Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Patriak Zhang


__ADS_3

Tepat ketika Lin Tian menggerakkan pedangnya, sebuah cahaya hijau keluar dari tubuh Zhang Fei.


Lalu, dengan suara nyaring, pedang pembunuh Dewa dan Iblis di tangan Lin Tian berhenti, dan terhalang oleh cahaya hijau di leher Zhang Fei.


"Bang"


Bersamaan dengan suara benturan keras yang terdengar karena kekuatan Lin Tian, tubuh Zhang Fei terlempar jauh kebelakang.


"Apa itu?" Lin Lin yang ada dibelakang Lin Tian bertanya setelah melihat semuanya.


Lin Tian tidak menjawab, dia hanya mengerutkan keningnya dan melihat dimana Zhang Fei terlempar.


Kemudian, dia mengarahkan pandangannya kearah dua binatang tingkat bawaan tidak jauh darinya, dan berkata, "Kamu kembali ke Pagoda Bintang lebih dulu, ada hal yang ingin aku lakukan!"


"Apa yang ingin saudara Lin lakukan?"


"Jangan banyak bertanya, cepat kembali!" Tidak menjawab rasa penasaran Lin Lin, Lin Tian segera membawa dua bangkai binatang tingkat bawaan kedalam Pagoda Bintang bersama dengan Lin Lin.


Kemudian, dia berlari kearah dimana Zhang Fei terlempar.


Saat ini, di tempat Zhang Fei terlempar, ada sesosok lain yang berdiri di sampingnya. Itu bukan manusia nyata, tapi sebuah bayangan.


Cahaya putih berupah pria paruh baya dengan wajah tegas, berpakaian putih bersih, dan sedang melihat ke arah Zhang Fei yang terletak tidak berdaya di tanah.


Namun, saat melihat Zhang Fei yang tak berdaya di tanah, tidak ada kesedihan atau iba di wajahnya. Itu hanya kekecewaan dan amarah.


"Hampir dua puluh tahun dibudidayakan, ternyata kamu masih menjadi orang yang sia-sia. Kamu memalukan nama besar keluarga Zhang! Sampah yang tidak layak memegang nama besar Zhang!" Kata-kata penuh penghinaan keluar dan tunjukkan kepada Zhang Fei di tanah.


Zhang Fei sendiri, dengan kedua kakinya yang patah, dan kondisinya yang tak berdaya, dia hanya bisa menunduk saat mendengar suaranya.


"Ayah-"


"Berhenti! Kamu bukan lagi Putri ku atau anggota keluarga Zhang!"


Wajah Zhang yang sudah seperti babi, dan mendapatkan perlakuan seperti ini, otomatis dia akan menjadi sedih dan frustasi.


Tapi, dia malah tertawa.

__ADS_1


"Haha.. inikah keluarga besar Zhang? Apa hanya karena ibuku adalah seorang wanita simpanan, dan karena aku lemah, kalian keluarga besar membuang ku seperti sampah. Betapa mulianya kalian? Bagaimana dengan Zhang Fei dan Zhang Liya? Mereka tidak memiliki darah keluarga Zhang, tapi kalian menjadikannya seperti permata."


"Itukah keluarga besar? Hanya kekuatan dan kehormatan yang kalian pedulikan!  Aku sudah membocorkan semua informasi keluarga menjijikkan kalian, suatu hari nanti, keluarga Zhang pasti akan menerima karma!"


"Lancang!" Bayangan pria itu marah, dan berteriak.


"Haha...bunuh aku! Bunuh aku seperti ibuku!" Zhang Fei yang telah frustasi, dan melihat kemarahan bayangan didepannya tertawa semakin keras.


"Dasar anak yang tidak tahu diri!" Sambil menggeram, bayangan itu mengeluarkan seberkas cahaya, dan memasukkannya kedalam tubuh Zhang Fei.


Tawa dan seluruh tubuh Zhang Fei berhenti saat seberkas cahaya putih itu memasuki tubuhnya. Seluruh wajahnya berubah, dan berteriak, "Pria tua! Aku bersumpah kepada langit dan bumi! Dewa pasti akan menghancurkan keluarga Zhang! Haha..."


Selesai tertawa, tubuh Zhang Fei tiba-tiba meledak, dan menjadi daging cincang yang berterbangan ke segala arah.


"Tidak berguna! Aku menyesal tidak membunuhmu lebih awal!"


Tidak ada kesedihan atau rasa bersalah apapun yang terlihat di wajah pria tua itu, meskipun dia baru saja membunuh darah dagingnya sendiri.


Seperti yang dikatakan oleh Zhang Fei sebelumnya, keluarga besar seperti keluarga Zhang, mereka tidak memperdulikan ikatan darah.


Bagi keluarga besar ini, ikatan darah hanya sebuah air berwarna merah, dan tidak lebih dari itu. Kekuatan, dan kejayaan lebih penting daripada segalanya.


Lin Tian sendiri, yang dari awal sampai akhir melihat semua kejadian juga tidak merasakan apa-apa, dan hanya bertepuk tangan memuji. 


Hidup cukup lama, kejadian seperti ini bukanlah pertama kalinya Lin Tian lihat, dan anehnya, dengan tradisi seperti ini, keluarga-keluarga besar itu menjadi keluarga yang mendominasi sangat lama.


Tapi itu hanya jika mereka tidak bersenggolan dengan dirinya! Jika keluarga mereka bersenggolan dengan Lin Tian, nasibnya pasti tidak akan pernah menjadi baik. 


Sejak awal, bayangan pria itu sudah mengetahui kehadiran Lin Tian, tapi dia tidak pernah menempatkannya di mata.


Baru ketika Lin Tian bertepuk tangan, dia berbalik, dan dengan melihat Lin Tian beberapa waktu.


"Bawaan akhir di umur kurang dari 20 tahun, sampah yang lainnya!"


Lin Tian tidak bereaksi dan hanya tersenyum dengan penilaiannya.


"500 tahun, dan baru menembus Yuan Ying akhir, kamu lebih sampah daripada anjingku!"

__ADS_1


Ketika pria itu mendengar ini, wajahnya terlihat terkejut, dan sekali lagi melihat Lin Tian di depannya dengan cermat.


Sebagai Patriak keluarga Zhang, hanya beberapa orang yang mengetahui umurnya, dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang sangat kuat, atau setara dengannya.


Tapi, pria muda di depannya ini, dia bisa menebak umurnya sekilas dengan tepat. Masih menebak tepat dengan hanya melihat pecahan jiwanya.


Ya, dirinya saat ini adalah proyeksi kecil dari pecahan jiwanya. Yuan Ying, itu adalah praktisi diluar kemampuan manusia biasa. Kesadaran jiwanya bisa keluar, atau hanya sekedar memberikan jejak jiwa kepada orang lain.


Bisa menebak tepat seperti ini, pasti pria muda ini bukan hanya biasa-biasa saja.


"Katakan! Siapa kamu? Bagaimana kamu bisa mengetahui jiwaku?"


"Apakah kamu layak mengetahui namaku?" Tidak menjawab, Lin Tian malah bertanya kepadanya.


Pertanyaan Lin Tian membuat pria tua itu tertawa terbahak-bahak.


"Haha...baru kali ini aku menemukan praktisi bawaan sangat sombong!" Sambil tertawa, dia juga melemparkan seberkas cahaya ke arah Lin Tian.


Cahaya itu sama dengan cahaya yang digunakan untuk membunuh Zhang Fei sebelumnya. Itu bukan cahaya sembarangan, itu adalah secuil kesadaran jiwa praktisi Yuan Ying. Apabila memasuki praktisi Yuan Ying kebawah, energi yang sangat besar tidak dapat di tampung oleh tubuh lemah mereka, dan menghancurkannya dari dalam.


Lin Tian juga tahu itu, tapi dia tidak bergerak, dan membiarkan cahaya itu memasuki tubuhnya.


"Mati."


Mengatakan ini, Patriak keluarga Zhang memobilisasi kesadaran jiwanya kearah lautan kesadaran Lin Tian, dan meng-klik tangannya.


Patriak keluarga Zhang masih percaya diri dengan kemampuannya, dan yakin jika tubuh Lin Tian akan berubah menjadi daging cincang seperti Zhang Fei dimasa lalu.


Tapi, setelah lima detik, dia menemukan bahwa Lin Tian masih dengan tenang berdiri disana, dan tersenyum tipis kearahnya.


Senyum ini, Patriak keluarga Zhang merasakan ejekan yang nyata darinya.


"Kamu, bagaimana kamu masih hidup?"


Lin Tian tidak menjawab, dia hanya mengeluarkan telapak tangannya kedepan, dan seberkas cahaya yang sebelumnya masuk ke tubuhnya terlihat berada di telapak tangannya.


"Hanya dengan kesadaran semut belaka, kamu ingin menghancurkan jiwaku?" Suara tenang tanpa emosi Lin Tian ini membuat seluruh wajah Patriak keluarga Zhang berubah total.

__ADS_1


__ADS_2