
Hari yang di nanti pun tiba hari ini peresmian Andrian menjadi seorang CEO , ya bukan kah menjadi CEO tidak mudah apa lagi waktu nya dengan Airin akan berkurang , tapi mau tidak mau Andrian harus menerima semua ini , karena memang sudah saat nya ia memegang tanggung jawab ini ...
"Ayo sayang kita sarapan bersama " Ajak papa Kelvin yang melihat Andrian dan Airin berjalan menuruni tangga ....
"Baik pa !" ucap Andrian sambil duduk yang langsung di susul oleh Airin.
"ini pertama kali nya setelah menikah kalian sarapan bareng papa ,waah sangat merindukan bagi papa " melahap makanan nya ..
"maaf ya pa , Airin baru kemari " Airin merasa bersalah atas semua ini karena ia tidak pernah mengajak Andrian berkunjung ke rumah papa nya , ya papa mana yang tidak rindu kepada anak nya apa lagi Andrian anak satu satu nya ..
"Airin sayang kenapa kamu selalu meminta maaf sih , emang nya kamu salah apa sama papa , papa mengerti sayang " ucap papa Kelvin yang tak merasa enak hati jikalau Airin selalu menyalahkan diri nya
"Ia sayang papa benar , aku saja yang tidak mengajak mu ke rumah papa " ucap lagi Andrian sambil menyantap makanan itu , Airin hanya tersenyum manis melihat mereka berdua , dan mereka langsung melanjutkan perbincangan antara papa dan anak nya . Tak terasa makanan sudah habis , Andrian , Airin dan papa Kelvin pergi melakukan kegiatan mereka ..
"Kamu aku antar ya sayang , " sambil membukakan pintu mobil untuk Airin .
"Kamu pergi aja sama papa , biar aku di antar supir , nanti kamu telat sayang ?"
" tidak sayang aku tidak mau , aku mau mengantar mu "
papa Kelvin yang melihat perdebatan itu hanya terkekeh , ia tidak menyangka anak nya yang kayak gunung es itu bakal cair juga ...
"kalau berdebat seperti ini kapan mau selesai nya udah siang ini " ledek papa Kelvin
"kamu denger kan udah siang , jadi kau harus pergi sama papa , nanti aku di antar sama supir " Airin yang mencoba merayu Andrian.
__ADS_1
"Airin ayo naik , biar kita pergi bareng , tidak apa apa kalau papa dan Andrian akan mengantar mu sampai ke kampus " Berteriak kecil sambil masuk kedalam mobil
"Kamu dengar sayang ... papa bilang apa ....?" lirik Andrian
"Ya ya aku mengalah .." pasrah Airin
"kiss dulu dong , biar semangat " menyodorkan bibir nya , namun bukan nya membalas Airin menutup mulut Andrian sambil menunjuk ke arah papa Kelvin , eehh ternyata papa Kelvin yang sudah masuk ke dalam mobil keluar lagi karena menunggu kedua nya yang tak kunjung masuk . Papa Kelvin hanya tersenyum melihat tingkah Andrian ..
"Ayo " Airin menarik tangan Andrian masuk kedalam mobil..
.......
Mereka sudah sampai di gerbang depan kampus elit itu , Andrian bergegas membuka kan pintu mobil dan langsung menyuruh Airin keluar ia lalu mencium puncak kepala Airin .
"Kamu jaga diri baik baik ya sayang , nanti kalau pulang hubungi aku " sambil mengelus puncak kepala Airin dengan lembut
Andrian bergegas masuk ke dalam mobil dan mobil melaju dengan cepat. Airin langsung berjalan menuju ruang kelas nya ..
****
Sesampainya Andrian di kantor , ia langsung di sambut oleh seluruh karyawan yang ada di sana , Andrian yang berjalan dengan dingin nya dan di iringi oleh tuan Kelvin , tuan Rahendra dan Robert mereka menuju ke salah satu ruangan mereka berjalan melewati para karyawan perusahaan itu ,
semua mata karyawan tertuju kepada Andrian , mereka melihat ketampanan terpancar dari wajah nya yang dingin itu . Bahkan karyawan wanita sampai ******* ***** baju nya menjerit jerit aneh layak nya jumpa artis .. Setelah mereka sampai di suatu ruangan ya benar saja semua rekan bisnis papa Kelvin dan orang petinggi sudah ada di sana termasuk musuh bebuyutan nya papa Kelvin tuan Bagaskara ..
"Selamat siang semua nya " ucap Kelvin dan langsung semua nya berdiri memberi hormat kepada nya
__ADS_1
"Sesuai kesepakatan ku , aku akan mengumumkan anak ku satu satunya yang bernama Andrian Airlangga akan menjadi CEO di perusahaan ini, . " ucap nya lantang
Semua orang memberi hormat kepada Andrian sebagai pengganti ayah nya menjadi CEO lalu memandang Andrian mereka langsung memberi selamat kepada Andrian , tak terkecuali Bagaskara ..
"Selamat tuan Andrian atas peresmian mu menjadi CEO perusahaan ini , semoga kita bisa terus berkerja sama " ucap nya sambil bersalaman dengan Andrian , Andrian langsung melirik kartu nama yang di pasang di dada sebelah kiri nya ya "Bagaskara" gumam nya
"iya terima kasih tuan ," ucap nya ,
Tuan Bagaskara tersenyum ia pikir rencana nya akan berjalan mulus karena ia melihat wajah Andrian yang masih polos. . ia tidak tau aja bagaimana kejam nya Andrian ...
"Aku akan membawa mu masuk kedalam jebakan mu sendiri tuan Bagaskara , jangan di kira aku tidak tau siapa kau " gumam nya sambil mengepal kan tangan nya ..
Mereka kembali berbincang bincang lagi bersama rekan bisnis nya yang lain ..
flashback ****
"Apa ,ternyata mama ku itu bertengkar dengan papa ku karena di jebak oleh tuan Bagaskara ?" Ucap nya ..
"Iya Andrian ,mama mu yang memberi tahu kepada kami ," ucap seseorang itu ..
"Lalu mengapa papa ku tidak percaya kepada mama ku ?" Tanya nya lagi ..
"Papa mu terlanjur emosi Andrian melihat semua kenyataan itu , ia pikir mama mu benar benar selingkuh dengan orang lain .. Dan Kami tidak punya cukup bukti yang kuat Andrian , kami masih mengumpulkan nya karena kami sangat terkendala , tuan Bagaskara sangat rapih menghilangkan semua buku itu " ucap nya lagi
"Sialan dia pa , berani nya dia berbuat seperti itu , dia tidak tau sekarang beradapan dengan siapa " ucap Andrian ..
__ADS_1
"Kamu tenang Andrian papa dan mama masih mencari bukti yang kuat setelah semua nya sudah ada , papa akan membongkar kebusukan Bagaskara , ingat Andrian dia itu sangat licik , kau harus berhati hati , dia sangat pandai bermain cantik " ucap papa Rahendra kepada Andrian ,yang tau betul sifat asli tuan Bagaskara .. ya yang berbicara kepada Andrian itu kedua orang tua Airin , Andrian yang melihat ibu nya sangat dekat dengan kedua orang tua Airin sangat lah penasaran , saat ada waktu kosong tengah malam ia berjalan hendak keluar ia melihat ruang berkerja mertua nya itu masih menyala lampu nya ia langsung meminta ijin memasuki nya dan ya benar di sana ada mama nya Airin juga , lalu Andrian menanyakan semua yang ia lihat waktu itu , mereka langsung berkata jujur kepada Andrian tidak ada yang di tutup tutupi , sekarang Andrian sudah mengetahui semua kebenaran nya . Andrian juga sangat berterima kasih kepada kedua mertua nya itu yang sangat berjasa kepada mama nya , karena kalau tidak ada mereka yang menolong mama nya dia tidak tau entah apa yang akan terjadi kepada mama nya ,