
Happy reading
Saat ini Juli dan Sila berada di pusat perbelanjaan atau Mall yang ada di kota A, Sila sudah meminta izin pada Regan dan di izinkan. Pertama mereka pergi di toko sepatu membeli sepatu couple. Lalu mereka pergi ke toko baju, mereka kembali membeli hoodie couple dengan warna yang berbeda saja.
Sila juga membeli beberapa lembar baju rumahan yang panjang, tak lupa ia juga membeli hijab yang cocok dengan baju yang di beli nya "Sekarang kita ke mana lagi?" tanya Juli, mereka baru saja keluar dari tokoh kacamata karena Juli ingin membeli kacamata. Sila tidak membeli karena ia tidak suka memakai kacamata.
"Makan aja yuk, kita cari restoran baru" ajak Sila, Juli mengangguk antusias dan kedua sahabat itu saling merangkul mencari restoran.
"Kamu mau pesan apa?" tanya Sila pada Juli. Juli nampak bingung melihat buku menu yang di pegang nya.
"Spaghetti ini aja deh, sepertinya enak" jawab Juli.
"Yaudah mbak, saya sama teman saya mau yang ini, kalau minumannya yang ini aja" jelas Sila pada waiters.
"Baik, apa tidak ada lagi?" tanya waiters itu.
"Udah, itu aja mbak" jawab Sila, waiters itu mengangguk sopan dan pamit.
"Setelah ini kita kemana lagi nih?" tanya Juli.
__ADS_1
"Kita belanja nya udahan aja, mendingan kita main game aja, gimana?" Juli mengangguk antusias lalu mereka berdua beradu tos.
Dan disinilah lah kedua sahabat itu, berada di lantai yang khusus tempat permainan yang beraneka ragam "Mau main capit boneka?" saran Juli.
Sila mengangguk setuju, mereka ke tempat capit boneka. Sila memasukkan koin lalu juli yang mencapit nya, tapi Juli selalu gagal dan yang ketiga kalinya gagal juli menendang mesin pencapit itu.
Sila tertawa senang lalu ia mulai mencoba. Percobaan pertama ia gagal, tapi Sila kembali mencoba dan akhirnya ia mendapat satu boneka di percobaan kedua. Juli dan Sila saling berpelukan karena berhasil mendapatkan satu boneka.
Sila mengambil boneka itu lalu memeluknya, Juli pun mencoba kembali, di percobaan pertama dan kedua ia gagal. Akan tetapi pada percobaan ketiga Juli berhasil mendapatkan satu boneka "Yeyy" mereka kembali berpelukan dan tertawa bahagia.
Para pengunjung pun ada yang tertawa melihat tingkah lucu dua bersahabat itu yang mirip anak kecil "Kita main itu yuk" ajak Juli.
"Yaudah deh, capek juga" Sila kembali tertawa, lalu keduanya berjalan keluar menuju mobil Juli.
"Em Juli, kamu anter aku di halte dekat minimarket aja ya"
"Loh kenapa?" tanya Juli.
"Emg aku mau beli sesuatu di sana" Sila berbohong, ia masih belum siap untuk berterus terang tentang hubungannya pada sang sahabat. Maaf Juli, Sila berbohong lagi sama Juli.
__ADS_1
"Gue bisa tungguin kok sil" Sila langsung menggeleng keras.
"Enggak! Enggak papa kok, aku bisa sendiri, kamu turunin aku ada disana ya" ucap Sila, dan mau tidak mau Juli pun setuju.
"Beneran nih gak mau sekalian di antar?" tanya Juli pada Sila, mereka sudah sampai di halte dekat minimarket yang tak jauh dari rumah Sila.
"Iya gak papa kok, lagian kan rumah aku udah dekat, gak papa kok. Kamu pulang aja sana katanya capek" ucap Sila.
"Iya-iya, kalau begitu gue pamit deh, assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Melihat mobil Juli sudah menjauh Sila segera memesan taksi online, Sila meletakkan kantong belanjaan dan duduk di halte menunggu taksi nya datang.
Hanya beberapa menit saja taksi itu sudah sampai, Sila masuk ke dalam dan memberi tahu kan alamat apartemen Regan.
"Makasih ya pak" Sila turun dai taksi, ia sudah sampai di depan apartemen lalu berjalan masuk.
Tbc.
__ADS_1