
Siapa hati yang tidak luluh dengan semua yang lakukan oleh Andrian , bahkan Airin yang dulu nya membenci Andrian bahkan sama sekali tidak tertarik namun perlahan hati nya luluh juga dengan sikap CEO tampan itu ..
Mereka menghabiskan waktu sepanjang hari hingga benih benih cinta itu tumbuh seiring berjalannya waktu , tidak begitu sulit untuk seorang CEO tampan itu memikat hati seorang wanita ...
Wah tampak nya hari sudah semakin gelap , senja menghampiri kedua insan yang tengah di mabuk asmara itu , tidak menghiraukan siapa pun yang mereka tau dunia milik mereka berdua .
Mereka tampak menikmati senja yang berada di tepi danau , tersenyum dan tertawa bersama membuat mereka melupakan semua beban nya ...
"Ayo sayang kita pulang , nampaknya hari sudah semakin gelap " Ajak Andrian sambil memeluk sang pujaan hati nya itu
"Aku masih nyaman berada di tempat ini Andrian " lirih nya yang tak ingin waktu cepat berakhir ,ingin rasa nya ia menghentikan waktu saat ini ..
"Tidak sayang , kita bisa pergi lain waktu , Wek end dan masih banyak waktu lagi sayang , kau harus istirahat aku tidak ingin melihat mu kelelahan " ucap Andrian sambil menciumi leher istri nya itu yang masih senantiasa memandangi senja
"oh ayo lah sayang , aku masih betah disini" rengek nya manja
"Sayang ,, aku kan sudah janji kepada mu aku akan mengajak mu lagi , masih banyak waktu kita sayang , ayo kita pulang nanti kamu kelelahan bisa bisa kau sakit sayang" Andrian cemas karena ia takut nanti Airin akan jatuh sakit
"baik lah " dengan sedikit malas Airin menuruti keinginan suami nya itu , mereka lalu berjalan menuju mobil dan mengendarai nya untuk pulang ...
Sesampainya di kediaman Rahendra mereka langsung menuju ke kamar lalu bersiap siap untuk membersihkan diri keduanya
"Ayo mandi bareng "Ajak Andrian
"Kamu mandi dulu sayang , aku sebentar lagi" ucap Airin .
"Ayo lah sayang , kau tak ingat tadi kan aku sudah bilang aku mau imbalan karena sudah membuat mu bahagia hari ini dan sebagai imbalan nya aku inginnnn...." belum siap Andrian berkata Airin langsung memotong nya ...
"Iya aku tau , mari" Ajak nya , betapa bahagia nya Andrian ketika mendengar ucapan itu , ia langsung menggendong Airin menuju ke kamar mandi
"Aku bisa jalan Andrian " ucap Airin
__ADS_1
"Tapi aku ingin menggendong istri ku" ucap nya lagi , ia tidak membantah perkataan suami nya itu, ia hanya meng ia kan nya saja ...
ya begitulah kedua nya memadu kasih di dalam kamar mandi itu ..
****
"Bi Airin dan Andrian sudah pulang belum ?" tanya mama nya Airin kepada salah satu pelayan di sana karena ia melihat rumah nya sangat sepi ,,
"Udah nyonya , nampak nya tuan Muda dan nona sedang membersihkan diri ,
di dalam kamar " ucap pelayan itu yang melihat Andrian dan Airin yang menuju atas ke kamar nya ..
"Baik lah. siap kan makan malam ya bi ?" titah nyonya besar yang langsung di angguk in oleh pelayan itu ...
Mama nya Airin berjalan menuju dekat pintu yang di lihat nya ada seseorang dengan tergesa gesa berjalan masuk ke rumah , tanpa meminta ijin dulu kepada sang empunya rumah , lelaki itu langsung masuk dan betapa terkejutnya ketika melihat mama nya Airin yang berada di dekat pintu
"Maaf nyonya saya ingin bertemu dengan tuan Andrian , karena semenjak tadi saya menghubungi nya namun ponsel nya mati " ucap laki laki itu dengan nada merasa bersalah
"Sungguh baik nyonya "gumam nya dalam hati .. ya benar sekali lelaki yang sedang tergesa gesa itu Robert asisten nya Andrian ...
"Maaf nyonya , apa tuan Andrian berada di rumah ?" Tanya Robert
"Ada di kamar nya , langsung saja pergi ke kamarnya Robert "
"Baik nyonya " jawab Robert dan bergegas menuju ke kamar Andrian ..
****
"Kamu sangat cantik sayang rasa nya ku ingin menerkam mu lagi " ucap Andrian sambil memeluk Airin yang berada di depan meja rias nya
"Ah kau ini baru tadi kau menerkam ku lalu kau ingin lagi , apa kau tidak lelah " ucap Airin.
__ADS_1
"Tidak , aku kan kuat " elak Andrian untuk memenuhi hasrat nya ,Andrian langsung menciumi leher Airin dan menggendong nya menuju ranjang namun tiba tiba terdengar suara ketukan pintu yang langsung menghentikan semua kegiatan nya itu
tok tok tok
"Iss sialan siapa sih itu " umpat Andrian dan langsung membuka pintu ..
Betapa terkejutnya Andrian ketika membuka pintu yg di lihat nya Robert
"Sialan kau Robert mengganggu ku saja" umpat nya
"Maaf tuan , ada hal yang harus saya beritahu kan , ini penting tuan" ucap nya
"Mengapa kau tidak menelpon ku saja ,tidak perlu kau mengganggu ku Robert ....Aaggghh" pekik Andrian
"Maaf tuan saya sudah mencoba menghubungi tuan , tapi ponsel tuan tidak aktif , ini penting tuan " Mendengar kata penting Andrian langsung keluar menutup pintu kamar dan mengajak Robert ke ruangan yang agak sepi
"Ada apa Robert " tanya nya datar
"Tuan ini gawat markas sedang di serang oleh kelompok geng cobra , " ucap nya
"Sialan berani nya mereka mengganggu daerah ku , ayo kita pergi " Andrian langsung bergegas menuju kamar mengganti pakaian nya dan tidak lupa pula ia pamit kepada Airin ..
"Sayang aku pergi dulu ya , ada urusan penting nanti kalau sudah selesai aku pasti cepat kembali , kau tidak perlu menunggu ku ya , kau istirahat lah dulu " ucap nya sambil mencium puncak kepala Airin ...
"Mengapa malam malam seperti ini haruskah kau pergi Andrian ?" tanya nya khawatir
"Kau jangan khawatir sayang aku pergi dulu ya Robert sudah menunggu ku " ucap nya lagi
Andrian langsung bergegas berjalan keluar bersama Robert yang sudah menunggu nya sedari tadi , mereka pun melakukan mobil nya membela jalanan ibu kota
"Ada apa ini mengapa ia pergi dengan terburu buru seperti itu , ada apa sebenarnya , mengapa aku menjadi sangat cemas begini , Tuhan lindungi lah suami ku itu , rasa nya hati ku sangat lah berat" ucap Airin sambil meneteskan air mata nya , entah apa yang dirasakan nya saat ini tapi rasa itu membuat nya sangat tidak nyaman ia sangat khawatir sekali dengan kepergian suaminya itu, padahal ia tau kalau suami nya itu pergi nya tidak sendiri ia bersama asisten pribadi nya ....
__ADS_1