Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
Andrian di buat ciut


__ADS_3

Pelayan naik ke atas kamar Airin ia membawa nampan berisi makanan yang telah di pesan oleh Airin tadi , ia terkejut melihat Andrian sedang berbaring di depan pintu Airin .


"Tuan tuan sedang apa ?" Andrian yang melihat pelayan itu langsung bangun.


"Biasa lah Bi " ucap Andrian lemas .


Andrian yang melihat pelayan yang membawa nampan itu langsung memiliki ide .


"Bibi bawa apa , ? Untuk Airin biar saya saja , tapi bibi panggil dulu Airin nanti setelah itu saya yang masuk " Andrian langsung mengambil nampan tersebut .


"Baik Tuan "


tok


tok


tok


"Nona ini bibi , saya mengantarkan makanan untuk Nona"Teriak nya


"Ia sebentar " Airin berjalan menuju pintu dan membukanya


Cekreeek


Tanpa basa basi lagi Andrian langsung menerobos masuk , Airin terkejut dengan sikap Andrian .


"Mau apa ?"


"Sayang rindu" Andrian meletakkan nampan di atas nakas ia langsung memeluk Airin. Namun dengan refleks Airin melepaskan pelukannya itu .


"Awas jangan dekat dekat " berjalan mundur , dan kembali ke ranjang nya .


"Sayang Aku bisa jelasin " Ucap Andrian memohon agar Airin. bisa mendengar kan penjelasan nya .


"Ya Aku akan mencoba mendengar kan Mu , tapi jangan Kau pikir Aku akan dengan mudah memaafkan Mu ya , Kau kira segampang itu meminta Maaf atas kesalahan Mu?" Ucap nya dengan nada tinggi


"Sayang Aku minta maaf Aku melakukan ini semua karena terpaksa , musuh Ku selalu mengawasi pergerakan Ku , jadi Aku menyamar seolah Aku masih sakit ,"


"Ya ya , sudah sana Kau mandi , badan Mu itu bau sekali , " ucap Airin sambil memegang hidung nya .


"Ha ? Bau apa sayang , Aku pakai parfum mahal loh" Andrian menciumi sekitar badan nya ,


"Aneh sekali orang tidak bau apa apa kok malah wangi lagi" batin nya .


"Sudah mau mandi apa tidur di luar" Ancam Airin ,Andrian yang mendapat ancaman tersebut nyali nya langsung ciut , ia bergegas menuju kamar mandi .


"Sayang mandi yuk?" Teriak Andrian menggoda Airin .


"Andriaaaaaan" Teriak Airin ,


Sebenarnya nya Airin tidak tega harus memarahi suami nya itu apa lagi saat ini ia sedang hamil bawaan nya ingin dekat selalu dengan suami nya , tapi ia ingin memberi pelajaran untuk Andrian , supaya ia tidak melakukan nya lagi .


Airin yang sudah lapar sedari tadi ,Airin langsung mengambil nampan dan memegang nya lalu makan dengan lahap .


Andrian keluar dari kamar mandi dengan melilitkan handuk nya menghampiri Airin yang tengah terbaring sambil memainkan ponsel nya . Ia langsung naik keranjang tempat tidur nya .


"Sayang Aku rindu?" Menciumi rambut Airin.


"Jadi kalau rindu baru ngaku , kalau tidak rindu tidak ngaku gitu ? Oh jangan jangan Kamu sengaja ya , ingin menghindari Ku , agar Kamu bisa deket sama cewek lain , aghhhhh Kau sungguh kelewatan Andrian " Omel Airin .


"Mana mungkin Aku punya wanita lain selain dirimu sayang" ucap nya lagi .

__ADS_1


"Jadi apa ?" pekik Airin.


"Sayang kan Aku sudah jelasin tadi?" .


"Terus Kau mau apa ?" Tanya Airin


"Aku rindu ingin kan Mu "


"Ha apa ? "


"iya sayang rindu sekali "


Airin tampak memutar bola mata nya malas , namun tiba tiba Andrian mendekat kan. wajah nya ingin mencium bibir Airin yang manis itu , namun belum sempat mencium tangan Airin langsung menepis muka Andrian.


"Haiiss sayang" ucap Andrian .


Airin bergegas memakai pakaian nya dan mengambil tas langsung pergi , Andrian yang melihat Airin yang sudah rapih dan pergi ia langsung mengikuti nya .


"Sayang mau kemana?" Sambil berjalan terburu buru .


Flashback ***


Sewaktu di kamar ia sedang memainkan ponsel nya namun tiba tiba suara notifikasi pesan masuk.


[Rin ngapain ? Sibuk kah ? Jumpa yuk gue ke rumah sakit ya ? Ada yang gue mau bicara in]


[Oke Vin , kita jumpa di kafe dekat rumah gue ya ]


[Oke share loke ya ]


[Oke]


Ya yang mengirim pesan adalah Vina , Ia ingin sekali bicara dengan sahabat nya itu entah ada apa pun tidak tau .


Di lain tempat di sebuah gudang tua ..


"Bagaimana kondisi nya ? Apa dia masih koma?" Tanya lelaki itu kepada seorang anak buah nya .


"Maaf Tuan , tadi saya melihat nya berjalan di sebuah restauran , saya melihat nya sangat segar bugar, tidak seperti orang yang sedang sakit " ucap nya


"Haiish sialan , ternyata kita sedang di tipu oleh nya , kembali lah ke tempat mu tetap awasi nya , Aku tidak ingin anak membuat anak Ku kecewa" ucap nya .


"Baik Tuan "


Anak buah nya pun langsung pergi meninggalkan Tuan nya sendiri .


"Sialan Kau Andrian , bisa bisa nya Kau mempermainkan Ku , lihat saja nanti , Aku akan balas dendam , jangan harap Kau bahagia , Aku akan menghantarkan Mu seperti Ayah Mu , karena Kau berani sekali mengambil nya dari anak Ku ,seperti apa yang papa Mu dulu lakukan kepada ku , hhaaaissss sialan Kau " Ucap nya dengan nadi tinggi


Brukkkk


Ia memukul meja nya dengan keras , kini wajah nya sangat merah , tidak tergambar lagi ekspresi nya . Ya yang marah itu adalah Tuan Bagaskara , ia sudah menyuruh anak buah nya untuk mengawasi Andrian , ternyata anak buah nya melihat Andrian yang masuk ke sebuah restauran dengan gaya yang biasa saja tidak menunjuk kan seperti orang yang sedang sakit .


Flashback 25 tahun yang lalu ***


"Aku tidak ingin menikahi nya pa?" Ucap seorang wanita cantik ,


"Kau harus menikahinya , mau tidak mau sekarang papa akan menikah kan Mu dengan nya " jawab sang papa tegas


"Aku tidak mencintai nya , Aku mencintai pria lain " sambil menunjuk kearah lain dengan mata yang sembab akibat menangis sedari tadi .


"Ha apa ? Apa papa tidak salah dengar , Kau tau pria itu sudah menikah bukan ? Dan dia sangat mencintai istrinya , mengapa Kau mau merusak hubungan orang?" Tanya sang papa.

__ADS_1


"Tapi pa ? Aku mencintai nya ?"


"Tidak ayo ikut papa ! Kau harus menikahi pria ini , jangan coba coba kabur " Sang papa pun memaksa anak nya untuk menikah dengan pria yang telah di pilih sang papa , mau tidak mau anak itu menuruti nya karena ia tidak mau terus terusan bertengkar kepada papa nya .


Mereka pun melaksanakan janji suci , kini mereka sudah menjadi sepasang suami dan istri .


"Jaga anak papa?" Ucap lelaki itu kepada menantu nya.


"Baik pa , Papa tenang saja Aku akan. menjaga nya dengan jiwa Ku , karena Aku sangat mencintai nya Pa" Ucap nya


"Bagus , sekarang kalian istirahat lah pasti kalian sangat lelah" pria itu tersenyum dan langsung menuju ke kamar nya


"Baik pa"


Setelah 3 bulan pernikahan nya sang istri melayani nya seperti layaknya pasangan yang lain , tanpa ada keraguan sedikit pun lain hal nya seperti awal nya yang selalu menolak pernikahan ini , ia pasrah menerima nya , membuat suami nya sangat mencintai nya . Namun bukan tanpa alasan , sebenarnya istri nya itu takut ayah nya terkena serangan jantung , karena ayah nya baru saja di vonis oleh dokter .


Setelah 3 bulan pernikahan nya Ia pun hamil anak pertama nya , suami nya sangat bahagia , ia selalu menjaga kehamilan istri nya itu , sampai istrinya melahirkan .


Tiba saat dimana istri nya melahirkan anak pertama nya bayi tampan itu keluar , ia sangat bahagia ketika ia ketahui bahwa yang keluar anak lelaki .


"Selamat Tuan , anak anda lelaki " ucap dokter


"Terimakasih dok," Tidak terpungkiri lagi betapa bahagia nya Ia , ia langsung menghampiri anak dan istri nya ia menggendong dan mencium kening istri nya .


Sampai anak nya berusia 3 tahun , lelaki yang tampan tumbuh dengan penuh kasih sayang orang tua nya , sampai tiba dimana istri nya yang sedang berjalan ke supermarket bersama anak dan suami nya harus di pertemukan dengan seorang lelaki di masa lalu nya , istri nya tidak bisa menahan nya lagi selama ini ia menahan rindu nya karena sang Ayah , ia meninggal kan suami dan putra nya lalu memeluk pria yang dia sayangi itu . Suami nya hanya melihat dan merasakan sakit yang amat luar biasa , ia menyuruh asisten nya untuk pergi pulang terlebih dahulu membawa anak nya . Asisten nya pun menuruti perintah nya , anak nya pun pulang terlebih dahulu .


"Apa ini" ucap pria itu


"Aku rindu padamu"


"Tidak , aku sudah mempunyai istri dan anak , kau pergi jangan dekati aku lagi" ucap nya sambil melepaskan pelukan wanita itu


"Aku tidak mau" ucap nya lagi


Sampai suami nya datang menarik tangan istri nya dengan kuat ,


"Kau siapa berani nya mendekati istri Ku ?" sambil menunjukkan ekspresi wajah nya yang merah padam akibat amarah nya


"Kau yang siapa?. Tanya pria itu


"Aku suami nya" ucap nya dengan membulat kan mata nya .


"Syukur lah kalau kau suami nya , karena aku tidak ingin istri mu itu mengejar ku lagi , bahkan ia hampir mencelakai istri ku " ucap pria itu


"Ha apa kau bilang , jangan gr sekali, istri ku mencintai ku. Bukan nya kau" ucap suami nya


"Aku memang mencintai nya , semua yang ku lakukan selama ini karena aku menuruti kemauan papa ku. Aku tidak ingin papa ku mati karena serangan jantung" ucap wanita itu lantang membuat suami nya semakin marah .


"Ha apa ?" Suami nya mengambil pistol lalu mengarah kan nya kepada pria itu .


..."Mau apa kau , jangan sakiti nya , bunuh aku saja , " ucap wanita itu , karena istri nya selalu membela pria itu kesabaran nya sudah habis ia menarik pelatuk nya dan tanpa di sangka sangka ...


door


Pria itu memejamkan mata nya , namun tiba tiba


"ahhhk" suara wanita itu , ternyata yang terkena tembakan itu wanita itu , ia melindungi pria yang di cintai nya bahkan ia merelakan nyawa nya .


"Ahh tidaaaaaak" ucap suami nya . Menangis dan memeluk sang istri .


"Tuan Bagaskara , ada apa mengapa bisa seperti ini ada apa dengan Nyonya " Tanya asisten nya yang baru saja datang , namun tuan nya tidak menjawab nya ia langsung melarikan istri nya ke rumah sakit , namun sayang ketika sampai di rumah sakit ia sudah kehilangan istri nya. Ia menangis sejadi jadi nya meratapi nasib nya , .

__ADS_1


"Awas kau , kau tidak akan pernah bahagia ." Ucap lelaki itu


Tampak nya kejadian itu membekas di hati nya ia tidak pernah melupakan nya , ya ternyata lelaki itu adalah Tuan Bagaskara , dan meninggal adalah istri nya Mama nya Daniel , sedangkan pria yang di cintai oleh Mama Daniel adalah Tuan Kelvin .


__ADS_2