
maaf baru bisa update teman-teman, aku belakang ini sibuk dengan kuliah, apalagi sebagai mahasiswa baru yang gak lama lagi masuk, banyak banget yg harus di urus.
Happy reading.
Pulang dari sekolah Sila dan Regan masing masing memasuki kamarnya untuk mengganti seragamnya.
Karena sudah di hubungin oleh anak Red Moon, Regan siap-siap untuk pergi ke markas.
Sekarang Regan sibuk mencari baju kesayangan di lemari, ia akan pergi jika memakai baju itu hari ini. Karena merasa susah menemukan nya Regan dengan santai nya melempar keluar pakaian yang menghalangi nya.
"Sila simpan di mana sih itu baju." ujar Regan merasa frustasi tidak menemukan pakaian yang ia inginkan.
Padahal semua pakaian nya itu bagus dan keren-keren semua, tapi Regan tidak menginginkan nya, ia hanya ingin baju itu.
"Nah dapat!" seru nya setelah mendapatkan pakaian yang ia cari sendari tadi.
Regan berbalik dan mematung saat melihat pakaian nya yang sudah berserakan di kamar nya, ia berdecak sebal lalu mengambil pakai nya satu persatu.
"Rempong banget sih!." ucapnya kelas, dengan ogah-ogahan ia mengambil pakaian itu.
Dengan santainya Regan langsung memasukkan nya kedalam lemari begitu saja tanpa melipat nya. Ia tersenyum puas saat kamar nya sudah tidak berantakan lagi.
"Gampang banget." ucap nya bangga, ia segera mengganti pakaiannya dan keluar berpamitan pada Sila.
"Gue keluar sebentar." pamit nya. Regan melihat Sila yang baru selesai mencuci piring setelah mereka makan tadi.
"Iya, hati-hati bawa motor nya." Sila menyalimi tangan Regan.
"Assalamualaikum,"
"Waalaikumussalam."
__ADS_1
Seperti Regan pergi, Sila pergi mengambil jemuran nya ia membawa nya ke ruang tengah dan melipat nya disana.
"Ih, lupa minta Regan nanti nitip beli di minimarket." gumam Sila saat teringat ia kehabisan butter di dapur, saat berbelanja kemarin ia kelupaan beli.
"Yaudah deh, nanti aku chat dia aja." gumamnya lagi dan kembali melipat pakaian.
Beberapa menit kemudian Sila pun selesai melipat semuanya, ia berdiri dan membawa pakaian Regan ke kamar laki-laki itu.
Sila sangat terkejut saat membuka lemari Regan ia langsung tertimpa oleh pakaian Regan.
"Astaghfirullah."
"Ini, kenapa bisa begini ya Allah." Sila menyimpan pakaian Regan si atas kasur dan meraih pakaian Regan yang berserakan.
"Yaallah Regan, dia cari apa sih sampai-sampai pakaian nya berantakan seperti ini." kata Sila melipat pakaian Regan satu persatu.
"Ekhm."
Sila menoleh saat mengetahui itu adalah suara Regan. "Anu, gue lupa bawa dompet, jadi pulang ambil lagi." ucapnya gugup.
"Mau keluar lagi lah, gue naik lagi tadi pas di bawa karena lupa bawa dompet." jelas nya.
"Ini siapa yang bermesin?" tanya Sila lagi.
"Ya elo lah, gue ada perlu di luar." jawab Regan, kenapa ia jadi gugup sekarang di tatap seperti oleh Sila.
"Siapa yang berantakin?"
"Gue."
"Jadi siapa yang harus beresin?"
__ADS_1
"Gue."
"Nah kan, sekarang kamu beresin kembali seperti semula ya Regan, aku mau keluar beresin pakaian yang lain." ucap Sila dan berlalu keluar begitu saja.
"Tapi gue mau keluar Sila." bantah Regan, ia ikut keluar menyusul Sila, ia mengikuti nya nya saat Sila membawa pakaian ke dalam kamar.
"Beresin aja dulu, baru keluar." ujar Sila seraya memasukkan pakaian tersebut ke dalam lemari nya.
"Pasti bakal lama sil, gua mau keluar sekarang."
"Akan lama lagi kalau kamu cuma protes aja seperti itu, mendingan cepat beresin biar bisa cepat keluar juga."
Yaudah iya, tadi bantuin dong banyak banget itu, ayo." Regan menarik tangan Sila untuk ikut dengan nya ke kamar nya.
"Lo yang lipatin, dan gue yang simpan di lemari." kata Regan membagi tugas, Sila menggelengkan kepalanya pelan dan duduk di lantai lalu mula melipat pakaian itu.
Regan dengan sigap mengambil yang sudah di lipat dan menaruh nya di lemari dengan rapi, begitu terus hingga selesai.
"Akhirnya selesai juga, udah telat banget nih gue." kata Regan melihat jam tangannya.
"Makanya, lain kali itu kalau cari, ya cari pelan-pelan aja. Kamu mah gak sabaran." nasehat Sila, ia berdiri dan berjalan keluar.
Regan ikut keluar karena akan pergi sekarang. "Soalnya ya, gue dari tadi gak dapat-dapat ini baju." ucap nya berjalan mengikuti Sila yang akan ke ruang tengah.
"Yaudah, gue pergi sekarang mungkin gue baru pulang malam." Sila mengangguk tanda mengerti dan menyalimi tangan Regan.
"Oh iya, pulang nanti titip beli butter ya, ternyata kemarin kita lupa beli itu."
"Iya nanti gue singgah beli, yaudah gue pergi sekarang ya."
"Assalamualaikum."
__ADS_1
"Waalaikumussalam, hati-hati ya."
Tbc.