Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
Mencari Airin


__ADS_3

Andrian melajukan mobil ya sangat cepat membelah jalanan ibukota , ia sekarang akan pergi ke markas nya . Perasaan pria itu saat ini tengah gusar memikirkan istri tercinta nya , Andrian sangat mencemaskan keberadaan sang istri.


Markas Andrian ..


"Tuan " Sapa Doni salah satu anak buah Andrian .


Doni membungkuk kan badan nya memberi hormat kepada Andrian .


Andrian hanya berdekhemmm lalu menatap Doni.


"Kau cari tau dimana dia membawa istri Ku " Tihtah Andrian yang langsung di anggukkin oleh Doni .


"Baik Tuan ." Doni langsung mengambil laptop dan melacak keberadaan Airin , bukan hal yang sulit untuk Doni , sebentar saja ia sudah mendapatkan dimana Daniel membawa Airin. Doni anak buah Andrian yang sangat bisa di andalkan karena kepandaian nya melacak seseorang.


Doni menyeringai ketika diri nya sudah mendapatkan titik dimana istri dari Tuan nya.


"Tuan sudah selesai , Nona di bawa ke sebuah villa yang ada di Bogor Tuan , villa itu milik


Tuan Bagaskara " ucap Doni kepada Andrian , Andrian yang mendengar perkataan dari Doni langsung bergegas ingin pergi ke sana .


"Aku akan kesana " Ucap Andrian .


"Tapi Tuan ini sudah larut malam perjalanan ke sana membutuh kan waktu 4 jam , " cegah Doni yang mengetahui jarak perjalanan yang akan di lalui Andrian .


Mendengar perkataan Doni , Andrian menatap Doni dengan tatapan yang sangat tajam .


"Siapa Kau berani melarang Ku " ucap nya dengan nada yang tinggi ,dan sorot mata yang tajam, mendengar perkataan Andrian Doni hanya bisa terdiam tidak berani menjawab nya.


"Kau hubungi Robert , minta ia menyusul dengan beberapa anak buah . Dan kau tetap tinggal di sini awasi markas ." Titah Andrian .


Doni mengangguk kan kepala nya.


"Baik Tuan " Sahut Doni ,

__ADS_1


Andrian melajukan mobil nya sangat cepat , Robert yang mendapat kan kabar dari Doni langsung menyusul ke tempat itu bersama anak buah Andrian .


"Tenang sayang Aku akan membawa mu pulang ," Ucap Andrian dengan nada khawatir . perasaan nya saat ini tengah tidak baik baik saja , Andrian takut Daniel akan melakukan hal buruk kepada Airin .


"Awas aja Kau Daniel , Aku tidak akan membiarkan Mu lepas, terimalah konsekuensinya karena Kau telah berani bermain main dengan Ku" Ucap Lagi Andrian sambil memukul setir mobil milik nya ,


Di sisi lain , matahari pagi sudah bersinar Airin yang berada di dalam kamar perlahan mengerjapkan kedua bola mata nya yang indah , ia terkejut ketika di lihat nya ruangan itu bukan kamar nya , ya memang ruangan itu tidak terlalu buruk , hampir persis dengan kamar nya , namun ruangan tersebut sangat lah asing bagi nya .


"Aku dimana ?"Tanya Airin sambil menatap ke sekeliling kamar tersebut , namun tidak melihat suatu petunjuk apa pun .


"Siapa yang membawa Ku, seingat Ku Aku sedang ada di kafe" Ucap Airin , Ia mencoba mengingat ingat kembali kejadian semalam ,


Lalu perlahan ingatan nya mulai terkumpul .


"Vina ,dimana dia , apa dia yang membawa Ku , lalu dimana tas Ku ponsel Ku aghhh" pekik Airin , ketika Airin tengah memikirkan nya tiba tiba pintu kamar tersebut terbuka .


"ceKreeeeek"


Seorang lelaki masuk membawa nampan yang berisi makanan menghampiri nya . Ya lelaki itu adalah Daniel , Airin terdiam sesaat sambil menatap Daniel . Daniel duduk di samping ranjang Airin .


"Sedang apa kau disini ?" Tanya Airin sambil memicingkan mata nya .


"Tadi malam Kau pingsan Airin , Vina menelpon Ku ,Aku langsung datang menjemput Mu ,dan membawa mu kesini" Sahut Daniel bohong.


"Lalu dimana Vina ? Mengapa kau tidak mengantar ku pulang kerumah saja ?" Tanya Airin yang melihat tidak ada keberadaan sahabat nya sama sekali .


"Sebentar lagi Vina ke sini dia sedang di supermarket , tadi niat nya Aku ingin mengantar Mu ke rumah mu , namun Aku tidak sempat karena Aku harus buru buru pergi bertemu klien , jadi Aku membawa Mu kesini , jangan marah ya , Kau tenang saja Aku tidak akan melukai Mu , lihat kau baik baik saja kan , nanti kalau urusan Ku sudah selesai aku akan mengantar kan Mu ". Sahut Daniel , dan lagi lagi pria itu berbohong . Ha pandai sekali seorang Daniel berbohong , dan parah nya Airin mau mau saja di bohongi pria itu .


"Memang nya dimana kita Daniel ?" Tanya lagi Airin.


"Kita di Bogor Airin " Sahut Daniel .


"Apa?? , Aku harus pulang Aku takut Andrian mencari Ku " ucap Airin sambil ingin beranjak bangun dari tempat tidur .

__ADS_1


"Tidak Airin, Aku sudah mengatakan nya bukan , kalau nanti Aku sudah siap dengan urusan Ku kita akan pulang , Aku akan mengantar kan Mu ke rumah mu" jawab Daniel bohong , .


"Biar aku pulang naik taksi saja Daniel " tolak Airin , karena Airin ingin cepat pulang ,dan tidak ingin Andrian khawatir dengan nya .


" Tidak Airin , Aku takut nanti kau kenapa kenapa , Aku berjanji setelah ini aku akan membawa mu pulang ," Ucap Daniel yang masih kekeuh menahan Airin .


"Baik lah , Oya aku ingin menanyakan dimana ponsel Ku " akhirnya Airin mau , dan hal tersebut membuat Daniel senang .


"Oiya aku lupa membawa nya mungkin saja ketinggalan di kafe itu" ucap Daniel berbohong , sebenarnya ponsel Airin berada di tangan Daniel .


"Aku bisa meminjam ponsel mu ?" Pinta Airin .


"Baik lah " menyerah kan ponsel nya ke Airin , Airin menekan nomor dan mencoba menghubungi Andrian , tapi nomor nya selalu tidak aktif , ternyata ponsel itu sudah di buat Daniel tidak bisa melakukan panggilan .


"Kenapa ?" Tanya Daniel melihat raut wajah Airin cemberut .


"Tidak aktif " jawab nya kesal .


" Yauda mungkin dia masih sibuk , nanti kita hubungi lagi . Pasti kau belum makan , ayo kau makan dulu , aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada Mu dan calon buah hati Mu ," Ucap Daniel lembut, Airin yang mendengar kata Daniel sontak saja terkejut .


"Bagaimana Kau tau Aku sedang hamil?" Tanya Airin.


"Airin kau tidak mengenal Ku ? Apa sih yang tidak Aku ketahui apalagi tentang Mu " Ucap Daniel .


"Kau selalu ya mengawasi Ku , ayolah Daniel aku sudah menikah dan sebentar lagi akan mempunyai anak , masak kau selalu mengawasi Ku " lirih Airin .


"Iya iya , Aku ngalah deh , tapi Aku tetap tidak ingin terjadi sesuatu kepada mu Airin " ucap Daniel .


"Iya deh Kau memang sahabat Ku "


Balas Airin dengan senyuman manis nya .


"Apa ? Hanya sahabat , Aku selalu menganggap Mu lebih Airin , dan kali ini kesempatan Ku tidak akan ku lepaskan diri mu Airin , Aku akan membawa jauh dirimu , walaupun sekarang Kau sedang mengandung anak lelaki itu Aku tidak peduli , Aku akan tetap menjaga Mu dan buah hati mu akan ku anggap anak Ku sendiri " batin Daniel dalam hati . Ya Daniel sangat terobsesi oleh Airin. Apa pun cara nya ia lakukan untuk mendapatkan nya .

__ADS_1


"Ayo cepat makan , apa Kau ingin melihat anak mu sedih di dalam sana?" Ucap Daniel sambil menunjuk ke arah perut Airin .


"oke oke , terimakasih uncle Daniel " ucap Airin sambil mengambil nampan berisi makanan dari tangan Daniel , Airin pun menghabiskan makanan itu dengan lahap .


__ADS_2