
Berbeda dari proses tingkat pertama, yang melebur kulit serta daging Lin Tian, proses kali ini melebur tulang di tubuhnya.
Semua tulang di setiap anggota tubuhnya, tentu saja dengan tengkorak di kepalanya.
Jika diawal dapat terlihat peleburan dagingnya, untuk kali ini itu tidak terlihat oleh mata telanjang. Apa yang terlihat hanya daging yang tiba-tiba lentur tanpa dukungan tulang belulang, dan kemudian kembali utuh lagi.
Tentu saja, meskipun tidak terlihat oleh mata telanjang, ini lebih menyakitkan daripada proses di masa lalu.
Bisa dilihat, jika dulu Lin Tian tidak berteriak, kali ini dia berteriak kesakitan dan histeris.
Karena memang, kultivasi tubuh bintang ini benar-benar diluar kemampuan manusia pada umumnya.
Dari awal Zhi Wu sudah pernah berkata, bahwa melatih Seni Bintang Abadi, sama saja dengan merangkak dari neraka. Tapi, jika kamu berhasil melalui kesulitannya, apa yang kami peroleh ratusan atau bahkan ribuan kali daripada latihan biasa.
Sekarang, Lin Tian sedang merangkak di neraka. Jika dia tidak tahan dan tidak memiliki tekat yang kuat, seluruh tubuhnya akan menjadi mayat sejak awal.
Tapi, karena tekatnya lebih besar daripada dunianya, Lin Tian masih bertahan sampai detik ini. Bahkan, jika semua tulang di seluruh tubuhnya hancur, dan tidak memiliki suara untuk mengeluh, dia tetap akan bertahan.
Butuh waktu sehari penuh didalam Pagoda Bintang untuk menyelesaikan peleburan, dan penyatuan seluruh tulang di tubuhnya.
Sepanjang waktu itu juga, Lin Tian terus menahan kesakitan, dan baru saat ini dia menjadi tenang.
Untuk sekarang, air yang sebelumnya berwarna perak telah berubah menjadi putih bening. Warna perak sebelumnya menghilang, dan terserap ke setiap tubuh Lin Tian.
Tidak, sebenarnya itu terserap ke setiap tulang di tubuhnya.
Jika diamati dari dalam, seluruh tulang Lin Tian yang sebelumnya berwarna putih kini bersinar dengan cahaya keperakan. Bukan hanya tulang, setiap daging dan kulitnya juga berwarna keperakan.
Disinari cahaya, warna perak di seluruh tubuh Lin Tian terlihat berkedip-kedip. Kekerasan, dan kepadatan setiap dagingnya bukan lagi di tahap manusia biasa. Bisa dibilang, Lin Tian sekarang adalah binatang bawaan bertubuh manusia.
Karena, dengan selesainya merendam tubuh, sekarang Lin Tian memiliki pukulan penuh dari praktisi tingkat Yuan Ying akhir.
Hanya dengan satu pukulan terkuat, Lin Tian dapat menghancurkan sebuah gunung kecil. Dan dibawah praktisi Yuan Ying, Lin Tian tidak terkalahkan lagi.
"Boom"
Karena kegembiraannya, Lin Tian dengan sembrono memukul air di dalam tripod, dan menyebabkan suara ledakan keras.
Suara ledakan ini mengganggu Zhi Wu di dalam Pagoda Bintang, dan membuatnya keluar.
__ADS_1
"Huh, untung tripod Hitam yang aku berikan padamu bukan tripod murahan. Jika tidak, kamu pasti akan menghancurkannya lagi."
Lin Tian tidak memperdulikan perkataan Zhi Wu. Dia masih memandangi tubuh dan seluruh tulangnya melalui indera spiritual, dan menemukan, bahwa semuanya berwarna perak.
Menyentuh dengan jari-jarinya, Lin Tian merasakan kekerasan yang lebih keras daripada besi pada umumnya.
Merasakan kekuatan yang meluap-luap di seluruh tubuhnya, Lin Tian tidak sabar untuk mengujinya, dan melompat kearah Pagoda Bintang.
"Boom." Terdengar pukulan keras ketika tinju Lin Tian menyentuh dinding Pagoda Bintang.
Tapi, itu hanya suara yang keras, dan tidak berdampak apapun.
Meskipun demikian, Lin Tian mengangguk dan merasa puas.
"Ya, ya, ya! Sudah cukup untuk mengagumi dirimu sendiri. Sekarang, cepat pakai pakaianmu, aku ingin menunjukkan sesuatu padamu!" Zhi Wu berkata kepada Lin Tian, dan kembali lagi kedalam Pagoda Bintang.
Lin Tian tidak banyak bicara seperti sebelumnya, dan melakukan apa yang diinginkan oleh Zhi Wu.
Setelah memakai pakaiannya kembali, Lin Tian masih senang dengan perubahan tubuhnya, dan dengan cepat kembali kedalam Pagoda Bintang.
Disana, Lin Tian melihat Zhi Wu sedang menunggu dirinya di depan tangga.
"Memang tidak ada," Zhi Wu mengangguk, "Tangga ini muncul jika kamu telah meningkatkan kekuatan mu. Sebenarnya, ada 7 ruangan dalam Pagoda Bintang, tapi kamu baru bisa melihat ruangan pertama dan kedua."
Lin Tian melihat arah tangga yang menuju ke atas, dan melihat sebuah pintu di sana.
"Ada apa di dalamnya?"
"Kenapa kamu tidak melihatnya sendiri."
Jawaban Zhi Wu masih seperti biasanya, yang hanya bisa membuat Lin Tian mendesah.
Pintu itu sebenarnya hanya pintu besi hitam, dan tidak memiliki kunci apapun. Mendorongnya, pintu itu juga langsung terbuka dengan mudah.
Di dalamnya, ternyata juga tidak ada apa-apa. Selain ruangan yang lebih luas daripada lantai pertama, tidak ada yang menarik di ruangan ini.
"Ini? Hanya ruangan kosong yang ingin kamu tunjukkan padaku?" Lin Tian bertanya kepada Zhi Wu.
Zhi Wu disebelahnya hanya tersenyum, dan berkata, "Lihat disana!"
__ADS_1
Melihat kearah yang di tunjukkan oleh Zhi Wu, Lin Tian melihat ada sebuah miniatur Pagoda Bintang di pojokan ruangan. Penampilan miniatur yang hanya memiliki tinggi dua meter itu sangat mirip dengan Pagoda Bintang.
Hanya saja, ada sebuah lubang di lantai kedua miniatur itu.
"Apa itu?"
"Coba kamu keluarkan batu spiritual dan masukkan kedalam miniatur."
"Tidak bisakah kamu menjelaskannya tanpa berbelit-belit?" Lin Tian mulai mengeluh dengan Zhi Wu yang selalu berkata setengah-setengah.
"Tidak," jawab Zhi Wu langsung sambil menggelengkan kepalanya, dan melanjutkan, "Aku bukan pemandu wisata, jika kamu ingin mengetahuinya, kamu harus belajar sendiri. Kamu ingin mencobanya apa tidak, itu bukan urusanku."
Agar moodnya tidak menghilang karena berdebat dengan sebuah asap, Lin Tian berjalan kearah miniatur, dan melemparkan satu batu spiritual kedalamnya.
Tapi, menunggu beberapa waktu, Lin Tian tidak menemukan perubahan apapun.
"Masukan yang lain lagi!" Sebelum Lin Tian sempat bertanya, Zhi Wu berkata kepadanya.
Awalnya, Lin Tian tidak pernah tertarik dengan ruangan, atau miniatur ini. Apalagi ketika Zhi Wu memperkenalkan ruangan ini dengan cara yang menjengkelkan.
Hanya saja, Lin Tian masih memasukan batu spiritual lainya lagi, dan langsung memasukkan seratus batu spiritual tingkat rendah.
Merasa bahwa masih tidak ada perubahan apapun, Lin Tian memasukkan seratus lagi. Tapi tetap saja tidak ada yang terjadi.
"Apa yang ingin kamu tunjukkan!" Lin Tian mulai merasa bosan, dan berteriak kepada Zhi Wu.
"Jangan mengeluh! Batu spiritual mu sangat banyak, masukan saja satu juta batu spiritual tingkat rendah!"
"Sialan!" Dengan marah, Lin Tian langsung melemparkan satu juta batu spiritual tingkat rendahnya.
Lubang kecil miniatur yang hanya sebesar tangan pria dewasa tidak mungkin dapat menyerap satu juta batu spiritual tingkat rendah. Namun, satu juta batu spiritual yang jika dikumpulkan akan sebesar karung itu langsung terserap, dan menghilang kedalam miniatur.
Akhirnya, setelah memakan satu juta batu spiritual, ada reaksi dari miniatur. Miniatur kecil itu kali ini sedikit bersinar, lalu dari dalam lubang cahaya putih terbang keluar, dan berhenti di tengah ruangan.
Ketika Lin Tian melihat cahaya putih yang berhenti di tengah ruangan, dia menemukan bahwa cahaya itu berubah menjadi sesosok mirip manusia.
Bukan hanya mirip manusia, cahaya itu benar-benar menjadi manusia! Lebih tepatnya, manusia itu adalah dirinya sendiri.
Ya, ada cerminan nyata dirinya di sana. Dari ujung kepala sampai ujung kaki, semuanya sangat mirip dengan Lin Tian.
__ADS_1