
Tepat ketika Lin Tian menginjakkan kakinya di pintu masuk Pegunungan Naga, tiba-tiba ada tatapan tajam seperti mata pedang yang datang dari kedalaman hutan di depannya dan menguncinya dengan aura penindasan yang sangat besar, membuatnya kuwalahan dan tidak siap. Lin Tian yang tidak siap segera berhenti dan terjadi getaran di dalam hatinya.
Tatapan tajam itu bukan tatapan biasa, tidak seperti tatapan tajam seorang yang sedang membencinya dan menatap dirinya sendiri dengan tatapan penuh kebencian. Tapi tatapan itu ibarat sebuah Pegunungan Naga yang sangat besar menjadi hidup, dan memiliki mata besar dan menatapnya dengan pandangan penuh kebencian.
Selain pandangan penuh kebencian, ada juga aura penindasan yang hanya mengunci padanya. Auranya sangat kuat, seperti sebuah gunung besar jatuh dan menekan Lin Tian di bawahnya. Membuat Lin Tian yang tidak siap segera terkejut dan tidak bisa bergerak.
Bersamaan dengan tubuh Lin Tian yang tidak dapat bergerak dan getaran yang terjadi di hatinya, dari Dantianya, tulisan Daoxin yang berwarna hijau dan sedang melayang dengan tenang di dalam sana sedikit bergetar. Kemudian cahaya cyan cemerlang mulai meledak dan keluar darinya, melalui meridian di seluruh tubuh Lin Tian, cahaya cyan itu mulai menyebar ke seluruh tubuh Lin Tian.
Ketika cahaya cyan cemerlang mulai menyebar, dan sampai ke hati, jantung dan saraf-saraf di seluruh tubuhnya Lin Tian, riak yang terjadi di hatinya perlahan-lahan mulai mereda dan kemudian kembali tenang. Tubuh Lin Tian yang tidak dapat bergerak dan tekanan hebat yang menekannya juga berangsur-angsur mulai menghilang.
Ketika tekanan di tubuhnya mulai menghilang dan Lin Tian dapat menggerakkan tubuhnya kembali, Lin Tian segera mengambil nafas dengan berat dan mencoba menenangkan hatinya kembali. Mengangkat tangannya, menyeka sedikit keringat yang keluar dari keningnya, kemudian Lin Tian mengalihkan perhatiannya dan melihat orang-orang di sekelilingnya.
Melihat orang-orang lain di sekitarnya masih tenang dan baik-baik saja, seperti tidak terjadi apa-apa. Lin Tian mengerti, bahwa kejadian barusan hanya terjadi pada dirinya sendiri.
Setelah tenang, Lin Tian melihat pohon-pohon besar di depannya, yang membentuk sebuah hutan lebat dan membentang sangat besar, tatapan mata Lin Tian berangsur-angsur menjadi bermartabat.
Di dalam Pegunungan Naga, ada sesuatu yang sangat berbahaya dan sangat membenci dirinya!
Lian Xiuying, yang berdiri di samping Lin Tian, mendengar nafas berat Lin Tian dan melihat ketidaknormalanya, Lian Xiuying mengerutkan kening dan terkejut.
Sejak dia mengenal Lin Tian, dia selalu tenang terhadap apapun dan memiliki sikap acuh tak acuh, bahkan jika dia melihat tubuhnya. Penampilan langkah Lin Tian kali ini adalah pertama kalinya bagi Lian Xiuying untuk melihatnya. Dia awalnya mengira Lin Tian adalah sebuah patung yang tidak memiliki ekspresi.Tapi kali ini, ketika Lin Tian baru memasuki Pegunungan Naga, dia menjadi tidak normal, dan tatapannya menjadi serius, seperti menghadapi hal-hal yang sangat luar biasa.
__ADS_1
Apa di dunia ini yang dapat membuat Lin Tian yang selalu acuh tak acuh dan tenang menjadi seserius seperti ini?
"Lin Tian, apakah kamu baik-baik saja?" Meskipun Lian Xiuying masih sedikit marah karena kejadian barusan, dengan pemikiran di dalam hatinya, mau tak mau dia bertanya dan bertanya dengan sedikit penasaran.
"Tidak ada."
Lin Tian masih berdiri di sana, melihat hutan di depannya dengan pandangan serius, tanpa berbalik, dia berkata kepada Lian Xiuying di belakangnya secara singkat.
Lin Tian tidak mau terlalu repot-repot menjelaskan semuanya kepada Lian Xiuying. Bahkan jika mengatakannya, Lian Xiuying juga tidak akan mengerti.
Mendengar jawaban Lin Tian, Lian Xiuying merasa sangat tidak puas. Dan wajah Lian Xiuying yang agak mereda kembali menjadi merah lagi karena marah.
Lian Xiuying tidak puas dan ingin berkata lagi, tapi akhirnya dia tidak berkata. Dia hanya mendengus dingin dan kemudian berjalan maju ke dalam pegunungan naga.
Melihat Lian Xiuying di belakangnya yang mulai berjalan ke dalam Pegunungan Naga, Lin Tian ingin menghentikannya dan mengatakan beberapa hal, tapi akhirnya dia tidak melakukannya. Kejadian barusan hanya terjadi pada dirinya sendiri, dan tidak terjadi kepada orang lain, mungkin itu juga tidak membahayakan orang lain atau Lian Xiuying.
Dengan pikiran seperti itu, akhirnya Lin Tian kembali ke penampilan tenangnya, berjalan ke depan dan berjalan bersama Lian Xiuying.
Saat mereka berjalan masuk, para pembudidaya lepas dan empat keluarga besar nilainya juga masuk. Mereka tidak berjalan ke arah yang sama, melainkan memilih arah lain masing-masing, yang menurut mereka lebih menguntungkan.
Berjalan di antara pepohonan besar, dan beberapa tumbuhan aneh, Lin Tian berjalan dengan hati-hati tapi mantap.
__ADS_1
"Pegunungan Naga ini cukup menarik. Kamu cukup beruntung, dan membentuk Daoxin terlebih dahulu, jika tidak, dengan kekuatanmu sekarang, kamu mungkin tidak bisa memasuki Pegunungan Naga dengan bebas." Zhi Wu yang telah diam sejak di Pavilium Suci, setelah beberapa waktu berjalan memasuki Pegunungan Naga, akhirnya dia berkata lagi kepada Lin Tian dari dalam Pagoda Bintang.
"Apa itu tadi?" Lin Tian masih merasa sedikit penasaran, melalui kesadaran spiritualnya, dia bertanya kepada Zhi Wu.
"Aku tidak yakin. Tapi yang jelas, aura seperti itu tidak seharusnya berada di Alam bawah." Jawab Zhi Wu beberapa saat.
Mendengar itu, Lin Tian mengerutkan kening dan melepaskan kesadaran spiritualnya ke segala arah, mencoba memeriksa setiap kejadian yang mencurigakan di sekitar.
Mengetahui tentang rumor seekor Naga yang ada di pegunungan naga, awalnya Lin Tian hanya merasa sedikit penasaran, tapi setelah kejadian barusan, rasa penasarannya semakin lebih menjadi. Sebagai Raja Abadi, meskipun aura tadi membuatnya kewalahan, kejadian tadi tidak membuatnya merasa takut, melainkan lebih penasaran dan lebih menantikan tentang hal baik yang akan terjadi.
"Zhi Wu, sebagai kabut asap yang telah ada sangat lama, seharusnya kamu dapat mengetahui tentang keanehan pegunungan naga ini kan?" Lin Tian bertanya lagi kepada Zhi Wu.
"Aku tidak tahu." Hanya kata acuh tak acuh Zhi Wu sebagai balasan.
Mendengar kata-kata acuh tak acuh Zhi Wu, Lin Tian masih ingin mencoba bertanya beberapa kali, tapi Zhi Wu hanya diam tanpa kata, dan akhirnya Lin Tian hanya bisa menyerah.
Zhi Wu tidak berbicara, Lian Xiuying masih marah dan Lin Tian juga tidak ingin mengusik macan betina yang sedang diam-diam marah. Sementara dua orang di belakangnya, dari awal hingga akhir, mereka hanya mengikuti mereka berdua tanpa berkata dan hampir mirip seperti boneka.
Empat orang, berjalan dengan dua baris depan dan belakang, berjalan di dalam hutan Pegunungan Naga, yang tampak terasa suram dengan beberapa suara hewan yang lalu lalang, tidak ada suara manusia yang terdengar dari kelompok ini, mereka hanya diam dan berjalan dengan cara yang membosankan.
Waktu yang membosankan ini terjadi cukup lama.
__ADS_1