Aku Rindu Pada Mu Ibu

Aku Rindu Pada Mu Ibu
Terbukti


__ADS_3

"Saya kira bukti ini sudah cukup untuk semua nya yang mengganjal di hati kalian ! Dan ingat Tuan saya orang yang baik baik , saya sangat mengenal betul sifat tuan saya , saya bersama nya sudah lama jadi saya tau bagaimana sifat asli dari tuan saya " Ucap Robert lagi , semua nya masih hening tak ada satu pun yang berani bersuara , sampai akhirnya Andrian berdiri dan memulai berbicara , dan menjadi pusat perhatian semua orang yang berada di ruangan itu .


"Sudah jelas kan semua nya , saya harap kalian tidak percaya dengan berita hoax seperti itu , dan saya ingin menegaskan suatu hal kepada kalian semua yang berada di sini" Ucap Andrian dengan nada tegas nya . Andrian lalu meraih tangan Airin dan menyuruh nya berdiri , Airin pun mengikuti perintah suami nya itu ,


"Kalian lihat semua yang ada di samping saya saat ini , wanita cantik yang berada di samping saya ini , dan lebih cantik dari wanita mana pun , dia bernama Airin dia adalah ISTRI SAYA , dan kalian harus tau tidak ada wanita yang dapat menyentuh saya selain istri saya dan juga Ibu saya , kalian cangkam itu ! " ucap Andrian dengan lantang membuat semua orang membelalakkan kedua bola mata nya , karena merasa terkejut dengan pengakuan dari bos nya .


Kapan mereka menikah ?


Kenapa hubungan mereka tidak di publikasikan ?


wah aneh sekali ya bos kita menikah tapi kita tidak tau ?


patah hati deh , bos kita sudah ada pawang nya .


Ya begitulah kira kira berbagai macam desas desus yang semua orang bicarakan di sana. Mereka masih terkejut dengan pengakuan dari bos nya sang pemilik perusahaan itu .


"Ya saya mengerti akan keterkejutan kalian semua , saya menikah sudah lama , dan saya tidak mempublikasikan nya karena memang istri saya yang meminta hubungan ini di privasi kan sementara , karena ada alasan sesuatu yang menurut saya sangat masuk akal , dan ingat satu hal yang kalian harus tau , saya sangat mencintai istri saya , dan saya tidak berbuat hal keji seperti yang ada di dalam pikiran kalian semua , saya sangat setia kepada istri saya !" Ucap Andrian . Lalu Andrian , Airin dan Robert berjalan keluar dari ruangan itu , dan masuk ke dalam ruangan Andrian . Semua karyawan yang berada di sana di minta untuk masuk ke ruangan nya masing masing dan melakukan pekerjaan nya kembali sampai jam kantor selesai . Sedangkan Sesil wanita gila itu di aman kan oleh polisi yang saat itu juga datang atas laporan dari salah satu anak buah Andrian dan Sesil di laporkan sebagai pencemaran nama baik .


"Tidak ! Aku tidak mau di penjara , Andrian tolong , Andrian tolong !" Teriak Sesil yang tidak mau di bawa oleh polisi , ya tujuan nya kemari ingin merayu Andrian , tapi sayang tujuan nya tidak lah berjalan dengan baik , malah dia saat ini di penjara kan , siapa suruh dia berani sekali bermain main dengan seorang Andrian , kalau saja jiwa mafiah nya Andrian keluar sudah di pastikan Sesil tidak akan bisa bernafas lagi , namun Andrian menahan hal itu , di karenakan banyak alasan , yang pertama istri nya sedang hamil yang kedua Andrian tidak ingin bertindak gegabah dan melihat istri nya trauma seperti kematian Tuan Bagaskara , dan dia tidak ingin semua para karyawan memandang nya jelek . Karena dia ingin menjadi seorang pemimpin yang di pandang semua bawahan nya berprilaku baik dan bijaksana .


"Kami sudah mengantongi semua bukti nya Nona , silahkan anda jelas kan semua nya di kantor nanti , " ucap polisi itu .

__ADS_1


"Tidak , tidak tidak , aku tidak mau di penjara ,aku punya karir yang bagus tidak !" Teriak Sesil namun polisi tidak menghiraukan teriakan nya , polisi langsung menarik nya menuju ke mobil polisi .


Semua para karyawan yang di lewati oleh Sesil dan polisi yang membawa Sesil ,mereka menatap Sesil dengan tatapan sinis , bahkan mereka tidak segan segan mencibir Sesil.


"Cih , dasar , sudah jadi dokter kok kelakuan nya seperti seorang ******" umpat salah satu karyawan .


"Iya , tidak tau malu , dasar wanita murahan !" ucap satu nya lagi .


"Gitu kok minta tanggung jawab sama Tuan Andrian , gak level kali tuan Andrian sama ****** seperti itu , Tuan aja mempunyai istri yang sangat cantik, anggun ," ucap karyawan satu nya lagi .


"Eh kalian pada gak tau apa , kalau istri dari tuan Andrian itu , anak dari salah satu perusahaan ternama loh yang ada di kota ini " ucap karyawan satu nya lagi , sambil mengotak ngatik ponsel nya dan menyodorkan kepada semua teman karyawan nya .


"Tuan Rahendra ?" Ucap salah satu karyawan itu .


"Iya bahkan dia gak pernah loh mau banggain kekayaan orang tua nya , eh tapi lihat ini ternyata Nona cantik itu dan keluarga nya belum lama pulang ke Indonesia , sebelum nya ternyata mereka tinggal di luar negeri " ucap lagi karyawan satu nya lagi sambil terus menggali informasi tentang Airin sang wanita cantik yang menurut mereka kehidupan nya sangat lah membuat mereka penasaran . Bagaimana tidak , banyak wanita cantik di penjuru negeri ini , namun tuan Andrian yang terkenal dengan kata sempurna memilih Airin, jadi mereka penasaran dengan Airin , dan latar belakang nya , mereka awal nya hanya iseng mencari cari di situs web , mereka pikir mereka tidak bisa menemukan biodata Airin , karena situs web hanya orang orang penting saja , namun sayang pemikiran mereka salah , ternyata Airin adalah wanita yang sangat populer , bagaimana tidak , Airin adalah anak tunggal dari Tuan Rahendra , membuat nama nya sangat terkenal di mata publik , bukan hanya di dalam negeri bahkan sampai ke luar negeri .


"Wah sangat menakjubkan ya , aku jadi pengen seperti Nona itu , " ucap salah satu karyawan itu yang mengagumi Airin .


"Mimpi jangan ketinggian nanti jatuh sakit " ketus salah satu karyawan itu ,


"Yehhhhh" jawab nya sinis .

__ADS_1


Sementara di dalam ruangan Andrian , kini Robert dan para anak buah nya merasa sangat tegang , sampai keringat dingin mereka keluar , bagaimana tidak , mereka sangat ketakutan , karena takut di marahi Tuan nya . Andrian berjalan dengan tegas nya menghampiri mereka semua nya yang sedang berdiri dan berjejer dengan rapih .


"Kalian tau apa kesalahan kalian?" Ucap Andrian sambil berseringai . Mereka semua nya hanya menunduk ketakutan tanpa berani mengucap kan kata kata apa pun .


"Jawab !!!!" Bentak Andrian .


"Ampun Tuan " jawab mereka serentak .


"Kalian tau kan apa hukuman yang pantas untuk kalian semua !" Ucap Andrian dengan suara lantang nya .


"Tuan ampun , kami semua mengaku salah , dan kami siap menjalani hukuman dari Tuan" sahut Robert dengan gemetar. Airin yang berada di dalam ruangan itu dan melihat semua kejadian itu merasa kasihan dengan Robert dan para anak buah Andrian , karena mereka sangat lah berjasa selama ini , tapi kenapa cuman masalah spele kayak gitu dan masalah nya pun sudah selesai Andrian malah memperpanjang nya , dan memberi hukuman kepada anak buah nya. Airin tidak terima dengan itu semua . Airin mendekati Andrian yang masih tersulut emosi , dia bergelayut manja di lengan kekar suami nya itu .


"Sayang ...." ucap Airin dengan lembut . Lalu Andrian menatap istri nya dengan tatapan penuh dengan kasih sayang .


"Iya sayang .." jawab Andrian lembut .


"Udah deh jangan hukum mereka , masalah nya kan sudah selesai , ayo kita pulang , aku kangen " ucap Airin dengan nada manja nya membuat Andrian menghela nafas pelan .


"Baik lah " ucap Andrian .


"Saya maafin kesalahan kalian kali ini , tapi kalau kalian sampai membuat kesalahan seperti ini lagi , siap siap lah apa yang akan saya lakukan kepada kalian semua nya " ucap Andrian dengan lantang , lalu Andrian dan Airin keluar dari ruangan itu .

__ADS_1


Robert dan para anak buah Andrian membuang nafas panjang , akhirnya mereka terbebas dari hukuman tuan nya itu , itu semua nya berkat dari Nona nya yang sudah mau merayu tuan nya agar tidak marah ,


__ADS_2