
"Wah tuan putri ku sudah sampai , selamat datang tuan putri cantik " Sapa jeri kepada Airin yang masuk kedalam ruangan kelas dan di sambut dengan senyuman oleh Airin. ..
"Rasa nya aku ingin pingsan melihat senyum mu Airin , oh aku kekurangan oksigen adu aduh jantung ku " ucap nya sambil memegangi dada nya ..
Tiba tiba kepala jeri di sentil oleh seseorang ..
"banyak kali akting " ucap nya sambil menyentil kepala jeri , ya yang menyentil kepala jeri Vina , sahabat nya Airin .
"Adu sakit Vina , kau cemburu ya "
"enak saja cemburu , kau bukan tie ku " sahut Vina ketus
"alah .. kalau cemburu bilang saja tak usah malu " goda jeri ..
Airin yang melihat tingkah jeri dan Vina hanya menggeleng kan kepala nya sambil tertawa kecil ..
"Eh si bucin itu kemana kok gak ada bareng sama kamu Airin, biasa nya ia selalu gandeng kamu kayak perangko lengket ?" Tanya Romi yang baru datang
"emmm itu emmmm " Airin bingung harus mengatakan apa kepada mereka , Airin tidak memiliki alasan apa apa mereka hanya memandangi wajah Airin ,
"Aku tidak tau lah , bagaimana aku tau kan aku tidak tinggal bersama nya " dalih Airin supaya teman nya tidak curiga
"eh kau kan kata nya dia calon istri tentu kau tau kemana dia pergi " ucap Romi mengintimidasi.
"He bodoh ,dia itu baru jadi calon istri bukan istri nya mana mungkin Airin menanyakan setiap kemana atau apa yang di lakukan Andrian , kalau kau penasaran kau hubungi saja sana Andrian langsung " ketus Vina yang tak ingin sahabat nya itu di pojokan
"Benar sekali cumi , mengapa kau terlalu bodoh jer " ucap Romi .
"Ah kau yang bodoh , bukan nya
aku " Elak jeri .
"Ah kalian sama saja cepat kalian pergi bentar lagi dosen akan datang sana kalian duduk di bangku kalian hus hus " usir Vina , Airin hanya terkekeh melihat tingkah teman nya itu selalu saja ribut
"pelit kau Vin " ucap Romi
"iya padahal Airin juga tak se sewot kau " tambah Jeri ..
"Udah sana " Vina mendorong tubuh Romi dan jeri ...
Kegaduhan itu berhenti seketika dosen masuk dan memulai pelajaran ..
****
pelajaran pun usai seperti biasa mereka pergi meninggalkan kelas .
"Vin kamu kenapa kemaren tidak ke kampus ?" Tanya Airin sambil berjalan bersama Vina
"oh ia aku lupa memberi tahu mu Airin , aku ada acara keluarga ,bibi ku menikah " jawab nya
"oh iya , kenapa kau tidak memberi ku pesan , "
"Aku lupa maaf ya hehe "
"iya " jawab Airin dan langsung mereka berjalan bersama menuju keluar kampus ,Airin yang jalan seketika terkejut melihat mobil berhenti tepat di depan nya , ia pikir itu supir yang menjemput nya , eh ternyata ...
__ADS_1
"Daniel " gumam nya , ya yang keluar ternyata Daniel yang langsung menghampiri mereka berdua
"Wah wah kau cepat sekali datang nya , memang ya " Ucap Vina ,Airin yang terdiam seketika tidak percaya apa yang di lihat nya Vina begitu dekat dengan Daniel ada hubungan apa mereka. Bahkan Daniel tidak memberi tahu nya kemarin.
"Daniel , kau kenal dengan Vina , kalian sangat serasih loh " ucap Airin , Vina dan Daniel yang mendengar nya langsung terkekeh
"Kenpa kalian ?" tanya Airin
"Wah rupanya ada yang cemburu ni Vin " ledek Daniel
"iya kayak nya Daniel , hahaha " ledek Vina
"Apa sih kalian aku tidak mengerti dengan ini semua " ucap Airin yang merasa sangat heran
"Airin aku dan Vina itu adik kakak mana mungkin aku pacaran dengan nya kau ini kalau cemburu jangan berlebihan deh gemess " ucap Daniel yang membuat mata Airin membola
"Apa , kenapa kau tidak pernah mengatakan nya Vina ? kau ini ...
Dan kau Daniel selama bersahabat kau tidak pernah menceritakan kepada ku bahwa kau mempunyai seorang adik " ucap Airin
"Wah wah banyak sekali pertanyaan nya , aku sampai pusing
di buat nya " ucap Vina
"Kau tidak tau Vin , Airin ini sangat pandai menginterogasi seseorang bukti nya aku di buat kikuk dengan pertanyaan nya " mereka kembali tertawa bersama
Sebenarnya Vina sudah tau hubungan Daniel dengan sahabat nya itu dan ia juga tau bahwa kakak nya sangat mencintai Airin namun Airin hanya menganggap nya sebagai sahabat nya , tapi Vina tidak ambil pusing dengan itu semua Vina cuek yang penting sekarang ia bersahabat baik dengan Airin , awalnya Vina yang melihat ketulusan di mata kakak nya sampai kakak nya yang rela pulang dari luar negeri hanya untuk menjumpai sang pujaan hati itu sangat iba tapi ia tidak bisa juga memaksa kan Airin untuk mencintai kakak nya ,
"Airin ayo bareng sama aku , akan ku antar kau pulang " ajak Daniel . Awal nya Airin menolak tetapi karena di desak oleh kedua sahabatnya itu mau tidak mau ia menurut saja , lagian ia tidak ingin menunggu Andrian , karena ia tau pasti di hari pertama Andrian menjadi CEO ia sangat lah sibuk ..
****
Ting Ting
[Maaf tuan saya mengganggu anda , saya ingin melapor kan bahwa nona Airin pergi bersama teman nya dan juga tuan Daniel ]
Sontak saja Andrian baru membaca pesan itu sangat marah mata nya merah , ia langsung mengambil Jaz nya dan pergi ,
"Kau urus semua perkejaan itu " titah nya kepada Robert
"Baik tuan " ucap Robert , Robert yang baru masuk di buat bingung dengan tingkah bos nya tiba tiba pergi , tapi ia sudah tau pasti tuan nya ada suatu masalah karena ia melihat raut wajah yang sangat menyeramkan ..
Dengan emosi yang memuncak Andrian menuju ke mobil nya dan langsung mengendarai dengan kecepatan tinggi
"Ssssit sialan kau Daniel , berani nya kau , ahh awas kau tak akan ku biarkan kau mendekati istri ku " Ucap nya
"Halo kau ikuti mobil mereka , dan langsung kirim kan alamat mereka tuju " titah nya pada sambungan telepon dan langsung mematikan secara sepihak ,yang di hubungi oleh Andrian adalah anak buah nya yang selalu mengawasi Airin , Rupa nya Andrian selalu menyuruh anak buah nya untuk menjaga sang pujaan hati nya. Anak buah nya selalu standby dimana mana, tanpa ada seorang pun yang curiga , bahkan Airin saja tidak tau bahwa ia selalu di awasi oleh anak buah nya Andrian ....
****
"Airin kita berhenti dulu yuk ke kafe itu kita duduk dulu ngopi udah lama ni gak ngopi" Ucap Daniel
"Bagaimana ya aku kayak nya tidak bisa deh lain kali aja ya " ucap Airin yang menolak ajakan Daniel .
"Ha ayolah Airin , kau sudah lama tidak ngobrol dengan ku , " bujuk Daniel
__ADS_1
"bagaimana ya ... ?" ucap nya lirih
"ayolah , kalau kau Vin bagaimana pendapat mu ?" Tanya Daniel
"kalau aku sih terserah kalian , kalau kalian mau ngopi aku juga mau " ucap Vina santai
"Oke baik lah aku mau. tapi sebentar saja ya aku tidak bisa lama lama " ucap Airin ,
"Aku sebenarnya juga bosan di rumah apa lagi tidak ada Andrian , kan Andrian pulang nya masih lama. tidak salah nya deh aku ikut ngopi dengan Daniel , kan bukan cuma berdua tapi ada Vina juga , jadi aku gak terlalu khawatir " Gumam ya dalam hati
"Oke kalau gitu kita berhenti di kafe ini pas kali , yuk turun " Daniel memberhentikan mobilnya ketika melihat sebuah kafe , dan mengajak kedua nya turun ..
****
Ting Ting suara notifikasi pesan masuk di ponsel Andrian , Andrian sudah tau yang mengirim pesan pasti anak buah nya ia langsung membuka nya
[Tuan mobil yang membawa nyonya berhenti di kafe xxxx]
Andrian yang mengetahui alamat mobil yang membawa Airin langsung tancap gas mendatangi kafe itu, ia membawa mobil dengan kecepatan tinggi ..
****
"Airin kau mau pesan apa ?" Tanya Vina
Belum sempat Airin menjawab nya Daniel langsung memotong nya ...
"Mbak pesan cappucino nya 2 ya " ucap Daniel kepada pelayan kafe itu ,
"aku juga sama deh mbak " ucap Vina .
"Huuu kau ikut ikut saja " ledek Daniel
"Biarin weeeek" Vina tak tinggal diam ia langsung membalas ejekan Daniel , Airin yang melihat tingkah kedua sahabat nya itu hanya menggeleng kan kepalanya ..
"Eh Daniel rupa nya kau sangat perhatian ya pada Airin , bukti nya saja kau tau Airin suka cappucino " ucap Vina
"Bagaimana tidak tau dia kan dulu selalu bersama ku , mengekori ku Vin " ucap Airin dengan tertawa
"Rupanya kalian sedekat itu ya " tambah Vina
"Ya ya apa coba yang tidak aku ketahui tentang nya , semua aku mengetahui nya " ucap Daniel
"eh ngomong-ngomong kalian Kakak adik kenapa manggil nya kok gak pake kakak adik gitu sih " komen Airin karena dari tadi ia melihat mereka bukan seperti Kaka adik melainkan musuh yang sewot sewotan ..
hahahaha mereka tertawa , Airin bingung di buat tingkah mereka
"Kamu lucu ya Airin , bagaimana bisa aku manggil dia Kaka orang dia aja sangat rese ,rasa nya aku ingin menghajar nya saja " ucap nya .
"awas kau ya. akan ku hajar sampai rumah nanti " ancam Daniel ,
ya memang betul Vina adalah adik dari Daniel , Tapi sebenarnya Daniel bukan lah kakak kandung Vina , Vina anak dari tuan Bagaskara dan istri kedua nya , sedangkan ibu nya Daniel sudah tiada sejak Daniel masih bayi , Daniel tidak mengetahui kalau Vina bukan lah adik kandung nya , karena papa nya tuan Bagaskara tidak pernah memberi tahu nya dan yang ia tau hubungan nya dengan ibu tirinya baik baik saja ibu nya memperlakukan Daniel seperti anak kandung nya sendiri jadi Daniel tidak pernah sedikitpun merasa curiga kalau itu ibu tiri nya ...
Mereka tertawa bersama ,tanpa memperdulikan di sekitarnya , namun tawa mereka seketika hilang , ketika tangan Airin di pegang oleh seseorang ..
"Andrian ...?" Ucap Airin , semua mata tertuju kepada wajah Andrian .
__ADS_1
"Ayo kita pulang , " Ajak Andrian .. sambil menarik tangan Airin ,
Airin mau tidak mau mengikuti Andrian yang berjalan sangat cepat hingga sampai ke depan mobilnya , Andrian langsung membukakan pintu mobilnya dan menyuruh Airin segera masuk kedalam , Airin hanya menuruti Andrian ...