Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Dragon lightning


__ADS_3

Dengan teriakan Lin Tian, Dantian yang sudah penuh bergetar hebat seakan-akan akan meledak.


Lin Tian tidak peduli atau khawatir saat melihat Dantianya.


Karena, inilah proses terobosan dari bawaan ke Yuan Qi.


Mengisi seluruh Dantian hingga penuh, lalu melebarkannya secara paksa dengan aura. Tentu, karena paksaan, rasa sakit yang hebat akan datang.


Namun begitu, sambil menahan rasa sakit dari proses ini, Lin Tian terus berjuang keras untuk mengisinya hingga batas maximun.


"Crack." Terdengar suara robek dari dalam Dantian Lin Tian.


Mendengar ini, Lin Tian sedikit senang, dan bekerja semakin keras sambil berteriak, "Ayo!"


"Puft."


Tapi, suara tersedak dari darah yang menyembur keluar melalui mulut Lin Tian menunjukkan kegagalan percobaan pertama.


Sesuap darah yang keluar kini membuat wajah Lin Tian menjadi pucat. Tapi, tekat dimatanya tidak memudar dan mulai mencoba lagi.


Tak berselang lama, hanya suara tersedak yang datang untuk kedua kalinya.


Menerima kenyataan kegagalan untuk kedua kalinya, Lin Tian tidak menyerah dan terus mencoba.


Dia juga mengeluarkan lebih banyak batu spiritual, yang kini menumpuk seperti gunung kecil di sekitarnya, dan dengan rakus menyerap semuanya sekaligus.


Aura yang kini datang semakin banyak seperti banjir besar membuat suara retakan semakin banyak di Dantian Lin Tian. Wajahnya yang sudah pucat pasi, serta keringat dan darah yang telah membasahi tubuhnya tidak membuat tekat Lin Tian memudar.


Dia menggigit giginya dengan erat, dan kembali berteriak dalam hatinya, "Ayo!"


"Klik." Suara seperti kaca pecah terdengar dari dalam tubuh Lin Tian.


Bersamaan dengan itu, Dantian yang sebelumnya bergetar hebat kini melebar dengan kecepatan yang terlihat.


100 meter...200 meter...500 meter... Dantian yang sebelumnya sebesar danau terus melebar. Bahkan, jika telah mencapai luas 1000 meter, Dantian Lin Tian tidak pernah berhenti, dan terus melebar.


Hanya ketika Dantian Lin Tian hampir mirip lautan kecil, pelebaran iti berhenti.


Selanjutnya, energi besar dari segala arah mengisi tiap-tiap sudut Dantian Lin Tian. Sampai Inti Salamander Api dan jutaan batu spiritual di sekitar Lin Tian menjadi bubuk, semua proses itu berhenti.

__ADS_1


Kini, Lin Tian telah resmi berada di Alam Yuan Qi awal tahap awal.


Kekuatan, dan semua aspek auranya di tingkatkan ke tingkat yang lebih kuat. Bisa dibilang, Lin Tian sekarang sudah menjadi kekuatan yang dapat di perhitungkan di dunia luar.


Hanya saja, setelah menerobos, Lin Tian tidak tersenyum sama sekali.


Dia senang dengan terobosan ini dalam hatinya, tapi dia tidak bisa mengekspresikan kegembiraannya. Karena, ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan sebelum Lin Tian benar-benar bergembira.


Itu adalah cahaya biru di antara awan hitam yang menutupi langit, dan bersiap menghancurkan keberadaannya.


"Bergemuruh!"


Saat Lin Tian mengangkat kepalanya, kesengsaraan surga di langit seakan membenci keberhasilan Lin Tian menerobos, dan mulai gelisah.


Awan hitam pekat itu berguling-guling lalu menyebar, dan menyisahkan satu lubang di tengahnya. Dari dalam lubang, Lin Tian melihat moncong binatang perlahan-lahan keluar.


Itu adalah kepala berbentuk ular yang penuh dengan gigi-gigi tajam, serta dua kumis panjang di bawah kedua hidungnya. Mata merah dan dua tanduk di atas kepalanya, bagaikan seorang raja yang memandang rendah Dunia.


Naga!


Ya, itu adalah seekor Naga.


Naga Api Surga!


Bisa dikatakan begitu, karena ini adalah Naga Api dari kehendak Surga yang digunakan untuk menghancurkan keberadaan Lin Tian.


Melihat Naga di langit yang sebesar rumah, Lin Tian dengan pandangan dingin berkata, "Surga dan Dunia adalah satu. Langit dan Bumi adalah dua. Tapi aku, Lin Tian adalah segalanya!"


"Surga dan Neraka, semua ada di bawah kehendak Dewa. Dewa adalah keabadian, dan aku adalah Raja Abadi."


"Ingin menghancurkan Raja? Apakah kau layak?"


Kata-kata Lin Tian selesai, terjadi kekacauan di seluruh Pegunungan Naga.


Raungan Naga dan ledakan keras terjadi di seluruh dunia. Setelah itu, dunia seakan mengalami perubahan dan aura mencekam turun dan membuat penghuni Pegunungan Naga ketakutan.


Hewan, manusia, mereka seakan-akan diliputi oleh aura pembunuh yang sangat mengerikan, dan tidak berani bergerak.


Itu berlangsung hanya satu detik, tapi siapapun yang merasakan seolah-olah telah terjadi selama seumur hidup.

__ADS_1


Setelah itu, seluruh makhluk hidup di Pegunungan Naga berlarian ke segala arah, dan menjauhi tempat dimana Lin Tian berada.


Lin Tian sendiri, dia merasakan perasaan mengerikan itu seratus kali lebih besar daripada siapapun. Tapi, tidak ada ekspresi apapun selain tatapan dingin di matanya.


Dia hanya dengan dingin menatap kesengsaraan surga yang berupa Naga di langit dan dengan tegas berteriak, "Ayo!"


Terstimulasi oleh teriakan Lin Tian, Naga di langit meraung dan turun kebawah. Gerakan Naga itu lambat, tapi ketika dia datang, udara di sekitar jalurnya seolah terbakar, dan membuat ruang di sekitarnya beriak.


Bisa dipastikan, suhu dari Api Naga ini jauh melampaui batas praktisi Jindan ataupun Yuan Ying.


Di bawahnya Lin Tian tidak tinggal diam, dan mengeluarkan pedang Pembunuh Dewa dan Iblis, serta menutup area sekitarnya dengan Lotus Bintang Abadi.


Selanjutnya, Lin Tian mengarahkan pedangnya ke atas, dan berteriak, "Amarah surga. Gaya pertama: Hancurkan Gunung Dan Lautan!"


Bayangkan pedang qi berwarna putih besar muncul, dan dengan cepat meluncur ke arah Naga api di atas.


Ada suara "ledakan" ketika kedua bertemu.


Tapi, pedang qi itu hanya seperti kayu tipis dan segera menghilang setelah suara ledakan di awal.


Dan Naga itu, dia hanya kehilangan satu kumisnya, dan tetap meluncur ke arah Lin Tian di bawahnya.


"Huh!"


Mengetahui tindakannya tidak memberikan efek, Lin Tian mendengus tidak bergerak dan masih dengan dingin melihat Naga yang sudah mendekat.


"Ledakan!" Naga itu jatuh, dan ledakan hebat terjadi.


"Boom."


Bumi bergetar, asap membumbung tinggi ke segala arah, dan gunung kecil di bawah kaki Lin Tian hancur tak tersisa.


Tak lama setelahnya, ledakan lain terdengar, dan dari pusat ledakan, nyali api menyebar ke segala arah, dan membakar apapun yang ada.


Radius kebakaran ini lebih besar dari ledakan Inti Api yang terjadi sebelumnya. Tidak hanya membakar tanah, api ini juga membakar udara dan awan hitam di langit. Dari kejauhan, itu seperti sebuah gunung berapi yang meledak, dan mengeluarkan api ke langit.


Orang-orang dari kekaisaran Zhuo, yang sedang berkumpul bahkan dapat melihat dan merasakan kengerian api ini.


Belum sampai disitu, pintu rahasia yang sedang mereka tunggu tiba-tiba juga terbuka, dan menampakkan pemandangan di dalamnya.

__ADS_1


__ADS_2