Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Jenius?


__ADS_3

Dari keempat wanita di sana, Li Yaoleng dan Lian Xiuying sudah sangat terkenal, dan semua orang tahu tentang kecantikan dan kesombongannya.


Mereka tahu bahwa bukan pria biasa yang bisa mendekatinya, yang bahkan sekelas Zhang Fang, seorang jenius pertama di Zhuoshan tidak bisa berbicara seenaknya.


Namun, apa yang terjadi sekarang?


Li Yaoleng, yang dikatakan sangat sulit di dekati, dan rumornya mengabaikan semua pria yang ada tiba-tiba berbicara dengan babi gemuk itu, apakah dunia telah terbalik?


Dari kata-katanya barusan, secara tak langsung memberitahukan kepada semua yang hadir bahwa babi gemuk itulah yang Dewi mereka cari-cari.


Kecantikan seperti itu, yang hanya bisa mereka kagumi ternyata mencari babi seperti itu?


Tiba-tiba seperti ada pedang yang menusuk hati semua pria di dunia.


Lebih parahnya lagi, babi itu ternyata tidak hanya dekat dengan Li Yaoleng, tapi sebenarnya juga sudah memiliki tiga kecantikan di sekelilingnya.


Dengan fisik seperti itu dan bisa dekat dengan empat kecantikan sekaligus, apakah ini menunjukkan bahwa pandangan wanita cantik itu berbeda?


Tidak tahu, dan tidak ada yang bisa menjawabnya..


Tapi, saat semua mata menyaksikan Lin Tian di sana, kepala mereka kembali berdengung.


"Apa yang kamu lakukan?"


Kata-kata yang di ucapkan Lin Tian dengan nada acuh tak acuh, seolah-olah tidak pernah menghargai Li Yaoleng itu benar-benar membuat semua orang menggigit giginya, dan hampir tidak tahan untuk maju, dan memakan Lin Tian.


"Sialan! Aku ingat babi itu! Dia adalah Tian Lin!"


"Tian Lin? Bukankah dia babi bodoh yang sebelumnya menantang Pangeran Pertama, dan yang menyebabkan semua kekacauan di kota?"


"Itu dia? Babi itu sangat beruntung dan sombong!"


"Aku ingat! Sepertinya babi itu adalah dalang dari semua kejadian yang baru-baru ini terjadi! Kotoran itu adalah orang yang membuat seluruh Zhuoshan membicarakannya!"


"Benar! Babi itu adalah orang yang sombong, tak tahu diri, penuh kebencian, tapi sangat beruntung!"


"Ya Dewa, kenapa semuanya adalah karena dia?"


"Masih adalah keadilan di dunia ini? Kenapa babi seperti itu bisa mendapatkan semua manfaat untuk dirinya sendiri, dan masih baik-baik saja?"


"Tidak adakah yang bisa membuatnya sadar dengan apa yang dia lakukan! Dia adalah bajingan!"


"Bukan lagi Bajingan, dia adalah binatang! Monster! Setan! Iblis!"


"Dewa, hancurkan dia!"


.....


Di saat semua orang berteriak, dan mengutuk Lin Tian, mereka berlima benar-benar tidak memperdulikannya sama sekali..

__ADS_1


Li Yaoleng, yang mendengar pertanyaan Lin Tian hanya mengeluarkan sebuah lencana dari tempat penyimpanannya, dan menyerahkannya kepada Lin Tian.


Dalam pandangan penuh kecemburuan dan kemarahan semua orang, Li Yaoleng berkata, "Aku di perintahkan oleh Guru untuk mengikuti kamu dalam pemilihan ini."


"Apa?" Ada teriakan keterkejutan di antara kerumunan saat Li Yaoleng selesai berkata.


"Apa yang barusan Nona Li Yaoleng katakan? Apakah dia berkata bahwa dia akan mengikuti babi itu?"


"Ya Dewa....ini benar-benar bencana!"


"Aku tidak tahan! Aku meras bahwa hidupku selama ini sia-sia!"


"Ooh... Dewiku, jangan mengikuti babi itu. Tolong sadarlah, kami akan melakukan apapun untuk kebahagiaanmu!"


"Jika bahkan harus menjadi tameng atas hujan api dan ribuan panah yang jatuh, kami akan melakukannya!"


"Jangan lagi! Jangan lagi mengikuti babi hina sepertinya lagi!"


....


Sementara semua orang masih berteriak dan memohonkan, sesosok bayangan hitam tiba-tiba keluar dari belakang Lin Tian, dan dengan "bang" keras jatuh di depan kerumuman dengan menerbangkan debu kecoklatan, serta suara retakan di tanah.


"Siapa itu?" Secara spontan kerumunan mundur dari tempat kejadian, dan segera berteriak.


"Katakan lagi apa yang barusan kalian katakan, dan nyawamu akan segera melayang!"


Dengan suara dingin dan penuh amarah, sesosok pemuda dari balik debu, dan tatapannya yang dingin perlahan-lahan muncul di hadapan semua orang.


Sebagai seorang murid, dan sadar bahwa meskipun Lin Tian berpenampilan seperti itu adalah karena suatu alasan, Zhao Wuji sangat marah saat mendengar semua orang terus menghina dan mencacinya.


"Dia..." Kerumunan segera menyadari siapa yang datang, dan segera terdiam.


Zhao Wuji, nama itu hampir terkenal seperti Zhang Fang dan semua tahu tentang identitas dan kekuatannya.


Meskipun saat ini di kerumunan banyak yang lebih kuat daripada Zhao Wuji, identitasnya sebagai Tuan Muda Keluarga Zhao, salah satu dari Keluarga besar di Zhuoshan tidak mudah di abaikan.


Ketika melihat bahwa itu adalah Zhuoshan, semua orang segera terdiam dan tak ada lagi yang berani bersuara.


Zhao Wuji mendengus saat melihat semua orang terdiam, dan dengan dingin berkata lagi, "Ingat ini, siapapun yang berani menghina atau sedikit saja memandang rendah Guruku, Zhao Wuji tidak akan ragu untuk membunuhmu!"


"Guru?" Salah seorang tampak bingung.


"Guruku adalah Tian Lin. Ingat itu baik-baik!" Zhao Wuji berteriak, dan secara terangan-terangan memberitahukan kepada siapapun di sana.


"Apa?"


Seperti yang telah di harapkan, ketika Zhao Wuji selesai mengatakan kata-kata itu, kejutan segera terjadi di kerumunan.


Semua orang tahu bahwa Zhao Wuji adalah jenius, tapi dia tidak memiliki seorang guru, atau bergabung dengan tiga kekuatan besar di Zhuoshan.

__ADS_1


Dia sangat sombong, dan berlatih hanya dengan kekuatan keluarganya. Oleh karena itu, semua pemuda di Zhuoshan menghormatinya, apalagi saat memikirkan Tinjunya..


Tapi hari ini, ternyata dia sudah memuja seorang guru, dan guru itu adalah Tian Lin.


Kenapa lagi, dan lagi dia bisa membuat kegemparan saat muncul?


Bukan hanya orang-orang di depan Zhao Wuji yang terkejut dengan sebutan itu, bahkan tokoh-tokoh penting di atas juga sangat terkejut saat mengetahui bahwa ternyata Tian Lin menjadi Guru dari Zhao Wuji.


Tian Lin? Dengan semua yang terjadi baru-baru ini, apakah dia benar-benar pusat dari semua masalah dan keberuntungan? Apakah dia pusat Dunia?


Siapa dia sebenarnya?


Semua tokoh-tokoh besar yang bersama Kaisar Zhuo Changmin sekali lagi melihat ke arah Lin Tian, dan menebak identitasnya?


"Menarik! Sangat menarik!"


Dalam kejenuhan, suara lain terdengar, dan Zhang Fang yang sebelumnya masih berada di panggung atas tiba-tiba turun, dan sudah berdiri di depan Zhao Wuji.


Wajahnya yang angkuh dan penuh penghinaan melihat Zhao Wuji di depannya, dan berkata, "Zhao Wuji, sebelumnya aku berpikir bahwa sebagai Tuan Muda dari Keluarga Zhao, kau akan sedikit sesuatu, tapi aku baru sadar bahwa ternyata kau tidak lebih daripada seekor babi yang hina."


Bukanya marah atas penghinaan Zhang Fang terhadapnya, tapi Zhao Wuji malah tersebut dengan ekpresi lelucon di wajahnya.


"Jadi, apakah kau ingin mengatakan bahwa kau lebih baik daripada aku?"


"Bukankah sudah jelas? Seorang jenius pertama di Kekaisaran Zhou sepertiku, apakah itu bisa di bandingkan dengan sampah yang menjadikan babi sebagai Tuan?" Zhang Fang menjawab dengan sedikit menaikkan nada suaranya, agar semua orang mendengarnya.


"Oh?"


Zhao Wuji memasang wajah tidak pasti di wajahnya, dan tiba-tiba terkekeh.


Kemudian melihat Zhang Fang dari atas ke bawah secara sembrono dan berkata, "Jadi, Zhang Fang adalah jenius pertama di Zhuoshan? Tetapi, kenapa seorang jenius pertama dikatakan di buang oleh wanitanya?"


"Oh tunggu sebentar! Sepertinya rumor itu tidak hanya di sekedar di campakkan, tapi di rampas secara paksa. Lebih parahnya lagi, orang yang merampas wanita darinya adalah seorang babi."


"Wanitanya di rampas oleh seekor babi di depan wajahnya, apakah itu masih di anggap seorang jenius?"


"Terlebih lagi, setelah semuanya terjadi, ternyata jenius itu hanya diam seribu bahasa, seolah-olah bahwa itu adalah hal yang biasa."


"Oh, Zhang Fang, apakah jenius pertama itu masih bisa di anggap sebagai jenius?"


"Hahahahaha....!!!"


Suara tawa segera terdengar saat Zhao Wuji selesai berbicara, dan para wanita di sekeliling Lin Tian tertawa terbahak-bahak.


Betapa lucunya itu bagi mereka.


Pertama Zhang Fang menyebut dirinya sebagai seorang jenius pertama, tapi wanitanya di rampas oleh orang yang dia panggil seekor babi?


Bukankah berarti harga dirinya jauh lebih rendah daripada babi itu sendiri?

__ADS_1


Bahkan Li Yaoleng, yang jarang mengungkapkan ekspresinya sedikit menarik sudut mulutnya.


__ADS_2