Against Heaven'S Destiny

Against Heaven'S Destiny
Buah Taixun muncul


__ADS_3

Penjelasan Lin Tian selesai, Zhao Wuji segera membenturkan kepalanya ke tanah selama tiga kali sebagai tanda penghormatan kepada seorang guru.


Setelah itu bangkit, dan berkata, "Murid itu akan berusaha keras, dan semoga dapat memuaskan Tuanya."


Lin Tian tidak memberikan semangat, atau pengakuan kepada Zhao Wuji, dan hanya berkata, "Jangan panggil aku Guru, aku masih belum menjadi Gurumu. Panggil saja aku Tuan!"


Zhao Wuji mengangguk, tidak merasa sedih, dan meminta meminta lebih.


Karena bagaimanapun, Lin Tian telah memberikan kesempatan. Jadi tidak perlu lagi mengeluh.


Jika dapat menguasainya selama satu bulan, usahanya tidak akan sia-sia, dan dapat belajar hal lebih banyak.


Untuk sekarang, menyelesaikan ujian pertama adalah hal yang lebih penting.


Jadi, Zhao Wuji tidak mengatakan apa-apa lagi, dan segera berjalan kearah batu besar yang ada disana.


Lalu mengatur nafasnya lebih dulu, dan mulai menutup matanya, mengingat setiap gerakan yang di contohkan oleh Lin Tian.


Melihat ini, Lin Tian mengangguk diam-diam dalam hatinya.


Ujian yang diberikan kepada Zhao Wuji terlihat sederhana, yaitu hanya menghancurkan batu. Tapi sebenarnya tidak sederhana itu.


Dengan tingkat kultivasi Zhao Wuji sekarang, menghancurkan batu dalam sekali serangan adalah hal yang mudah. Tapi, jika itu adalah menghancurkan batu dari dalam, dan tidak menggunakan kekuatan, ataupun auranya, itu adalah hal yang mustahil untuk dilakukan oleh Zhao Wuji.


Saat ini.


Sambil menutup mata, dan mengingat gerakan Lin Tian di pikirannya, Zhao Wuji mulai menggerakkan tangannya.


Saat Lin Tian melihatnya, gerakan itu hampi sama dengan apa yang dia contohkan. Selain itu, tinju Zhao Wuji juga tidak mengandung kekuatan, atu aura yang meledak-ledak seperti melawan Piton sebelumnya.


"Bang!"


Tetapi, Zhao Wuji masih menimbulkan suara keras saat tangannya menyentuh batu itu.


"Bergetar..."


Lin Tian berniat menggelengkan kepalanya, tapi ketika merasa tanah di kakinya bergetar, dia berhenti.


Lalu, dengan suara "ledakan" lain, Lin Tian mulai mengangkat alisnya.


Namun, batu di depan Zhao Wuji masih utuh, dan tidak mengalami apapun.


"Apakah aku berhasil?"


Zhao Wuji masih menutup mata, dan tidak tahu apa yang terjadi. Ketika merasakan getaran, dan mendengarkan ledakan, Zhao Wuji berpikir itu adalah ulahnya, dan bergumam.


Akan tetapi, saat membuka mata, dan melihat batu di depannya masih utuh, dan hanya sedikit retak kecil seperti jaring laba-laba, Zhao Wuji segera menjadi bingung.

__ADS_1


"Tuan, apakah aku berhasil?" Lalu menoleh kearah Lin Tian, dan bertanya.


Lin Tian menggelengkan kepalanya, mengangkat kepalanya ke atas, dan berkata, "Sepertinya buah Taixun telah muncul."


"Berarti, getaran dan ledakan tadi bukan karena latihanku?"


"Bukan," Lin Tian membantah, dan melanjutkan, "Kamu masih memiliki banyak kekurangan, dan perlu waktu untuk menguasainya. Itu mungkin karena kemunculan buah Taixun."


"Aku harus pergi untuk melihatnya. Jika kamu ingin berlatih, teruslah di sini."


Ada kesedihan dan kekecewaan ketika Zhao Wuji mengetahui kebenarannya. Tapi dia masih mengatakan, "Aku akan mengikuti Tuan."


"Tidak masalah. Kamu pergi dulu, aku akan menyusul nanti."


Zhao Wuji tidak bertanya, atau menolak perintah Lin Tian, dan hanya mengangguk, lalu berjalan keluar lebih dulu.


Setelah dirasa Zhao Wuji sudah pergi jauh, Lin Tian berpikir sejenak, dan mengeluarkan Ling Yanyue dari dalam Pagoda Bintang.


Ada kejutan di wajah Ling Yanyue saat di bawah keluar tanpa sepengetahuannya, dan saat melihat bahwa ada Lin Tian di depannya, dia segera berteriak.


"Mesum! Apa yang kamu lakukan mengeluarkanku seperti ini?" Sambil berteriak kepada Lin Tian, tidak lupa juga Ling Yanyue menutupi bagian-bagian penting tubuhnya.


Tubuh Ling Yanyue yang kini tampak basah, dan tanpa pakaian membuat Lin Tian terkejut, dan mulutnya berkedut beberapa kali.


Pada awalnya, Lin Tian mengeluarkan Ling Yanyue karena berpikir bahwa akan ada pertarungan saat merebutkan buah Taixun.


Mengingat kebencian Zhang Fang terhadap dirinya, dia pasti tidak akan membiarkan dirinya bebas, dan akan mencoba untuk membunuhnya.


Lin Tian tidak pernah takut akan kekuatan, dan kemarahan Zhang Fang, tapi dia tidak berniat untuk bertarung dengannya.


Oleh karena itu, Lin Tian mengeluarkan Ling Yanyue untuk menahannya.


Namun yang tidak disangka adalah, Ling Yanyue ternyata sedang mandi, dan tanpa pakaian.


Siapa yang salah jika begini?


Tapi Lin Tian tidak ingin berdebat dengan Ling Yanyue, dan berkata, "Cepat pakai pakaianmu."


"Kamu sialan! Kenapa kamu tidak bilang lebih awal jika memintaku untuk keluar! Apakah kamu sengaja?"


"Ya, mengingat kembali sebagai orang mesum, pasti kamu sengaja melakukannya."


"Kamu mesum...."


....


Untuk menghindari amarah dan celoteh yang akan di keluarkan oleh Ling Yanyue, Lin Tian juga segera keluar dari lembah lebih dulu.

__ADS_1


Sampai akhirnya keluar dari lembah, akhirnya Lin Tian bernafas lega, dan menggaruk telinganya yang terasa berdengung dengan omelan Ling Yanyue.


"Aku bertanya-tanya, apakah wanita ini sangat suka berbicara, dan menjawabnya sendiri?"


"Apa yang kamu katakan? Apakah kamu berpikir aku sudah gila!"


"Kamu yang gila, mesum, jahat, kejam, dan semuanya! Pokoknya yang jelek adalah kamu!"


"Tidak bermoral.."


Entah kenapa, Lin Tian merasa bahwa mengeluarkan Ling Yanyue dari dalam Pagoda Bintang adalah keputusan yang buruk.


Tapi Lin Tian juga tidak berdaya, dan hanya bisa menyusul Zhao Wuji dengan nyanyian-nyanyian Ling Yanyue di sampingnya.


Untungnya, setelah beberapa waktu, Ling Yanyue tampaknya sudah puas memarahi dirinya, dan berhenti berbicara.


Ketika Ling Yanyue tenang, akhirnya Lin Tian sedikit lega, dan berkata, "Aku berniat mengambil semua buah Taixun untuk diriku sendiri."


"Ooh.. apakah kamu menggangguku saat mandi hanya untuk mengambil buah itu untukmu? Jangan bermimpi!"


"Kamu telah mengganggu kesenanganku, jika kamu tidak memberikan aku kompensasi yang layak, aku tidak akan melakukannya."


Berkata seperti itu, Lin Tian melihat ada antisipasi dan harapan besar yang tersirat di wajah Ling Yanyue.


Tampaknya, wanita ini berharap agar dirinya memohon kepadanya. 


"Tenang, aku hanya memintamu untuk menghalangi Zhang Fang."


Ketika Lin Tian selesai mengatakan niatnya, Lin Tian melirik Ling Yanyue lagi, dan benar-benar melihat kekecewaan, yang hampir tidak bisa di sembunyikan di wajahnya.


Tapi Ling Yanyue berusaha menutupinya dan mendengus, "Apakah kamu ingin aku melawan Saudaraku sendiri?"


Lin Tian tersenyum, dan bertanya, "Apakah kamu pernah menganggapnya sebagai Suadara?"


"Ya, tidak juga. Tidak! Aku tidak pernah menganggapnya sebagai Saudara. Karena bagaimanapun juga, kami tidak memiliki ikatan darah apapun."


"Bahkan, aku sedikit jijik saat berada bersamanya."


"Bukan hanya sombong, dan bodoh, dia juga sering memberikan pandangan pada tubuhku. Jika aku lemah, mungkin aku sudah menjadi wanita yang teraniaya."


"Untungnya aku kuat. Jadi usahanya selalu gagal."


"Itu lebih murah untukmu! Jika bukan karena latihanku, aku pasti tidak akan sudi memberikannya kepadamu!"


"Cih, tapi sangat di sesalkan! Kamu ternyata sangat kejam, dan tidak pernah mengasihani kecantikan!"


"Ooh.. sedihnya hidupku..."

__ADS_1


__ADS_2