Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
Penjelasan ..


__ADS_3

Ketika sedang asik bermesraan dengan Airin , tiba tiba pintu ruangan Andrian di ketuk oleh seseorang , Andrian yang mendengar ketukan itu langsung menyuruh orang itu masuk .


"Masuk!" Ucap Andrian dengan nada tegas nya . Seseorang yang mengetuk pintu itupun segera masuk menghadap tuan nya .


"Maaf Tuan saya mengganggu , semua nya sudah siap tuan ," ucap Orang itu yang tidak lain adalah Robert sang asisten pribadi Andrian . Andrian mengangguk kan kepala nya, lalu dia menatap istri tercinta nya .


"Sayang mau ikut ? Atau hanya menunggu di sini saja ?" Tanya Andrian dengan lembut nya , sambil mengusap rambut panjang milik istri tercinta nya .


"Aku ikut sayang!" Jawab Airin yang langsung beranjak dari tempat duduk nya , Andrian hanya menghela nafas nya pelan , dia melihat raut wajah sang istri yang nampak nya sedari tadi menahan kekesalan nya .


"Kalau kamu lelah, kamu bisa istirahat saja di sini ya sayang , aku tidak mau calon baby kita kelelahan cuman gara gara masalah yang menurut ku tidak lah penting " ucap Andrian lagi , namun ucapan nya itu membuat Airin menatap nya dengan tatapan yang sangat tajam , sampai Andrian menundukkan kepala nya , karena merasa takut dengan tatapan yang istri nya .


Robert yang melihat tingkah sang Tuan nya hanya terkekeh kecil , pasal nya tuan nya yang biasa nya sangat garang dan kejam itu sekarang tampak seperti seorang anak kecil yang takut dengan ibu nya ketika berhadapan dengan sang istri , sedangkan Andrian menoleh cepat ke arah Robert sang asisten pribadi nya yang nampak sedang terkekeh melihat nya , membuat Andrian menatap Robert dengan tatapan yang tidak kalah tajam nya.


"Robert !" Teriak Andrian , Robert yang mengetahui apa maksud dari tuan nya langsung terdiam dan mencoba mengalihkan suasana , bisa bisa kepala nya di penggal dengan tuan nya itu kalau dia tidak berhenti menertawai tuan nya .

__ADS_1


"Ayo tuan , kita sudah di tunggu" Ajak Robert yang berusaha mengalihkan suasana . Airin pun berjalan keluar ruangan terlebih dahulu dari Robert dan Andrian , dia sudah tau letak dimana ruangan nya , karena di sepanjang jalan menuju ruangan itu terdapat banyak sekali bodyguard yang mengamankan dan pasti nya mengarah ke arah ruangan yang di jadikan tempat berkumpul nya para karyawan di sana dan juga ada salah satu kolega yang penasaran dan ikut bergabung di sana , Andrian yang berjalan di belakang bersama Robert menatap Robert dengan tatapan yang penuh dengan arti .


"Habis ini kau dan beberapa pengawal datang ke ruangan ku !" Titah Andrian yang tidak bisa di ganggu gugat oleh sang Tuan nya , Robert yang mendengar itu menelan Saliva nya dengan susah payah , dia tau pasti ada kaitannya dengan kejadian wanita gila ini.


"Ha bisa gawat ini , " Pekik Robert di dalam hati nya . Namun dia tetap berusaha tenang , dan kembali fokus kepada apa yang ada di tugas kan nya sekarang .


Tidak lama Airin juga Andrian dan Robert yang berjalan di belakang nya sudah sampai di ruangan itu, salah satu bodyguard membuka pintu dan mempersilahkan Tuan dan Nona nya masuk , Andrian , Arin dan Robert masuk ke dalam , dan Robert Langsung berdiri di depan semua para orang , dan langsung memulai penjelasan nya tanpa kata sambutan ataupun basa basi lagi.


"Saya asisten pribadi dari Tuan muda saya , saya ingin menjelaskan bahwa yang di beritahu kan wanita gila itu tidak lah benar ,bahkan hal ini membuang buang waktu tuan saya , karena hal ini tidak lah sangat penting bagi tuan saya !". Ucap Robert to the point dengan lantang nya , membuat semua para karyawan hanya bisa diam . Sedangkan Sesil wanita gila itu terus menerus berontak tidak terima dengan ucapan Robert .


"Gak nyangka ya tuan Andrian seperti itu " ucap salah satu karyawan di perusahaan Andrian ,


"Iya , tapi kenapa ya kok kalau di kantor orang nya sangat dingin , bahkan di sapa saja , dia tidak merespon nya" tambah karyawan satu nya lagi .


"Iya itu kan di kantor menjaga image nya , apa lagi kan dia baru di angkat oleh tuan Kelvin mengurus perusahaan , bisa jadi di luar belang" ucap karyawan nya yang satu nya lagi dengan nada sewot nya .

__ADS_1


"Hussst apa apa an si kalian , dia itu bos kita , aku yakin wanita itu yang bohong " ucap karyawan yang satu nya lagi nampak diri nya membela bos nya , membuat beberapa karyawan yang ada di dekat nya langsung menoleh nya dengan tatapan yang tajam .


"Ck sok tau kamu , emang nya kamu bisa membuktikan nya , tuan saja tidak memiliki bukti " sahut wanita yang satu nya lagi.


"Lihat lah wanita yang berada di samping tuan Andrian , tuan Andrian memperlakukan nya layak nya ratu , bukan sekali ini wanita itu berkunjung kemari , selalu saja aku melihat nya di perlakukan spesial oleh tuan Andrian , itu cukup bukti kan ? Kalau tuan Andrian tidak mungkin berbuat seperti itu " ucap wanita itu yang menunjuk ke arah Airin , ya begitulah kelusak kelusuk yang terdengar di ruangan itu ,


mereka semua nya kembali terdiam ketika Robert melanjutkan perkataannya.


"Saya memang bawahan nya Tuan Andrian , tapi sekira nya saya lebih terhormat dari pada anda Nona Sesil , dan apa yang anda bilang ? Tuan tidak memiliki bukti , lihat lah Tuan bahkan mempunyai bukti yang banyak bukan hanya satu " ucap Robert dengan seringai licik nya , lalu Robert berkutat pada laptop nya dan benar saja ..


Ctaks


Sebuah video terlihat dari layar lebar ruangan itu. layar lebar yang biasa nya di gunakan untuk membahas perkejaan oleh Andrian. Hingga Video itu telah habis dan di video itu sangat lah jelas bahwa Andrian hanya lah di jebak , dan dia juga tidak melakukan apa pun kepada Sesil .


Airin yang melihat itu bernafas dengan lega , akhirnya dia tau bahwa suami nya memang benar benar tidak salah , tapi setelah melihat semua bukti itu dia menghela nafas nya panjang ,hal yang di takutkan nya ternyata tidak benar . Sementara para karyawan membulat kan mata nya melihat video itu , ternyata Tuan nya itu memang benar benar tidak lah salah , sedangkan Sesil kini hanya bisa menunduk kan wajah nya karena diri nya sangat lah malu , ingin sekali Sesil pergi meninggalkan tempat itu , namun tangan nya di pegang oleh para bodyguard yang sedang menjaga nya agar dia tidak bisa kabur membuat nya sulit untuk melepaskan diri nya .

__ADS_1


"Shiiit sialan " Umpat Sesil .


__ADS_2