
Tapi, belum sempat Lin Tian memikirkan apa itu, kembaran dirinya tiba-tiba memudar dan lenyap.
"Hahaha.." bersamaan dengan lenyapnya kembaran Lin Tian, Zhi Wu tertawa terbahak-bahak dari sebelahnya.
Merasa bahwa sedang di bodohi oleh Zhi Wu, Lin Tian langsung menoleh ke arahnya dan berteriak, "Sialan! Kamu ingin bertarung!"
"Haha..tidak. Aku tidak berniat mempermainkanmu, tapi itulah yang ingin aku tunjukkan padamu." Zhi Wu menjelaskan, tapi dia masih tertawa.
Karena tawanya, Lin Tian hanya berpikir Zhi Wu sedang bercanda dan perlu di beri pelajaran.
Jadi, dia bergegas kearah Zhi Wu, dan melancarkan pukulan tepat kearah mulutnya yang sedang tertawa.
Tapi, Zhi Wu adalah sebuah asap. Sekeras apapun Lin Tian mencoba menghajarnya, setiap serangannya hanya melewatinya begitu saja.
"Hahaha..." Otomatis, tindakan sia-sia membuat Zhi Wu tertawa semakin keras.
"Hentikan bocah bodoh! Tenangkan dirimu sejenak, biarkan aku menjelaskan."
"Apa?"
"Hehe... Apa kamu tidak berpikir bahwa cerminan dirimu tadi itu terlalu nyata?"
Lin Tian tidak menjawab, dan hanya memandang Zhi Wu dengan marah. Tapi dia tidak membantah pertanyaan Zhi Wu.
"Jadi begini. Miniatur kecil itu adalah sebuah senjata latihan tingkat tinggi. Dengan memberikan aura yang cukup, miniatur akan memberikan lawan latihan yang seimbang pada dirimu." Zhi Wu menjelaskan.
"Bah," Lin Tian mencibir, "Bukankah itu hanya boneka latihan."
"Bukan, itu tidak sama sekali," Zhi Wu menggelengkan kepalanya, "Meskipun tadi juga boneka, itu bukan boneka biasa. Boneka itu adalah boneka tingkat tinggi yang di ciptakan dengan aura spiritual. Selain memiliki kekerasan yang berbeda sangat jauh dari boneka biasa, dia juga sangat sempurna untuk meniru lawanya."
"Bentuk tubuh, kekuatan, pikiran, teknik, dan bahkan jumlah auranya, boneka itu bisa meniru dan menyeimbangkan dengan lawannya. Jadi, ini seperti kamu melawan dirimu sendiri."
Ketika mendengar ini, emosi Lin Tian sedikit mereda, dan merasa sedikit tertarik.
"Jika apa yang kamu katakan memang benar, itu memang lawan latihan yang setimpal daripada binatang spiritual. Tapi, itu hanya boneka. Apa yang menarik tentangnya? Apa itu bisa di gunakan sebagai senjata?"
"Itu bukan tidak mungkin." Zhi Wu mengangguk pelan.
__ADS_1
Dan ketika mendengarnya, ada kejutan dan antisipasi di mata Lin Tian.
Bayangkan, jika kamu sedang menghadapi perlawanan dari kekuatan besar, dan kamu sedang kekurangan kawan, bukankah ini adalah senjata yang mematikan?
Kekuatan, ataupun semuanya dapat di tirukan. Maka, kamu hanya perlu membuat 2 boneka dengan kekuatan yang sama, dan menghancurkan kekuatan lain bersamaan.
Disaat semua musuh sedang kebingungan, kamu hanya perlu melihat dari kejauhan.
Ini menarik!
Zhi Wu, yang sedang melihat perubahan ekspresi Lin Tian mengerti apa yang dia pikirkan, dan sebelum Lin Tian sempat berkata, Zhi Wu menghentikannya.
"Aku hanya berkata itu mungkin, tapi tidak pasti."
"Tidak masalah. Itu hanya perlu membuat dengan banyak batu spiritual, kan?" Lin Tian masih memikirkan hal yang terjadi, dan tidak bisa menahan senyumnya.
"Tidak. Jika kamu ingin membuat boneka itu patuh, terlebih dahulu kamu harus mengalahkannya sendiri. Belum sampai di situ, kamu juga mengeluarkan banyak batu spiritual untuk mempertahankannya."
"Tidak masalah. Berapa banyak batu spiritual untuk mempertahankannya?" Lin Tian masih tenang, karena bagaimanapun, ada jutaan batu spiritual tingkat tengah di tangannya.
"Satu miliar batu spiritual tingkat atas."
"Sejujurnya, satu miliar batu spiritual tingkat atas hanya bisa mempertahankan keberadaan boneka itu selama satu hari. Jika kamu ingin mengeluarkan boneka itu dari Pagoda Bintang, setidaknya dibutuhkan 10 miliar batu spiritual."
Ketika mendengar penjelasan Zhi Wu lagi, Lin Tian tidak lagi memiliki minat pada boneka itu, dan berjalan kearah pintu keluar.
Satu miliar batu spiritual!
Jika itu dimasa lalu, Lin Tian tidak akan mengerut keningnya sama sekali. Sekarang, jangankan sepuluh miliar, untuk satu miliar batu spiritual tingkat tengah Lin Tian tidak memilikinya.
"Kamu mau kemana?" Zhi Wu bertanya ketika melihat berjalan kearah pintu keluar.
"Mencari sesuatu untuk dipukuli."
"Bukankah aku telah memberimu sesuatu untuk melampiaskan keinginanmu? Pikiran lagi, sekalipun kamu memukulnya dengan semua kekuatan, boneka itu akan selalu memuaskanmu."
"Tidak tertarik!" Dua kata keras keluar dari mulut Lin Tian.
__ADS_1
Meskipun apa yang dikatakan oleh Zhi Wu masuk akal, Lin Tian benar-benar tidak tertarik dengan boneka itu saat ini.
Bukan hanya karena tidak memiliki uang, Lin Tian saat ini juga memiliki hal yang lebih penting untuk dilakukan. Yaitu menerobos alam Yuan Qi secepatnya.
Karena, sejak Lin Tian menyelesaikan kultivasi tubuhnya, dia merasakan aura di seluruh tubuhnya mulai berkecamuk, dan tidak stabil. Jika dia tidak segera mengurusnya, itu dapat menyebabkan beberapa meridianya terluka. Bahkan, ada kemungkinan besar untuk mengalami kemunduran.
Jadi, daripada memikirkan sesuatu yang tidak dapat dilakukan, lebih baik mengurus masalah yang ada terlebih dahulu.
Selain itu, daripada menggunakan batu spiritual untuk boneka yang tidak bisa digunakan buat apa-apa, lebih baik menggunakannya untuk menerobos, bukan.
Tentu, karena setiap terobosan besar akan ada kesengsaraan surga, Lin Tian tidak melakukannya di dalam Pagoda Bintang dan keluar.
Untungnya Lin Tian sedang ada di Pegunungan Naga, dan banyak tempat bagus untuk menerobos tanpa gangguan orang lain.
Tapi, ketika Lin Tian memikirkannya lagi, dia memilih tempat dimana dua binatang tingkat bawaan sebelumnya bertarung. Dengan kehancuran yang di timbulkan dan kekacauan sekitarnya, itu akan menjadi penyamaran yang bagus.
Diantara banyaknya pegunungan yang telah hangus karena pertarungan sebelumnya, Lin Tian memilih salah satu gunung yang paling kecil, dan tidak terlalu mencolok.
Duduk bersila di puncak gunung, ada banyak batu spiritual tingkat sedang menumpuk di sekelilingnya. Dan di tangan kanannya, ada sebuah bola energi sebesar telapak tangan berwarna kuning, dan memancarkan energi spiritual yang sangat besar.
"Inti Salamander Api, ini sudah lebih cukup untuk memenuhi semua aura dalam Dantian."
Setelah bergumam, Lin Tian menutup matanya, dan mulai menjalankan teknik Seni Bintang Abadi.
Semua aura di seluruh tubuh yang sebelumnya bergejolak kini seperti terdiam, dan tak lama tiba-tiba bergerak di seluruh meridianya. Semuanya berlari dan menuju kedalam Dantian.
Dilihat, Dantian Lin Tian tampak sudah penuh, dan tidak bisa memuat aura lagi.
Tapi, diikuti oleh batu spiritual di sekitar, dan inti binatang di tangan Lin Tian bersinar, sejumlah besar energi spiritual keluar, dan memasuki tubuh Lin Tian.
Lalu, semua aura dari luar berbondong-bondong menuju Dantian yang sudah penuh, mendesaknya untuk terus berkumpul, dan membuat seluruh Dantian Lin Tian bergetar.
"Ledakan!"
Berbarengan dengan itu, suara Guntur muncul di langit. Diikuti oleh suara Guntur, awan hitam perlahan-lahan berkumpul di atas kepala Lin Tian.
Aura mencekam kini di rasakan oleh Lin Tian, tapi dia tidak gentar dan terus mendesak seluruh aura kedalam Dantian.
__ADS_1
"Ayo!"