Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Lian Huyang


__ADS_3

Tidak mendapatkan jawaban yang tepat, Lin Tian memutuskan untuk keluar dari gulungan surga, dan kembali ke kediaman Keluarga Zhao.


Selain karena hal-hal itu tidak terlalu penting bagi dirinya sendiri, ada Liu Changyan dan orang yang tampaknya sedang menunggunya di ruang tamu Keluarga Zhao.


Selain Liu Changyan, saat Lin Tian dan yang lainya tiba di ruang tamu, dia melihat Zhao Wuyue serta satu pria paruh baya lainnya, yang tampaknya harus Lin Tian temui cepat atau lambat.


Lian Huyang, ayah dari Lian Xiuying sendiri yang ternyata juga ada disana, dan sudah menunggunya bersama dengan Zhao Wuyue.


Melihat Lian Huyang, pria berwajah kalem dan tampak cerdas disana, yang sudah pasti akan menjadi ayahnya sendiri secara tak langsung karena telah mengambil putrinya, Lin Tian sedikit tersenyum tipis dan mengangguk sambil memilih tempat duduknya.


"Ayah, kenapa kamu disini?" Lian Xiuying, yang melihat ayahnya disana tiba-tiba berkata dengan sedikit kejutan.


Saat Lian Xiuying terkejut, Lian Huyang sendiri juga tampak terkejut saat melihat putrinya berada di rombongan yang sama dengan Lin Tian.


Lebih terkejutnya lagi saat Lian Huyang melihat putrinya tampak lebih ceria dan bahagia daripada apa yang dia kenal selama ini.


Sebagai seorang Ayah, dan sangat dekat dengan putrinya sendiri, Lian Huyang masih mengingat dengan jelas hari-hari dimana putrinya sering merenung dan kadang tampak gelisah.


Tapi hari ini, ketika dia melihatnya lagi, Lian Huyang menemukan suatu perbedaan yang sangat besar pada wajahnya.


Selain mulutnya yang tak pernah berhenti tersenyum, seperti ada sebuah bunga yang sedang bermekaran di wajahnya.


Lian Huyang sedikit bingung dan dengan ragu-ragu bertanya, "Xiuying'er, apakah kamu baik-baik saja?"


Masih dengan wajah yang ceria, dan senyum yang belum menghilang atas pertemuannya dengan Lin Tian, dan semua hal yang terjadi sebelumnya, Lian Xiuying dengan senang hati mengangguk dan menjawab, "Baik! Ayah, aku sangat baik."


"Ya, ini adalah Saudari Ling Yanyue , dan Saudari Lin Lin. Keduanya adalah teman lamaku. Mereka berdua adalah wanita yang sangat cantik dan mempesona."


Masih dengan kebahagiaan di wajahnya, Lian Xiuying tidak menunggu ayahnya untuk berbicara dan segera memperkenalkan Lin Lin serta Ling Yanyue.


Lian Huyang mengangguk ke arah keduanya, dan sedikit tersenyum, tapi tidak mengatakan apa-apa, dan masih melihat putrinya sendiri dengan perasaan bingung.


Lian Xiuying benar-benar dalam suasana hati yang sangat baik, dan mengabaikan kebingungan ayahnya.


Kemudian melihat ke arah Lin Tian, dia berkata, "Ini adalah--"


Lian Xiuying tiba-tiba berhenti setelah tiba di Lin Tian.


Karena kondisi Lin Tian sekarang yang seperti seekor babi, dan identitasnya sebagai prianya sendiri adalah suatu yang sangat sulit untuk Lian Xiuying perkenalkan kepada ayahnya, dia tidak tahu harus memperkenalkan Lin Tian sebagai apa.


Lian Huyang sendiri juga semakin penasaran dengan apa yang dilakukan putrinya, dan segera mengalihkan perhatiannya kepada Lin Tian untuk pertama kalinya..

__ADS_1


Melihatnya dari atas ke bawah, ada sedikit keraguan yang muncul di antara mata Lian Huyang.


Melihat Lin Tian di sana, yang seperti itu, Lian Huyang merasa bahwa ini sangat aneh, apalagi setelah mengetahui bahwa perubahan putrinya yang mendadak ternyata adalah karena pemuda ini.


Sebelum ini, kedatangannya kemari juga karena Zhao Yue yang berkata bahwa putrinya sedang mengikuti seseorang yang sangat buruk dan tidak tahu asal usulnya.


Mengingat status, dan identitas putrinya yang sangat tabu, Lian Huyang segera memutuskan untuk melihat pria seperti apa yang membuat putrinya harus rela bertengkar dengan Zhao Yue.


Sekarang, setelah melihat penampilan pria itu, dan mengetahui perubahan pada putrinya sendiri, Lian Huyang hampir tidak bisa berkata-kata.


Di saat suasana tampak canggung, Liu Changyan tiba-tiba berkata, "Tuan Lian Huyang, ini adalah Tuan Muda Lin yang sebelumnya saya bicarakan."


"Tuan Muda Lin?"


Lian Huyang bergumam di mulutnya, dan secara tak sadar melihat Zhao Wuyue di sebelahnya.


Sebelum kedatangan Lin Tian dan yang lainya, tampaknya Zhao Wuyue telah menyebutkan nama itu berkali-kali, tapi sekali lagi, Lian Huyang tidak pernah berpikir bahwa pemuda yang di agung-agungkan oleh Zhao Wuyue ternyata adalah dia.


Terlebih lagi, orang yang dikatakan oleh Zhao Yue sebagai orang asing itu juga dia, kan?


Lalu, perubahan pada putrinya berarti juga karena dia, kan? Siapa sebenarnya dia?


Segala jenis pertanyaan tiba-tiba muncul di kepala Lian Huyang, dan sekali lagi melihat ke arah Lin Tian untuk mencari tahu, apakah ada sesuatu yang aneh terhadapnya.


"Hei, Huyang! Apa kamu berpikir bahwa aku berbohong?"


"Tidak, bukan seperti itu. Hanya saja..." Lian Huyang menggelengkan kepalanya sambil melihat ke arah Lin Tian dengan ragu-ragu.


Lin Tian sendiri, melihat reaksinya seperti itu tidak merasa marah, dan bahkan sedikit tersenyum.


Dia sudah menebak apa yang dia pikirkan, dan tidak terlalu masalah, mengingat statusnya sekarang setelah mengambil Lian Xiuying sebagai wanitanya, Lin Tian juga sedikit berkompromi dan memberikan senyum tipis kepadanya.


"Paman, panggil saja aku sebagai Tian."


Kata-kata pelan dan santai Lin Tian kepada Lian Huyang itu tiba-tiba membuat seisi ruangan seketika menjadi hening.


"Paman?"


"Paman?"


...

__ADS_1


Bukan hanya Lian Huyang sendiri, tapi semua orang yang mendengarnya juga merasa terkejut dengan apa yang Lin Tian panggil kepada Lian Huyang.


Terutama untuk Lian Xiuying sendiri, yang sangat tidak puas dengan panggilan itu, dan tidak bisa menahan diri untuk menatapnya dengan marah.


"Apa yang kamu panggil "Paman"? Setelah semuanya, bukankah kamu seharusnya memanggil Ayah?" Kata Lian Xiuying, yang memecahkan keheningan menjadi kejutan.


"Apa?"


"Ayah?!"


...


Liu Changyan, Lian Huyang, serta Zhao Wuyue yang tidak mengerti apa yang sebelumnya terjadi segera terkejut dan melihat ke arah Lian Xiuying dengan mata dan mulutnya yang melebar tidak percaya.


Panggilan "ayah" itu hanya untuk seorang anak yang dilahirkan, atau untuk kondisi tertentu. Misalnya seperti seorang menantu.


Akan tetapi, pada saat ini, Lin Tian yang bukan sebagai seorang putra dari Lian Huyang dan tidak memiliki ikatan apapun harus memanggilnya ayah. Bukankah itu berarti....


Semua orang di ruangan itu segera melihat ke arah antara Lian Xiuying dan Lin Tian dengan berbagai keraguan, dan keterkejutan besar.


Namun, Lin Tian yang hanya tersenyum tidak membantah atau membenarkan, dan di tambah dengan wajah Lian Xiuying sendiri yang mulai memerah, tebakan semua orang tampaknya bukanlah sebuah tebakan belaka.


Selama ini, tampaknya banyak hal yang telah terjadi dengan dua pemuda pemudi ini.


"Saudari Xiuying, jangan bilang bahwa kamu, dan dia..."


Zhao Yue, yang juga ada di ruangan itu tiba-tiba bertanya kepada Lian Xiuying dengan ketakutan akan kebenaran di baliknya.


Merasa bahwa kata-katanya barusan terlalu tiba-tiba, Lian Xiuying terlihat semakin malu dan tidak menjawabnya.


Karena terlalu bersemangat, dia secara tak sadar mengatakan hal-hal yang terlalu mengejutkan dan membuat semua orang hampir ketakutan.


Tapi begitu, nasi sudah menjadi bubur, dan Lian Xiuying juga tidak menyesal sama sekali.


Jadi dia kembali mengangkat kepalanya, mengangguk kepada Zhao Yue, dan pada ayahnya sendiri, lalu berkata, "Itu memang seperti itu."


"Demi Dewa...ini...ini..."


Sebagai seorang ayah, dan tiba-tiba sudah mengetahui bahwa putrinya sendiri sudah tidak lagi menjadi seorang gadis, Lian Huyang tiba-tiba merasa seperti di sambar petir, dan seluruh tubuhnya tampak berhenti di tempat.


Berita yang di bawa oleh putrinya benar-benar mengejutkannya, sampai-sampai wajah kalem dan tenangnya merosot dan seluruh tubuhnya mematung di tempat.

__ADS_1


Pikirannya kosong, dan hanya menyaksikan putrinya dengan mulut yang terbuka lebar tanpa sepatah katapun.


__ADS_2