
...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...
...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....
...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....
...JANGAN LUPA FOLLOW !!...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@ARCELLAQUEENZIEG...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.QUEEN...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...@THEYCALLME.VIORA...
...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!!...
“Assalamualaikum bundaa abang pulanggg”
Waalaikumsalam, abang adek mana?”
“Abian anak Amii sayang” ucap Vior mendekat ke Abian namun dengan jarak satu meter.
“Seragam kakak mana?”
“Ada ko bun”
“Dia lagi tidur di siram sama guru” cepu Xavier,
“Abang!!” Tegur Vior karna tak ingin masalah ini jadi besar.
“Maksudnya gimana? Adek diem dulu abang jelasin ke bunda!”
“Bun gapapa ko Vior yang salah juga”
“Bunda bilang adek diam dulu!” Tegas bunda.
Xavior mau tak mau diam, Xavier menjelaskan ke bundanya semua kejadian di kelas tadi. Orang tua manapun mau anak nya salah bagaimana pasti akan selalu membela anaknya apalagi seorang ibu.
__ADS_1
Bunda paham betul kalau Vior juga salah tapi tindakan guru itu tak bisa di toleransikan, membuat malu anaknya karna di depan banyak orang membangunkan dengan cara di siram.
“Udah ah bunda mah suka banget memperibet” sahut Vior karna bundanya hendak menghubungi kepala sekolah.
“Memperibet gimana! Kalian berdua selalu bunda kasih sayang, bunda jaga biar gak kenapa-kenapa, bunda gak pernah mukul atau siram kalian sedari kecil dan dengan gampangnya orang itu siram kamu!! Cukup sekali kamu terluka tanpa bunda tau ya dek!”
Vior diam tak menyahut lagi, bunda menghubungi ayah untuk segera pulang dari kantor. Bahkan ayah yang bilang sedang ada rapat pertemuan nanti bunda minta batalin atau undur jadi besok, bunda saat ini benar-benar marah dan kesal karna anaknya di perlakukan tidak manusiawi.
“Assalamualaikumm Bryan datanggg” ucap Bryan,
“Waalaikumsalam” ketus Xavier,
“Elah judes banget lo!”
”Diem Bry!!” Bryan melirik ke arah bunda yang ada di halaman belakang tengah menghubungi seseorang sambil membentak-bentak.
“Btw Vi lo gapapa?” Vior mengangguk saja.
”anjir Xav, horor” Xavier dengan malas meladeni sepupunya ini.
Sekitar dua puluh menit ayah datang dengan raut wajah badmood bukan karna di marahi bunda tapi karna tau putrinya di perlakukan tidak baik di sekolah miliknya sendiri.
“Telpon Agam nya suruh ke sini sekarang!!” Perintah ayah,
“Sudah bunda suruh!! Heran ya gak becus apa gimana sampai kaya gitu!!”
“Bun, kan emang gak ada yang tau identitas Vior di sekolah”
“Bunda gak peduli harusnya mereka tau etika!!” Vior menatap bunda dan bunda menatap Vior baru ingat kalau ada Abian yang tengah tertidur di pangkuan Vior.
Vior sedari tadi menutupi telinga anaknya itu agar tak mendengar kemarahan para orang tua saat ini, bunda yang jngin meungkapkan kekesalannya langsung diam setelah menyadari Abian yang tertidur.
“Assalamualaikum” ucap Agam,
“Waalaikumsalam, masuk kam!”Agam masuk dan langsung duduk di kursi.
Agam mengeluarkan flashdisk yang mana rekaman cctv di kelas twins berada, setelah melihat video itu bunda semakin marah bahkan meminta Agam untuk mempertemukan bunda dengan guru itu.
“Bun adek gak mau ah cuman kaya gini dosng juga kan adek yang salah karna tidur”
“Mau kamu yang salah atau abang kamu! Kalo di permaluin kaya gitu bunda gak terima!!”
“Sabar ya ponakan om nenek kamu emang kalo lagi marah kek toa” bisik Xavier ke Abian.
“Asik ada tontonan nih besok”
“Besok libur asal lo tau” ucap Xavier.
“Kalo bunda sudah berkata mau besok libur juga bakal jadi turun”
“Bener juga”
Xavier dan yang lain kecuali bunda, ayah dan Agam yang masih berada di ruang tamu memarahi Agam yang kurang teliti dalam menjaga anak-anak bunda.
Xavier dan ketiganya masuk ke dalam kamar, Vior ke kamarnya bersama Abian dan Xavier ke kamar game bersama Bryan.
...🌑🌑🌑...
Benar yang di katakan Bryan, kalau bunda sudah berkata hari ini turun maka semua turun. Kemarin sore sepulang Agam dari rumah langsung di berikan pengumuman di AHSneo atau akun berita terupdate dari sekolahan.
__ADS_1
Sebenarnya bisa saja hanya para guru yang datang tapi tak afdol bukan, bunda langsung memberikan pengumuman untuk murid turun bukan untuk mempermalukan guru itu tapi agar suasana sekolah lebih ramai saja.
“Abian nya di bawa gak?” Tanya Vior.
“Bawa lah kamu ada-ada aja nanti kan lama di sana” ucap Bunda, Vior mengangguk.
Keluar dari mobil mereka menjadi pusat perhatian terutama Vior yang menggendong bayi, Xavier mengambil alih Abian agar adeknya itu tak kecapean karna semalaman Vior menjaga Abian yang mulai susah tidur di malam hari.
“Adeknya kah?”
“Jan bilang dia hamidun”
“Anak siapa anjr”
“Itu ibu nya Vior?”
“Btw gue masih gak percaya Xavier dan Xavior kembar anjir!!”
“Tolong aja nih mereka kek pasutri cukk”
Mereka masuk ke ruang kepala sekolah, bunda duduk di samping ayah sedangkan Xavier, Vior dan Abian duduk berdampingan. Kepala sekolah sedikit gerah sendiri sedari pemilik sekolah masuk ke dalam ruangan.
“Saya ayah atau orang tua dari Xavier dan Xavior” ucap Renoza Kalingga Adison ayah dari Xtwins.
Guru yang bernama Misna itu cuman diam saja entah kenapa tak mengeluarkan suara sedari tadi,
“Jadi ibu maunya bagaimana? Saya tau anak saya memang salah karna tidur saat jam pelajaran di mulai. Tapi sopan gak ibu siram anak saya? Apalagi di depan teman-temannya! Di lihat dari cctv seharusnya ibu yang salah tapi saya tak membenarkan kesalahan anak saya!!”
“Ayah langsung ngulti bikin tu orang gak bisa ngomong” bisik Xavier sambil bermain dengan Abian.
“Sttt diem!”
“Saya mengaku salah juga karna menyiram anak bapak tapi saya minta buat ajarkan anaknya biar gak kaya gitu”
“Ck, siram ya harus di balas siram dong yakali maaf” ucap Xavier.
“Abang” tegur bunda.
“Kenapa bun? Ngadepin orang yang gak bisa ngehargain sesama itu gak perlu pakai sopan santun bun. Apalagi sudah di kasih semua fasilitas bahkan gajih”
“Ehemm!!” Ayah berdehem membuat Xavier mebyeringai.
“Oh ya saya belum memperkenalkan diri bukan?”
“Be..benar pak” ucap pak kepala sekolah.
“Saya, Renoza Kalingga Adison dan ini istri saya Kalena Azzasya Adison dan kedua anak kembar saya Xavier Kenanzo Adison dan Xaviora Kenanya Adison juga cucu saya Xabian Althario Kenanzo Adison”
Beberapa guru yang ada di ruangan ini terbatuk dan menganga kaget,
“Ad? Adison?” Tanya Misna yaitu guru yang menyiram Vior.
“Ada masalah?” Tanya Xavier serius.
Semua guru tercengang, mereka sedang berhadapan dengan pemilik sekolah sekaligus orang terkaya no 1 di Indonesia dan masuk 10 besar terkaya di dunia.
...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...
...HAII HAII❤️...
__ADS_1
...Menurut kalian cerita nya gimana? Ada yang kurang suka ya? Aku ada baca si komentar kalian bahkan selalu aku baca:) sorry banget kalau mulai gak suka sama alurnya karna ada bayi:)) dari awal bikin novel aku emang mau bikin yang kaya gini:)) jadi sorry ya:)...