AKU DAN CINTA SAUDARIKU

AKU DAN CINTA SAUDARIKU
BAB 51


__ADS_3

Doni, Eza dan Nano menatap Ryuzaki dengan pandangan menyelidik. Ryuzaki hanya melirik sekilas satu persatu ketiga orang yang sedang duduk di hadapannya kini. Kemudian dengan santai, ia mengaduk kopi hitamnya.


" Aku ngerasa... Kamu, mmm.... Beda ! Iya, beda. Tapi aku nggak tau apa yang berbeda dari kamu. "


Komentar pertama datang dari Eza.


" Beda ? Apanya ? Kulitnya yang nggak begitu putih kayak dulu ? Bro, warna kulit dia sekarang ini malah bikin dia lebih macho ! Lebih wow ! Lebih manly ! "


Sambung Doni dengan gaya meniru binaraga.


" Hei... Dia tetep Ryuzaki, yang nggak banyak omong tapi sekali ngomong, ngeselin ! Hehehe.... "


Timpal Nano dengan tawa khasnya yang datar terkekeh-kekeh.


" Kalian ini... sahabatku apa bukan sih ? "


Keluh Ryuzaki akhirnya, setelah mendengar teman-temannya mengomentari dirinya.


" Lha siapa lagi sahabat yang begitu setiakawan dan baik hati kayak kita-kita ini ? Nggak ada kan ? Nah... tentu saja, kita ini sahabatmu ! Sahabat terbaikmu !! "


Sahut Doni dengan nada bangga, diiringi anggukan kepala yang lain.


" Okey, aku pegang kata-kata kalian ya ! Awas bohong ! Bakal aku kasih hukuman, hehehe....."


Kata Ryuzaki sambil menatap tajam kepada ketiganya dan kemudian tertawa kecil.


Rasanya situasi kayak sekarang ini nggak asing buatku...


Kumpul bareng, banyak tawa dan canda.


Mereka.... emang sahabatku.


" Banyak yang pingin aku tanyain ke kamu, Ry... Tapi kayaknya nggak perlu lagi setelah ngeliat kamu hari ini. Aku yakin, apapun yang terjadi saat kamu menghilang, nggak banyak pengaruhnya buat keluargamu kan... "


Kata Nano dengan nada yang mulai serius.


Ryuzaki menyeruput kopinya dengan santai. Kemudian menatap kembali ke para sahabatnya. Terutama Nano, ia menanggapi ucapan Nano dengan helaan nafas panjang.


" Aku.... amnesia.... "


Ucap Ryuzaki lirih.


" Apaa ??? "


" Haaah ?! "


" Amnesia ??!! "


Seru ketiga sahabatnya dengan bersamaan.


Ryuzaki menganggukkan kepala pelan. Ia menyandarkan tubuhnya ke belakang, berusaha untuk tetap tenang. Tatapan tak percaya dari yang lain membuatnya harus memberikan penjelasan.


" Ya, aku bukannya menghilang... Tapi aku amnesia. Kecelakaan. Dari cerita Bunda, dari cerita orang yang menemukan dan mengurusku, dan dari surat-surat dalam tasku, kesimpulannya, aku kecelakaan saat menuju bandara. "


Ryuzaki pun menjelaskannya secara singkat.


" Kapan kamu kembali ? "


Tanya Eza penasaran.


" Mmm... udah sekitar dua bulan lebih kayaknya. "


Jawab Ryuzaki sembari mengingat.


" Dan baru hari ini kamu ngajak ketemuan ??!! Kamu juga lupa sama sekali soal persahabatan kita ?? "


Nano merasa kesal.


" Sorry, bro.... Iya, aku emang lupa semuanya, tapi dari Aretha, aku tau tentang kalian. Cuma kemarin-kemarin ini aku masih belum siap buat menghubungi kalian.... "


" Wah, parah ! Bahkan kamu sebut istrimu itu Aretha... Amnesia mu parah, Ry...."


Komentar Eza sambil menggelengkan kepalanya beberapa kali.


" Iya ya.... Kamu juga lupa soal Rere ? "


" Ya, aku.... "

__ADS_1


" Tapi kamu nggak lupa kan soal Rere hamil ? "


" Don, Rere aja dia lupa, gimana dia inget Rere hamil.... Jelaslah dia juga nggak inget soal itu. Amnesia, Don ! Hilang ingatan ! "


Nano yang menjawab pertanyaan Doni dengan nada yang ketus dan makin merasa kesal.


" Sorry, bro... Maksudku, aku... "


" Harus nya Ry, begitu kamu tau tentang kita, kamu bisa langsung hubungi kita, kita bisa bantu kamu ! "


Kembali, Nano protes dengan kesal.


" Betul, Ry.... Apa kata Nano bener banget. Oke kamu lupa tentang segala hal, tapi begitu kamu tau tentang kita, hubungilah kita, kita bantu semuanya.... ingetin kamu tentang banyak hal. "


Sambung Eza dengan lebih sabar.


" Ya, aku salah... Sekali lagi, sorry... "


Ryuzaki makin merasa menyesal.


Ternyata persahabatan ini lebih dalam dari yang kukira.


Mereka beneran peduli padaku.


Batinnya.


" Ya udah lah.... Sekarang sih, fokus pada kesembuhan mu aja. Apapun yang kamu butuhkan, bilang ke kita ya. Kamu tau, kita ini tau semua tentang kamu sampai dalam sedalam dalamnya, hehehe.... "


Kata Doni dengan akhir yang santai, mencairkan suasana.


" Maksudnya ? "


Penasaran, Ryuzaki duduk lebih merapat.


" Kita ini sering mandi bareng, Ry.... Jadi lekuk tubuh sampai tahi lalat di mana aja milikmu, kita tau tempatnya, hehehe.... "


Kata Doni sambil terkekeh.


Diikuti gelak tawa yang lain, Ryuzaki jadi menyesal karena penasaran.


" Kirain tau rahasia apa gitu yang penting buat hidupku... Nggak taunya cuma soal itu... "


" Rere tau soal ini ? Amnesia mu ? "


" Nggak.... Cuma Bunda yang tau. Yg lain nya nggak ada yang tau. "


" Kenapa nggak kasih tau ? "


" Aku nggak mau dia merasa asing denganku. Aku juga nggak mau dia jadi kasihan. "


" Alasanmu nggak masuk akal... "


" Betul, kamu salah lagi, guys ! "


" Entahlah.... "


Ryuzaki kembali menyandarkan tubuhnya ke belakang.


" Sara ? "


Tiba-tiba Eza menyeletuk.


" Ah iya, gimana dengan Sara ? "


Sambung Nano dengan cepat.


" Dia masih benci kamu nggak ? "


Dan Doni juga menimpalinya.


" Sara ? Masih benci padaku ? Maksud kalian apa sih ? Aku bener-bener nggak ngerti deh ! "


Ryuzaki mulai bingung dan penasaran.


" Sara kan benci kamu setengah mati, Ry... Begitu kamu nikah sama Rere, Sara selalu cari cara buat pisahin kalian. Dia membencimu sampai merasuk ke dalam tulang-tulang di tubuhnya. "


Ryuzaki menoleh ke arah Doni.

__ADS_1


" Membenciku separah itu ? "


" Iya, dia sakit hati sama kamu ! Sakit hati banget ! "


Ryuzaki merenungkan ucapan Doni.


Jangan-jangan bener tebakan ku...


Ada cinta segitiga di antara aku, Aretha dan Sara.


" Kalo kata ku Sara sakit jiwa, Ry.... Psikopat. "


Kali ini Ryuzaki melihat ke arah Nano.


" Psikopat .... ? Itukah kenapa dia setiap Rabu selalu ke psikiater ? Kata Aretha, dia terapi gitu. "


" Ya, dia pasien dokter Burhan, tau kan siapa dokter Burhan, dokter kejiwaan... Aku nggak sengaja ngeliat pas aku nganter nyokap ku berobat ke rumah sakit. Diam-diam aku ngikutin Sara dan dia masuk ke ruangan dokter Burhan, ada sekitar satu jam lebih.... "


Kata Nano setengah berbisik, tak ingin obrolan tersebut terdengar oleh sekitarnya.


Padahal saat ini pengunjung kafe terhitung sepi. Seharusnya tak perlu takut ada yang menguping. Dari meja tempat mereka berkumpul, berjarak dua meja lagi baru lah ada penikmat kopi yang lain.


" Aku pikir, paling dia cuma kelainan aja ya.... Tapi obsesinya buat misahin kamu dan Rere udah terlalu parah, bahkan hampir-hampir makan korban ... "


Sambung Eza, ikut pula mengecilkan suaranya.


" Ada korban juga ? "


Ryuzaki semakin penasaran.


" Ya, inget Ditto ?.... Kurang apa itu si Ditto. Cakep iya, kaya juga, sabar banget pula. Tapi yah.... Cinta nggak bisa dipaksakan. "


Kata Doni, tampak terlihat semburat kekecewaan di wajahnya.


Ditto ?


Siapa lagi Ditto ini ?


Cowok yang lain lagi, yang ada di antara kami ?


Siapa yang nggak Nerima cinta Ditto ?


Aretha atau Sara ?


Ryuzaki makin tertarik dengan percakapan ketiga sahabatnya.


" Intinya, kamu ! Ya, kamu harus hati-hati banget sama Sara. Kuakui, dia cantik banget, malah Rere aja kalah cantik sama Sara, tapi dia berbahaya, Ry.... "


Doni memperingatkan dengan tegas.


" Aku masih nggak ngerti dengan obrolan kalian ini. Dan aku bingung. Maksud kalian, diantara aku, Aretha, dan Sara, ada cinta segitiga ? "


Akhirnya Ryuzaki mengungkapkan apa yang membuatnya penasaran.


" Betul !! "


" Iya ! "


" Hooh.... "


Kompak, ketiganya menjawab.


Bahaya.... beneran bahaya, apalagi aku serumah dengan keduanya.


Aku harus bisa jaga sikap biar nggak nyakitin Aretha dan Sara.


Meskipun mungkin aku pacaran duluan sama Sara, tapi Aretha lah sekarang istriku.


Ryuzaki hanyut dalam lamunannya.


" Dari awal, Sara cinta mati pada Rere, itulah kenapa dia benci kamu saat kamu menikah dengan Rere. Bagi Sara, kamu itu penghalang antara dia dan Rere. Kamu orang ketiga diantara mereka. "


Eehh....


Ryuzaki terkejut setengah mati mendengar apa yang diucapkan Doni.


Jadi apa yang selama ini kupikirkan tadi salah ?

__ADS_1


Cinta segitiga itu memang ada dan akulah yang ketiga ??!


Sara.... cinta Aretha ?.....


__ADS_2