XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 147


__ADS_3

...WELCOME BESTIEEE🖤...


...APA KABAR NICHHH? BTW UDAH JOIN GRUB SAMA FOLLOW INSTAGRAM KITA BELOM? BELOMMMM? WAHHHH JAHAD BINGIT WK YAUDAH YUKK YUKKKK...


...YUKKK FOLLOW YUKKK...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...DI TUNGGU YAA!!!...


...BANYAK BACOT BANGET KAN AKU SENGAJA SI WKWK YAUDAH LANGSUNG AJA YUK YUK KE CERITANYA....


...KALIAN INGAT YA INGATTTT!!! ...


...KALAU AKU TUH SELALU MANTAU KOMEN KALIAN WKWK, BTW BUKA IG KITA YA AKU KADANG BIKIN JEDAGJEDUG PARA ANAK-ANAK DAKJEL WKWK GAK DENG ANAK-ANAK AKUHH ANJASS...


...BESTIEEEEEEEEEEEEEEE........


...SPAMM KOMEN DONGGGGGG........


...KALIAN MAU PART APA GITU ATAU APA KEK BUAT KEDEPANNYA BIAR AKU DAPAT INSPIRASI GITU CERITANYA WKWKWK. LAGI BUTET BANGET NI OTAKKKK GAK BISA MIKIR JADI BANTU DONG HELP HELP HELPPPPPPP!!!!!!...


...🚫BACA NOTE JANGAN LUPA BIAR PAHAM DAN GAK DI KOMEN KARNA BAHASA ATAU LOKASI MEREKA!...


...BAKAL MAKIN BANYK BAHASA KASAR JADI DI MAKLUMI DAN JANGAN DI TIRU KARNA GAK BAIK BUAT DOSA KLEAN BAKAL NAMBAH BANYAK ☺️



...


Vior tengah bermain dengan Abian di ruang tengah rumah mereka, hari ini jadwalnya menemani Abian bersama bunda. Iya bunda ikut ke Aussie hehehe,


“Vi ketemu!!” Ucap Darren dengan nafas tak beraturan.


Tentu saja, semua anggota AD di perintahkan Vior untuk menemukan pelaku namun sudah dua hari pelaku tak di temukan dan Vior memberikan waktu sampai pukul tiga sore sebelum Vior menidurkan Abian.


Kalau saat itu belum ketemu, maka mereka yang akan menerima akibat nya.


“Good, Ayo bobo gantengnya mami” Vior menggendong Abian.



Tatapan tak suka Abian ke Darren karna waktu berdua dengan mami nya selalu di ganggu, entah belajar dari mana sejak terakhir kali mami nya terluka Abian semakin orotektif dan jutek ke siapa saja seperti sekarang dirinya kesal ke Darren.


“Bobo besok kita ke Disney” barulah Abian tersenyum mendengarnya.


...🌑🌑🌑...


“Bukan pelaku utama?” Gumam Vior sambil menginjak-injak paha remaja yang terikat dan mulut di sumpal itu.


“Dia menutup mulutnya rapat” sahut Ace


“Apa kalian cuman bertanya saja?”

__ADS_1


“Aaa itu” gagap Ace syalan, dirinya di tinggalkan yang lain membuat Ace bertanggung jawab untuk menemani Vior.


“Kalau dia menutup mulutnya, bukan kah kita harus membukanya dengan paksa?” Vior berjalan ke samping mengambil pisau bedah.


Note : di sini sebenarnya bahasa Aussie ya cuman pake bahasa Indonesia aja hehe.


“Katakan siapa yang membayar mu!!” Vior menyayat tali yang mengikat gumpalan yang ada di mulut pria itu.


“Katakan bodoh” kini pisau bedah itu berada di daun telinganya.


“Aku akan mengatakannya, tapi apa aku akan di biarkan hidup?”


“Tergantung jawaban mu”


“Aku tak tau namanya, tapi aku akan memberikan rekaman suara dan rekaman cctv mobil ku saat bertemu dengannya”


“Untuk sekarang nikmati penderitaan mu dulu” Vior menusuk daun telinga tersebut membuat si pemilik berteriak kesakitan.


“Obati dia” perintah Vior.


“Baik nona”


“Darren, apa telinga mu berfungsi dengan baik” Vior menatap tajam cctv yang mengarah ke arah dirinya dan Ace.


“Sangat baik” jawab Darren dari seberang sana.


Darren akan mencari tahu lagi lebih lanjut.


“Gimana keadaan Ayes” tanya Vior sambil menaiki tangga.


“Sedikit lebih baik”


“Kondisi tante Hana?”


“Masih sama”


“Jean dan yang lain kemana?”


Vior mengangguk dirinya akan menuju ruangan pribadi untuk mengecek semua berkas dan bukti yang ada. Dirinya mengkhawatirkan Ayes tapi kalau terus menerus ikut bersedih maka tak akan menemukan titik terang.


...🌑🌑🌑...


“Yeayyy nilen!!! (Yeay disneyland)” ucap Abian.


“Jangan lari-lari Abian” tegur Vior.


“Ayah dan yang lain sudah di pesawat” bunda memberitahu.


“Bucin-bucin” gumam Vior smabil terkekeh.


Ayahnya di tinggal tiga hari oleh bunda awalnya sejak hari pertama ayah ingin ikut tapi pekerjaan nya begitu banyak alhasil harus menunda.


Dan sekarang ayah, grandpa dan yang lain dalam perjalanan ke Aussie padahal tak harus semuanya tapi kata grandpa sekalian libur keluarga.


“Xavier!!” Kaget Vior saat Abian nyungsep di depan Xavier bukannya di bantu Xavier hanya tertawa.


“Amii” panggil Abian dengan raut wajah hendka menangis.


“Akhh bun sakit” ringis Xavier karna di cubit bunda.


“Untung gak berdarah, cup cup cup” Vior mengecup lutut Abian agar tak terasa sakit lagi.


“Mami au aik tu (mami mau naik itu)” menunjuk roller coster yang tinggi dan menakutkan.


“Gak boleh, kamu masih kecil”


“Au itu ami (mau itu mami)” rengeknya.

__ADS_1


“Itu khusus orang dewasa sayang, Abian kan belum dewasa nanti tunggu Abian besar ya?”


“Au itu au itu au ituuuuuu (mau itu mau itu mau ituuuuuuuu)”



Okey Abian keras kepala, apa ya g di inginkannya harus di dapatkan. Alhasil Vior membawanya ke depan pintu masuk roller coster tersebut.


“Coba Abian berdiri dulu ujur tinggi badan Abian”



Wajah Abian setelah tau dirinya benar-benar tak bisa naik roller coster itu,


“Ada roller coster untuk anak-anak di sebelah sana nyonya”


“Ah benarkah? Terima kasih banyak” ucap Vior lalu menenangkan Abian dan mengajaknya ke roller coster anak-anak.


Setelah baik Abian tentu senang bahkan tak mau turun sampai Xavier gemas sendiri dan emnjanjikan akan membelikan sepeda.


...Drttt...


...Drttt...


...Jean (call)...


Dek dimana? Masih di disney?


^^^Masih, kenapa?^^^


Mamah Ayes,


^^^Kenapa mamah Ayes? ^^^


^^^Semua baik-baik aja kan?^^^


Meninggal dunia beberapa menit yang lalu.


^^^Bang? Gak lagi bercanda kan?^^^


Viora


^^^Fine!! Gue percaya, ^^^


^^^gue bunda dan Xavier otw ke sana^^^


...Panggilan berakhir....


“Kenapa?” Tanya bunda


“Mamah Ayes, meninggal bun”


“Innanilahi wa innanilahi rojiun, ayo kita ke sana” Vior mengangguk.


Mereka pun ke rumah sakit langsung, setiba di rumah sakit. Belun sepenuhnya berada di depan ruangan itu sudah terdengar tangisan pilu dari suara yang sangat-sangat di kenali nya,


Ayes menangis sambil memeluk tubuh mamahnya yang terbaring kaku di brankar itu, semua keluarga berada di keliling Ayes. Nenek yang menenangkan cucu nya walau harinya juga sangat sakit.


“MAMAHHHHHH HIKSS MAMAH BANGUN!!!”


“MAH JANGAN TINGGALIN AYES MAH BANGUN!!!”


“MAMAH NINGGALIN AYES SENDIRIAN LAGI?”


“MAHH BAWA AYES MAH BAWA!!!”


Tangis bercampur jeritan pilu membuat siapa saja yang melihat akan merasakan betapa sakit dan sedihnya di tinggalkan orang yang kita sayang,

__ADS_1


Kehidupan dan kematian semua ada di tangan yang maha kuasa, jika ia ingin kita pulang maka kita akan pulang tak ada yang bisa membantah kehendaknya dan selagi kita masih di berikan kesempatan maka berbuat baik lah dan beriman meminta ampun kepadanya.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2