
Bertanya satu, dan menjawabnya dengan banyak hal, sepertinya itu adalah karakteristik Ling Yanyue.
Mengetahui ini, akhirnya Lin Tian mulai menyesuaikan diri, dan tidak lagi terlalu peduli.
"Aku hanya memintamu untuk menahan Zhang Fang, selebihnya serahkan padaku. Sebagai hadiah, aku pasti akan lebih lembut padamu."
"Lebih lembut? Kamu--kamu, apa kamu masih akan memakanku lagi?" Sambil berkata, Ling Yanyue menatap Lin Tian dengan marah, dan takut.
Namun begitu, Lin Tian tidak bisa menahan tawa saat melihat sedikit antisipasi di matanya. Tapi dia tidak terus berbicara, karena saat ini, mereka telah menyusul Zhao Wuji.
Ketika Zhao Wuji melihat kedatangan Lin Tian dengan seorang wanita, dia segera memberikan salam kepada keduanya.
"Tuan Muda, Nona Muda!"
Lin Tian mengangguk dan tidak mengatakan apa-apa. Namun Zhao Wuji masih mempertahankan postur hormatnya, dan tidak beranjak dari melihat Ling Yanyue sambil sedikit tersesat.
Melihat itu, Lin Tian menoleh kearah Ling Yanyue, dan menggelengkan kepalanya.
Kemudian mengeluarkan sebuah cadar dari ruang penyimpanan, dan menyerahkan kepada Ling Yanyue.
"Pakailah ini. Akan sangat merepotkan jika ada yang melihat wajahmu."
Namun, Ling Yanyue tidak segera mengambil apa yang Lin Tian berikan, dan tersenyum penuh arti di mulutnya.
"Apakah kamu cemburu?"
"Kamu memakainya apa tidak?" Lin Tian mulai tidak sabar dengan kenakalan Ling Yanyue.
Selain nakal, kesukaan Ling Yanyue tampaknya adalah membuat Lin Tian emosional.
Karena saat melihatnya seperti ini, senyum di wajah Ling Yanyue terlihat semakin lebar, dan tidak mengambil apa yang Lin Tian berikan.
Dia hanya melihat Zhao Wuji yang masih linglung, dan bertanya, "Apakah aku cantik?"
Zhao Wuji yang mendengarnya otomatis segera menganggukkan kepalanya dengan cepat.
"Cantik! Nona, Anda benar-benar cantik."
Karena bagaimanapun, wajah Ling Yanyue yang sesungguhnya adalah kecantikan, yang bahkan membuat seorang Putri iri.
__ADS_1
"Tapi kamu tahu, meski aku sangat cantik, aku merasa sedih dan teraniaya. Karena harus bersama dengan pria gendut, dan jelek seperti dia."
Zhao Wuji menoleh kearah orang yang dimaksud, dan segera terdiam.
Dalam pandangan Zhao Wuji, Lin Tian sekarang memang gemuk, dan bodoh. Di tambah dengan wajahnya yang saat ini sedang marah, kejelekan itu terlihat semakin buruk.
Dua pasangan ini disandingkan, ini seperti seekor kodok, dan angsa.
Seperti yang Ling Yanyue katakan, ini sangat tidak adil untuk kecantikannya.
Tapi, Zhao Wuji tidak berani untuk berkata, dan hanya bisa menelan ludahnya.
"Tuan adalah Tuan. Bisa mendapatkan wanita secantik peri, ini adalah kekuatan yang tidak bisa di miliki oleh orang jelek lainnya."
Ketika pertama kali Zhao Wuji mengatakan kata-kata itu, Ling Yanyue sedikit tidak senang. Tapi, setelah kata terakhirnya terdengar, dia tidak bisa lagi menahan hatinya, dan tertawa terbahak-bahak.
Di sisi lain, Lin Tian yang mendengar keduanya tidak bisa menahan kedutan di wajahnya.
"Zhao Wuji, apakah kamu sudah memahami apa yang aku ajarkan?"
Dengan sedikit bangga, Zhao Wuji sedikit mengangkat kepalanya, dan menjawab, "Tuan, meskipun murid belum sepenuhnya menguasai, setidaknya dalam 30 hari, murid pasti akan bisa menguasainya."
"Terlalu lama! 10 hari, jika kamu tidak bisa menguasainya dalam waktu itu, kamu harus segera pergi."
Lin Tian mengibaskan tangannya tidak peduli, dan dengan acuh tak acuh berkata, "Ini adalah hukuman karena tidak menghormati seorang guru. Jika kamu masih berdebat, aku akan--"
"Tuan, tuan! Murid mengerti. Murid pasti bisa menguasainya dalam waktu 10 hari."
Meskipun enggan, dan sedih, Zhao Wuji hanya bisa menurutinya dengan cepat. Karena selain hukuman atas penghinaan pada guru, Lin Tian juga telah menganggapnya sebagai seorang murid.
Jadi, daripada mendapatkan hukuman lain, lebih baik segera setuju, dan tidak lagi berdebat.
"Bagus! Hanya saja... Harus ada yang membersihkan namaku.."
"Tuan! Tuan adalah orang paling gagah, dan tampan selama sepuluh ribu tahun. Di tambah dengan kecantikan tiada tara di samping, Tuan adalah Dewa dan Dewi yang telah ditakdirkan oleh Langit."
Ketika mendengar ini, Lin Tian menoleh kearah Ling Yanyue yang kini sedikit tercengang, dan membalas dengan senyum seringai.
Di tatap seperti itu oleh Lin Tian, otomatis Ling Yanyue menebak pikirannya, dan merasa malu.
__ADS_1
Tapi Lin Tian tidak mengatakan apapun lagi, dan berjalan kearah tujuan lebih dulu.
Saat Lin Tian berjalan, Zhao Wuji juga segera mengikutinya dengan patuh. Sementara Ling Yanyue sendiri, dia masih terkejut dengan apa yang terjadi, dan baru sadar saat Lin Tian telah berjalan jauh.
"Ya, ya! Bagus, sepertinya kamu ingin bertarung hari ini." Ling Yanyue berdecak kesal, dan kemudian menyusul Lin Tian.
Saat berjalan, diam-diam Ling Yanyue juga memakai penutup wajah yang Lin Tian berikan padanya.
Setelah semua, tidak ada lagi yang terjadi, dan mereka telah tiba di tempat tujuan.
"Banyak sekali orang?" Ini adalah kata pertama yang Zhao Wuji katakan.
Karena saat ini, Gunung besar yang berbentuk layaknya telur sebelumnya telah meledak, dan membentuk sebuah dataran yang luas dengan ratusan orang di sana.
"Selain banyak orang, tempat ini juga terasa sedikit panas." Ling Yanyue menambahkan saat melihat larva di tengah-tengah sekelompok orang.
Lin Tian melihat ke kejauhan, dan di tengah-tengah larva panas, ada sebuah pulau kecil, yang di tumbuhi sebuah pohon berwarna merah di tengah-tengahnya.
"Buah Taixun, buah yang hanya terlahir dengan keajaiban langit dan bumi. Buah ini sangat jarang tumbuh karena mereka memerlukan waktu yang sangat lama, dan kondisi yang ekstrim."
"Dari buahnya yang berwarna agak kemerahan, tampaknya itu sebentar lagi itu akan matang."
Mendengar pengenalan Lin Tian, Zhao Yue mengangguk, dan bertanya, "Tapi Tuan, kenapa semua orang hanya melihatnya dan tidak segera mengambilnya?"
Lin Tian mengarahkan jarinya ke larva di sekitar pohon Taixun itu tumbuh.
"Larva itu, aku yakin tidak hanya larva biasa. Selain panas, pasti ada banyak mahkluk yang sedang berdiam diri disana."
"Daripada melawan mahkluk-makhluk itu sebelum buah Taixun matang, lebih baik mempelajari situasinya lebih dulu."
"Semua orang tahu itu. Oleh karena itu mereka sedang menunggu kesempatan yang tepat sebelum bergerak."
Ling Yanyue yang mendengarnya juga mengangguk, dan berkata, "Ada lebih dari tiga ratus orang di kelompok Zhang Fang, dan mereka semua adalah pembudidaya yang kuat. Paling rendah ada di Yuan Qi tengah, dan ada beberapa yang di Jindan."
"Lin Tian, tampaknya ini sangat sulit untuk mengambil semua buah Taixun tanpa melakukan pertarungan."
Lin Tian melihat kearah Ling Yanyue dan memberikan senyum menghina.
"Sebagai seorang pembudidaya Para Dewa, apakah kamu akan takut dengan Jindan?"
__ADS_1
...****************...
{Beberapa hari ini author lagi kurang fit. Ini adalah bab terakhir. Sampai kondisiku sudah kembali, tidak akan ada update dulu. 🤮🤮😓 🙏}