XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 60


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...



Suara berisik mulai terdengar karna bell istirahat sudah berbunyi bahkan sebelum bell beberapa kelas sudah ada yang keluar, wajar hal seperti itu ada di sekolah jadi tak masalah.


“Minum dulu” Vier memberikan minum ke adeknya.


Ah orang yang tak tau ada hubungan apa dan sedekat apa Vier dan Vior mungkin akan mengira keduanya sepasang kekasih karna dekatnya seperti menjalin asmara cintahhh.


“Duhh Vier gue lemess” Vier mengacak-acak rambut Vior smabil menyeka keringat adeknya ini.


“Lo bohong kan?”


“Jangan ajak gue ngobrol dulu soalnya ini dari ujung rambut sampe ujung kaki gue butuh asupan” andai bukan di sekolah pipi Vior sudah Vier gigit smape bolong.


“Ayah chat gue katanya Jordan ke sekolah” Vier berucap sambil jongkok agar Vior dapat dirinya gendong.


“Anj anj anj!!!” Gue benci sama lo!!”


“Makin sosweet aja mereka ya”


“Publish dong”


“Best couple tahun ini sihh”


“Iri banget!!”


“Bf material banget Xavier mah”


“Menarik”


“Next target?”


“Maybe” dua laki-laki itu terkekeh sambil tos ala mereka.

__ADS_1


Mau bapak lo aparat bahkan hakim gak bakal bisa membenarkan kesalahan lo di mata tuhan, ingat di atas langit masih ada langit dan semsta ini gak sekecil bumi jadi jangan terlalu seneng karna semua berjalan sesuai kemauan lo. Gak ada hari sial di kalender brody.


“Lo bisa-bisanya tidur di parkiran!!!” Ucap Sasa,


“Ya bisa lah ngantuk” mood Vior anjlok karna dirinya lelah berdiri.


“Duduk sini” perintah Abra,


“Modussssss” ucap yang lain yang langsung dapet tatapan sinis Abra.


“Makasih” ucap Vior.


Ternyata Abra sudah memesankan makanan untuk dirinya, Vior tebak padahal abangnya akan membelikan makanan namun sepertinya di cegah Abra yang mana Vier tak jadi membelikan nya.


Yang awalnya kantin sunyi karna kedatangan inti Valdalas kini menjadi berisik lagi hanya karna berita dari akun neo sekolah mereka.



Kalian bisa tebak itu ulah siapa tentunya kan? Benar-benar seratus persen kalian benar jika menjawab itu adalah ulah Xaviora,


Kelima ornag hang sedang di bicarakan itupun panik belum lagi kelimanya langsung di hadapka kepala sekolah yang meminta mereka membawa pergi mobil mereka dari area sekolah karna sudah kelewatan batas bau nya.


“Bngst!! Gue bakal bales” kesal Dika,


“Liat aja abis lo!!” Haja juga ikut mesal di mobilnya.


“Anj siapa yang bikin mobil kesayangan gue gini”


Baru mereka mau menjalankan ternyata mobil mereka ban nya bocor semua, ah liatlah raut wajah kesal dan lihat semua murid seantero sekolah bahkan dalam beberapa menit udah trending di twitter.


Bell masuk berbunyi, karna jam pelajaran pertama Vior di hukum kini saatnya Vior membolos. Vior sudah berjanji ke Abian kalau siang nanti akan di ajak ke dufan.


Sebelum jam istirahat tadi,,


...Anonim (chat)...


“Done”


^^^“Tf 200jt”^^^


"terima kasih nona"


...Hapus semua chat...


Vior menghubungi salah satu orang terpecayanya untuk melakukan hal yang di suruh, ah Vior hanya meminta orang nya mengumpulkan air god dan beberapa darah untuk di siram ke mobil mereka berlima.


“Lo mau kemana?” Tanya Bryan


“Abian sama maid aja di rumah. Ayah bunda ke luar kota”


“Lahh? Berarti ijin dong lo” tanya Lia yang langsung di anggukinya.


Karna sudah sekitar jam sepuluh, Vior pun pulang setelah Xavier mengijinkan. Padahal abangnya itu ingin ikut pulang tapi Vior tak mau abangnya ini sudah sering ijin dari dulu kalau begitu terus mau tak mau Vior berikan sanksi ke abangnya.


...🌑🌑🌑...


“Mi mi ap ap (mami mami up up)” Abian berjalan sambil mengangkat kedua tangannya ke atas.


“Ucukbanget cihh kamohh”


Menggendong Abian sambil bercanda, Vior meminta maid menyiapkan perlengkapan Abian dan sekarang Vior tengah mandi bersama Abian.

__ADS_1


“Vior nya mana mba?” Tanya Aksa masih dengan seragam sekolahnya.


“Lagi di kamar tuan”


“Abian?”


“Sama tuan” Aksa mengangguk.


Aksa bolos sekolah setelah tau kalau Vior akan ke Dufan berdua Abian saja, karna Xavier dan Bryan tak bisa menemani keduanya di ancam Vior dan alhasil Aksa saja satu-satunya harapan mereka.


“Bunda sama ayah udah berangkat?” Aksa bertanya sambil membuka kulkas mencari cemilan apa yang enak di makannya.


“Udah tuan”


Aksa menganbil dessert rasa tiramitsu yang ada di dalam kulkas, sekitar setengah jam menunggu ibu dan anak itu mandi.


“Loh?” Gak kaget si cuman agak kaget saja ada Aksa di rumahnya saat dia keluar kamar trus turun ke lantai satu tiba-tiba ada bocah tak di undang.


“Lo bolos ya??”


“Enggak”


“Trus kenapa pake baju skeolah?”


“Ya berarti bolos namanya Vior”


“Oh iya ya”


Vior membawa koper kecil yang mana itu pakian dirinya dan Abian, selesai mandi tadi Abian di pakaian baju dan di beri dodot baru beberapa menit malah tertidur makanya tak ada celotehan Abian.


“Lo ngapain ke sini?” Tanya Vior saat koper yang hendak di masukkan ke bagasi di ambil alih Aksa.


“Gabut aja males belajar”


“Lo bawa koper mo kemana ? Minggat lo?” Padahal Aksa sudah tau kalau Vior akan ke dufan. Kenapa membawa koper hanya karna dirinya pengen aja siapa tau nginap di hotel jadi gak ribet lagi bakik ke rumah.


“Dufan”


“Oh ikut dong”


“Dih? Beneran bolos lo? Gua aduin mami ntar”


“Orang gua udah ijin”


Aksa sudah ijin ke bonyoknya makanya dia bisa bolos, baru kali ini dia bolos pake ijin biasa langsung bolos saja.


Kenapa Aksa di bolehin bolos oleh bonyoknya karna Vior, iya coba aja kalau gak begitu mana harap dapat ijin yang ada di skor langsung Aksanya.


Belibet gak tau pokoknya gitu.


Terdengar tangis Abian membuat Vior yang berada di luar, tengah merapikan bagasi mobil agar Abian lebih nyaman dan tak berhamburan.


“Heyy boy!! Mami di sini” Abian langsung memeluk leher Vior setelah dalam dekapan maminya.


Setelah Abian bangun walau masih ngantuk, mereka bernagkat tapi sebelum berangkat ke rumah Aksa dulu untuk mengganti baju itu agar tak di rajia.


“Mami gak ada?” Tanya Vior sambil menggendong Abian yang tertidur.


“Di butik kali” ucap Aksa,


Menunggu Aksa mengganti pakaiannya,

__ADS_1


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2