
...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...
...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....
...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....
...JANGAN LUPA FOLLOW !!...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
Ketiganya diam sama mendengarkan para ornag dewasa berbicara, sampai pada titik dimana pihak Dika dan Haja mengancam kalau anak mereka kenapa-kenapa maka urusannya akan di bawa kepengadilan.
“Kenapa gak kita bikin cacat sekalian aja ya tadi Ab” ucap Xavier,
Sang ayah hanya bisa berdehem kecil melihat provokasi dari sang anak,
“Abang kamu” bisik sang ayah ke Xavior.
“Ini cuman perkelahian antar murid tak perlu di bawa ke pengadilan bapak-bapak” ucap kepsek.
“Bawa aja gapapa” ucap Abra
“Iya bawa aja kenapa takut? Kan lumayan ya Ab bisa ungkit masalah yang di Bandung” sahut Bryan.
Bokap Dika dan Haja seketika menegang kaget mendengar kata Bandung saja sudah di pastikan kalau murid-murid ini mengetahui apa yang terjadi dan kenapa anak mereka di pindahkan.
“Sebaiknya cukup sampai di sini. Saya harap tanggung jawab dari kalian!!” Ucap ayah Dika,
“Asisten saya akan ke rumah sakit mengurus biaya administrasi dan semuanya” ucap Ayah xtwins.
Mereka berdua pergi,
“Mulut kamu!!” Tegur ayah xtwins ke Xavier.
“Ya kan biar sekalian yah, masa sampe pengadilan cuman luka ringan gitu” jawab Xavier.
__ADS_1
“Iya luka ringan tapi sampe rahang bawahnya geser” ucap Xavior.
“Itu mah pasti Abra yang lakuin, kalo Vier palingan tulang rusuknya ada yang patah”
“Abra pulang ketemu mamah dan kasih tau semuanya” ucap snag ayah.
“Udah”
“Apa yang udah?”
“Bilang mamah kalau Ab tengkar sampe buat anak orang masuk rs”
“Ck, yasudah!”
“Kamu juga!! Bunda nunggu kamu di rumah!!” Perintah ayah xtwins.
“Bry, mamah nungguin di rumah” Bryan menghela nafasnya pasti dirinya kena ceramah sang mamah.
“Jadi bro?” Tanya ayah Abra ke kedua orang atau ayah xtwins dna Bryan.
“Gas lah” sahut keduanya.
“Mau kemana yah?”
“Kepo kamu”
“Jangan threesome yah!!” Sahut Xavier.
“Aset kamu daddy sita bang” ucap sang ayah.
“Ayah normal” ucap sang ayah lagi.
“Emang ayah normal”
“Vior bawa abang kamu jauh-jauh dari ayah! Sebelum ayah banting”
Ketiga orang tua itupun pergi, sesaat setelah pergi Vior menghubungi Darren untuk memantau kemana ayah nya pergi.
...🌑🌑🌑...
“Assalamualaikum ayah pulang”
“Waalaikumsalam, BUNDA AYAH PULANG NIH ABIS NGE BAR” teriak Xavier setelah membukakan pintu dan berlari.
“Eh? Eh Abang!!” Tegur sang ayah.
“Bagus banget ya ayah!!” Ucap bunda.
Xavier tak sengaja membaca notif dari Darren di ponsel Vior tadi saat mereka perjalanan pulang. Oh ya Xavier, Abra dan Bryan di skor tiga hari dan mereka happy bahkan Galen dan Marvel samapi berkata menyesal menjaga Vior karna tak mendapatkan skor juga.
“Ayah emang ke bar bun tapi gak macam-macam cuman minum sama Anderson sama Rexandez ayah teman Vier”
“Tidur di sofa ruang tamu!!”
“Gapapa yah, biar nanti malam ayah ikut Vier ke bar lagi”
__ADS_1
“Bunda coret dari kartu kelaurga ya kalian berdua!!” Ucap bunda.
“Bun kan sambil bicarain bisnis juga masa bunda marah si”
“Gak ada tempat lain apa!! Bar bar bar bunda bakar juga bar nya nanti”
“Sekarang aja gapapa bun kalo mau bunda bakar ayah bantuin”
“Ck! Urus ayah kamu Xavier” perintah bunda.
“Gak mau bun. Soalnya aset Vier udah di sita dari tadi siang”
“Xavier” panggil ayah.
“Hallo? Oh iya gue siap-siap dulu lo jemput ya Ab” berpura-pura ada telpon Xavier menuju kamarnya.
“Bun maafin ayah dong”
“Diem di situ!!” Perintah bunda dan ayah menurutinya.
“Sampe kapan bun?”
“Sampe bunda bilang gerak baru boleh gerak!!”
Raut wajah ayah ada rasa mau marah namun ini perintah istri tercinta dan ada rasa ingin membanting Xavier yang sudah mengadukannya.
“WHAHAHAHA” tawa Vior kencangsaat melihat raut wajah sang ayah namun buru-buru dirinya memeluk dan tertawa di pelukan Abian.
“Ayo kita naik sebelum kakek kamu marah” bisik Vior ke Abian.
Setelah Vior pergi dari penghilatan kedua orang tuanya, oh ya bunda masih duduk di sofa menatap wajah sang ayah.
“Bun cape berdiri ayah kan cari duit gak macam-macam”
“Gak ada yang bolehin ayah ngomong!”
“Macam-macamnya kan nanti sama bunda di kamar”
“Ayah”
“Bunda mah gitu!”
“Ck!! Mandi sana! Gak usah makan malam”
“Iya makan malam nya kan bunda”
”this is rude husband (kurang ajar nih suami)” batin bunda namun mencoba sabar.
Ayah mendekati bunda dan memeluk snag istri,
“Ayah laper jadi sekarang aja ya bun” bisik ayah sambil mengecup leher sang bunda.
“Gue tampol lu ya!!” Ucap bunda ayah langsung ngacir pergi ke kamar.
__ADS_1
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...