Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Yin Yunzhi


__ADS_3

"Jenius! Dia benar-benar jenis, yang bahkan hanya ada dalam seribu tahun sekali." Li Zhangyan menjawab dengan penuh keyakinan.


"Benarkah?" Ada sedikit kejutan dan keraguan di wajah Yin Yunzhi saat mendengar jawaban itu.


Li Zhangyan mengangguk, dan dengan nada penuh keyakinan kembali berkata, "Master Yunzhi, saya berani menjamin dengan identitas Tetua yang saya miliki, bahwa dia adalah seorang jenius. Saya juga berani menjamin, bahwa dengan dia bergabung dengan Sekte Yunshan, itu adalah sebuah keberuntungan yang mungkin tidak akan pernah terjadi dalam seribu tahun kedepan."


"Apakah Tetua Li tidak terlalu berlebihan memujinya? Seolah-olah dia lebih baik daripada Li Yaoleng itu sendiri?" Meskipun Yin Yunzhi terkejut, dia tidak segera mempercayainya begitu saja, dan masih ragu-ragu.


Li Zhangyan tahu, bahwa hanya dengan kata-kata belaka akan sulit untuk menyakinkan seorang Kepala Sekte seperti Yin Yunzhi, yang memiliki pandangan luas, dan penuh perhitungan.


Tapi Li Zhangyan yakin akan kejeniusan Lin Tian, dan tidak akan melepaskan kesempatan seperti ini begitu saja.


Dia menarik nafas dalam-dalam beberapa saat, dan kemudian berbicara, "Saya harus jujur. Dimasa lalu, ketika saya bertemu dengannya, Li Yaoleng juga ada di situ, dan saya melihat perbedaan besar antara keduanya."


"Memang benar, sekarang cucu saya sudah berada di Jindan akhir dan sedikit lagi akan menembus Yuan Ying. Tapi saya tahu, bahwa kejeniusan seseorang tidak di ukur dari seberapa cepat orang itu menerobos."


"Ketenangan, pikiran, dan tindakan yang tepat di segala situasi adalah sesuatu yang harus di miliki oleh seorang jenius sejati, dan itu semua sudah ada dalam diri Lin Tian."


"Pemikiran, ketenangan dan  tindakannya benar-benar jauh jika di bandingkan dengan Li Yaoleng."


"Terlebih lagi, saya harus jujur bahwa Lin Tian adalah putra kandung dari Lin Nantian."


"Lin Nantian?"


Mendengar nama itu, tiba-tiba pupil Yin Yunzhi tampak sedikit melebar dengan beberapa perubahan pada wajahnya.


Jika sebelumnya selalu tenang dengan semua berita yang Li Zhangyan bawakan, kali ini tampak ada sedikit penyesalan, dan sedikit nostalgia di kedua matanya.


Tampaknya nama itu bukanlah nama yang asing baginya, itu bisa dilihat dari bulu matanya yang panjang tampak bergetar beberapa kali.


Li Zhangyan sedikit tersenyum dan tahu dengan akibat dari semua perubahannya.


Jika pada hari-hari biasanya, dia mungkin tidak akan mengatakan hal-hal tentang Lin Nantian kepada Yin Yunzhi dengan mudah, tapi situasinya sekarang berbeda, dan Li Zhangyan merasa harus mengeluarkan kartu As-nya.


Pada akhirnya itu berhasil.


Karena pada saat ini, setelah mengalami guncangan sedikit pada emosinya, ada senyum dan ekspresi yang cerah di wajah Yin Yunzhi.


"Ini menjelaskan kenapa Li Yaoleng berkata bahwa telah di jodohkan dengan Lin Tian, seorang pemuda dari kota kecil belaka. Ternyata.." Nada suara Yin Yunzhi juga sedikit berubah dengan lebih lembut.


Tatapannya terlihat penuh kenangan beberapa waktu sebelum dia menggelengkan kepalanya dan kembali melihat ke arah Li Zhangyan.

__ADS_1


"Mendengar semuanya darimu, aku bisa yakin bahwa dia memang pantas untuk Li Yaoleng. Mereka berdua memang telah di takdirkan oleh surga."


"Jadi.... apakah itu artinya..." Li Zhangyan buru-buru bertanya dengan tatapan mata penuh antispasi.


Yun Yunzhi mengangguk pelan dengan senyum tipis di wajahnya, dan menjawab, "Tianjiao seperti itu adalah sebuah Harta Karun dimanapun berada. Sebagai seorang Guru Yaoleng dan Kepala Sekte Yunshan, akan terlalu egois untuk melewatkannya, bukan?"


"Hahaha..." Li Zhangyan tertawa dan merasa terhibur dengan nada bercanda Yin Yunzhi.


Tertawa senang, dan mengangguk dengan perubahannya yang sedemikian rupa.


Wanita yang memiliki masa lalu, itu benar-benar mengubah segalanya.


Li Zhangyan jelas senang dengan perubahan Yin Yunzhi, yang kini memanggil Lin Tian sebagai Tianjiao.


Apa itu Tianjiao?


Itu adalah sebuah gelar bagi seorang jenius tiada tara, yang mungkin hanya ada satu dalam seribu tahun.


Masa depan jenius yang dijuluki sebagai Tianjiao tidak pernah terbatas. Dia adalah kebanggaan Surga! Kemanapun dia berada, dia akan selalu menjadi jenius.


Bagi sebuah Sekte atau Kekuatan-kekuatan tertentu, Tianjiao adalah harta Karun paling menarik perhatian.


Matanya sedikit melebar hampir tidak percaya dengan apa yang dia dengar, dan buru-buru berkata, "Master Yunzhi, bukankah posisi itu sebelumnya adalah..."


Yin Yunzhi tersenyum, dan mengangguk ringan sebelum berkata, "Karena dia adalah putranya, bukankah identitas itu sangat cocok dengannya?"


Mendengar itu, Li Zhangyan kembali tertawa, dan mengangguk berulang kali.


"Jika begitu, saya akan undur diri dan mencari Li Yaoleng." Kata Li Zhangyan sebelum berdiri dan berjalan ke pintu keluar.


Setelah Li Zhangyan keluar, dan menutup pintu. Yin Yunzhi bangun dari tempat duduknya, berjalan ke arah jendela di ruangan itu, dan berdiri di sana dengan tatapan matanya yang indah terlihat memandang ke kejauhan.


Seperti dapat menembus sesuatu yang jauh, senyum yang menyejukkan hati, layaknya musim gugur terlihat di balik kendala kaca.


"Sudah bertahun-tahun kamu pergi tanpa arti, dan sekarang kamu memberikan kenangan indah itu kembali. Nantian, apakah kamu masih mengingatku?"


Jika ada seseorang yang melihat dan mendengar apa yang Yin Yunzhi katakan dari balik kaca, mereka akan merasa bahwa dunia telah berubah dengan keindahan yang tak seorangpun bisa mengabaikannya.


Jauh di arah Yin Yunzhi memandang, itu adalah Paviliun Suci, dimana sekarang Lin Tian berada, dan sedang melihat wanita di depannya dengan sedikit perasaan sedikit sakit kepala.


Li Yaoleng, setelah beberapa waktu mengikuti Lin Tian pada akhirnya memutuskan untuk menemuinya, dan sedang berdiri di hadapannya.

__ADS_1


Dia tidak sendirian, tapi bersama dengan Lan Xueyu, yang mengalami kebingungan di wajahnya.


Karena saat ini, Lan Xueyu mengenali dua orang di samping Lin Tian. Mereka adalah Lin Lin dan Lian Xiuying.


Mengingat rumor yang telah beredar di Zhuoshan belum lama ini, tiba-tiba Lan Xueyu menebak sesuatu di kepalanya.


Li Yaoleng juga sudah menebaknya, tapi wajahnya tidak pernah menunjukkan apapun.


Itu hanyalah wajah tanpa ekspresi seperti sebuah patung yang di pahat dengan kecantikan sempurna, dan mata birunya menatap ke arah Lin Tian selama beberapa waktu dengan kilatan aneh.


Dalam ruangan, satu pria dan lima wanita saling memang dengan segala jenis pikiran, dan tak ada seorangpun yang mulai berbicara.


Cukup lama waktu dalam keheningan, sebelum suara lemah lembut tanpa emosi terdengar.


"Lin Tian?"


Li Yaoleng yang berkata lebih dulu, dan segera membuat semua orang yang ada di ruangan menaikkan kedua alisnya.


Lin Tian juga sama, dan hal ini membuatnya sedikit merepotkan.


Tapi, di saat Lin Tian tampak kewalahan, Ling Yanyue, seorang wanita yang menyukai masalah adalah yang paling banyak merespon, dan terkekeh.


"Oh... Jadi ini Li Yaoleng?" Dia mengangguk dengan penuh perhatian, dan melihat Li Yaoleng dari atas kebawah.


Kemudian menjentikkan lidahnya, dan berkata, "Memang wanita yang cantik, dan unik. Tidak heran jika Lin Tian akan memilihnya."


"Kalian semua pergi." Sebelum Ling Yanyue lebih banyak berbicara, tiba-tiba Lin Tian berkata.


"Oh.."


"Hehehe."


....


Para wanita di belakang Lin Tian semua terkekeh pelan, tahu bahwa ada sesuatu yang harus di bicarakan secara pribadi.


"Sepertinya akan ada korban lain sebentar lagi." Kata Ling Yanyue sebelum keluar.


"Itu sudah jelas. Tapi aku berharap bahwa dia akan sedikit lebih lembut pada yang termudah." Lian Xiuying mengangguk dan menambahkan.


Lin Lin, yang telah bersama para wanita dewasa juga tidak mau ketinggalan, dan berbicara, "Saudara Lin, sebaiknya jangan terlalu berlebihan padanya."

__ADS_1


__ADS_2