XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 20


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!! ...



Vior mendapat tujuh belas jahitan di kakinya dan saat di operasi Abra menghubungi manager villa untuk memberikan teguran karna lalai sudah Abra bilang cek kembali seluruh ruangan dna sudut kalau ada hal atau benda tajam bahkan binatang seperti ular atau ulat.


“Masih nyeri?” Tanya Xavier,


“Dah enggak, gue laper”


“Mau makan apa?”


“Masakan bunda”


“Jangan sekarang deh yang itu kan jauh kita dari rumah”


Xavior terbaring di brankar setelah di jahit sebenarnya Vior di perbolehkan pulang tapi Xavier yang takut adeknya kenapa-kenapa mengharusnya Vior rawat inap satu hari.


“Xav ikut gua bentar dah” Xavier mendatangi Bryan yang saat ini memasang raut wajah gelisah.


“Kenapa?”


“Bokap lu tau Vior berantem waktu di Bali” Xavier menatap Bryan tanda masih tak percaya bukan tak percaya si kaget aja bagaimana bisa karna kan semua dirinya sembunyikan secara baik-baik.


“Ko bisa anj?”


“Aksa keceplosan”


“Trus sekarang gimana?”

__ADS_1


“Kata Aksa si gapapa udah dia beresin”


“Bagus lah hampir copot kuping gue dengernya”


“Tapi ada yang lebih parah”


“Apa?”


“Bokap lo minta anak buahnya ngecek Vior trus nanya kita sekarang dimana”


“Ko lo bisa tau?”


“Lo gak buka grub keluarga besar?”


“Hp gue ketinggalan di dekat kolam”


“Bokap gue ngirim video kita waktu bopong Vior ke rs entah dapat dari mana katanya dari temennya, lo liat aja nih”


Benar kata Bryan, ada video mereka saat menuju mobil dari villa. Video itu sebenarnya hendak menjadikan pelajaran ke anak-anak mereka karna di sangka para muda mudi mabuk-mabukan sampai tak sadarkan diri yang perempuan namun tiba-tiba Aksa dan yang lain nyeletuk mengatakan itu mirip dengan si twins dan Bryan alhasil begitulah.


“Aksa ngeselin banget pake sadar kalau mirip” ujar Xavier,


“Kan itu emang kita bego!!”


“Yaudah ntar gue hubungin bunda ngasih tau”


“Lo yakin?”


“Paling di suruh balik lusa kalo tau mah”


“Uang jajan sama aset lo bakal di sita seminggu paling cepet”


“Lo bisa diam gak Bry?”


Di rumah sakit ada twins, Bryan dan Abra sedangkan Marvel dan Galen di villa, Abra meminta keduanya untuk mengawani staff yang membersihkan villa yang akan mereka tinggali beberapa hari kedepan.


Padahal baru saja mereka masuk sekolah sudah liburan lagi bahkan Vior saja belum genap seminggu kalau tidak salah sekolah.


...TING...


...TING...


...TING...


...TING...


...TING...


Xavier yang tadinya fokus ke wajah pucat sang adek pun menjadi fokus ke ponsel Vior yang berbunyi notifikasi spam, Vier tau ini tak sopan tapi dirinya tak bisa menahan diri untuk melihat saja. Terlihat dari layar ponsel Vior notifikasi dari akun media sosial nya mendapat chat dari Ganes.


“Lo dimana?”


“Gue sakit lo gak mau jengukin gue?”


“Lo berubah Vio, lo gak sayang lagi sama gue?”


“Kita perbaiki lagi ya? Kita mulai dari awal?”


“Aku salah aku janji gak bakal ngulangin kesalahan kaya gitu lagi”


“Jengukin aku dong”


Xavier hampir saja meremukkan lagi ponsel Vior untuk kedua kalinya, andai mereka berada di kota yang sama mungkin Xavier bakal menghajar Ganes sampai tak sadarkan diri lagi.

__ADS_1


...Ting...


“Anak asu satu ini gak ta..” seketika Xavier tak jadi mengumpat karna melihat notifikasi dari bunda bukan dari Ganes,


Hampir saja Xavier menjadi anak durhaka karna mengatai dan mengutuk bundanya sendiri jangan di tidur jika tak ingin masuk neraka jalur vvip ya bestie.


Bunda (chat)


Adek sama abang kapan pulang?


Ayah mau ke Singapure perjalanan


dinas bunda gak ikut


Xavier seketika tak enak dan ingin pulang karna kasian bundanya di tinggal sendiri oleh sang ayah biasanya ikut entah kenapa kali ini bunda memilih untuk di rumah saja.


...🌑🌑🌑...


“Apaan dah liburan begini” gerutu Vior kesal karna dirinya tak bisa ngapa-ngapain cuman bisa duduk di pinggir pantai saja.


“Makanya pecicilan si lu” ujar Marvel,


“Salahin kaca nya kenapa di situ bukan gue!!”


“Kaca mana bisa jalan bodoh!!”


“Ya kalo bukan salah kaca bersrti salah lo!!”


“Iya deh cewek mah selalu benar”


Bukan dengan Xavier saat ini Vior adu mulut karna Xavier dan yang lain sednag naik banana bot sedangkan Marvel dan Vior tidak, Marvel tak ingin berenang dirinya sudah bosan sedari kecil orang tuanya mengajak liburan ke pantai sampai bosan. Sedangkan Abra juga tak ikut tapi sedang balik ke villa mengambil powerbank nya.


Mereka Xavier, Galen dan Bryan naik banana tak hanya bertiga karna mereka baru berkenalan dengan perempuan tadi jadi mereka mengajak tiga perempuan itu naik banana.


“Anjir malah di balik” ucap Yahrin Farimah atau Arin


“Asin banget airnya” ucap Sahara Putri atau Ara,


“Mau naik lagi gak?” Tanya Bryan,


“Gak deh yang lain aja kalo mau” ujar Arlina Rahman atau Lina


“Jetsky gimana?” Tanya Xavier,


“Balapan?” Tantang Galen.


“Berdua-berdua?” Tanya Lina


“Gimana Xav?” Tanya Bryan karna memang Xavier tak suka boncengan dengan cewek kecuali adek dan bundanya.


“Gue sendiri lo pada mau boncengan terserah”


“Yah ko gitu si? Kan pas nih berdua-berdua” ujar Lina karna memang ingin bersama Xavier.


“WOY XAVIER ASU!!! GUE MAU PULANGG!!!!” Teriak Vior kencang semua orang menjadi terfokus ke arah Vior karna suaranya cukup kencang.


“Jangan teriak-teriak” tegur Abra takut tenggorokan Vior sakit.


“Tu cewek siapa?” Tanya Lina,


“Tunangan gue” bohong Xavier,


Galen dan Bryan hanya menggeleng mendengar jawaban Xavier tentnag Vior terserah si kembar lah mereka mengikuti saja alur keduanya. Yang tadinya ingin balapan jetsky menjadi batal karna Vior sudah sangat bosan dan ingin pulang.

__ADS_1


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2