Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
liburan atau bulan madu ....?


__ADS_3

Katika Andrian sudah sampai di kelas tiba tiba , tangan Airin di cekal oleh seorang wanita , dan tiba tiba


"plaak"


pipi lembut nya di tampar oleh seorang wanita itu ,Airin dan Andrian terkejut di buat nya , membuat rahang Andrian mengeras seketika, ia menghampiri wanita itu


"plakkk"


Andrian membalas tamparan itu dengan emosi . Wanita itu terkejut dengan perlakuan Andrian seperti itu , ia tidak menyangka Andrian akan melakukan hal tersebut .


"Apa maksudmu tiba tiba menampar Airin ha" Dengan nada yang membentak dan sambil melotot kan kedua mata nya .


"A a a Andrian kamu kenapa seperti itu , aku tidak suka jika Airin menggoda mu " ucap wanita itu sambil memegang pipi nya yang terasa sangat sakit .


Andrian semakin marah di buat nya , Airin yang tidak pernah melihat Andrian marah kini ia tampak takut , ia tidak menyangka Andrian bisa seperti itu .


" Kau tau , dan kau harus tau Airin itu Pacar ku dan dia akan menjadi ISTRI ku " Ucap Andrian lantang , yang membuat semua mata yang berada di situ melotot ,


"Ha apa ?" Ucap Dira dengan melotot kan kedua bola matanya .


Mereka tidak habis pikir Andrian akan mengatakan hal seperti itu , yang mereka tau Andrian orang nya sangat lah dingin , ia tidak pernah dekat dengan wanita mana pun .


Andrian langsung menghampiri Airin dan langsung mengajak nya masuk kelas dan duduk di kursi milik nya , Andrian tau kemarahan nya tadi membuat Airin ketakutan , ia langsung menenangkan nya . Airin yang bingung dengan sikap Andrian , Andrian yang biasa nya bersikap lembut kini ketika ia marah ia berubah seperti monster yang sangat mengerihkan. Ya Airin tidak tau saja biasa nya Andrian menghabisi musuh musuh nya lebih menyeramkan lagi dari pada saat ini .


"Apa pipi mu masih sakit " Tanya Andrian sambil mengelus puncak rambut Airin .


Airin yang ketakutan hanya mengangguk ia hanya diam tanpa bicara .


"Kau pasti takut kan ? Jangan takut sayang , aku hanya tidak suka ada yang membuat kasar kepada mu Airin " ucap Andrian lagi , membuat Airin sekarang menjadi lebih tenang lagi .

__ADS_1


Tiba tiba Romi dan jeri datang mendekat ke arah Andrian dan Airin ...


"Wow ada berita apa ini , mengapa kami tidak tau bos " ledek Romi .


"Kayak nya bos yang dingin gini jadi romantis ya tak di sangka bisa juga Lo bos jadi romantis biasa nya loh selalu gini " Ledek jeri sambil memperagakan wajah Andrian . Andrian yang tidak terima di ejek kedua teman nya langsung menyentil kedua telinga teman nya itu ...


"Aduh sakit bos " ujar Romi dan jeri . Sambil mengelus kedua telinga nya yang di sentil Andrian . Airin yang melihat itu langsung tertawa , seakan ia menghilangkan ketakutan nya tadi .


Tiba tiba dosen masuk dan membuat para mahasiswa dan mahasiswi semua nya terdiam . Andrian yang tadi nya duduk di sebelah Airin langsung pindah dan menuju kursi nya dan semua nya mulai mengikuti kelas . Airin melirik ke arah kursi di sebelah nya yang di lihat nya kosong ,


"Kemana Vina ? Kenapa ia tidak datang hari ini ?" Gumam nya dalam hati sambil menatap kursi di sebelah nya .Ya ternyata Vina hari ini tidak masuk kelas , entah kenapa biasa nya ia selalu masuk kelas apa lagi satu bulan lagi mereka akan segera menyiapkan skripsi dan tentu saja mereka akan lulus dari universitas itu .


Kelas pun telah berakhir semua mahasiswa dan mahasiswi pun pergi keluar kelas dan langsung pulang , seperti biasanya Andrian berjalan bersama Airin menuju kearah parkiran dan seperti biasanya Andrian membuka kan pintu mobil mempersilahkan sang pujaan hati untuk masuk ,Airin hanya meng ia kan nya dan langsung memasuki mobil , Andrian langsung memasuki mobil dan melajukan mobilnya menuju kediaman Rahendra .


Sesampainya di kediaman Rahendra , Andrian dan Airin masuk ke rumah lalu di sambut oleh Rahendra dan mama nya Airin .


"Iya pa , kami sudah pulang , oh ya pa Airin rencana nya sama Andrian mau pergi liburan " Ucap nya sambil mendekati sang papa .


" Wah ide bagus itu Airin. , Mama sangat setuju apa lagi kalau kalian pergi berbulan madu " Ucap sang mama sambil menggoda , mendengar ucapan sang mama wajah Airin langsung berubah menjadi merah seperti tomat .


"Is mama apaan sih , ini kan cuman liburan ma , lagian Airin belum kepikiran untuk berbulan madu !" Jawab nya sambil tersenyum .


"Bagaimana bisa belum kepikiran tentang hal itu , papa sama Mama sudah ingin sekali menimang cucu " Goda sang papa .


Airin yang malu malu hanya tersenyum saja tanpa menjawab perkataan dari papa dan mama nya . .


"Kalau Andrian bagaimana ?" Tanya papa Rahendra ...


"Kalau Andrian sih kalau Airin nya sudah siap Andrian mau mau aja pa !" Ucap nya , Airin tidak menyangka Andrian akan mengatakan hal tersebut , membuat Airin semakin malu dan langsung beranjak pergi ke kamar nya .

__ADS_1


"Mau kemana Airin ?" Tanya Andrian .


"Mau ke kamar !" Jawab nya sambil menahan malu .


Andrian tau bahwa Airin sangat malu ia langsung berpamitan kepada mertua nya untuk menyusul Airin ke dalam kamar nya , kedua mertua nya hanya meng ia kan. Mereka sudah paham tentang pengantin baru .


"Creek " pintu kamar di buka , Andrian langsung mendatangi Airin yang berada di ranjang tempat tidur ,. Andrian langsung memeluk nya ...


"Bagaimana pendapat mu , apa kita sekalian pergi bulan madu ?" Tanya nya sambil memeluk Airin .


"Apa sih Andrian , bulan madu nya nanti saja kalau kita sudah siap membuat skripsi , kita liburan dulu ya !" Ucap nya ...


"Yaah padahal aku sudah tidak sabar " ucap Andrian , Airin yang mendengar perkataan itu langsung melepaskan pelukannya dan langsung berlari menuju kamar mandi , ia merasa sangat malu sekali , ia tidak bisa berkata apa apa lagi ....


"Hei mau kemana ?" Tanya Andrian


"Mau mandi " jawab nya sambil tersenyum


"Aku ikut ya ?" ucap Andrian sambil menggoda .


"Andriaaaannnnn" teriak Airin malu...


yah begitulah Airin kalau selalu di goda dengan Andrian ia langsung memilih pergi Karena ia tidak tahan dengan jantung nya setiap kali ia di goda setia itu juga jantung nya berasa berdetak dengan kencang ..


"Perasaan apa ini Airin ? Mengapa aku merasakan seperti ini , aku belum pernah merasakan nya , ya ampun Airin apa kau tidak sadar kalau kau jatuh cinta dengan Andrian ?, Siapa coba yang tidak akan jatuh cinta dengan sikap Andrian seperti itu ia selalu manis , ah apa ini mengapa aku selalu memikirkan nya ?" Gumam nya dalam hati ,


Andrian yang menyadari bahwa belakangan ini Airin menunjukkan sikap cemburu nya ia merasa sangat bahagia


"Akhirnya aku bisa mendapatkan hati mu Airin !" gumam nya ....

__ADS_1


__ADS_2