Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Empat keindahan


__ADS_3

Bo An, pemuda yang berbicara selama ini melihat Xia Peng di depannya, dan sedikit menggelengkan kepalanya.


"Saudaraku, aku tidak tahu dari mana kamu berasal, hanya saja, dengan Jindan tengah tahap awal yang kamu miliki sekarang, itu tidak benar-benar bisa di bandingkan dengan mereka semua."


"Aku tidak ingin membuatmu sedih, akan tetapi, Duan Yujin adalah Jindan akhir tahap akhir, yang sebentar lagi menerobos Yuan Ying. Selain identitasnya sebagai putra tertua dari Keluarga Duan, dia adalah seorang Jendral Kekaisaran termudah dalam sejarah."


"Lalu ada Zhang Fang, kamu pasti sudah mendengarnya. Dia adalah jenius dari Keluarga Zhang, dan masih jenius pertama di Zhuoshan."


"Mo Kai, dia juga tidak bisa di remehkan sama sekali. Selain juga berada di Jindan akhir tahap akhir, dia adalah murid dari Master Sekte Mo Xin. Dia adalah jenius pertama di Sekte Xiehong."


"Ada juga Yu Chen, dia adalah Tuan Muda dan murid Master Ming He dari Aula Pengobatan. Sebagai jenius dari Aula Pengobatan, dia memang hanya berada di Jindan awal, tapi dia masih memiliki identitas alkemis tingkat ketiga dalam namanya. Kamu harus tahu, apa yang dibawa oleh nama Alkemis tingkat ketiga."


"Mereka semua adalah Tianjiao, kebanggaan Surga. Kejeniusan mereka semua tidak di ragukan lagi sangat di akui, dan mereka semua tentu juga menganggumi Li Yaoleng."


"Tapi apa yang terjadi? Nona Li Yaoleng sama sekali tidak pernah memandang mereka sama sekali."


"Itu..." Xia Peng terdiam dan tidak tahu harus berkata apa setelah mendengar semua yang Bo An katakan..


Dari setiap nama yang dijelaskan, Xia Peng berpikir lagi bahwa dirinya benar-benar lebih rendah dari mereka semua.


Xia Peng harus setuju bahwa kesemuanya adalah seorang jenius, yang tidak bisa dibandingkan dengan dirinya sendiri.


Hanya saja, dengan semua kejeniusan itu, Li Yaoleng masih tidak melihatnya sama sekali. Apa yang terjadi disini?


Dua kecantikan besar tiada Tara, Guru dan Murid, ternyata sama-sama tidak bisa di dekati sama sekali!


Apa kualifikasi yang layak untuk bisa mendekatinya? Apakah itu harus menjadi Legenda seperti seorang Lin Nantian?


Memikirkan semuanya sampai sini, Xia Peng tiba-tiba kehilangan minat untuk memikirkan ide tentang Li Yaoleng atau kecantikan lagi.


"Demi Dewa, apakah dia seorang peri yang turun ke dunia fana?! 


Dalam kebingungan Xia Peng, suara teriakan tiba-tiba terdengar, dan semua orang segera melihat ke arah sumber suara.


Di luar halaman kekaisaran, seorang wanita dengan pakaian biru muda, terlihat elegan, dan cantik dengan rambut birunya yang bergelombang seiring langkah kaki anggunnya perlahan-lahan berjalan ke arah kerumunan, siapa lagi kalau bukan Li Yaoleng.


Pada saat ini, dia berjalan sendirian di hadapan semua orang, dan penampilannya yang cantik, anggun dan wajahnya yang dingin otomatis menjadi pusat perhatian.


"Rambut itu, kecantikan dingin seperti gunung es dan mata birunya yang tak berdebu, bukankah dia Nona Li Yaoleng?"


"Dia memang Nona Li Yaoleng. Lihatlah semua keindahan di setiap langkah kaki dan nafasnya, dia adalah kecantikan yang dikatakan sebagai langit tak tersentuh!"


"Seperti rumor yang beredar, Nona Li Yaoleng memang indah, cantik dan tak tertandingi!"

__ADS_1


"Dengan kecantikan seperti peri itu, demi ibuku, aku rela mati demi bisa berjalan bersamanya!"


"Jangan terlalu bermimpi! Wajahmu dan kekuatanmu yang buruk sangat tidak layak dengan kecantikan sepertinya!"


"Tapi begitu, kamu harus bersyukur karena telah melihatnya!"


.......


Pada saat ini, Li Yaoleng yang berjalan sendirian berhenti di depan kerumuman, dan kehadirannya yang sangat mencolok telah menarik semua perhatian.


Dengan hanya berdiri diam tanpa kata, Li Yaoleng seperti sebuah permata yang di tempatkan di lumpur dan sangat kontras dengan semua yang hadir.


Kehadirannya yang mencolok bahkan membuat Kaisar dan tokoh-tokoh penting di kejauhan bertanya-tanya, kenapa dia ada disana.


Tapi Li Yaoleng tampak mengabaikan semua yang ada di sekitarnya, dan kedua matanya yang indah terlihat melihat ke ke segala arah.


"Apakah Nona Li Yaoleng sedang mencari seseorang?"


"Apakah benar bahwa Nona Li Yaoleng sedang mencari seseorang yang di rumorkan telah dia tunggu-tunggu selama hidupnya? Dan kali ini, dia sedang mencarinya di antara kerumunan?"


"Bukankah itu berarti bahwa salah satu di antara kita adalah orang yang Nona Li Yaoleng cari?"


"Betapa beruntungnya orang yang Nona Li Yaoleng!"


"Jangan bermimpi! Bangun, Nona Li Yaoleng pasti mencari orang yang tampan, kuat dan berani sepertiku!"


"Tidak, mustahil! Nona Li Yaoleng pasti sedang mencariku!"


Pada saat kerumunan mulai berteriak dan penuh antispasi, Li Yaoleng di sana tampaknya tidak menemukan siapa yang dia cari, dan memutuskan untuk berbalik.


Akan tetapi, baru saja akan berbalik, dia segera berhenti, dan keributan terjadi lagi di kerumunan.


"Ya Dewa! Apakah ada peri lain yang turun dari surga?"


"Tiga! Ada tiga lagi yang memiliki kecantikan seperti seorang peri!"


"Lihatlah. Itu adalah Nona Lian Xiuying! Dia adalah kecantikan yang dikatakan sebanding dengan Nona Li Yaoleng!"


"Bukan rumor! Lihat sendiri, bukankah keduanya sama-sama cantik?"


"Bukan hanya Nona Lian Xiuying! Lihat lainya, wanita yang berpakaian serba merah dan tanda api di kepalanya, dia tampak berusia kurang dari 18 tahun, tapi kecantikan wajahnya? Ya Dewa, apakah dia benar-benar manusia?"


"Ada lagi! Lihatlah wanita yang memakai pakaian putih dengan wajahnya yang hanya menyisakan keduanya mata. Wanita itu, dia ibaratkan bunga teratai di kolam ikan, sangat indah!"

__ADS_1


"Empat! Di tambah dengan Nona Li Yaoleng sendiri, ada empat peri!"


"Semuanya adalah....astaga! Apakah hari ini adalah hari keberuntunganku!"


"Melihat empat peri secara bersamaan, aku merasa bahwa ini adalah hari paling terindah dalam hidupku!"


"Jika salah dari empat keindahan itu bersamaku, betapa beruntungnya aku?"


"Demi ibuku dan nenekku, aku rela untuk tidak makan seumur hidup, asalkan bersama salah satunya!"


"Hari ini benar-benar adalah hari besar!"


....


Jelas, dengan Li Yaoleng, Lin Lin, Lian Xiuying dan Ling Yanyue yang berdiri bersama di sana, dan empat kecantikan itu saling memandang, tak ada seorangpun pria yang bisa mengabaikannya.


Seperti melihat harta Karun, mata semua pria di halaman bersinar dengan cerah, dan bahkan beberapa mulai meneteskan air liurnya.


Bukan hanya pria, bahkan beberapa wanita di antara kerumunan tidak bisa merasa kagum dan iri kepada keempatnya.


Tapi kejutan mereka belum berhenti.


Tepat ketika seorang pemuda gemuk penuh lemak, sangat kontras dengan lemaknya muncul di antara keempat kecantikan, suasana bahagia segera menjadi kesuraman.


Tapi itu belum seberapa.


Dengan Li Yaoleng yang melihat pria itu tiba-tiba berjalan, dan menghampirinya, para pria di sana merasa bahwa ususnya menjadi hijau.


"Aku sudah lama menunggumu."


Di tambah dengan suara Li Yaoleng yang terdengar di tujukan kepada Lin Tian, semua orang yang mendengarnya tiba-tiba merasa bahwa dunianya mulai berputar.


"Demi Dewa..."


"Ini..."


"Ini pasti neraka!"


...


Jeritan penyesalan, kesedihan dan keputusan mulai terdengar bersamaan dengan beberapa suara tubuh yang jatuh ke tanah.


Tidak semuanya, tapi kebanyakan dari mereka tiba-tiba jatuh berlutut ke tanah, muntah dan beberapa menangis dengan bencana yang mereka lihat.

__ADS_1


__ADS_2