
Hai... hai... readers semua....
Apa kabar?
Semoga selalu di berikan kesehatan dan keberkahan yaaa...
Terima kasih untuk kalian yang sudah berkenan meluangkan waktu untuk membaca karya-karya emak.
Terharu deh 😢...
Ada yang dengan senang hati meninggalkan like dan komen (Meskipun enggak emak balas 😁😁). Maafkeun emak yang gak sempat balas karena ngemong anak 2 yeeaa 😂
Btw si dede udah mulai aktif bun 😅 tidur sejam bangun, dua jam melek. (Ah, kan. Emak jadi curhat. 😔😔)
Tapi tenang, komentar kalian tetap emak baca kok 😚. Yang suka kasih mawar, kopi dan vote, juga emak ucapkan terima kasiiih banyak atas dukungannya. Apa lagi yang nonton iklan, sehingga bisa buat tambahan beli permen 😍
Dan ya,
Emak Adara mau promo novel baru nih. Hehehe 😁 Ada udang dibalik bakwan. Buat pengumuman untuk promo ternyata 😅
Judulnya Bukan Pangeran dan Cinderella
Kalian sudah bisa baca dan cari di kolom pencarian atau klik profil emak 😘
Novel tersebut menceritakan tentang kisah anak sekolah. Cocok deh untuk kalian yang mau nostalgia 😍
Kalau kalian pernah baca cerita emak sebelumnya. Kalian pasti tahu siapa pemeran utama prianya.
Namanya Prince Altair Danadyaksa. Ya, putra ke dua pasangan Rion dan Bintang yang kisahnya bisa kalian baca di novel Bukti Cinta Untuk Bintang.
Elaaaah, promo lagi 😁😁
Nanti disana akan ada oppa Akhtar, Ray, Ayah Rion dan kawan-kawan.
Ada El Nara, anaknya papa Nath dan Mama Tiara. Dan kejutan-kejutan lainnya 😊😊
Ini Covernya guys.

Berikut Deskripsinya.
__ADS_1
Ella, gadis bernama lengkap Putri Cinderella yang merupakan salah satu murid di SMA Cahaya Bangsa terpaksa menyembunyikan jati dirinya yang pemberani dan periang dibalik penampilannya yang cupu demi bisa bertahan diantara para anak-anak orang kaya di sekolah itu.
Dan ketenangan hidupnya mulai terusik saat Prince menyatakan perasaannya di depan seluruh murid.
Akibat dari perbuatan Prince, Ella selalu berada dalam masalah dan bahaya, namun Prince selalu bisa melindunginya. Hingga suatu hari, Prince gagal melindungi Ella sehingga kejadian itu membuat kehidupan mereka berubah drastis.
Ella terpaksa pergi untuk menjauh. Namun, 5 tahun kemudian mereka kembali dipertemukan dalam situasi berbeda.
Dengan Prince dan Cinderella yang sama dan perasaan yang masih juga sama.
Ikuti kisah mereka dalam novel Bukan Pangeran Dan Cinderella 🤗🤗🤗
Bonus cuplikan Bab 1
"Ellaaaaaaaaa!" Teriakan itu begitu memekakan telinga.
"Astaga, Ibu!" pekik seorang gadis yang merasa terkejut. Gadis itu masih meringkuk diatas ranjang dan menutup telinga dengan bantal.
Masih jam 4 pagi, tapi Ibunya sudah membangunkan Ella dengan suara 8 oktav yang menembus sampai ke rumah tetangga.
"Dimana tutup bapper-ware yang warna biru, Ella? Yang kemarin ibu bawa. Ibu harus kembalikan." Suara itu masih terdengar keras meski tak sekeras tadi.
Ella seketika terduduk di atas ranjang. Ia menepuk keningnya setelah berdiam diri selama 5 detik untuk mengingat dimana ia meletakkan tutup benda keramat yang selalu menjadi sumber masalah diantara ia dan ibunya.
"Dimana Ella? Ibu harus kembalikan."
Ella segera melompat dari atas ranjangnya. Ia membuka pintu depan rumahnya dan berjongkok di depan kursi teras. Ia melihat ke arah kolong kursi dengan menundukkan kepalanya.
"Huuh! Untung saja masih ada di sini." Ia menghembuskan nafas lega karena benda yang ia cari bisa ia temukan.
Ella mengambil benda tipis berwarna biru dan berbentuk persegi itu. Kemarin malam, Ibunya membawa ayam panggang dari rumah majikannya. Dan Ella makan di teras. Ia mengunakan tutup itu untuk meletakkan tulang ayam untuk makanan kucing.
Selesai makan, Ella meletakkannya di kolong kursi agar tulang ayam itu bisa segera dieksekusi oleh si Bricko, kucing jantan yang biasa wira-wiri di depan rumahnya.
"Ada, Bu!" Teriak Ella sambil berlari.
"Nih!" Ella memberikan benda itu pada ibunya.
"Kalau hilang, gaji ibu bisa di potong, La!"
Ella mencebikkan bibirnya. "Katanya bos ibu baik banget, tapi kok malah potong gaji ibu cuma perkara tutup bapperware doang!"
__ADS_1
Benda itu hanya kotak untuk menyimpan makanan. Harganya juga terbilang murah versi orang kaya seperti majikan ibunya.
Kalau bagi mereka, dari pada untuk membeli wadah seperti itu, lebih baik uangnya digunakan untuk biaya hidup yang lain.
"Tapi ini sudah yang ke sepuluh, Ella!"
"Lihat mereka! Sungguh naas karena tidak punya pasangan lagi akibat ulah kamu!"
Romlah menunjuk tumpukan kotak yang tidak ada tutupnya, atau tutup yang tidak ada kotaknya di rak piring.
Sebenarnya majikannya itu tidak mempermasalahkan hal tersebut, hanya saja ia yang merasa tidak enak hati karena terlalu sering tidak mengembalikannya dengan alasan tutupnya sudah hilang.
Ella nyengir kuda. Ia memang tidak pernah menghitung berapa banyak kotak bekal yang hilang akibat ulahnya.
Ibunya suka sekali membawa makanan dari rumah majikannya dan Ella sering sekali membagikan pada anak-anak yang bermain bola di lapangan samping rumahnya.
Terakhir kali, Ella ingat, tutup bapper-ware tertinggal di halaman belakang sekolah karena ia juga sering membawa bekal dan memakannya disana.
"Ibu mau berangkat kerja, kan?" tanya Ella agar masalah ini tidak berlanjut lagi.
"Belum. Ibu masih harus memasak sarapan untuk kamu."
"Gak usah repot-repot, Bu. Ella bisa beli di warung depan. Ibu duduk aja dulu sambil menunggu jam 5."
"Ella tidur lagi, Bu," pamitnya.
Romlah memang biasanya pergi bekerja dari jam 5 pagi dan pulang setelah makan malam. Ia tidak menginap di rumah majikannya karena tidak bisa meninggalkan Ella sendirian di rumah.
Anak pertamanya sudah menikah dan tinggal di luar kota sementara suaminya sudah meninggal sejak Ella masih berusia 5 tahun.
"Jangan lupa, cuci baju dan sapu lantai, La."
"Beres, Ibu. Biasanya juga begitu!"
Ella, nama lengkapnya adalah Putri Cinderella. Bukan seperti cerita dongeng yang hidup bersama ibu tiri dan kedua saudara tirinya, tapi Ella hanya hidup berdua dengan ibunya.
Ella punya Abang bernama Gatot Prakoso. Entah mengapa Romlah- ibunya mendapat ide untuk memberi nama pada mereka dengan memakai nama tokoh dalam sebuah cerita dongeng.
Yang pasti, Ella selalu protes dengan namanya yang tidak sesuai dengan jati dirinya. Ia juga tidak ingin menjadi gadis miskin yang kelak akan dicari dan dipersunting oleh pangeran karena ia meninggalkan sebelah sepatu kacanya.
Ella hanyalah seorang siswa SMA yang akan lulus tahun ini. Ia hanya beruntung karena mendapatkan beasiswa untuk bisa bersekolah di SMA Cahaya Bangsa yang hampir seluruh siswanya adalah anak orang kaya.
__ADS_1
Emak tunggu disana ya guys 😊