XAVIORA KENANYA

XAVIORA KENANYA
XAVIORA 7


__ADS_3

...SELAMAT DATANG DI CERITA INI !!!...


...SEPERTI BIASA DAN SETIAP SAAT BAKAL AKU SELALU INGATIN KALIAN UNTUK APA? UNTUK LIKE KOMEN SEBAGAI TANDA ATAU PEMBERITAHUAN KALAU KALIAN BACA DNA SUKA SETIAP CERITA AKU. JIKA ADA KESALAHAN ATAU KETIKAN MAAFIN YA....


...AKU MAU NGUCAPIN MAKASIH KESEKIAN KALINYA KE KALIAN KARNA TANPA KALIAN AKU GAK BAKAL BISA SELAMA INI DAN SEBETAH INI BIKIN CERITA UNTUK KALIAN WKWKWK....


...JANGAN LUPA FOLLOW !!...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@ARCELLAQUEENZIEG...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...@THEYCALLME.QUEEN...


...GIMANA KALAU AKU JUGA BIKIN INSTAGRAM KHUSUS XAVIOLA? ATAU JANGAN YAA KARNA KEBANYAKAN AKUN INSTAGRAM YANG KALIAN FOLLOW MAF BANGET JADI BEBAN YA HUHU....


...TAPI KEKNYA AKU BAKAL BIKIN UNTUK UPLOAD APAPUN BAHKAN SPOILER ATAU INTERKAHIS KE KALIAN. KALAU MAU FOLLOW BOLEH KALAU ENGGAK JUGA GAPAPA AKU GAK BAKAL MAKSA HEHEHE....


...CERITA INI REAL PEMIKIRAN AKU SENDIRI JADI TOLONG SIAPAPUN YANG MAU NIRU ATAU JIPLAK MIKIR PAKE OTAK YA KARNA KAN KALIAN PUNYA OTAK SENDIRI MASA GAK BISA MIKIR. BUAT SIAPAPUN KALAU ADA YANG PERNAH BACA ATAU LIAT YANG KAYA GINI PERSISI TOLONG KABARIN AKU YA TAKUTNYA JIPLAK ATAU APA. YANG JELAS AKU BIKIN CERITA INI SESUAI PEMIKIRAN AKU....


...MARI KITA KE CERITANYA AKU TAU KALIAN SUDAH NUNGGU HEHEHE MAAF AKU BANYAK BACOT YA....



Beberapa hari setelah kejadian semua berjalan seperti biasanya, Vio juga ke sekolah sama seperti biasa. Xav dan Vio seperti orang tak kenal kembali seperti perjanjian pura-pura gak kenal begitupun dengan Bryan.


“Girls time yuk? Gue pengen perawatan nih” ajak Sasa


“Yuk gue juga dah lama nih gak perawatan” ucap Elia.


“Gue ngikut aja si, lo gimana Vi mau ikut gak?” Tanya Mira.


“Ikut lah first time ini kita jalan berempat”


“Eh iya first time banget ini pokoknya harus pada ikut ya!!” Ujar Elia excited.


“Btw Vi gue kepo deh sorry kalo kesannya pribadi tapi jujurly gue pengen tau” ucap Sasa


“Kenapa?”


“Rumah lo dimana? Kan kita belum tau hehe”


“Astaga kirain gue apa, gue tinggal di jalan mahakam tepatnya di perumahan Xav”


“Whatt?? Seriuslyy??? Gila perumahan elit itu” Vio terkekeh.


“Emang iya? Perasaan biasa aja tuh” bagi Vio mah biasa saja karna keluarganya yang memiliki perumahan itu bahkan rumah paling ujung besar mewah bak mansion itu milik orang tuanya.


“Boleh dong kapan-kapan kita main ke tempat lo?” Tanya Elia.


“Boleh!! Nginep juga boleh soalnya gue tinggal sendiri” bohong tapi ada benarnya juga karna nanti jika mereka ke rumah Vio maka Vio akan berada di rumah depan tidak di rumah utamanya.


“Nanti kita atur deh ya ya yaaa” Vio terkekeh melihat teman-temannya sangat bersemangat.

__ADS_1


Entah kenapa Vio mereka teman-temannya ini tak ada yang fake seperti tak memperdulikan kasta karna ada yang dari kalangan atas sampai menengah bahkan bawah mereka temani tak pilih-pilih.


Sepulang sekolah,


Vio tak di perbolehkan menggunakan motor hanya sekali saja dia menggunakan motor saat bertemu dengan Ganes saja dia di perbolehkan dan besoknya tak di perbolehkan lagi.


“Ketemu di mall nya langsung apa gimana?” Tanya Mira,


“Ketemu di sana aja kali ya?” Saran Sasa.


“Yaudahh di sana aja” ucap Vio.


Mereka pun say good bye terlebih dahulu karna mau pulang. Vio berpapasan tatap dengan Xavier juga Bryan tapi Vio acuh saja toh sudah di bilang kalo di sekolah pura-pura gak kenal.


Ah iya masalah yang waktu itu Vio langsung memeluk Xavier sempat menjadi pertanyaan inti Valdalas dan Xavier menjelaskan kalau perempuan ini atau Vio bilang saat di uks, kalau Xavier mirip dengan abangnya apalagi suaranya alhasil dia reflek meluk.


Dan inti Valdalas percaya akan hal itu benar-benar tak terduga biasanya mereka tak mudah percaya begitu saja dengan apapaun tapi ketika Xavier menjelaskan mereka langsung percaya.


“Mau kemana ya gue ya? Langsung pulang apa mampir dulu ke bakery nya bunda” gumam Vio,


“Oh astaga lupa kan mau girls time” Vio pun memutar balik menuju ke rumah awalnya sudah di jalan arah ke bakery milik bunda.


...🌑🌑🌑...


Vior sudah siap dengan style bad nya memang sudah terbiasa dan lagi style Vior rata-rata hitam semua mau celana maupun baju semua hitam rata-rata.



“Bunda Vior jalan ya?”


“Kemana sayang?”


“Ke mall perawatan”


“Ada uang gak?”


“Ko keknya?”


“Uang di atm ada cuman cash aja gak ada”


“Yaudah pake card identitas aja nanti, kamu ke mall mana?”


“Keknya mall punya kita deh”


“Pake card identitas aja” Vio mengangguk saja dirinya tak ingin menjawab nanti bakal ribet bunda nya ini meminta daddy nya menghubungi pihak mall agar semua yang di pegang putrinya ini di bungkus.


“Dah bun Vio jalan dulu”


Vio menggunakan mobil karna sama seperti tadi tak boleh pergi kemana-kemana menggunakan motor bahkan kunci motor di sita oleh Xavier, orang tua mereka tak tau alasan kenapa karna Vio minta jangan memberitahu tentang keadaannya waktu itu.


“Mau kemana non?” Tanya satpam,


“Ke mall mang”


“Oh hati-hati non jangan ngebut ya?” Vio mengangguk.


Viora mengendarai motornya menuju mall yang mereka sudah janjikan, sekitar setengah jam akhirnya Vio tiba di tempat yang di janjikan, ketiga temannya sudah berada di Starbucks menunggu Vio.


“Sorry telat”


“Sans aja kali Vi kita juga baru dateng” ucap Sasa,


“Ini langsung apa gimana?” Tanya Elia,


“Gue minum dulu deh haus” mereka pun mengangguk.


Vio memesan minum dan cake, mereka berbincang-bicang membahas skincare atau cowok namun Vio hanya diam saja menanggapi seadanya saja yang dirinya tau. Setengah jam berada di situ barulah mereka pergi ke tempat kecantikan untuk perawatan juga spa.

__ADS_1


“Satu sekolah heboh katanya lo pacar Xavier” ucap Mira ke Vio,


“Enggak yakali, gue salah ngira aja kemarin. Gue kira abang gue eh taunya bukan mirip suaranya”


“Lo punya abang?” Tanya Sasa


“Punya”


“Kenalin ke kita dong!!”


“Nanti deh ya kalo dia dah balik” ketiga temannya mengangguk.


Sekitar dua jam mereka perawatan, mereka pun selesai. Biaya perawatan mereka hampir sepuluh juta bahkan lebih tapi mereka tetap santai saja.


“Lo seriusan Vi kita gak salah denger kan?” Vio mengerutkan keningnya.


“Serius apaan?” Tanya Vio yang bingung.


“Lo gak pernah pake skincare?”


“Iya gue gak pernah pake skincare yang kaya lo pada bilang si”


“Trus lo pake skincare apa?”


“Gue? Hmm apa ya sering-sering perawatan aja kali ya? Maskeran gitu!” Mereka menatap Viora tak percaya yakali cuman pake maskeran bisa se mulus seputih itu.


“Lo yakin?”


“Yakin lah! Udah si gue laper nih!!” Ujar Vio,


Mereka pun menuju restoran sushi karna Elia dan Mira ingin makan sushi. Baru saja mereka hendak masuk ke dalam restoran tangan Vio di tarik oleh seseorang sangat kencang.


“Ehh? Lo gapapa Vi?” Tanya Sasa.


“Kasar banget lo jadi cowo!!” Ucap Elia sambil mencoba menahan Vio yang di tarik.


“Ikut gue!!” Ucap Ganes,


“Lepasin gue!!!” Vio meronta meminta di lepaskan.


“Lo apa-apaan si jadi cowo!!” Mira memukul-mukul lengan Ganes,


Terjadi tarik menarik di depan restoran membuat semua perhatian orang-orang tertuju ke arah mereka. Vio mencoba sebisa mungkin agar tidak panik nafasnya sudah menderu.


“Lo bertiga kalo gak mau kena imbasnya jangan ikut campur!!” Sekali hentakan tangan Vio terlepas dari Sasa.


Vio di tarik oleh Ganes tanpa rasa kasihan, Vio yang sudah ketakutan parah panik attack nya kambuh hanya bisa berkata tolong lepasin.


“Bang Vier hiks bang Vier!!!” Batin Vio


Di waktu yang sama,


Xavier merasa sangat gelisah dirinya tak karuan rasa bahkan saat ini sedang buru-buru mengambil helm di loker.


“Lo kenapa?” Tanya Bryan yang seketika merasa ada sesuatu terjadi karna jarang sekali Xavier bersikap seperti ini.


“Gue gak tau!! Yang jelas gue harus susul Vior!!”


“Fak!! Gue ikut!!” Yang lain memperhatikan interaksi keduanya hanya mengerutkan kening tapi sedetik kemudian mereka ikut pergi.


Kembali ke Vior,


Di basemen Vio memberontak tak ingin masuk ke dalam mobil Ganes, terjadi perdebatan antara keduanya badan Vio sudah gemetar bahkan keringat dingin.


“Lo kan!! Gara-gara lo!! Gue bilang nurut sama gue Viora!!”


“Apa-apaan!! Gue salah apa si sama lo hah!!” Sekuat tenaga Vio mencoba agar dirinya tak di pandang remeh oleh laki-laki sampah di depannya ini.

__ADS_1


...🖤JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN🖤...


__ADS_2