Aku Dan Bintang

Aku Dan Bintang
Hukuman atau Cobaan ?


__ADS_3

"Bagaimana Mi ? Kita harus gimana? apa yang sudah kamu dapatkan dari laki laki bodoh itu?" Tanya Arya pada Mia yang terlihat sedang berpikir keras.


" Akhh....! laki laki si_alan itu bahkan belum memberi ku status yang jelas selain istri siri, itu berarti aku tak bisa menuntut harta gono gini, Wisnu mberengseek...!" Mia melempar apa saja benda yang ada di dekatnya.


Saat ini Mia begitu frustasi, belum sempat dia menguras harta Wisnu, tapi suami sirinya itu sudah mengetahui kelicikannya, kebohongannya dan kejahatannya tentu saja.


Padahal tinggal selangkah lagi untuk kesuksesan rencana jahatnya, tapi Wisnu malah memergoki dirinya dan Arya yang secara tidak langsung membongkar kebusukan mereka sendiri.


Mia dan Arya memang sepasang kekasih semenjak lima tahun yang lalu ketika mereka sama sama di Batam, Arya tahu tentang kelakuan Mia selama ini yang sering menggoda laki laki hidung belang dan dia tidak keberatan karena Mia juga selalu memberinya berlimpah materi dari hasilnya menjerat laki laki mata keranjang, sampai dua tahun yang lalu ketika hubungan Mia dan Heru hampir berakhir karena Heru yang curiga dengan kedekatan Mia dan Arya yang mengaku saudara sepupu, Arya memutuskan untuk merantau ke kota ini dan bekerja sebagai bartender di club milik Wisnu, karena saat di Batam juga dirinya bekerja sebagai bartender juga.


Setelah hubungan Mia dan Heru berakhir, Mia menyusul Arya dan iseng Arya menyarankan untuk ikut kerja bersamanya di club sebagai wanita malam, tapi takdir berkata lain, bagai mendapat kan durian runtuh, ternyata Wisnu terpesona dan memperlihatkan rasa ketertarikannya pada Mia, dan Arya mulai menjalankan rencana agar Mia kekasihnya itu mendekati Wisnu, terlebih saat itu Mia tengah mengandung anak dari Arya yang usia kandungannya baru tiga minggu, hal itu pun tak pelak di jadikan mereka sebagai senjata untuk menjerat Wisnu dalam jebakan, Mia semakin agresif mendekati Wisnu, setelah hubungan mereka di ketahui Safira, karena tak ingin dia tersingkir, maka kehamilan itu di jadikan senjata mia untuk mengikat Wisnu dan tentu saja untuk menguras hartanya.


Tapi rencana tinggal rencana, semua hancur di detik detik terakhir, sungguh Mia bingung apabila Wisnu benar benar melakukan tes DNA pada anaknya, tentu saja itu akan membuat dirinya d tendang dari rumah mewah dan uang berlimpah Wisnu, karena bayi itu memang anak Arya bukan anak Wisnu, Mia sudah mengandung dari sebelum melakukan hubungan badan dengan Wisnu.


" Sepertinya posisi kita sudah sulit, kamu juga terlalu bodoh, hanya merayu Wisnu untuk nikah secara hukum negara saja tidak becus.!" Cibir Arya merutuki kebodohan pacarnya itu.


"Sebaiknya kita harus segera pulang ke rumah mu, ambil semua barang berharga di rumah itu, lalu kita pergi jauh sebelum Wisnu tahu kebenarannya dan menjebloskan kita ke penjara." Sambung Arya memberikan ide konyol nya.


" Penjara ? tapi apa salahku ? bukannya kita malah akan di penjara karena kita mengambil barang barang berharga miliknya di rumah itu, oh... Arya kamu selalu saja bodoh !" Ucap Mia pada Arya yang masih mendekap bayi laki lakinya.


" Aku tak bisa berpikir saat ini, aku takut Wisnu kalap dan berbuat jahat pada anakku !" Arya terlihat sangat menyayangi bayi itu, bagai mana pun Mia adalah wanita yang dia cintai, mempunyai anak darinya merupakan hal terbahagia baginya, sebenarnya dia juga merasa lega Wisnu mengetahui kebenarannya, sehingga dia tak akan kehilangan anaknya karena di miliki Wisnu.

__ADS_1


" Aku punya rencana, aku yakin ini akan berhasil, kita tak perlu mencuri apapun, Wisnu akan dengan suka rela memberikan apa yang aku inginkan !" Mia tersenyum iblis saat mendapatkan ide di kepalanya.


" Terserah lah ! yang pasti aku tak ingin di pisahkan dari anak ku, jangan sampai Wisnu mengambil dia.!" Tegas Arya menunjuk ke arah bayi yang sekarang terlelap di boks bayi sebelah ranjang Mia.


***


" Masih ingat pulang ? istri baru melahirkan boro boro nungguin di rumah sakit, nengok saja enggak !" Semprot Mia saat mendapati Wisnu pulang ke rumah setelah seminggu tak pulang, bahkan Mia sudah pulang dari rumah sakit sejak empat hari yang lalu.


" Istri ? melahirkan? bayi siapa? bayi hasil perselingkuhan !" Teriak Wisnu yang tak terima dengan ucapan Mia.


" Dan kenapa kau masih berada di sini? cih... tak tau malu masih berani pulang ke rumah ini.!" Sinis Wisnu


" Kau tak ada hak untuk tinggal disini, ini rumahku, dan aku tak sudi satu atap dengan wanita jala*g murahan seperti kamu!" Tunjuk Wisnu tepat ke wajah Mia yang kaget dengan ucapan kasar Wisnu padanya.


" Coba saja kau mengusir ku, aku pastikan akan menyebar luaskan hubungan kita, bahkan foto foto kita, bukankan ayah mu sebentar lagi akan maju ke pemilihan gubernur? apa jadinya bila ada skandal dari putra kebanggaannya tersebar di media ?" Mia tersenyum smirk


" Kau berani mengancam ku, huh ? apa kau sudah bosan hidup di dunia ini? Ancaman mu tak mempan untuk ku, !" Wisnu mencengkram erat kedua pipi Mia hanya dengan sebelah tangannya.


" Aku akan buktikan ! dan aku akan pastikan kamu dan keluargamu hancur !" Mia kehabisan akal.


" Kau lupa siapa aku ? siapa ayahku? ancaman remeh mu tak berarti sama sekali, cepat pergi dari rumah ini dan bawa anak haram mu dengan mbajingan Arya itu !" Bentak Wisnu mendorong jauh tubuh Mia dari hadapannya.

__ADS_1


Dua hari yang lalu Wisnu ke club dan memecat Arya, karena penggelapan yang dia lakukan selama dirinya menjadi wakil Wisnu, dia juga mengakui semua nya, termasuk bahwa dia ayah dari anak yang di lahirkan Mia, bahwa Wisnu telah di jebak olehnya dan Mia, dia menceritakan semuanya, tentu saja dia berkata jujur karena di bawah ancaman belasan preman sewaan Wisnu yang siap menghajarnya sampai babak belur, bahkan dia juga menceritakan rencana Mia yang akan menyebar foto foto mesra Mia dengan Wisnu untuk menghancurkan dan menciptakan skandal menjelang majunya ayah Wisnu dalam pemilihan gubernur.


" Bawa bang_sat itu masuk !" teriak Wisnu memerintahkan anak buahnya yang berjaga di luar rumahnya.


Dua orang preman membawa seorang laki laki yang mukanya sudah babak belur dengan langkah yang lunglai.


" Arya !" Pekik Mia mendekati laki laki itu


" Apa yang kamu lakukan padanya Wisnu ? kamu sungguh iblis !" Cerca Mia ke arah Wisnu dengan mata yang memerah dan berkaca kaca.


" Hahahaha memang terkadang aku harus menjadi iblis untuk menggadapi manusia manusia menjijikan seperti kalian !" Wisnu tertawa lepas melihat sepasang kekasih yang tak berdaya di hadapannya.


" Ayo pergi dari sini, beresi semua barangmu dan bawa bayi kita." Lirih Arya tak ingin tersiksa lebih lama lagi, dan tak ingin di jebloskan ke penjara karena kejahatan yang di lakukannya.


" Ta- tapi,,, " Mia merasa belum mendapatkan apa yang di inginkannya.


" Cepat pergi jauh dari kota ini sebelum aku membuat bayi itu menjadi yatim piatu !" Ancam Wisnu yang membuat Arya dan Mia merinding, saat ini mereka baru tau kalau Wisnu memiliki sisi iblis yang kejam.


" Sudahlah, mungkin ini cobaan untuk keluarga kecil kita, cepatlah kita pergi sayang.!" Bujuk Arya pada Mia yang masih terlihat ragu untuk meninggalkan kemewahan hidupnya, dan tak terbayang bagai mana mereka akan menjalani hidup tanpa uang dan kemewahan.


" Hei...! apa kata mu, cobaan? ini bukan cobaan, tapi hukuman untuk kalian mberengsek !" Wisnu melebarkan matanya saat mendengar ucapan Arya yang mengatakan kalau yang terjadi pada mereka adalah sebuah cobaan, sungguh menggelikan !

__ADS_1


__ADS_2