Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Kunjungan Li Yaoleng


__ADS_3

"Dengan ini semuanya telah selesai."


Setelah menyegel Aray Teleportasi dengan batu aneh dari Zhi Wu, Lin Tian keluar dan tak lupa meletakkan beberapa formasi di bangunan yang menyembunyikan Aray Teleportasi berada.


Sekarang Lin Tian tampak berdiri di depan sebuah tempat kosong, tidak ada bangunan apapun yang terlihat, bangunan rumah sederhana yang sebelumnya digunakan untuk menyembunyikan Aray Teleportasi sekarang telah menghilang.


Melihat hasil kerja tangannya, Lin Tian mengangguk sambil tersenyum, dan kemudian berbalik.


Melihat Sekte Longhunzong selama beberapa waktu, Lin Tian menggelengkan kepalanya dan merasa sangat di sayangkan.


Bukan karena dia merasa kasihan kepada Sekte Longhunzong yang telah hancur dan hanya tinggal nama. Dia hanya merasa sangat disayangkan karena tidak bisa menguras habis harta Sekte Longhunzong. Dia hanya mendapatkan beberapa eliksir, dan Pohon Roh. Selain itu, tujuan utamanya untuk mendapatkan Inti Spiritual juga tidak berhasil.


Karena sebenarnya Sekte Longhunzong tidak menggunakan Inti Spiritual untuk berkultivasi, mereka ternyata menggunakan aura dari Alam Abadi, aura yang keluar dari Aray Teleportasi.


Menggelengkan kepalanya, melupakan semua yang telah berlalu, Lin Tian bergegas kembali ke kota Longshan.


Saat Lin Tian kembali ke Kota Longshan, matahari belum bersinar, jadi keadaan kota masih sepi, dan tidak ada orang yang pergi keluar dan melihat apa yang telah terjadi dengan Sekte Longhunzong.


Jika ada yang mengetahui bahwa Sekte Longhunzong sekarang telah rata dengan tanah, kegemparan pasti akan terjadi di seluruh kota.


Waktu terus berlalu, dan matahari telah naik ke langit.


Seperti yang diperkirakan, setelah orang-orang mulai keluar dan melihat apa yang terjadi dengan Sekte Longhunzong, berita dengan cepat menyebar seperti jamur.


Semua orang saling membicarakannya, ada yang berkata itu adalah kabar burung, dan tak sedikit pula yang berharap kabar itu adalah fakta.


Bagaimana mungkin sebuah Sekte dapat dihancurkan dalam semalam?


Namun, ketika banyaknya orang saling membicarakannya, akhirnya mereka secara berbondong-bondong menuju ke Sekte Longhunzong dan memeriksanya sendiri.


"Ini…bagaimana ini bisa terjadi?"

__ADS_1


"Bagaimana mungkin sebuah Sekte dapat hancur, dan rata dengan tanah dalam semalam?"


"Hancur, semuanya hancur tidak tersisa, sisa sisa mayat manusia juga tidak ditemukan keberadaannya! Yang bahkan anjing tidak tinggal! Ini… kekuatan macam apa yang dapat melakukannya!?"


"Dengan ratusan Murid pelatihan tingkat sembilan, puluhan pembudidaya bawaan, dan beberapa Tetua yang berada di Alam Yuan Qi, pasti Sekte Longhunzong telah memprovokasi seseorang yang tidak bisa diprovokasi."


"Orang yang tidak diprovokasi oleh Sekte Longhunzong pastilah pembudidaya Jindan. Mengerikan, hanya dengan satu malam, dia dapat meratakan Sekte Longhunzong dengan cepat."


Melihat bangunan Sekte Longhunzong yang sebelumnya terlihat megah telah menghilang, dan hanya menyisakan puing-puing yang telah rata dengan tanah, semua orang yang melihatnya merasa ngeri dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


Semua orang berpikir bahwa Sekte Longhunzong yang telah sombong di kota Longshan selama bertahun-tahun telah menendang lempengan besi, dan akhirnya hanya bisa menerima konsekuensi dihancurkan dalam semalam.


Hanya Patriark Keluarga Li yang tidak berpikir seperti kebanyakan orang.


Bertahun-tahun tinggal di Sekte, dia tahu kedalam sebuah Sekte. Entah Sekte kecil atau besar, semuanya memiliki kelicikan dan pemikiran yang matang.


Biasanya, akan ada beberapa murid sombong di Sekte yang memprovokasi seseorang yang tidak berani Sekte provokasi. Dan biasanya, Sekte tersebut hanya akan mundur dan menumbalkan muridnya. Bahkan jika murid itu adalah seorang murid jenius.


Sekte Longhunzong ini, dilihat dari kehancurannya, dan beberapa bekas pertempuran, mereka pasti sedang bertarung dengan beberapa orang, tapi Sekte Longhunzong yakin mereka dapat mengalahkannya. Tapi akhirnya mereka salah perhitungan, dan hanya bisa menerima kehancuran.


Memikirkan tentang kemungkinan ini, Li Zhangyan menebak sesuatu di kepalanya.


Di tempat lain, sementara orang-orang sedang mencari tahu siapa pelaku utama penghancuran Sekte Longhunzong, Lin Tian dengan tenang tanpa pikiran sedang menikmati makanan di atas meja di depannya.


Ditemani oleh Lin Lin yang sedang duduk di depannya. Setelah trauma sebelumnya, sekarang dia terlihat sedih. Kesedihan itu bisa dilihat dari kepalanya yang menunduk, mengunyah daging di mulutnya tanpa menelannya, dan wajahnya yang tampak murung.


Lin Tian, yang sedang makan berhenti saat melihat raut wajah Lin Lin bersedih.


"Lin Lin, ada apa? Kenapa wajahmu berkerut, apakah makanannya tidak tepat?" Tersenyum lembut, Lin Tian bertanya dengan lembut.


Lin Lin menggelengkan kepalanya pelan, menelan sisa terakhir daging di mulutnya, dia mengangkat kepalanya, dan mata besar tapi merah itu menatap Lin Tian di depannya dengan sedih.

__ADS_1


"Apa Kakek memang melakukan semuanya seperti yang saudara Lin katakan? Apakah itu memang karena Paman Nantian yang menyuruhnya?"


Lin Tian mengangguk, "Ya, itulah yang diinginkan oleh Nantian, dia ingin membuat kita tumbuh dewasa,"


"Tapi, tapi.. kenapa Paman Nantian melakukan semua itu? Apakah karena Paman Nantian tidak menyayangi kita lagi? Juga, kenapa Kakek tidak membela kita selama ini?"


Mendengar kekecewaan di antara kata-kata Lin Lin, Lin Tian tersenyum lembut, tapi dia tidak menjawab pertanyaan demi pertanyaan Lin Lin.


Lin Tian hanya mengangkat tangannya, mengambil satu daging di atas meja, dan menaruhnya di atas piring Lin Lin, "Makanlah, makan yang banyak. Jika Lin Lin telah tumbuh dewasa, aku akan memberitahumu segalanya."


Menunduk, melihat daging pemberian Lin Tian sejenak, dan kemudian kembali melihat ke arah Lin Tian, Lin Lin memiringkan kepalanya, "Bukankah Saudara Lin hanya lebih tua satu tahun dari Lin Lin?"


"Ya, aku setahun lebih tua dari Lin Lin, berarti aku lebih dewasa dari Lin Lin. Jadi, jikaLin Lin ingin mengetahuinya, makanlah yang banyak, agar cepat menjadi dewasa." Lin Tian mengangguk, dan berkata sambil tersenyum.


Tidak mendapatkan jawaban dari Lin Tian, di sana Lin Lin cemberut. Pipinya menggembung, mengambil daging pemberian Lin Tian dengan cepat, dan hanya memakannya dengan cemberut tanpa berkata lagi.


"Hehehe…" Lin Tian terkekeh saat melihat tindakan Lin Lin.


Bukan karena Lin Tian tidak ingin menyembunyikan kebenaran di depan Lin Lin, tapi jika mengatakan yang sebenarnya, Lin Lin mungkin akan menjadi bingung. Dia mungkin tidak mengerti, jika apa yang dilakukan oleh Lin Nantian bertujuan untuk membangkitkan kekuatan tubuhnya, dan tubuhnya sendiri.


Untuk Lin Lin yang baru berjalan di jalan kultivasi, mengerti terlalu banyak bukanlah hal yang baik.


Sekarang, Lin Lin lebih ibarat sebuah wadah air kecil, semua pengetahuan tentang kultivasi dapat membuat air di dalamnya penuh. Jika ditambah dengan pengetahuan-pengetahuan yang besar, wadah kecil itu tidak akan sanggup menampungnya. Yang pada akhirnya hanya terbuang percuma.


Saat mereka berdua kembali memakan makanannya dengan tenang, Lin Tian merasakan nafas akrab mendatangi rumahnya, dan telah berdiri di depan pintunya.


Nafas dingin seperti pegunungan es, siapa lagi kalau bukan Li Yaoleng.


"Masuk! Pintunya tidak terkunci."


Berdiri di depan pintu, tangan putih Li Yaoleng telah diangkat dan akan memulai mengetuk pintu. Tapi sebelum tangan putih itu sempat menyentuh pintu kayu di depannya, suara Lin Tian terdengar datang dari dalam.

__ADS_1


__ADS_2