
Langkah kaki Lin Tian terhenti, dan terdiam beberapa saat sebelum berbalik.
Akan tetapi, saat berbalik dia tidak segera menjawab, dan melihat Lin Lin yang sedikit kecewa, berkata, "Lin Lin, sepertinya kamu harus pergi."
"Aku--"
Sebelum sempat menyelesaikan kata-katanya, Lin Lin telah menghilang dari tempat ini.
Kemudian, Lin Tian melihat Xiao Hei yang sedang tertidur di tempat tidur, dan membuangnya juga.
Setelah membuang mereka berdua, kini hanya ada Lin Tian dan Ling Yanyue yang tersisa.
Ling Yanyue sendiri, merasa bahwa sepertinya ada yang salah, dia segera berhenti menangis, dan mengangkat kepalanya.
Ketika mengangkat kepalanya, dan melihat wajah Lin Tian yang tersenyum main-main, Ling Yanyue tertegun dan gugup.
"Kamu... Dimana Lin Lin dan Xiao Hei?"
"Ooh... tenang! Aku telah memindahkan mereka berdua, jadi tidak akan ada lagi yang mengganggu kita."
Sambil berkata, Lin Tian telah melepaskan bajunya, dan berjalan kearah Ling Yanyue dengan senyum menyeramkan.
Melihat ini, Ling Yanyue semakin gugup dan segera berdiri, dan mundur beberapa langkah.
Akan tetapi, hanya dengan lambaian tangan, Lin Tian menangkap tubuhnya di udara, dan melemparkannya ke atas tempat tidur batu.
Ling Yanyue mencoba berjuang untuk beberapa waktu, tapi usahanya sia-sia dan hanya bisa melihat Lin Tian yang telah berada tepat di depannya dengan ketakutan.
"Kamu.... Kamu...apa yang akan kamu lakukan?"
Lin Tian masih tidak menjawab, dan melambaikan tangannya lagi.
Lalu ada teriakan dan suara baju robek yang terdengar di ruangan.
Ling Yanyue yang berteriak, dan buru-buru menggerakkan tangannya untuk menutupi tubuhnya yang kini tanpa pakaian.
Senyum Lin Tian semakin lebar saat melihat Ling Yanyue yang ketakutan seperti seekor kelinci, dan dengan suara lain, baju di seluruh tubuh Lin Tian juga menghilang.
Selain ketakutan, wajah Ling Yanyue akhirnya juga mulai memerah, dan memalingkan wajahnya.
Tapi Lin Tian tidak membiarkannya begitu saja, dan memegang dagunya sambil berkata, "Ada apa, apakah menyenangkan bersenang-senang."
"A-aku...maaf, Suami. Aku tidak akan berani lagi."
__ADS_1
"Ooh... apakah kamu akhirnya menyesal?"
"Ya, Suami, Kakak, Saudara, aku menyesal... Lepaskan aku.."
"Memaafkan itu mudah. Tapi, memadamkan Singa yang sedang marah itu tidak mudah." Kata Lin Tian selesai, dan segera mendorong tubuh Ling Yanyue.
"Aaah... tidak...maafkan aku..."
Seperti yang telah Lin Tian katakan, tidak mudah untuk merendahkan Lin Tian yang sedang marah. Bagaimanapun Ling Yanyue berkata, dan meminta maaf, Lin Tian tidak pernah memperdulikannya.
Sampai waktu yang tidak di ketahui, dan tubuh Ling Yanyue telah terbaring tak berdaya di tempat tidur, Lin Tian akhirnya melepaskanya.
"Bagaimana? Apakah kamu masih memiliki pemikiran untuk bermain-main lagi?"
Mendengar pertanyaan Lin Tian, tubuh lemah dan tidak memiliki tenaga Ling Yanyue sedikit bergerak, dan dengan lemah berkata, "Maafkan aku... Aku tidak berani lagi.."
"Hahaha... bagus!" Lin Tian tersenyum puas, dan melepaskan Ling Yanyue.
Kemudian berganti pakaian, dan kembali berkata, "Kamu tinggal disini sementara waktu untuk menemani Lin Lin. Aku akan harus pergi."
"Kemana kamu akan pergi."
"Itu bukan urusanmu."
Meski tubuh Ling Yanyue lemah, dia mencoba bangkit dan duduk sambil melihat Lin Tian dengan mata lelah, "Tidak bisakah kamu membawaku?"
"Dengan identitasmu, akan sangat merepotkan untuk keluar."
"Tapi, apakah kamu yakin bisa mengalahkan mereka?"
Lin Tian mencibir dan dengan nada menghina berkata, "Apa kamu meremehkanku? Bukankah kamu sendiri menyerah di bawah doronganku?"
Mendengar ini, Ling Yanyue kembali memerah dan tidak menjawab.
Baru setelah berganti pakaian, dia kembali melihat Lin Tian dan dengan serius berkata, "Bukan maksud untuk meremehkan, tapi Zhang Fang bukan orang biasa."
Mendengar nama Zhang Fang, Lin Tian benar-benar mencibir, dan tidak menganggapnya serius.
"Hanya praktisi Jindan awal, apa yang perlu diperhatikan. Bukankah kamu mengetahui sendiri, seratus boneka Jindan, dan satu Yuan Ying bukan masalah di depanku?"
Ling Yanyue menyutujui perkataan Lin Tian, karena memang dia bisa mengatasinya dengan mudah.
Tapi, dia masih memiliki pemikiran lain dan mengingatkan, "Tapi Zhang Fang sedikit berbeda. Aku yakin dia memiliki rahasia di dalam dirinya, yang bahkan aku sendiri tidak bisa melihatnya."
__ADS_1
Lin Tian masih tidak memperdulikannya, dan meremehkan Zhang Fang itu. Dengan kekuatannya sekarang, apa yang perlu di khawatirkan dari Jindan kecil?
Jangankan Jindan, jika itu adalah Yuan Ying, Lin Tian masih memiliki keyakinannya untuk melawannya.
Apalagi saat ini, Lin Tian juga sedikit lagi menerobos Alam Yuan Qi Akhir.
Kekuatan dan auranya telah berkali-kali lebih kuat daripada sebelumnya. Di tambah dengan kekuatan fisiknya, Lin Tian yakin masih bisa mengalahkan Yuan Ying awal tingkat akhir. Apalagi hanya seorang Jindan kecil.
Tapi Lin Tian tidak ingin menjelaskan kepada Ling Yanyue dan hanya berkata, "Berkata seperti itu, apakah kamu sedang mengkhawatirkanku?"
Pertanyaan Lin Tian ini membuat Ling Yanyue tertegun sejenak sebelum tiba-tiba tersentak, dan berteriak, "Siapa yang peduli denganmu! Bah... Aku berharap kamu tidak pernah kembali. Itu akan lebih baik."
Lin Tian tertawa, dan tidak berkomentar.
Kemudian berbalik, dan berkata kepada Ling Yanyue, "Kamu tahu, sepertinya aku memiliki tujuan lain dalam hidupku."
Setelah berkata, Lin Tian menghilang, dan Lin Lin serta Xiao Hei yang sebelumnya di usir kembali muncul di hadapan Ling Yanyue.
Akan tetapi, senyum senang dari kata-kata Lin Tian sebelumnya belum menghina, dan senyuman itu semakin indah saat Ling Yanyue memikirkannya.
Lin Lin, yang baru kembali dengan kebingungan, dan melihat senyum Ling Yanyue merasa penasaran dan bertanya, "Saudari Ling, apakah kamu sudah mendapatkan permintaan maaf dari Saudara Lin."
"Eh!" Ling Yanyue merasa terkejut dengan pertanyaan Lin Lin.
Tapi setelah memikirkannya, dia kembali tersenyum, dan mengangguk.
"Bukan hanya permintaan maaf belaka, bahkan aku juga mendapatkan hadiah."
"Hadiah? Hadiah seperti apa yang dapat membuat saudari Ling tersenyum begitu mempesona?"
Ling Yanyue tersenyum, dan menjawab, "Apakah kamu ingin mendengarnya?"
"Ya, tentu saja Lin Lin ingin mendengarnya."
Melihat wajah Lin Lin yang tempak sangat tertarik dengan harapan di matanya, Ling Yanyue tidak memperdulikan peringatan Lin Tian di masa lalu, dan mulai bercerita panjang lebar.
Sementara Xiao Hei, yang kini ada di sana dan ingin tertidur segera terbangun, menjulurkan kepalanya sedikit tertarik untuk mendengarkan ceritanya.
Karena tidak ada Lin Tian disini, Ling Yanyue tidak ragu-ragu dan menceritakan apapun yang terjadi antara dirinya dan Lin Tian.
Tapi, yang tidak Ling Yanyue sadari adalah, Lin Tian yang kini telah berada di luar dapat mendengar setiap kata-kata yang dia ucapkan.
Hanya saja merasa Lin Tian tidak berdaya, dan tidak harus berkata apa.
__ADS_1
Karena Ling Yanyue ini, dia sepertinya memang suka bergosip, dan melakukan hal-hal aneh.
Mulai saat ini, Lin Tian mungkin harus segera menyesuaikan diri dengan setiap perubahan yang akan terjadi pada Lin Lin.