XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 22


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !!...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!!...



Abra bersama Vio duduk di tepi pantai sambil menikmati cemilan setelah makan seafood tadi mereka membeli jajanan sambil menikmati suara deru ombak.


"ini diem-dieman sampe kapan si" batin Vio.


"ngomong apa ya? berasa bisu kalo diem begini" batin Abra.


hari semakin malam, Vior memeluk kakinya yang ditekuk hingga tertidur. saat Abra melirik ke samping ternyata Vior sudah tertdiur,


"Lo tidur aja cantik apalagi jadi cantik nya gue" batin Abra,



"Vi? Bagun" Abra dengan lembut membangunkan Vior.

__ADS_1


"Ngantuk Xav!!!" gerutu Xavior sambil tidur.


"Lo mau tidur di sini?"


"hmm"


"gue gendong gimana?"


"CK!! biasa juga Lo langsung angkat gue ke kamar!! brisik banget!! gue ngantuk heran!!" Vior malah semakin mencari posisi yang enak di kursi empuk itu.


Abra pun tak enak kalau langsung menggendongnya mau tak mau dia menghubungi Xavier yang saat ini sedang dugem bersama yang lain.


"oke bentar" ucap Xavier di telpon.


Abra menyenderkan kepalanya di bahu kursi sambil menatap ke arah Vior yang saat ini tertidur puas,


tak berselang lama Xavier datang sendiri karna teman-temannya yang lain sudah asik dengan pasangan mereka.


"ko pada bisa ke sini Lo berdua?" tanya Xavier,


"laper dia"


"Ab, bisa gak Lo kalo ngomong jangan singkat jelas padat begitu? gua yang cape terjemahin sendiri artinya"


"CK! brisik" gerutu Vior,


Xavier mengecup pipi sang adek terlebih dahulu lalu menggendongnya ala bridal style jarak nya tidak terlalu jauh tapi tetap saja menguras tenaga.


"gausah"


"jangan, udah terlalu banyak make duit lo dari kita temenan"


"cuman duit kan?"


"serah Lo deh"


Sepanjang jalan mereka menuju villa, keduanya selalu di lirik orang-orang entah bertanya tentang keadaan gadis yang mereka gendong atau terpana karna ketampanan keduanya.


Setiba nya mereka di villa Xavier langsung merebahkan sang adek, Xavier berencana besok pulang ke Jakarta dan mau tak mau semuanya harus pulang juga karna memang mereka berbarengan.


“Besok balik gapapa kan?” Tanya Xavi


“Gua ngikut”


“Yaudah pesen tiket malam ini aja”


“Pake pesawat gue”


“Gak sayang duit lo? Di jajanin mulu”


“Gak bakal habis”

__ADS_1


“Serah lo lah, gue mau tidur!!”


Xavier bukannya masuk ke kamarnya malam masuk ke dalam kamar Xaviora, alhasil keduanya tertidur di ranjang yang sama bagi orang lain itu hal kurang wajar karna mereka perempuan dan laki-laki tapi bagi keduanya itu wajah toh di dalam perut juga mereka bersama.


...🌑🌑🌑...


Xavior di dorong pakai kursi roda sedari depan turun dari mobil, saat ini mereka berada di bandara untuk pulang ke Jakarta setelah drama tadi pagi yang mana Xavier tak sengaja menginjak kaki Vior yang terluka.


Memang abangnya ini rupa doang ganteng tapi gak punya otak kalau kata Vior, pagi-pagi villa menjadi gaduh akibat kekesalan dan teriakan Vior membuat teman-temannya yang sudah kobam itu terbangun bahkan Abra yang nyatanya juga langsung tidur tadi malam berlari ke kamar Vior mengecek apa yang terjadi.


“Xavior” panggil Xavier karna sang adek saat ini tengh meraju.


“Vior gue gk sengaja demi dah”


“Pala lo gua tendang trus gua bilang gak sengaja marah gak ko?”


“Udahh woy!! Udah di bandara ini gak malu lo berdua!!” Ujar Bryan,


“Diem lo!” Perintah Xavior ke Bryan.


Bahkan Vior marah dengan Abra karna pagi-pgi itu saat Abra masuk ke dalam kamar malah membela Xavier dengan berkata gapapa gak sengaja alhasil sekarang kedua orang itu di diemin oleh Vior.


Yang mendorong Vior adalah Marvel dengan terpaksa sebenarnya Marvel mau mendorong itu karna kalau tidak dia yang jadi samsak Xavier karna tak mau menuruti perintah adeknya.


Sedangkan Abra yang sedari di villa Xavier meminta Abra untuk diam sampai sekarang bahkan Abra diam tanpa mengeluarkan suara. Mau heran tapi ini Abra yang bucin ke Xavier tanpa di sadari.


“Mau roti gak?”


“Mau kopi?”


“Vior!!”


“Jawab elah!!


“Sumpah ya Vie!! Gue tampol lo beneran sumpah!!” Kesla Vior,


“Ya siapa suruh lo ngambek!!”


“Pengen tak ngikk rasanya!!”


Mereka menaiki pesawat jet pribadi Abra, tujuan mereka langsung Jakarta karna memang bunda sudah sendirian di rumah. Ayah mereka pergi ke Singapure untuk perjalanan bisnis. Sebenarnya bunda di ajak tapi bunda bilang dia tak bisa meninggalkan Xavior yang memang baru saja pulang dari AS.


“Gue pengen makan pop mie” ucap Xavior ke pramugara itu,


Bahsa Xavior memang terbilang tidak sopan tanpa ada kata minta tolong di depannya tapi mau bagaimana lagi dia sedang badmood karna ulang abangnya itu.


“Ada kan?” Tanya Abra ke pramugara itu,


“Ada tuan” Abra mengangguk tanpa buatkan untuk gadisnya ini.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...

__ADS_1


HAIIII PADA KANGEN GAKKKK WEH KALO GAK AKU END AJA NIH SEKARANG:))


__ADS_2