Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
Ke Kantor Andrian ....


__ADS_3

Matahari sudah menyinari bumi , Andrian masih terlelap tidur dengan balutan selimut di tubuhnya . Sinar matahari menyekat dari arah gorden yang sudah di buka, membuat Andrian mengerjapkan matanya , ia mengusap kedua matanya dengan pelan , ia melirik ke arah samping nya namun tidak menemukan sesuatu yang di cari .


"Kemana Dia , mengapa pagi pagi gini sudah tidak ada ?" Ia memandang ke sekeliling arah , pandangan nya tertuju melihat seorang wanita yang duduk manis di depan meja rias sambil menyisir rambut nya yang panjang , Andrian bergegas beranjak dari kasur nya kini ia berada dibelakang wanita cantik itu , ya wanita pujaan hati nya siapa lagi kalau bukan Airin . Airin sudah sangat cantik memakai dress di bawah lutut berlengan pendek , memakai riasan simple namun terkesan sangat elegan.


"Sayang Kamu cantik sekali " Andrian memeluk Airin dari belakang mengahadap ke cermin rias.


"Sayang mandi dulu , "


"Nanti sebentar lagi sayang ini terlalu nyaman sayang " Andrian tidak ingin melepaskan pelukannya . Namun Airin melepaskan nya dan berdiri .


"Hari ini kan Kau harus ke kantor , jadi cepat lah bersiap siap , nanti Kau terlambat " ..


"Aku kan bos nya jadi Aku bebas sayang "


Mendengar perkataan Andrian , Airin langsung membulat kan mata nya , karena Andrian tidak ingin Airin marah lagi , Andrian meng ia kan nya ia tidak mau membuat Airin ngambek lagi.


"Baik lah , Aku akan mandi , " Andrian berjalan menuju ke kamar mandi . Sementara Airin duduk di sofa sambil menonton televisi .


Tidak butuh lama untuk nya bersiap siap, saat ini ia sudah siap , ia membawa dasi dan menyuruh Airin memasang nya .


"Sayang pasangin dasi nya dong ?" Pinta Andrian , Airin langsung beranjak dan menghampiri suami nya itu dan memasang kan dasi nya . Andrian melingkar kan tangan nya di pinggang istri nya itu , dan mencoba mencium bibir nya . Airin tidak menolak nya ia membiarkan suami nya itu menciumi nya dengan lembut . Kini Andrian sudah melepaskan ciuman nya ia berjalan bersama Airin menuju ke meja makan , di sana sudah ada Mama dan Papa nya Airin yang duduk dan menyantap makanan nya .


"Pagi sayang ?" Sapa Mama nya Airin .


"Pagi Ma , Pa " jawab nya sambil duduk ,


"Kamu udah rapih begini mau kemana sayang ?"


"Airin mau ikut ke kantor Andrian Ma"


"Kamu tidak bosen sayang , nanti kamu bosen lagi , ayo ikut Mama saja arisan " .


"Is mending Airin ikut Andrian, dari pada ikut Mama arisan " ucap Airin . Karena Airin memang tidak menyukai arisan sejak dulu , kalau Airin di ajak Mama nya pasti dia memiliki seribu alasan .


"Mama macem tidak tau aja , Airin mana mau ikut arisan , " Timpal Papa Rahendra .


"Oh iya Mama lupa , padahal seru loh sayang , kalau Kamu sudah ikut sekali nanti Kamu akan ketagihan deh" ujar Mama nya Airin .

__ADS_1


"Ia gak deh Ma , gak ada minta nya pun Airin "


"Iya iya deh , ayo lanjutkan sarapan nya , nanti Andrian telat "


"Iya Ma " Mereka pun melanjutkan sarapan nya dan tidak butuh lama mereka sudah selesai ,Andrian dan Airin pamit kepada kedua orang tuanya ,


"Pa , Ma, Andrian sama Airin pamit dulu ya?" Andrian oamit kepada kedua orang tua Airin.


"Iya sayang hati hati ya " , jawab mereka


"iya Ma by" tambah Airin .


"By sayang !"


Andrian pun pergi bersama Airin , Andrian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang .


"Sayang nanti pulang nya berhenti di mall dulu ya , Aku mau beli ponsel , ponsel Ku kan hilang semenjak kejadian waktu itu "


"Iya sayang , nanti pulang dari kantor kita mampir ke mall , " ucap nya sambil mengelus pucuk kepala Airin dengan lembut . Airin sangat bahagia di perlakukan seperti itu oleh Andrian, pipi nya merah merona , padahal kan sudah sering ,


Sesampainya di perusahaan keluarga Airlangga , Andrian dan Airin masuk kedalam perusahaan itu , semua mata karyawan tertuju kepada mereka karena mereka selama ini tidak mengetahui perihal pernikahan bos nya itu . Andrian dan Airin sudah sampai di ruangan nya , Andrian lalu duduk di kursi kebesaran nya kursi seorang CEO .


Andrian


"Ada apa sayang ?" Tanya Andrian ,


"Aku bosan di sini" Baru saja tiba Airin sudah bosan belum satu menit ia berada di ruangan itu .


"Kan Aku sudah mengatakan nya sayang , ayo Aku akan mengantar kan Mu ke rumah " Namun Airin menolak nya .


"Aku tidak mau , Aku mau jalan jalan keliling perusahaan ini " Pinta nya , Andrian memperbolehkan nya namun Airin harus tetap dalam pengawalan anak buah nya .


"Baik lah , tapi Aku akan menyuruh anak buah Ku mengawasi Mu "


"Baik lah Aku setuju ,"


"Robert " Panggil Andrian , Robert langsung mendatangi Tuan nya .

__ADS_1


"Iya Tuan , "


"Kau siapkan beberapa anak buah untuk mengawasi istri Ku , ia ingin jalan jalan berkeliling


perusahaan ini "


"Baik Tuan " Robert langsung memanggil beberapa anak buah Andrian yang berada di perusahaan itu dan melaksanakan perintah Tuannya .


"Sudah kan , Aku pergi dulu ya sayang?" Ucap Airin melambaikan tangan nya ke arah Andrian.


"Iya sayang " Andrian membalas lambaian tangan istrinya itu .


Dengan ceria Airin berkeliling perusahaan milik suami nya itu , ia berjalan melewati lorong lorong dengan bahagia , sampai lah ia di sebuah lorong yang gelap tanpa ada pencahayaan ,


"lorong apa ini , mengapa di sini gelap sekali , tidak ada lampu , Aku akan memberi tau Andrian nanti " ucap nya sambil berjalan dan melirik ruangan yang ada di lorong itu, namun tiba tiba


Bruukk


Airin menabrak seorang wanita yang membawa berkas berkas di tangan nya berkas itu pun jatuh berserakan beserta wanita itu , Airin juga terjatuh .


"Awww" pakeik Airin .


"Hei apa Kau tidak punya mata ha? Lihat ini semua berkas ini jadi terjatuh , apa Kau tidak tau berkas ini sangat penting ,"


"Maaf Aku tidak sengaja " ucap Airin . Beberapa anak buah Andrian berdatangan dan membantu Airin untuk bangkit kini Airin berdiri di depan wanita itu .


"Nona tidak apa apa kan?" Tanya salah satu anak buah Andrian .


"Tidak , "


"Hei kalian buta ya , yang mesti kalian tolong itu Aku , Aku sekertaris nya Tuan kalian , apa kalian mau di pecat?" Bentak nya . Dengan angkuh nya dia mendekati Airin dan langsung menampar nya...


Plakkk tamparan mendarat di pipi mulus Airin .


Semua anak buah Andrian terkejut dengan tindakan sekertaris Tuan nya itu , ia tidak tau kalau yang di tampar itu istri Tuan nya .


"Apa apa an ini mengapa Kau menampar Ku ?" Tanya Airin sambil memegang pipi nya yang terasa agak perih akibat tamparan itu .

__ADS_1


"Kau berani tanya lagi , lihat ... Gara gara Kau berkas itu berserakan semua , tamparan tadi tidak ada banding nya dengan berkas itu " Bentak nya , anak buah Andrian ingin membalas perbuatan sekertaris itu , namun Airin memberi kode melarang mereka .Mereka pun menuruti nya . Namun ada salah satu anak buah yang bergegas berjalan menuju ruangan Andrian , ia memberi tahu kan semua nya kepada Andrian ....


__ADS_2