Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Hao Long


__ADS_3

"Kamu...kamu! Bagaimana kamu bisa berada disini.."


Kembali kedalam jiwa Lin Tian, Naga yang di panggil Hao Long itu menunjuk ke arah depannya dengan tidak percaya.


Karena, disana ada orang yang dia benci, dan paling ingin dia bunuh.


Di masa lalu.


Hao Long adalah pengusaha Abadi di wilayah selatan. Dia mendirikan sebuah klan binatang disana, dan dirinya adalah Raja disana. Sebagai Naga, Hao Long sangat kuat, dan memiliki banyak bawahan dari berbagai binatang tingkat Suci.


Wilayahnya disebut sebagai Hutan belantara karena disana tidak ada hukum dan kekacauan terjadi dimana-mana.


Naga menyukai pertarungan, jadi Hao Long membiarkannya, dan menyukai kekerasan.


Di tambah dengan identitasnya sebagai Naga, dan kekuatannya yang tidak bisa di remehkan di antara Raja Raja Abadi, tidak ada yang ingin mengganggu dan bentrok dengannya.


Namun, karena kesombongan dan kekuatannya, dia tidak pernah puas dan menginginkan apapun yang dia inginkan. Terlebih lagi, Hao Long adalah jenis Naga merah, Naga yang suka berganti-ganti pasangan, dan selir.


Jadi, saat dia melihat Ling Yueying yang adalah kekasih Lin Tian, dan disebut sebagai kecantikan tiada tara dengan temperamen sempurna, Hao Long tertarik untuk menjadikannya sebagai salah satu istrinya.


Namun, itu membuat Lin Tian marah dan pertarungan tak terhindarkan di antara keduanya terjadi.


Karena kesombongannya, Hao Long tidak berpikir bahwa Lin Tian adalah ancaman, apalagi waktu itu Lin Tian hanya berada di tingkat Raja kecil. Kekuatan keduanya sangat jauh.


Nyatanya itu semua salah, karena meskipun Lin Tian hanya seorang Raja kecil, dia berhasil mengalahkan dirinya yang seorang Raja Abadi.


Sebagai seorang Naga dan Raja Abadi, ini memalukan baginya, dan kebencian terhadap Lin Tian mulai tumbuh. Apalagi setelah kekalahannya, Lin Tian tidak hanya menggantikan posisi dan mengambil kekuasaannya, dia bahkan menjadikan dirinya sebagai tunggangan untuk mempermalukannya.


Ratusan tahun tak berdaya dan permalukan, akhirnya Hao Long tidak tahan dan menantangnya untuk bertarung lagi.


Sangat di sayangkan, kekuatan Lin Tian menjadi lebih kuat, dan dengan mudah mengalahkan dirinya.


Sekali lagi Lin Tian meminta untuk menjadikannya tunggangan, dan Hao Long yang sombong lebih memilih mati.


Lin Tian menuruti keinginannya dan berniat untuk membunuhnya. Untungnya, di detik-detik terakhir Lin Tian hanya membatasi kultivasinya dan membuang ke dunia ini.


Sesampainya di sini, Hao Long bertekad untuk kembali ke Alam Abadi dan membalaskan dendam nya pada Lin Tian.


Tapi, sebelum itu dia bunuh oleh orang gila, dan menyegel jiwanya di tempat ini.


Berpikir ada seseorang yang datang ke tempatnya selama ribuan tahun, Hao Long bersemangat dan sedikit lagi berhasil mengambil tubuhnya.


Tapi, Raja Abadi Lin Tian muncul disini dan mengganggu rencananya.


"Hao Long, bukankah aku dulu tidak membunuhmu agar kamu bisa menebus dosa-dosa mu. Apa yang kamu lakukan sekarang?"

__ADS_1


Hao Long tidak menjawab. Dia hanya melihat Lin Tian di depannya dengan penuh kebencian, dan sedikit ketakutan dimatanya.


Karena Hao Long tahu, betapa mengerikannya Lin Tian.


"Apakah kau ingin menghancurkan jiwaku?" Lin Tian bertanya lagi dengan senyum main-main.


Hao Long bergidik saat melihat senyum Lin Tian.


Dia tidak mengetahui bahwa tubuh ini ternyata sudah dimiliki oleh Lin Tian. jika dia tahu, Hao Long tidak akan dengan bodoh masuk kedalam jiwanya, dan menghancurkannya di luar.


Lin Tian tahu apa yang dipikirkan oleh Hao Long dan terkekeh, "Aku terkejut saat baru melihatmu. Aku lebih terkejut ketika kamu ingin membodohiku. Mentransfer jiwa? Memberikan kekuatan selama ribuan tahun? Manfaat yang tidak bisa aku bayangkan?"


"Hehehe... Hao Long, aku hampir tidak bisa menahan tawa saat melihatnya."


Mata Hao Long merah, dia menggigit giginya dan menjadi sangat marah dengan kata-kata Lin Tian.


"Tapi harus ku akui, akting kamu sangat bagus, dan aku tidak tahan untuk mengikutinya."


Hao Long tidak tahan lagi dengan ejekan Lin Tian dan bergegas ke arah Lin Tian.


"Lin Tian! Aku akan membunuhmu!"


Lin Tian masih tersenyum, dan menggerakkan tangannya dengan pelan sambil berkata, "Ular kecil, jangan bersikap seolah-olah kamu sangat kuat."


"Aaargghk!"


Ini adalah ruang jiwa Abadi Lin Tian. Disini dia adalah dewa, apapun yang ingin dia lakukan, Lin Tian hanya perlu berpikir, dan semua terjadi.


Seperti saat ini, meskipun jiwa Hao Long berada Alam Nirwana, dia tidak berdaya dan hanya bisa mengerang kesakitan.


Lin Tian membakar jiwa Hao Long sedikit demi sedikit, dan membuatnya berteriak histeris dan berguling-guling.


"Sialan! Lepaskan aku.. aaagh..!"


Lin Tian hanya tersenyum tipis, dan menggerakkan tangannya lagi.


"Aaaahh...! Sialan! Aaahhhh lepaskan aku...aku.. aahhkk."


Melihat disana Hao Long masih tidak bersikap baik, Lin Tian tidak menghentikan tindakannya dan semakin kejam menyiksanya.


"Aaaahh! Lin Tian... Raja Abadi Lin Tian....Hentikan! Aku... Menyerah, berhenti!"


Lin Tian tersenyum dan menghentikan tindakannya.


Setelah Hao Long berhenti berteriak dan mengerang, Lin Tian berjalan, berdiri di depannya dengan senyum tipis dan bertanya, "Bagaimana? Masih ingin mengambil jiwa dan tubuhku?"

__ADS_1


Tergeletak di bawah tubuh Lin Tian, Nafas Hao Long terengah-engah, dan kesakitan masih belum menghilang di wajahnya.


"Aku minta ampun.."


"Hem! Aku tidak dengar!"


"Aaargghk..."


"Katakan sekali lagi."


"Tuan! Tuan.. Lin Tian..bawahan menyerah."


Senyum masih belum menghilang di wajah Lin Tian, "Lalu?"


Mendengar pertanyaan ini, Hao Long mengerti maksudnya. Itu mengharuskan dirinya menjadi tunggangan lagi. Ini benar-benar memalukan baginya.


Seekor Naga, yang di hormati dan menjadi hewan paling suci, dia akan menjadi tunggangan seseorang manusia. Apalagi, itu sekarang menjadi tunggangan Lin Tian yang masih berada di Alam Yuan Qi.


Ini seperti seekor singa menjadi tunggangan semut!


"Tidak menjawab!" Lin Tian bertanya lagi dengan nada dingin dan bersiap-siap untuk menyiksanya kembali.


Tubuh Hao Long bergetar, dan segera berlutut, "Bawahan akan melakukannya!"


Meskipun tidak mau, Hao Long tidak punya pilihan, dan harus menurutinya. Selain itu, ketika dia keluar dari jiwa ini, kekuatannya masih lebih kuat daripada Lin Tian, dan masih memiliki waktu untuk membalas kembali.


Sayangnya, kata-kata Lin Tian selanjutnya membuyarkan impian itu.


"Kamu pernah dengar pepatah: Berapa kalipun ular berganti kulit, dia tetap akan menjadi ular! Berapa kalipun kamu berkata akan berubah, kamu tetaplah ular kecil yang licik."


"Aku berubah pikiran! Sepertinya aku harus membunuhmu!"


Mendengar ini, Hao Long mengerutkan kening, dan berubah menjadi cahaya merah.


Tidak ada kesempatan lagi untuk bertahan hidup disini, jadi Hao Long bergegas menjadi kesadaran spiritual kembali, dan berencana melarikan diri.


Sayang sekali, Lin Tian sudah mengetahuinya, dan menggelengkan kepalanya.


"Jika kamu dulu tidak melawan dan menjadi tungganganku, mungkin kamu masih bisa hidup lebih lama lagi. Dan seandainya kamu berubah, dan tidak berencana mengambil tubuhku, aku bisa memberikan kamu tubuh yang lebih baik di masa depan."


"Sayangnya, kamu terlalu sombong, dan kesempatan itu tidak datang untuk yang ketiga kalinya."


Kata-kata Lin Tian selesai, ada teriakan menyakitkan di ruang jiwa Lin Tian. Teriakkan itu lebih keras dan terdengar lebih menyakitkan daripada sebelumnya.


Sampai beberapa saat, akhirnya teriakan itu semakin lemah, dan menghilang bersama dengan kabut merah, dan sebuah bola Naga merah bersih yang melayang tersisa di depan Lin Tian.

__ADS_1


"Bola Naga. Ini panen yang bagus."


__ADS_2