Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Ikan kecil


__ADS_3

"Apakah itu sungguh Lin Nantian?" Setelah tenang, Lian Xiuying bertanya kepada Zhang Wei untuk memastikan lagi.


"Meskipun bawahan tidak terlalu yakin, saya masih memiliki keyakinan 80%." Zhang Wei mengangguk dan menjawab.


Mendengar penjelasan Zhang Wei, Lian Xiuying merasa sesuatunya tidak lagi sederhana.


Lin Nantian, nama itu seperti legenda di tempatnya. Banyak orang tua dari keluarga-keluarga besar menjadikannya sebuah panutan untuk para junior. Lian Xiuying juga mendengar kisah tentang nama Lin Nantian, orang tuanya juga tidak luput untuk menjadikan Lin Nantian sebagai panutannya.


Orang di kota kecil ini mungkin tidak terlalu mengerti tentang nama Lin Nantian, tapi untuk orang-orang seperti Lian Xiuying, itu adalah sebuah pengetahuan umum. Lian Xiuying tidak akan berpikir, Lin Nantian di lahirkan di tempat ini, dan dia masih meninggalkan seorang putra.


"Jika itu adalah Lin Nantian, semua akan menjadi mungkin. Orang yang di belakang Lin Tian pasti juga bukan orang sembarangan, bahkan jika Lin Nantian telah pergi, kekuatan-kekuatan besar itu pasti akan melakukan yang terbaik untuk putranya, dan itu bukanlah sesuatu yang mudah di provokasi oleh Pavilium Suci saya, bahkan jika aku harus kembali." Memikirkan tentang Lin Nantian, Lian Xiuying merasa tak berdaya.


"Nona Lian, ini bukanlah sepenuhnya berita yang buruk." Berbeda dengan Lian Xiuying, menurut Zhang Wei ini adalah berita yang langkah.


"Maksudmu?" Lian Xiuying merasa bingung dan bertanya.


"Nona Lian, coba pikirkan kembali. Orang-orang di sekitar Lin Nantian pasti bukanlah karakter sederhana, tapi mereka memilih Pavilium kita terlebih dahulu daripada kekuatan lainnya, ini menunjukkan bahwa mereka masih mempercayai kekuatan dan kredibilitas Pavilium Suci."


"Meskipun di kota ini tidak ada yang menyadari arti nama Lin Nantian, tapi untuk kita yang mengetahui dan dapat bekerjasama dengannya, itu adalah kesempatan besar. Apalagi kita memiliki start lebih dulu dan masih bekerja sama dengan putranya. Bayangkan, jika putranya masih lemah sekarang dan kita dapat membantunya untuk terbang ke langit di masa depan, apa yang akan kita dapatkan di masa depan? Pasti itu adalah kesempatan besar untuk membantu di saat dia paling membutuhkan. Bawahan juga berani berkata, imbalan yang kita dapat pasti tidak akan pernah terbayangkan." Zhang Wei berkata demi kata kepada Lian Xiuying dengan ekspresi bersemangat.


Mendengar kata-kata Zhang Wei, penampilan Lian Xiuying yang lesu segera menjadi bersemangat.


"Paman Zhang benar." Lian Xiuying mengangguk setuju dan berkata.


"Juga, orang seperti Lin Tian adalah seekor Naga di perairan dangkal, dan suatu saat akan pergi dan terbang ke langit. Orang seperti harus menjadi kawan dan tidak bisa menjadi lawan." Zhang Wei menambahkan.


"Baik! Paman Zhang, suruh beberapa orang untuk mengawasinya secara diam-diam dan melindunginya. Jika ada seseorang yang membahayakan Lin Tian, kita harus mengetahui pertama kalinya dan maju untuknya terlebih dahulu." Lian Xiuying bersemangat dan berkata kepada Zhang Wei.


"Juga, panggil beberapa orang dari keluarga untuk datang kemari dan mengamankan pelelangan tiga hari kemudian. Aku merasa, sesuatu yang besar akan segera terjadi." Lanjut Lian Xiuying.


"Baik Nona." Zhang mengangguk dan segera pergi untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh Lian Xiuying.


Setelah Zhang Wei pergi, Lian Xiuying melihat kursi di depannya dan jarum perak yang menancap di lantai, dia kemudian tersenyum dan kembali ke penampilan menggodanya.


Lin Tian!

__ADS_1


"Aku tidak menduga, ternyata kamu masih memiliki seorang ayah yang luar biasa. Tapi apa? Meskipun kamu memiliki ayah yang luar biasa, karena kamu telah berani menyentuh tubuh Nona ini, aku pasti tidak akan pernah melepaskanmu!" Lian Xiuying berkata kepada dirinya sendiri, memandang kursi di depannya seolah-olah Lin Tian masih duduk di sana.


Lian Xiuying saat ini tidak akan pernah berpikir, penasaran dan dendamnya kepada Lin Tian, tanpa sadar telah membawanya untuk tertarik dengan lawan jenisnya untuk pertama kalinya.


Setelah meninggalkan Pavilium Suci, Lin Tian tidak tahu jika Lian Xiuying membicarakan tentang dirinya.


Bahkan jika Lin Tian mengetahuinya, dia tidak akan memperdulikannya. Ketika dia memutuskan untuk pergi ke Pavilium Suci terlebih dahulu tanpa menyembunyikan identitasnya, Lin Tian telah memikirkan konsekuensinya dan memang ingin mereka menyelidiki asal-usulnya.


Jika Pavilium Suci memang pintar, mereka pasti tidak akan melakukan hal yang bodoh.


Setelah meninggalkan Pavilium Suci, waktu hampir siang hari, Lin Tian berjalan kembali ke rumahnya. Berjalan-jalan di sekitar para pedagang jalanan, Lin Tian tiba-tiba menghentikan langkahnya.


Tanpa menoleh ke belakang, melalui indera spiritualnya, Lin Tian melihat empat orang dewasa dengan tubuh kekar diam-diam sedang mengikutinya dari belakang.


Empat orang ini adalah orang yang Lin Tian lihat di Pavilium Suci, para pemburu yang sedang membeli sesuatu di sana. Yang terkuat dari mereka memiliki pelatihan qi tingkat keenam dan sisanya kelima dan keempat.


Mereka sepertinya sudah mengawasinya sejak memasuki Pavilium Suci. Lin Tian tidak pernah menyembunyikan keberadaannya dan berjalan di keramaian. Melihat kondisinya saat ini, mereka pasti sedang menunggu kesempatan yang tepat untuk melaksanakan aksinya. Dapat di lihat, sepertinya ini bukanlah sesuatu yang asing bagi mereka.


Ketika Lin Tian memikirkannya lagi, dia baru berada di dunia ini kurang dari tiga hari, dan tidak menyinggung banyak orang. Lin Tian hanya memiliki kebencian dengan Tuan Muda keluarga Lin dan persimpangan dengan Pavilium Suci barusan.


Empat orang ini pasti adalah orang-orang dari keluarga Lin. Setelah membunuh dua anjing Lin Kai, dia pasti sangat marah dan mengirim seseorang untuk membunuh dirinya sendiri.


Tapi bagaimanapun juga Lin Tian tidak merasa takut, di matanya, mereka berempat adalah empat ikan kecil.


Setelah memikirkan masalahnya, Lin Tian tersenyum di mulutnya dan kemudian melanjutkan perjalanannya.


Melihat Lin Tian berhenti, salah satu dari orang dengan pelatihan qi keenam segera mengerutkan kening dan menduga bahwa Lin Tian telah menemukanya.


Tepat ketika dia melihat Lin Tian berjalan kembali dan memasuki sebuah gang kecil, pria itu segera bergegas berlari dan menyusulnya, tidak lupa diikuti oleh tiga orang lainnya.


Sesampainya di dalam gang itu, pria kuat itu menemukan sebuah gang buntu, dan Lin Tian yang sedang berdiri beberapa meter darinya, melihat dirinya dengan tenang sambil tersenyum di mulutnya. Senyum Lin Tian tampak tidak berbahaya bagi manusia dan hewan.


Pria kuat itu terkejut dan merasa ada yang salah.


Dia menduga bahwa Lin Tian sedang menunggunya, tapi ketika dia mencoba memeriksa sekeliling beberapa waktu dan tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan dan hanya ada pria muda yang berdiri di depannya, pria kuat itu kembali tenang.

__ADS_1


"Aku tidak menyangka, kamu lebih memilih pergi ke neraka tanpa ada jalan ke sana dan tidak pergi ke jalan menuju ke surga yang tepat di depan mata." Pria kuat itu melihat Lin Tian yang berdiri di beberapa meter di depannya, melihatnya dengan mata dingin dan berkata dengan nada dingin.


Lin Tian masih berdiri di sana, melihat empat orang di depannya dengan tenang. Mendengar kata-kata itu, Lin Tian tidak merasa marah dan masih tersenyum di mulutnya.


"Ini adalah tempat yang bagus untuk membunuh." Kata Lin Tian tenang.


- - ***Saya sering menjumpai sebuah komentar seperti ini, "Kebanyakan kata-kata yang tidak perlu"


Sebenarnya, jika di lihat baik-baik, setiap chapter memiliki sebuah makna dan satu chapter perlu berjam-jam untuk di selesaikan.


Perlu di pahami, para author sedang menulis sebuah novel, dan bukan sebuah skripsi.


Berbeda dengan komik atau cerita biasa, cerita hanya perlu menunjukkan tindakan, asal usul dan pencapaian, Itu sudah bisa untuk jadikan sebuah cerita. Bahkan lebih mudah untuk sebuah komik. Karena sudah ada visualnya, tulisan di dalam sana hanya percakapan dan pikiran karakter. Jadi tidak perlu menuliskan kata-kata yang di anggap tidak perlu.


Tapi novel perlu merujuk pada proses kehidupan, tindakan, penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan setiap karakter dan masih banyak lagi. Dan caranya adalah dengan menuliskannya, dan yang pasti membutuhkan banyak kata-kata. Tapi jika tidak menjelaskannya, apakah pembaca dapat memahami maksud dari penulis? Secara tidak ada gambar dalam sebuah novel. Dan jika bergambar, bukankah itu komik? Jika menyingkat sebuah proses, bukankah itu hanya sebuah cerita?


Menurut saya sendiri, novel bukan hanya sebuah cerita kehidupan seorang karakter, melainkan proses perjalanan hidup seorang tokoh untuk mencapai apa yang dia inginkan.


Untuk mencapai sebuah tujuan, tentu membutuhkan proses panjang yang perlu di lakukan.


Sebuah kejadian di dunia ini memerlukan sebuah proses dan sebab akibat untuk terjadi. Bahkan jika itu adalah sebuah air yang kita munim dan akhirnya menjadi urine.


Jika ada sebuah novel bagus, sebagai seorang pembaca ketika sedang membaca sebuah novel, apa yang kita ucapkan di mulut, secara tak sadar, dampak visualnya pasti sudah ada di kepala. Jika ada novel seperti ini, untuk menjadikannya sebuah komik, pasti sangat mudah untuk di lakukan, bahkan jika hanya dengan menggambarnya sendiri.


Sebagai contoh: Ada si A memukul si B. Tapi di situ tidak di jelaskan, si A memukul menggunakan tangan atau senjata, memakai tangan kanan atau kiri, dan hanya di jelaskan memukul.


Bagaimana kita menggambarkannya di kepala?


Bagaimana jika si A mengangkat lengan kanannya, mengepalkan jari-jarinya, kemudian mengarahkan tinjunya ke depan dan menggunakan tangan kanannya untuk memukul si B tepat di kepalanya.


Apakah dampak visualnya sudah ada di kepala kita?


Tapi perlu di ketahui juga, penjelasan dari kata "si A memukul si B" . Berapa banyak kata yang perlu di tulis untuk membuat dampak visual di kepala kita?


Perlu di ingat, tujuan para author menulis novel salain mendapatkan penghasilan, adalah untuk di jadikan sebuah komik dan animasi. Tapi jika novelnya susah untuk di visualkan di kepala, apakah itu mungkin?

__ADS_1


Perlu di diketahui juga, komik yang bagus di MT awalnya juga berasal dari novel. Jika kalian pernah membaca novel dan komik Against The God (Against The world) tentu kalian akan tahu, berapa banyak kata-kata yang diperlukan di novelnya untuk bisa di visualkan menjadi komik.***. - -


__ADS_2