
Airin dan Andrian masih tidur dengan pulas , mungkin karena mereka kelelahan setelah melakukan perjalan yang jauh , kini mereka tidur sambil berpelukan membuat mereka nyaman dan tidak ingin bangun . Tapi kali ini Airin harus bangun karena perut nya sudah sangat lapar .
"Uuuuh udah jam berapa sih ? Mengapa perut Ku sangat lapar" Gerutu Airin karena ia masih nyenyak tidur , ia belum ingin melepas pelukan suami nya . Ia meraih ponsel Andrian yang tergeletak di nakas. Ia melihat jam di ponsel suami nya itu .
"Ha ? Udah jam 7 malam , emmm pantas saja Aku lapar" gumam nya sambil beranjak ingin ke luar kamar .
Ia berjalan menuju dapur, para pelayan menghampiri nya ,
"Nona mau makan ?" Tanya salah satu pelayan
"Iya Aku lapar sekali , Bibi buat kan makanan ya untuk Ku , apa saja " ucap nya sambil duduk di depan meja makan , sementara pelayan tadi bergegas memasak makanan untuk Nona nya .
Andrian yang berada di kamar tersadar ketika ia meraba di samping nya tidak ada tubuh istri nya itu , ia langsung mengerjapkan mata nya yang masih ngantuk itu.
"Ah dimana Dia , mengapa tidak ada" ucap nya sambil mengusap pelan mata nya .
"Sayang ? Apa Kau ada di kamar mandi ?" Panggil Andrian namun tidak ada jawaban .
Andrian yang khawatir bergegas bangun dari ranjang nya dan berjalan memeriksa kamar mandi , namun tidak ada Airin di dalam . Ia pun kembali memeriksa walk in closet , namun di sana ia juga tidak menemukan nya . Andrian panik ia takut Airin di culik , tapi bagaimana bisa di culik sementara penjaga an di luar sangat lah ketat , apa lagi semenjak kejadian kemarin Andrian menyuruh sebagian anak buah nya selalu mengawasi mereka .
Karena panik nya Andrian bergegas berjalan menuju ke bawah , ia ingin mencari Airin segera. Dan ketika ia di bawah ia melihat istri nya itu sedang duduk di meja makan menunggu makanan .
"Syukur lah Dia ada di situ" ucap nya sambil berjalan menuju Airin .
"Sayang ? Mengapa tidak membangun kan Ku ?" Ucap Andrian manja sambil memeluk Airin.
Airin langsung berbalik menghadap nya . Betapa terkejutnya Airin ketika melihat suami nya itu hanya memakai boxer saja . Ia membulatkan kedua bola mata nya .
"Andrian huusss" ucap nya sambil melirik ke bawah .
"Apa sayang ?" Andrian masih belum sadar . Para pelayan hanya tersenyum kecil melihat Andrian memakai boxer .
"Itu Kamu pakai boxer , kenapa tidak pakai celana ?" Ucap Airin membuat Andrian melihat ke bawah dan benar saja ia hanya memakai boxer , langsung saja ia berlari menaiki anak tangga menuju ke kamar nya .
Airin yang melihat tingkah suami nya itu dibuat kekeh sendiri .
Setelah siap memakai celana Andrian turun lagi , ia duduk di meja makan bersama Airin. Pelayan menyiapkan makanan di atas meja , lalu mereka menyantap nya , namun tiba tiba pintu rumah di buka semua pandangan ke arah pintu itu dan tiba tiba....
"Mama?" Teriak Airin sambil menyambut mama nya itu dengan pelukan
"Mama , Airin rindu " jelas saja ia rindu , karena sedari dulu ia tidak pernah di tinggal Mama dan Papa nya . Kalau Papa nya pergi keluar negeri pun ia pasti di bawa .
"Iya Mama juga merindukan Mu sayang "
__ADS_1
"Sayang Kamu baik baik saja kan?" Ucap Mama nya Airin membalas pelukan nya
"Aku baik baik saja Ma , Mama kenapa tidak bilang mau pulang , kan Airin sama Andrian bisa jemput Mama dan Papa " ucap nya sambil melepaskan pelukannya itu .
"Papa " Panggil nya lagi sambil memeluk Papa nya , Andrian yang melihat nya langsung berjalan menyambut kedua mertua nya itu , ia menyalami kedua nya dan langsung di balas pelukan oleh kedua nya .
"Pa ayo makan malam dulu pasti kalian belum makan kan?" Ajak Andrian
"Kami sudah makan sayang , tadi sebelum sampai ke rumah Papa dan Mama singgah di restauran " jawab Papa nya Airin. Andrian hanya mangguk mangguk mendengar nya .
"Oya Pa ,Ma , Andrian mau kasih tau kalau Airin sekarang sudah hamil" ucap Andrian membuat Papa dan Mama nya Airin senang mendengar kabar baik itu .
"Apa ? Syukur lah sayang , bentar lagi kita punya cucu Pa ?" Ucap Mama Airin .
"Iya Ma , gak nyangka ya Ma kita bentar lagi punya cucu , padahal kita kan masih mudah banget" ledek Papa Airin , membuat wajah Airin merah merona .
"Iya udah Papa sama Mama pasti capek kan , Papa sama Mama istirahat deh" ucap Airin , sebenarnya ia masih rindu dengan kedua orang tua nya , namun karena ledekan dari keduanya membuat Airin malu .
"Iya deh , Mama istirahat dulu ya , selamat ya sayang " ucap Mama Airin sambil mencium anak nya itu , Papa dan Mama nya Airin pun langsung masuk ke kamar , Andrian dan Airin juga masuk ke kamar melanjutkan istirahat nya tadi .
"Selamat malam sayang " ucap Andrian sambil mencium kening istrinya .
"Selamat malam juga sayang " Airin membalas Andrian dengan pelukan , kini mereka sudah terlelap tidur .
*****
"Ahkkkk bodoh bodoh Kau Daniel , " ucap nya lagi .
Ya Daniel sudah mengetahui bahwa Andrian telah datang membawa Airin pergi dari villa itu , ia sangat marah dan ia memutuskan untuk kembali ke kediaman Bagaskara untuk merencanakan sesuatu lagi .
"Aku tidak akan menyerah Airin , Kau akan berada di dalam pelukan Ku " ucap nya tersenyum licik .
******
Matahari pagi sudah menyinari bumi , namun tampak nya Andrian dan Airin belum bangun sama sekali . Mereka masih tertidur pulas dan saling berpelukan , sampai ponsel nya Andrian berbunyi
Kring
kring
kring
"Aish siapa sih pagi pagi sudah nelpon , mengganggu saja " ucap nya sambil meraih telpon di atas nakas..
__ADS_1
"Robert "
Andrian langsung mengangkat telepon itu .
"Halo ada apa Robert ,?"
"Tuan semua rencana sudah siap , sekarang kita tinggal menjalankan nya Tuan " ucap Robert
"Bagus lah , sebentar lagi Aku akan sampai kantor , Kau pastikan semua nya tersusun rapih , jangan sampai membuat nya curiga sedikitpun " ucap Andrian dengan senyuman licik nya ..
"Baik Tuan " , Andrian langsung memutuskan sambungan telepon nya .
"Lihat aja Tuan Bagaskara , Kau sudah berani bermain main dengan Ku" batin nya , lalu ia bergegas bangun menuju ke kamar mandi dan mengganti pakaian nya ,
Airin yang menyadari suami nya sudah tidak ada ia langsung bergegas bangun , ia teringat bahwa suami nya akan pergi ke kantor ia langsung beranjak keluar menuju dapur menyiapkan makanan untuk suami nya itu .
Andrian yang baru saja keluar dari walk in closet melihat istrinya sudah tidak ada di ranjang tempat tidur nya ia berjalan turun dan di lihat nya Airin sedang menyiapkan sarapan . Tanpa aba aba , ia langsung memeluk Airin dari belakang membuat Airin terkejut .
"Sayang Kau membuat Ku terkejut saja " ucap nya , Andrian hanya tersenyum mendengar perkataan Airin .
"Lepas Andrian malu di lihatin sama pelayan " ucap Airin , melihat para pelayan yang tersenyum senyum
"Biarin aja , Kamu kan istri Ku ,Aku tidak peduli dengan mereka" ucap Andrian .
"Cepat lepasin , nanti Kamu telat , ini sudah siang Andrian "
"Iya iya deh Aku lepasin " akhirnya Andrian langsung melepaskan pelukannya , dan duduk di meja makan , menyantap makanan yang telah disiapkan oleh Airin sedari tadi .
"Sayang , nanti Kamu mau kemana?" Tanya Andrian , karena ia tau bahwa Airin sudah menyiapkan skripsi nya pasti dia tidak masuk ke kampus .
"Iya ,Aku tidak kemana mana , Aku mau istirahat aja deh di rumah" ucap nya sambil memasukan sendok yang berisi makanan ke dalam mulutnya
"Oke , kalau gitu Aku berangkat ke kantor dulu ya , nanti kalau mau keluar Kamu kabarin ya by sayang " ucap Andrian yang telah menghabiskan sarapan nya ,lalu ia mencium kening istrinya
"Iya sayang by"
Andrian langsung bergegas menuju ke mobil dan melajukan mobil nya ke perusahaan nya . Sesampainya di perusahaan ia langsung di sambut oleh beberapa karyawan nya , ia naik ke lift dan menuju ke ruangan , di dalam ruangan sudah ada Robert yang menunggu Andrian .
"Tuan ," ucap nya yang hanya di jawab dehemen oleh Andrian
"heeemm"
"Semua sudah siap , dan Tuan Bagaskara sudah berada di ruangan meeting " ucap nya ,
__ADS_1
"Bagus lah , ayo" ucap Andrian bersemangat , entah apa yang ia rencanakan kali ini untuk menghancurkan Tuan Bagaskara .