Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
Mengunjungi Andrian


__ADS_3

Airin masih menatap wajah sendu Andrian , ia mengelus tangan pria tampan itu dan mengusap rambut Andrian dengan lembut ..


"Apa yang kamu rasakan sayang ? Apa ada yang sakit , kamu tidak rindu dengan ku ? Dan bahkan sebentar lagi kita akan siap kan skripsi kita , apa kau tidak mau kita wisuda sama sama ? Sayang ayo lah bangun " Ucap Airin sambil menenggelamkan wajah nya di dekat tangan Andrian ..


Ketika tengah asik berceloteh , tiba tiba airin mendengar suara keributan di luar ruangan suami nya ..


"Aku ingin masuk , aku ingin menemui putra ku " Teriak wanita itu dengan memaksakan diri untuk masuk ke dalam ruangan Andrian..


"Maaf Nyonya tidak boleh masuk , kalau Nyonya memaksakan diri untuk masuk , Nyonya akan terkena masalah, kami tidak bisa menjamin itu Nyonya ." Ucap salah satu pengawal itu .


"Tidak , Aku tidak perduli , Aku sudah menunggu terlalu lama, Aku rindu sekali dengan anak Ku , apa kalian tega jika hal ini terjadi kepada keluarga kalian, Saya hanya ingin melihat putra Saya masuk sebentar saja tolong lah , Saya tidak akan lama." Sahut wanita itu sambil memohon.


"Nyonya maaf , Kami hanya menjalankan perintah dari Tuan Besar , Kami tidak bisa membantah nya "


Jawab pengawal tersebut yang masih kekeuh tidak memberikan ijin kepada wanita tersebut .


Tiba tiba Airin yang mendengar pertengkaran itu keluar dari dalam ruangan Andrian itu , betapa terkejutnya ketika yang Ia lihat seorang wanita yang pernah Ia jumpai dengan Andrian tempo dulu , Ia mencoba mengingat ingat kembali memori itu , ya benar Dia adalah Mama nya Andrian . Karena waktu itu Andrian memanggil nya Mama .


" Biar kan dia masuk" Ucap Airin di sebalik pintu


"Tapi Nona Muda , Kami tidak ingin mengambil resiko , jika Tuan Besar tau Ia pasti akan marah " Jawab pengawal itu yang tidak ingin Tuan besar nya marah .


"Bukan kah hanya sebentar kan Bu ?" Sambil mengedipkan mata satu nya seolah memberi tanda kepada Mama nya Andrian .


"Eh ia , sebentar saja ." Ia refleks paham apa yang di buat Airin.


"Ta tapi Nona Muda ..." Belum siap kata kata pengawal Airin langsung memotong nya .

__ADS_1


"Biar jadi tanggung jawab Ku , Kau tenang saja " Seraya mempersilahkan wanita tersebut masuk ...


"Mari Bu " Ucap nya


"Terimakasih Nak" Sahut nya dengan nada gembira .


Ia berjalan menghampiri Andrian antara senang karena bisa bertemu dan menatap nya dengan puas atau sedih karena harus bertemu dengan keadaan Andrian seperti ini .


"Putra kecil ku. Apa kau merindu kan Ku. Pasti ini sakit ya ? Sayang maaf kan Mama , hiks hiks hiks Mama jahat , Mama tidak bisa melindungi Mu ." Ia tidak bisa menahan nya air mata nya mengalir membasahi pipinya Ia memeluk pelan tubuh putra kecil nya itu ..


Airin yang melihat adegan itu hanya bisa terdiam sesaat lalu tersenyum sedih , bagaiman tidak Ia tau betul suami nya itu sangat lah merindukan Mama nya .


Flashback ****..


"Bagaimana apa sudah ada cara ?" Tanya nya dengan nada datar .


"Bagaimana kerja kalian sama sekali tidak becus , membuat Ku menemui Putra Ku saja kalian tidak bisa , baik lah Aku akan pergi sekarang kesana tidak perduli apa pun resiko nya , Aku akan tetap menemui Putra kecil Ku ". Bentak nya


"Ta tapi Nyonya di sana sangat berbahaya " ucap anak buah itu lagi.


"Aku tidak takut , Aku sudah tetap dalam pendirian Ku , Aku akan bertemu dengan Putra Ku " Wanita itu langsung berjalan meninggalkan anak buah nya , ya wanita itu Mama nya Andrian Ia bersikeras ingin menemui Andrian , Ia sudah tidak perduli lagi dengan ancaman apa pun kalau dia harus mati , Ia rela asalkan Ia bertemu dengan Putra nya . Sementara anak buah nya tidak tinggal diam mereka terus memantau Nyonya nya , kalau terjadi hal yang aneh mereka akan siap datang .


flashback off


*****


"Bu yang sabar ya , Andrian pasti baik baik saja kok , maaf mengganggu kalian " Ucap Airin sambil mengelus pundak Mama mertua nya itu .

__ADS_1


"Sayang Kau sungguh baik , apa Kau mengenal Ku ?" Tanya wanita itu meraih tangan Airin dan mencoba mengobrol dengan nya .


"Bagaimana bisa Aku tidak mengenal mu Bu , Suami ku selalu menceritakan Mu , Ia sangat rindu dengan Mu, bahkan terkadang Aku menemui nya duduk di atas ranjang tengah malam sambil memegangi foto mu Bu, bahkan Ia selalu mencari tahu tentang Mu." Ucap Airin dengan nada sendu . Mama nya Andrian mendengar itu langsung memeluk Airin ..


"Aku sangat bangga Andrian menikah dengan Mu nak , Kau sungguh wanita yang sangat baik , Aku tidak menyangka akan mendapatkan menantu seperti Mu , bisa kau berjanji kepada Ku , tetap mencintai Putra Kecil Ku sampai kapan pun dan apa pun keadaan nya ?" Ucap Mama nya Andrian. .


"Walau pun Ibu tidak meminta nya Aku akan melakukan nya , Aku sangat mencintai nya ." Ucap Airin lembut .


"Terimakasih sayang , Kalau begitu Mama pergi dulu ya , Mama sudah puas melihat putra kecil Mama , buat lah Ia bahagia , jangan kecewa kan nya ya sayang " ucap Mama nya Andrian sambil mencium puncak rambut Airin , mengelus nya membuat Airin bahagia di perlakukan oleh Mama mertua nya .


"Ia Bu , Ibu hati hati ya " ucap nya ,


"Sayang Mama pamit dulu ya , Mama tau Kau laki laki yang kuat , pasti Kau bisa melawan ini" Ucap nya seraya memeluk dan mencium pipi putra kecil nya ..


Mama nya Andrian keluar ruangan itu dengan tersenyum bahagia karena sudah bisa bertemu anak nya. Ya walaupun hanya sebentar namun itu perjanjian nya dari awal , sebenarnya Ia masih mau berlama lama, karena Ia takut jika lama lama Kelvin akan segera kembali dan melihat nya pasti para pengawal di sana akan terkena masalah , Ia bukan khawatir pada diri nya sendiri tetapi lebih khawatir kepada para pengawal itu .


****


"Hahaha bagus semua berjalan dengan apa yang kita rencanakan " Ucap seorang lelaki ...


"Bahkan dengan bodoh nya mereka tidak menaruh curiga sedikitpun kepada kita Ha ha ha" tertawa lelaki yang satu nya lagi. .


"Aku sangat puas sekali melihat nya tidak berdaya seperti itu" ucap nya lagi


Lalu mereka tertawa bersama, dengan gembira nya .


****

__ADS_1


"Andrian apa kau tau , tadi Mama Mu datang , kalau kau sadar pasti kau balas pelukan Mama Mu , dan Kau tidak akan melepas kan nya. Pasti kau sangat merindukan nya bukan , Ayolah bangun Andrian , Aku juga sangat merindukan Mu , apa Kau tidak merindukan Ku , betah sekali Kau berdiam seperti itu " Airin berharap Andrian akan menjawab pertanyaan nya , namun sayang Andrian hanya diam dengan berbagai alat di tubuh nya ...


__ADS_2