
Hari ini seperti biasa nya Airin akan pulang pagi hari dan bersiap ke kampus , tidak lupa Ia pamit dengan Andrian yang masih belum sadarkan diri ,
"Sayang Aku ke kampus dulu iya ,nanti habis ke kampus Aku kembali lagi ,lagian skripsi Ku hari ini akan selesai , by sayang " Airin mencium pipi Andrian dan juga mengelus puncak kepala nya ..
Dan Ia juga pamit dengan para pengawal dan mengatakan agar selalu menjaga Andrian dan tetap waspada setiap gerak gerik siapa pun.
"Saya ingin pergi ke kampus kalian jangan sampai lengah mengerti ?"
"Baik Nona muda" Jawab mereka serentak..
Aghhh pagi ini sangat melelah kan bukan untuk Airin , Airin naik ke atas kamar nya lalu bergegas mandi namun ketika Ia meletakkan sembarang tas nya Ia menjatuh kan sebuah cokelat yang berisi secarik kertas
"Aku merindukan Mu sayang , Coklat manis untuk Mu yang paling cantik, Aku selalu melihat mu , tanpa menyentuh Mu ". Airin membaca nya bingung kira kira siapa ya yang melakukan hal tersebut .
Tok
tok
tok
"Ia siapa ?" Sambil berjalan menuju pintu kamar nya .
"Saya Nona , ini ada seseorang yang mengantarkan ini untuk Nona " Ucap salah satu pelayan itu sambil memberikan sebuket Mawar Putih .
"Apa Bibi melihat orang yang memberi ini?" Tanya Airin bingung
"Ia Nona , Ia memakai baju hitam Nona , tapi Bibi tidak melihat nya pasti ,Ia hanya memberikan buket bunga ini dan meminta Bibi memberikan nya kepada Nona" Pelayan menjelaskan semua nya kepada Airin. Airin hanya mengangguk saja .
"Baik lah Bi , Bibi boleh kembali" Ucap Airin ..
"Baik Nona" Bibi langsung pergi melanjutkan aktivitas nya kembali ..
Airin langsung menutup pintu kamar nya dan melihat buket bunga itu ada secarik kertas , ia membuka secarik kertas itu.
__ADS_1
"Dear sayang , apa kau menyukai bunga ini , aku harap kau senang dengan pemberian ku " Airin membaca nya dengan bertanya tanya ,
"Siapa ya kira kira yang memberikan bunga ini aghh sangat aneh "
Ia tidak menghiraukan kan nya Ia meletakkan buket bunga itu dan langsung pergi menuju ke ruang makan ....
"Bi Mama ada nelpon tidak ?" Tanya Airin kepada pelayan
"Ada Nona , Nyonya menanyakan kabar Nona , Bibi mengatakan yang sebenarnya " Ucap pelayan itu .
"Kenapa Mama tidak menelpon Ku langsung ya ? aku coba telpon deh" Ucap nya sambil meraih ponselnya mencari no Mama nya dan langsung menelpon nya .Panggilan pun tersambung , Mama nya Airin langsung mengangkat nya .
"Halo sayang ada apa ?" Tanya Mama Airin di sebrang telepon .
"Mama kenapa pergi gak ngabarin Airin sih?" Tanya Airin ,..
"Maaf ya sayang Mama sama Papa ada keperluan yang tidak bisa di tunda lagi , yauda iya sayang Mama lagi sibuk ni by sayang " Ucap Mama nya Airin dan langsung mematikan sambungan telepon nya .
"Aghhh Mama kenapa sih belum aja siap ngomong nya langsung di matiin , kayak ada yang aneh , tapi yasudah lah mungkin mereka benar benar sibuk." Gerutu Airin .
*****
"Apa kau sudah dengar Daniel ?" Ucap Tuan Bagaskara .
"Ada berita apa Pa ?" Tanya nya yang masih bingung dengan pertanyaan Tuan Bagaskara .
"Tentang Andrian , Ia sedang koma karena mengalami kecelakaan " Ucap Tuan Bagaskara.
"Apa ? Mengapa Aku tidak mengetahui nya Pa ? Haha ini kesempatan bagus untuk Ku Pa , Aku bisa mendekati Airin " Ucap nya dengan tertawa jahat .
"Ya Kau benar , jangan sia sia kan kesempatan ini , !" Ucap Tuan Bagaskara sambil menepuk pundak Daniel .....
"Tak akan Ku biarkan Kau bersama nya Airin , lihat lah takdir yang membawa Mu bersama Ku , Suami Mu itu sudah tidak berdaya lagi , Aku akan mengisi kekosongan di hati Mu , dan membuat Mu jatuh ke dalam pelukan Ku" gumam Daniel tertawa sinis ....
__ADS_1
Di lain tempat tepat nya di depan kampus Airin sudah sampai Ia me makirkan mobil nya dan berjalan menuju ruangan kelas nya , tiba tiba ...
"Halo Kaka cantik , semoga hari Kaka manis , jangan sedih lagi ya" Ucap anak itu sambil memberikan coklat yang di bungkus cantik .
"Hei tunggu , Ini dari siapa ?" Teriak Airin , namun anak kecil itu langsung berlari ..
"Ha ada lagi , kemarin bunga , coklat lalu tadi pagi bunga dan ini coklat lagi , ha siapa sih yang iseng begini" Ucap nya sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal .. Namun tiba tiba ada seseorang yang datang mendekati nya ..
"Airin ....." Panggil lelaki itu .
Airin terkejut langsung menoleh ke belakang
"Ha Daniel , Ku kira tadi siapa , hampir jantung Ku copot karena Mu" Airin mengelus elus dada nya yang terkejut karena kedatangan Daniel yang tiba tiba .
"Kalau jantung Mu copot pakai saja jantung Ku " Ucap nya santai sambil tersenyum .
"Ha Kau ini ada ada saja , Kau buat apa di sini mana Vina ?" Mata Airin berpencar mencari keberadaan sahabat nya itu ..
"Dia masih di rumah , Aku meninggalkan nya , Aku ingin bicara dengan Mu Airin. Sudah lama Aku tidak bicara dengan Mu , Kau payah semenjak menikah Kau mengacuhkan sahabat Mu ini" Rengek nya manja ..
"Maaf ya Daniel Aku harus masuk ke kelas karena hari ini Aku akan menyiapkan skripsi Ku , lain kali ya kita ngobrol " Airin sebenarnya ingin ngobrol dengan Daniel , tapi Ia tidak ingin membuat Andrian kecewa ,apa lagi saat ini dia sedang sakit ..
.
"Baik lah , semangat ya , dan siapkan cepat , setelah itu Kau harus janji kepada Ku , Kau akan menemui Ku" Ucap Daniel ....
Airin yang tak enak hati menyetujui nya , Ia takut kalau terus menolak Daniel , Ia akan marah pada nya , Ia tidak ingin persahabatan nya hancur begitu saja .
"Baik lah " Ucap Airin , Ia langsung berjalan meninggalkan Daniel , Daniel hanya diam menatap kepergian Airin ....
"Aku pastikan sebelum Andrian membuka mata Kau sudah dalam pelukan Ku Airin " ucap nya .
Di sebrang jalan ada seorang lelaki yang menatap mereka berdua , Ia memakai jas hitam , topi hitam , dan kaca mata hitam , pandangan nya tertuju kepada Airin dan Daniel ..
__ADS_1
"Sial , Berani nya Kau , awas Kau berani mendekati nya habis Kau di tangan Ku . Aku tidak akan membiarkan nya mendekati nya , hanya Aku , dan dia selama nya akan menjadi milik Ku. " Ucap lelaki itu dengan nada marah , dan mengepal kan. kedua tangan nya .
Siapa ya kira kira lelaki misterius itu , dan siapa ya yang selalu memberi Airin bunga dan coklat dengan kata kata romantis. Nampak nya lelaki itu juga seperti Daniel yang terobsesi dengan Airin ..