XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 47


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !! ...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN ...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...@THEYCALLME.VIORA...


...JANGAN LUPA DI FOLLOW KARNA KADANG SUKA SPOILER BAB BAB YANG AKAN DATANG!!



...


Vior dalam perjalanan menuju mall karna memanh mau me time, Abian di titip ke bunda. Vier lagi tiduran setelah kemarin full di jalan saja setelah tiba di rumah dia berangkat lagi malam nya nonton balap.


Memarkirkan mobilnya di basemen, Vior berjalan masuk seperti orang-orang pada umumnya. Kadanga da rasa takut jika berada di depan banyak orang seperti ini mengingat trauma nya ketika masih bersama Ganesh.


“Spa dulu atau belanja dulu ya?” Gumam Vior.


“Belanja dulu deh”


Menuju hypermart yang ada di mall ini untuk berbelanja keperluan dirinya dan Abian tak lupa cemilan untuk mengisi kulkas yang ada di kamarnya.


“Ice cream nya nanti langsung dari tempat produksi nya aja kali ya biar gak repot”


“Susu Abian kayaknya masih ada”


“Coklat nya banyakin deh”


“Vier suka nyemil ini kalo gak salah”


“Sampo sama sabun Abian”


“Yakult buat bangun tidur”

__ADS_1


Vior memasukkan semua apapun yang di lihatnya ke trolli, bisa-bisanya dia memasukkan semua tanpa melihat harga. Heran heran heran banget.


“Buah beli gak?”


“Beli deh”


“Oh ya kentang goreng di rumah ada gak ya? Ada kali yaudah deh gak jadi”


Setelah satu troli penuh dengan cemilan dan kebutuhan nya juga Abian, Vior langsung menuju kasir untuk membayarnya.


“Mau oreo nya kak beli dua gratis satu” ucap kasir itu,


“Beli empat berarti gratis dua kan ya?” Kasir mengangguk.


“Yaudah ambil empat”


“Ada lagi mba?”


“Cukup itu aja, berapa?”


“Satu juta delapan ratus lima puluh tiga ribu”


Setelah Vior bayar dirinya mendorong troli itu lagi keluar lalu meminta satpam yang bertugas untuk menyimpannya dulu di penitipan.


“Steak udah sering, sushi kali ya” Vior pun menuju tempat sushi yang ada di mall.



“welcome miss, what do you want to order please? (Selamat datang nona, silahkan mu pesan apa?)”


“VIP package, oh minum nya tambahan air putih sama jus semangka”


“Eh? Ah iya baik nona” pelayan itu kaget karna ternyata Vior bisa menggunakan bahasa Indonesia.



“Dar, tuh Vior” ucap Tina,


“Duduk bareng dia aja” saran Gaby.


Mereka bertiga pun langsung duduk membuat Vior sedikit kaget karna ada orang yang duduk dengan mereka.


“Eh Vior? Sendiri aja?” Tanya Dara.


Vior masih sibuk memakan sambil menonton ytb di ponselnya, merasa tak di hiraukan Dara pun menyengol bahu Vior.


“Sombong banget lo!!”


“Gue diem ya anj” ucap Vior kesal,


“Ko lo nyolot!!”


“waiter, I want to pay” panggil Vior,


“Lo pada mau makan kan? Noh makan gue baru nyicip sesuap! Bye btch!” Saat Vior hendak berdiri tangan Vior di tarik hingga kembali duduk.


“LO APAAN SI” kesal Vior sambil berteriak hingga orang-orang yang ada menoleh ke arah mereka.


“Ko lo neriakin kita! Kita niatnya baik mau nemenin lo makan ko lo malah gitu” ucap Gaby.


“Brisik lo muna banget!! Jauh-jauh lo bau azab!!!”

__ADS_1


Mood Vior hancur mana dia baru sesuap makan udah ada para pengganggu, lihat saja mereka bertiga bakal Vior bales.


Menuju ke tempat spa untuk mencari mood nya agar balik.


“Full body”


“Baik nona”


“Tolong pesenin sushi ya”


“Baik nona”



Ponsel Vior mendapat notif banyak sekali.



“Lah apaan dah ini” ucap Vior


“Gue salaha? Gue? Salah? Syalan!”


Sasa dan Lia langsung menghubungi Vior bukan menuduh atau apa mereka malah meminta Vior untuk melabrak balik orang-orang gila itu.


Vior mematikan ponselnya agar tak mengganggu me time nya, dia tak peduli orang-orang itu mencaci makinya karna bakal gilang sendiri akun mereka oleh anak buah ayahnya.


Selesai spa, Vior membeli cemilan dulu buat cemilannya lagi padahal sudah makan sushi,


“Lo kemana aja!!” Vior kaget mendengar suara Abra.


“Hah? Gue gak kemana-mana”


“Gue dari tadi nyariin!!”


“Lah? Kenapa?”


“Pulang bareng gue!!” Abra hendak mengenggam tangan Vior tapi langsung di sembunyikan Vior tangannya.


“Tunggu deh!! Lo kenapa dah gajelas!!”


“Lo tuh lagi trending di tweet!!!”


“Ya trus kenapa? Gue kan gak salah? Ngapain gue takut?”


“Xavior”


“Gajelas lo!! Bisa gak jangan bikin mood gue ancur juga? Heran ada aja yang bikin badmood tiap hari” Vior berjalan meninggalkan Abra.


Abra mengikuti Vior yang menuju strbck, Vior mendiamkan Abra tak memperdulikan orang itu yang mengikutinya.


“Sorry, gue gak maksud bikin lo badmood. Gue khawatir takut lo kenapa-kenapa” Vior yang tengah mengantri mendengar Abra berbicara seperti itu membuatnya sedikit amburadul hati nya.


“Red velvet” Saat mau bayar, Abra langsung memberikan cardnya.


“Pake card gue aja”


“Gak usah! Gue bisa bayar sendiri”


“Vior sorry” Vior menghela nafasnya.


“Yaudah ya!!”

__ADS_1


Abra terus mengikuti Vior karna hingga Vior sedikit kasihan melihat Abra yang sedari tadi bilang sorry sorry dan sorry.


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2