
Airin masih belum bisa tidur ia masih memikirkan tentang suami nya , sesekali memejamkan mata nya namun bayangan Andrian selalu muncul di dalam pikiran nya ,
"Kenapa sih perasaan ku jadi tidak enak begini , aku takut terjadi sesuatu kepada Andrian " ucap nya
Sementara itu Andrian dan Robert sudah sampai di markas Andrian , mereka langsung ikut baku tembak dengan penyusup penyusup itu ..
Andrian yang sangat mahir dalam menggunakan pistol itu sangat mudah bagi nya melumpuhkan para penyusup itu ...
door dorrr door
Semua tembakan tepat sasaran , kini markas nya sudah menjadi lautan darah , sungguh pemandangan sangat mengerihkan .. Tidak kalah dengan Andrian Robert sang asisten juga sangat mahir menggunakan pistol yang di pegang nya semua musuh sekejap dapat di lumpuhkan .. Semua anak buah Andrian merasa bangga dengan Andrian , mereka bersorak memuji tuan nya itu ...
Ketika semua senang dengan kemenangan yang diraih mereka tiba tiba salah satu penyusup itu bersembunyi dan mengarahkan pistol itu tepat di belakang Andrian ..
Door ....
"Aggghhhh" pekik Andrian , rupanya tembakan itu mengenai tubuh belakang Andrian ,,
Semua mata terbelalak melihat darah segar bercucuran di tubuh Andrian , Andrian mulai terkulai lemas
"Tuaaaan " teriak mereka serentak
Andrian yang sudah lemas lalu mencoba menyeimbangkan tubuh nya namun sayang tubuh nya ambruk seketika ,
bruuuk
"Airin" ucap nya sebelum ia menutup mata nya
Robert mendatangi Andrian langsung menggendong dan membawa nya menuju mobil dan langsung pergi menuju rumah sakit
"Tuan kau baik baik saja , tuan tolong bertahan lah " ucap nya dengan nada cemas dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi ..
Sementara di markas anak buah Andrian mencari penyusup yang telah berani membuat tuan nya terluka . Mereka dengan mudah mendapatkan orang itu ,dan langsung menangkap nya
"Tangkap dia " teriak salah satu anak buah Andrian , mereka pun menangkap nya
"Aku tidak akan membunuh mu melainkan aku akan menyiksa mu biadab kau berani nya aghhhhh" bentak salah satu anak buah itu langsung menendang tubuh penyusup itu ..
"Bawa dia ke penjara akan kita buat ia mengerti bagaimana berani bermain main dengan tuan kita " ucap nya
Mereka pun membawa penyusup itu ke dalam penjara yang terletak di dalam markas Andrian ...
****
__ADS_1
Sesampainya di rumah sakit Robert langsung meminta perawat menangani Andrian , ia juga langsung memanggil dokter untuk segera melakukan tindakan ..
"Tenang tuan ,tuan muda pasti akan baik baik saja " ucap dokter itu kepada Robert seakan ia sudah mengenal betul Andrian dan Robert
"Kau harus melakukan apa pun dan bagaimana cara nya aku tidak ingin tau kau harus bisa menyelamatkan tuan muda " ucap nya lagi
mendengar perkataan Robert , dokter itu langsung membawa Andrian menuju ruang operasi dan langsung melakukan tindakan secepatnya ...
Robert yang duduk di luar bingung harus bagaimana apa ia harus memberi tahukan kepada nona Airin , bagaimana reaksi nya nanti .. Tapi ia tetap harus memberi tahu nya , Robert meraih ponselnya hendak menghubungi nona Airin. ...
Sementara itu Airin yang tidak bisa tidur ia merasa haus ia mengambil gelas berisi air yang berada di nakas . Namun tiba tiba
plentinggggg..
Gelas berisi air yang ia genggam jatuh seketika dada nya teras sesak tak berdaya ...
"Ada apa ini Andrian , ada apa dengan nya " ucap nya , seakan sudah mendapatkan sebuah firasat buruk yang akan menimpa suami nya itu. ..
Ponsel Airin berbunyi , ia langsung melihat nya , ia berharap yang menelpon nya Andrian namun yang menelpon nya Robert asisten Andrian , Airin bergegas menjawab telepon itu ...
"ada apa Robert ,? dimana Andrian apa dia baik baik saja ?" ucap Airin cemas..
"nona ... nona ... maaf saya tidak bisa melindungi tuan , tuan saat ini sedang berada di rumah sakit nona tuan sedang di operasi nona " ucap Robert
"Apaaaaa?" teriak Airin histeris ...
"Ada apa pa ? Kenapa Airin menjerit pa ?" Tanya mama nya Airin sambil terperanjat bangun berjalan menuju Airin.
"Papa tidak tau ma , " ucap nya tergesa gesa ..
Mereka semua membuka pintu Airin. Betapa terkejutnya Papa, mama nya Airin dan juga beberapa pelayan yang juga ikut ke kamar Airin , mereka melihat Airin yang terduduk lemas di bawah tepi ranjang dan menangis sejadi jadinya ..
"Sayang kau kenapa nak ?" tanya mama nya Airin sambil menghampiri nya
"Ma Andriaaan ma ?" ucap nya sambil menangis sejadi jadinya
"Ada apa sayang ?"Tanya papa nya heran
"Andrian di rumah sakit pa " ucap Airin , membuat semua nya terkejut , Rahendra tidak menanyakan kenapa Andrian , ia akan menanyakan nya kepada Robert nanti , karena ia tau kondisi putri nya tidak baik ..
papa Rahendra lalu menghubungi Robert dan menanyakan dimana rumah sakit nya. Papa Rahendra pergi bersama mama nya Airin dan juga Airin menuju rumah sakit yang di beritahu kan Robert kepada papa Rahendra ..
Ternyata di sana juga sudah ada papa Kelvin yang sangat cemas menanti siap nya operasi itu . Papa Kelvin juga membawa anggota nya yang sangat banyak menunggu di rumah sakit itu ..
__ADS_1
"Mengapa bisa seperti ini Robert , kau sungguh teledor , bukan nya aku sudah memberi tahu mu jangan sampai kau lalai menjaga Andrian " Ucap papa Kelvin dengan nada tinggi ...
Robert yang menyesali nya hanya tertunduk ia tidak berani menatap wajah tuan besar nya itu
"Maaf tuan ini di luar kendali saya dan anak buah yang lain tuan ," ucap nya menyesal . "
Mengapa bukan nya ia saja yang berada di dalam ,mengapa bukan nya ia saja yang terkena tembakan itu , mengapa mesti tuan muda nya , aghhh ceroboh nya kau Robert " ya begitulah semua pikiran Robert menyesali semua kejadian ini ..
"Kau siap kan semua anggota terbaik , dan kau balas semua nya , lebih kejam dari apa yang mereka lakukan kepada anak ku " ucap nya kepada Robert
"Baik tuan" Robert menunduk dan meng ia kan nya .. Robert pun undur diri pergi
Robert berjalan menuju markas ia menyiapkan beberapa anggota terbaik , mereka melancarkan aksinya malam ini juga untuk menyerang anggota penyusup itu .. Mereka semua sudah siap untuk pergi menyerang, walau mereka sedikit lelah karena aksi tadi , namun sudah menjadi perintah dari tuan besar nya jadi mau bilang apa lagi , rasa lelah nya sudah hilang bagi mereka ...
"Pa pa bagaimana keadaan Andrian pa ?" Terdengar suara seorang wanita yang berlari menuju ruangan operasi ...
"Sayang , ?" ucap papa Kelvin sambil mencoba tetap tenang
"Andrian akan baik baik saja sayang" Ucap nya kepada Airin sambil menghampiri Airin yang berdiri di depan pintu operasi , ya wanita itu Airin , ia langsung masuk berlari menuju ruangan operasi meninggal kan kedua orang tua nya di area rumah sakit . Ia melihat papa Kelvin yang sudah berada di sana ia langsung menghampiri nya ...
Tanpa kata kata Airin hanya diam dan menatap pintu ruang operasi itu , air mata mengalir sangat deras ..
Papa Rahendra dan mama nya Airin berjalan menuju tempat itu , papa Rahendra langsung memeluk menenangkan papa Kelvin ,
sedangkan mama nya Airin datang dan mencoba menenangkan Airin ..
"yang sabar ya sayang " ucap nya pada Airin sambil memeluk putri kesayangan nya itu ..
"ma pasti Andrian lagi kesakitan ya ma " ucap Airin
" Kamu yang kuat ya sayang , mama yakin Andrian itu akan baik baik saja" ucap sang mama ..
Sementara papa Rahendra mencoba menjauh sedikit dari keduanya , ia bersama papa Kelvin menanyakan apa yang sebenarnya telah terjadi ..
"Apa yang sebenarnya telah terjadi Kevin " Tanya nya
"Aku tidak tau Rahendra ini semua di luar batas kemampuan ku , aku tidak bisa melindungi Andrian , ia terkena tembakan di bagian belakang nya , " ucap nya ,
"Aku mengerti , apa kau sudah tau siapa pelaku nya " Rahendra seolah sudah mengerti betul siapa betul siapa menantunya dan besan nya itu ..
"Kata Robert sudah , malam ini juga aku meminta Robert menyerang kembali mereka " ucap nya tegas sambil mengepalkan kedua tangannya
"Aku yakin mereka akan menerima akibat nya karena bermain main dengan semua ini " ucap Rahendra dengan nada emosi
__ADS_1
"Rahendra bagaimana dengan anak ku , aku tidak sanggup kehilangan nya " ucap nya lagi
"Kau tenang menantu ku itu anak kuat ia akan baik baik saja , "ucap nya sambil menepuk pundak Kelvin .