
...**Airin berjalan memasuki ruang kelas nya , ruangan kelas yang masih sepi karena hari ini Ia pergi sangat pagi sekali untuk langsung menyiapkan skripsi nya. Ia langsung duduk di meja nya dan membuka secarik kertas yang berada di coklat itu ....
"Aku selalu mengawasi Mu sayang, Kau jangan khawatir Aku tidak akan membiarkan Mu sendirian " Airin yang membaca secarik kertas itu langsung terkejut ,
"Apa apa an ini , siapa yang membuat semua ini , Bunga Mawar Putih , coklat dan kata romantis , siapa dalang semua ini" pekik nya dengan hati yang tentu nya tidak tenang.
Akan tetapi Ia tidak menghiraukan nya Ia tetap fokus kepada tujuan awal nya menyiapkan skripsi nya dan membuat Andrian bangga ...
Airin langsung menyiapkan skripsi nya dengan cepat Ia bergegas mendatangi dosen untuk menyerahkan skripsi nya itu.
"Siap deh , Aku kasih dosen ah sekalian ke rumah sakit" . Ujar nya sambil beranjak meninggalkan kelas .
"Eh kenapa kok Vina belum datang ya biasa nya anak itu udah pada nongol , apa lagi Romi dan Jeri , yaudah deh mungkin mereka ada kesibukan masing masing " ucap nya sambil berjalan menuju ruang dosen .
****
"Bagaimana sudah siap semua nya?" Ucap seorang lelaki itu .
"Iya ini Tuan , semua berkas nya ada di sini" Ucap anak buah kepada atasan nya sambil memberikan sebuah berkas .
"Ini apa ,?" Tanya lelaki itu
"Ini rekaman 15 tahun lalu Tuan , Tuan bisa mengecek nya sendiri , " Ucap lelaki itu sambil menyodorkan sebuah tab.
Mata lelaki itu terbelalak melihat semua nya Ia tidak percaya dengan apa yang terjadi semua ini . Ia memberi tahu kan kepada lelaki yang satu nya lagi yang sedang sibuk melihat berkas ,
"Coba lihat ni Vin " Sambil menyerah kan tab di hadapan nya .
"Apa ? Kurang ajar , jadi di balik semua ini dalang nya dia , aghhhhh akan ku bunuh dia " Ucap nya marah .
"Sabar , Dia sangat bermain cantik , kita juga bisa seperti itu , kalau Kau langsung memberi nya pelajaran Dia tidak akan bisa merasakan nya seperti yang Kau rasakan" Ucap nya .
"Bagaimana bisa Aku menunggu lagi , gara gara ulah nya Aku menelantarkan istri Ku , bahkan sekarang Andrian seperti itu karena ulah nya juga " Ucap nya .
__ADS_1
Dua orang lelaki yang sedang melihat tab itu adalah Rahendra dan juga Kelvin yang saat ini berada di luar negeri , Rahendra mengajak Kelvin pergi keluar negeri karena Ia mempunyai bukti tentang peristiwa 15 tahun yang lalu , yang membuat nya marah besar dengan istri nya.
"Kau tenang , Kita akan bermain cantik dengan orang ini , Aku sangat mengenal orang ini" Ucap Rahendra dengan senyum sinis . Mereka pun berdiskusi merencanakan sesuatu untuk membalas kan perbuatan seseorang yang sudah melakukan semua ini.
"Berani nya Kau , " gumam Kelvin sambil mengepal kan kedua telapak tangan nya .
****
"Hayo lihatin Sayang , lihatin babang Romi ya ." Sapa Romi yang mengejutkan Airin ,
Airin yang berjalan setelah dari ruang dosen ingin segera ke rumah sakit , namun pandangan nya mengarah kepada anak kecil yang berjalan sambil membawa koran ,
"Eh bukan nya itu anak itu ya." Tanya nya sambil memandangi anak itu , namun seketika pandangan itu menjadi hilang ketika kedua teman nya yang rese itu datang , ya siapa lagi kalau bukan Romi dan Jeri .
"Ya enggak lah gue lagi lihatin tu ,eh mana anak kecil bawa koran itu , ya kan hilang , ya ini kan gara gara kalian." Airin menunjukkan ke arah anak kecil yang membawa koran , namun ketika tadi Romi dan Jeri datang anak itu langsung hilang .
"Mana sih , gak ada kok Airin " Jeri melihat yang di tunjuk Airin namun tidak ada anak itu di sana .
"Sorry ya Nona bos , " panggil Romi.
Romi memanggil dengan sebutan itu membuat Airin risih .
"Kok panggil Nona bos sih ?"
" Bos yang nyuruh " ucap Romi santai .
"Apa ?Kapan dia menyuruh kalian bukan nya dia sedang sakit" Ucap Airin bingung .
"Eh eh i ... itu Airin .." Jawab nya mencurigakan penuh dengan tanda tanya .
" Hele macem gak tau aja Lo Airin sama Romi, Romi aja di percaya" sambil menyikut tangan Romi .
__ADS_1
"Yaudah lah kalau gitu gue pergi dulu ya ke rumah sakit da ....?" Pamit Airin yang tak mau ambil pusing dengan tingkah Romi dan Heri , ia pun melambai kan tangan nya menuju ke ruangan parkir mobil.
"Hah .. Untung selamat," ucap Romi cemas .
"Lo aja keceplosan , kalau gak udah jadi santapan aligator " bukan nya menenangkan Jeri mengejek Romi sampai membuat nya kesal dan berlari mengejar nya , ya setelah itu mereka bermain kejar kejaran seperti tom and jerry benar benar menggemaskan hahahaha...
Ketika Airin hendak membuka pintu mobil tangan nya di hentikan oleh seorang anak kecil membawa kan kado besar . Ia sangat terkejut .
"Hai kakak cantik " Sapa anak kecil itu memberikan kado tersebut dan langsung berlari pergi , seperti biasanya .
"Hei tunggu" teriak Airin tapi sayang anak itu sudah berlari kencang .
"Apa ini ya , kenapa besar sekali , coba Aku buka deh." Ucap nya . Ia melihat ada sebuah gaun berwarna biru Dongker yang di lapisi pernak pernik cantik gaun itu tampak nya sangat mahal karena tercantum nama brand ternama , lalu ada sepasang high heels berwarna hitam mengkilap sepatu itu pun tak kalah mahal nya dari baju itu , yang membuat nya tercengang lagi satu set perhiasan mahal , terdapat anting yang panjang , kalung yang di lapisi intan , dan juga gelang yang sangat memukau .
"Ini bukan main main harga nya Aku sangat mengetahui nya" ujar nya sambil memegang set perhiasan itu . Ya siapa yang tidak tau Airin juga mengoleksi perhiasan banyak , namun saja Ia jarang memakai nya , paling Ia cuman pakai anting , kalung biasa, jam tangan dan cincin itu pun cincin pernikahan ,ya begitulah kehidupan Airin ia tidak mau tampak glamor ,ia ingin tetap berpenampilan sederhana saja . Namun tiba tiba ia melihat secarik kertas ia pun langsung membaca nya .
"Hari ini tepat nya 2 bulan Aku mengenal Mu , Rasa Ku tidak pernah berubah sedetik pun , Aku selalu menyayangi Mu , pakailah semua ini datang lah ke restoran ini xxxx Aku akan menunggu Mu" Baca Airin yang membuat bola mata nya menjadi bulat seperti bola .
"Ha apa ? Gila ini , ah Aku tidak mau , Aku takut ini jebakan , Aku tau pasti ini jebakan dari musuh nya Andrian , ia juga ingin mencelakai Ku ," ucap Airin dengan nada was was .
"Aku tidak akan pergi , sebaik nya Aku bergegas ke rumah sakit , Aku takut Andrian kalau sudah sadar mencari Ku" ucap nya lagi bergegas menjalan kan mobil nya meninggal kan kampus ..
flashback ******
"Maaf permisi saya ingin membeli gaun , sepasang high heels , dan satu set perhiasan yang cantik" Ucap seorang lelaki berbadan kekar , berwajah tampan .
"Silahkan pilih tuan , yang mana anda suka , " Pelayan butik itu memperlihatkan beberapa gaun yang elegan , beberapa high heels , dan juga beberapa set perhiasan .
"Emm Aku mau yang ini untuk gaun nya , yang ini untuk high heels nya , dan yang itu untuk perhiasan nya" Ucap lelaki itu santai .
"Wah pilihan yang sangat bagus Tuan , tampak nya Kekasih anda akan sangat senang " Ucap pelayan itu sambil mengambil gaun , high heels , dan set perhiasan yang akan di bungkus rapih .
"Dia bukan kekasih ku tapi Dia ISTRI ku" Ucap lelaki itu ....
__ADS_1
Apa istri ? Bagaimana bisa ? Sungguh lelaki itu sangat terobsesi dengan Airin ...