Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Kekuatan


__ADS_3

"Apa?!"


"Apa yang barusan babi itu katakan?"


"Apakah dia barusan mengatakan akan mengalahkan kita semua?"


"Bukan mengalahkan, tapi mengeliminasi kita semua, dengan kata lain membunuh kita semua!"


"Apakah babi itu mengatakan hal-hal seperti itu? Hanya dengan kekuatan Yuan Qi kecil yang dia miliki, apakah babi itu ingin membunuh kita semua?!"


Semua orang tampak sedikit tidak percaya dengan apa yang Lin Tian katakan.


Tapi tak lama kemudian, suara tawa pecah di antara kerumunan.


"Hahahaha!"


"Hahaha...ini benar-benar lelucon terbesar yang pernah aku dengar sepanjang hidupku!"


"Seorang Yuan Qi kecil mengancam Jindan, dan masih sendirian? Apakah dia benar-benar tidak tahu apa itu Jindan?"


"Dia memang babi! Otaknya ada di pantatnya!"


"Gila! Bodoh!"


"Hahahaha..."


.....


Di saat semuanya sedang tertawa dan menganggap apa yang Lin Tian katakan adalah sebuah lelucon, Lian Xiuying sudah mulai gelisah dan gugup.


Sebenarnya dia tahu jika Lin Tian adalah jenius, tapi dia sekarang adalah Yuan Qi, dan lawannya adalah Jindan.


Selain perbedaan kekuatanya yang sangat besar, jumlah mereka juga sangat banyak. Jika terjadi sebuah pertarungan, dapat di tebak siapa yang akan kalah.


"Saudari Ling--" Lian Xiuying buru-buru melihat ke arah Ling Yanyue untuk meminta saran.


Akan tetapi, setelah melihat senyum lelucon di wajah Ling Yanyue saat melihat dua puluh Jindan di sana, dia segera berhenti.


Lalu dia melihat Lin Lin yang berjalan ke arahnya, dan dengan wajah penuh kepercayaan diri berkata, "Saudari Xiuying, jangan khawatir."


Meskipun sudah di tenangkan, Lian Xiuying tampak masih gugup dan berkata, "Bagaimana aku tidak khawatir? Lihatlah dua puluh Jindan di sana? Mereka semua adalah Jindan yang kuat, bagaimana Lin Tian bisa melawan semuanya sendirian?"


"Percayalah padanya." Ling Yanyue tiba-tiba juga berkata dan segera membawa Lian Xiuying sedikit menjauh.


"Tapi---" Lian Xiuying masih belum tenang dan bersikeras untuk mengajak semuanya lari.

__ADS_1


Akan tetapi, sebelum sempat dia berbicara, dia segera kembali berhenti saat merasakan bahwa ada momentum yang tiba-tiba datang dari langit.


Momentum seperti sebuah dunia di tekan membuat semua orang yang ada di tempat itu segera terdiam, dan secara tak sadar mengangkat kepalanya.


Di langit, diiringi oleh suara dengungan dan udara yang terbelah, sebuah kepalan tinju raksasa berwarna biru perlahan-lahan turun ke bumi.


Dengan kecepatannya yang melebihi kecepatan suara, tampak ada nyala api berwarna keemasan yang menyelimutinya.


Ketika jaraknya sudah sekitar seratus meter, orang-orang di bawahnya segera merasakan kengeriannya.


"Ini...ini..."


"Perasaan ini..."


Mata semua orang melebar ketakutan dan gemetar.


Orang dengan respon yang cepat segera tersadar dan berlari tempat jatuhnya tinju raksasa itu.


Dua puluh Jindan di depan Lin Tian juga sadar dan mencoba untuk menghindarinya, akan tetapi, mereka semua menemukan bahwa selain perasaan terbakar yang terus menerus mendekat dari langit, tekanan seperti gunung perlahan-lahan di jatuhkan ke tubuh mereka.


Sekalipun mereka semua adalah Jindan yang kuat, tekanan yang datang seperti dunia itu sendiri yang sedang menekannya juga menjadi semakin kuat.


Dalam keadaan tidak bisa bergerak, dan kepala terangkat, dua puluh Jindan yang sebelumnya berteriak tiba-tiba menjadi seperti seekor semut yang sangat lemah, dan tidak bisa melakukan apa-apa.


"Tidak!!!"


....


Kemudian, dengan "boom", bumi terguncang dan suara ledakan menghilangkan semuanya.


Retakan menyebar dan debu mulai berterbangan, dunia menjadi gelap, dan kekacauan terjadi dalam radius seratus meter.


Entah telah berapa waktu telah berlalu, dunia kembali menjadi tenang, dan bekas tinju sedalam lima meter dan lebar sepuluh meter tertinggal di tanah.


Untuk dua puluh Jindan yang sebelumnya berteriak, dan marah, semuanya telah menghilang dan hanya meninggalkan genangan darah yang tertinggal dan membentuk sebuah kolam kecil di dasar.


"Ini...ini...."


....


Kerumunan yang sebelumnya berhasil menghindari jangkauan serangan tidak bisa menahan mata dan mulutnya yang melebar, serta tubuh yang terus bergetar.


Pada awalnya, saat mengetahui pihak pertama adalah dua puluh Jindan yang kuat, dan kesemuanya adalah jenius dari luar Zhoushan, sudah di pastikan bahwa mereka adalah yang akan menjadi pemenangnya.


Tidak ada seorangpun yang akan berpikir bahwa pemudanya gemuk yang hampir seperti babi disana akan melakukan hal seperti ini.

__ADS_1


Tanpa bergerak, atau banyak kata, satu serangan datang, dan membungkam semuanya. Siapa yang akan menduga hasil akhirnya seperti ini?


Dua puluh Jindan, yang sebelumnya masih terlihat sehat, marah dan berteriak, hanya dalam sekali serangan, semuanya mati dan bahkan mayat tak tersisa.


Bahkan, sebelum mereka dapat melakukan apa-apa, mereka sudah mati.


Lebih mengejutkannya lagi, orang yang melakukan itu semua hanyalah seorang Yuan Qi.


Siapa yang tidak tahu bahwa jarak antara Yuan Qi dan Jindan itu bagaikan langit dan bumi.


Tapi dari kejadian ini, apakah itu berarti Jindan sangat lemah?


Tidak, jawabannya bukan karena Jindan itu lemah, tapi karena pemuda Yuan Qi disana berkali-kali lebih kuat daripada dua puluh Jindan.


Yuan Qi lebih kuat daripada dua puluh Jindan? Memikirkan itu saja, tiba-tiba ada dengungan di kepala para pengamat.


Mengerikan!


Hanya satu kata itu yang bisa penonton pikirkan.


"Lin... Lin Tian....di...di--dia..."


Lian Xiuying, yang sudah lama tidak bertemu dengan Lin Tian juga terkejut saat melihat hasil akhirnya akan seperti ini.


Sebagai seorang wanita yang telah menyerahkan hidupnya pada Lin Tian, sebenarnya Lian Xiuying sangat percaya dengan kekuatannya, tapi dia sama seperti penonton lainnya, dan tidak pernah berpikir jika Lin Tian akan sekuat ini.


Dalam pemikirannya, setidaknya Lin Tian perlu melakukan beberapa pertarungan sengit untuk bisa mengalahkan mereka semua, tapi ini benar-benar di luar imajinasinya.


Kejutan yang di bawa oleh Lin Tian ini sangat besar bagi Lian Xiuying, dan dia benar-benar syok berat.


"Ayo pergi." Mengabaikan semua pikiran di sekitarnya, suara tenang Lin Tian terdengar.


Lin Lin, dan Lian Xiuying yang sudah melihat kemampuan Lin Tian tidak terlalu terkejut dan sudah menduganya sejak awal.


Jadi, saat mendengar kata-kata Lin Tian, mereka berdua segera tersenyum tipis dan segera mengikutinya. Tapi untuk Lian Xiuying, dia masih butuh beberapa waktu untuk memproses semuanya sebelum mengikutinya.


"Kuat! Sangat kuat!"


Lan Xueyu, wanita yang bersama dengan Li Yaoleng dan melihat semuanya dari kejauhan tidak bisa menahan diri untuk tidak kagum.


"Hanya dengan kekuatan Yuan Qi akhir, satu serangan dapat membunuh dua puluh Jindan yang kuat, ini benar-benar..." Lan Xueyu merasa kagum, dan melihat ke arah Lin Tian yang telah berjalan pergi dari tempat kejadian.


"Siapa dia?" Ada sedikit rasa penasaran di antara gumaman Lan Xueyu.


Sedangkan untuk Li Yaoleng sendiri, dia juga mengalami kejutan besar di hatinya, tapi ekpresi wajahnya tetap acuh tak acuh, dan sangat dingin, sulit di kenali apakah dia sedang senang atau sedih.

__ADS_1


Akan tetapi, setelah Lin Tian dan yang lainya menghilang dari pandangannya, keduanya matanya tampak berkedip beberapa kali dengan kilatan cahaya penuh keraguan.


"Kita ikuti mereka." Satu kata keluar dan Li Yaoleng sudah berjalan terlepas dari Lan Xueyu tidak ingin mengikutinya.


__ADS_2