang ada di ruangan ini. Tak ada yang bersuara bahkan para guru juga diam saja menunggu para orang tua datang,
...Vior (chat)...
^^^Ayah otw sekolah, selesaiin tugas lo!^^^
Oke love
^^^Read^^^
Tak lama tiga mobil mewah memasuki area parkiran sekolah setelah sebelumnya dua mobil alpard dan fortuner memasuki area sekolah.
...(Ayah Xtwins dan Ayah Bryan)...
...(Ayah Abra)...
“Tuan Adison?” Sapa ayah Abra saat keduanya turun dari mobil.
“Lama tidak berjumpa tuan Rexandez”
“Lama tidak berjumpa” menyambut jabat tangan dari ayah Xtwins.
“Di oanggil juga?” Tanya Ayah xtwins,
“Iya” mereka pun tertawa.
“Selamat siang tuan Adison dan Rexandez” sapa Ayah Bryan.
“Siang tuan Andison” ucap keduanya.
Mereka berbincang sembari berjalan menuju ruang kelala sekolah.
“Baby girl” panggil sang ayah saat melihat putrinya tengah sembunyi di dekat tangga.
“Ayah udah dateng” sambil memeluk ayahnya.
“Ck, abang kamu tetap di hukum” Vior mengangguk.
“Tapi abang gak sepenuhnya salah tau yah”
“Kita bicarakan nanti di rumah”
“Vior ikut ya?” Sang ayah mengangguk mengijinkan.
Di waktu yang sama, kantor kepala sekolah sudah terjadi adu bacot antara ayah Dika dan Haja ke Abra dan kedua temannya.
“ANAK KURANG AJAR!! Kalau anak saya kenapa-kenapa abis kalian!! Saya tak akan segan-segan memasukkan kalian ke penjara!!” Ucap ayah Haja
“Anak anda duluan pak!!” Ucap Xavier ketus
“Siapa suruh lemah” gumam Abra,
“Kurang ajar!!!”
“Setelah ini kita minum bersama” ajak tuan Rexandez yang langsung di angguki keduanya namun mereka menjadi diam setelah melihat Bryan hampir di pukul oleh ayah Dika.
__ADS_1
“What the???” Ucap tuan Andison tak panik dan tak nyaring hanya ingin mengumpat saja.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...