
Setelah selesai membeli ponsel Andrian dan Airin kini jalan jalan menyusuri mall itu ,Airin sangat bahagia dan dia selalu menyunggingkan senyuman nya di bibir manis nya itu . Saat Andrian dan Airin sampai di salah satu arena taman bermain Andrian menghenti kan langkah nya.
"Sayang kenapa kita berhenti ?" Tanya Airin bingung ,
"Bukan nya Kau suka ya sayang bermain di arena itu ?" Bukan nya menjawab Airin, Andrian malah balik tanya .
"Is apa sih , mana mungkin Aku suka , itu kan untuk anak kecil sayang?" Mendengar perkataan Airin , Andrian di buat pusing ,
"Bukannya Kau kemarin ke sana dan bermain dengan senang , " Airin pun berdecak kesal mendengar perkataan Andrian
"Ck , Kau ini , sejak kapan Aku kesana. " Seperti orang amnesia Airin bahkan tidak mengingat nya bahwa kemarin ia kesana. Mendengar perkataan itu Andrian hanya diam dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal . Mereka pun melanjutkan perjalanan mengelilingi mall tersebut , sampai lah di ruangan bioskop , langkah Airin pun berhenti .
" Kenapa sayang ? Mau nonton?" Tanya Andrian .
"Boleh , Aku juga suka apa lagi itu ada film romansa , ayo Andrian kita nonton " Airin menarik tangan Andrian mengajak nya membeli tiket .
"Baiklah " ucap Andrian sambil mengantri menunggu giliran . Setelah lama mengantri akhirnya Andrian sudah mendapatkan dua tiket , ia pun tidak lupa membeli polo corn besar dan juga dua minuman .
"Mengapa pop corn nya cuman beli satu ?" Tanya Airin yang melihat Andrian memegang pop corn hanya satu .
"Ini kan cukup sayang , lagi pula ini besar ukuran nya sayang " Ucap Andrian , sebenarnya ia ingin romantis dan dengan Airin , makanya ia hanya membeli satu .
"Ck Kau pelit sekali , apa Kau sudah bangkrut ha? " Airin kesal dengan Andrian , karena menurut nya satu pop corn saja tidak akan cukup .
"Sudah lah sayang , dari pada nanti Aku ngantri lagi , nanti film nya akan habis " Ia melihat antrian panjang di tempat pop corn.
__ADS_1
"Baik lah ayo " Airin memeluk lengan Andrian dengan manja , membuat Andrian sangat senang .
Mereka pun kini sudah berada didalam bioskop dan mencari tempat duduk . Akhirnya mereka menemukan nya kini Andrian duduk bersebelahan dengan seorang wanita , sedangkan di sebelah Airin kanan Airin juga seorang wanita . Andrian tidak mempermasalahkan kan nya , karena yang di samping Airin seorang wanita bukan laki laki .
Ketika film sedang berlangsung nampak sekali semua nya pada menikmati nya sampai pada adegan peluk pelukan , di lihat nya semua orang pada memeluk pasangan nya masing masing , sampai dimana Andrian di peluk oleh wanita di sebelah nya , membuat Airin dan Andrian membulat kan mata nya .
Airin langsung menepis tangan wanita itu .
"Is Mbak gak usah peluk peluk deh, ini Suami Gue " Ucap Airin , refleks wanita itu terkejut . Sebenarnya Andrian risih sekali dekat dekat dengan wanita itu , namun ia ingin tau aja Airin marah atau tidak hehehe.
"Eh iya maaf ya , kirain tadi bukan suami nya, kirain masih pacar nya , habis nya tampan sekali sih , " jawab wanita itu tanpa berdosa . Dan ia langsung melepaskan pelukannya .
"Kalau masih pacaran kenapa emang nya Mbak ha ?" Airin mulai tersulut emosi nya .
"Ya bisa daftar aja jadi calon istri nya , siapa sih yang tidak mau sama pria tampan seperti ini " ucap wanita itu lagi dengan enteng nya .
"Hei jangan macem macem ya sama Suami Gue , gak usah ganjen deh , jijik Gue awas ya Mbak " Ancam Airin ,
"Iya iya deh posesif banget , laki nya aja diem aja " jawab wanita itu .
"Andriaaaaaan" pekik Airin .
"Udah udah sayang , hei Mbak yang di bilang tadi benar , Dia istri saya . Dan saya sangat mencintai nya " ucap Andrian, yang tidak ingin melihat istri nya marah , sebenarnya dia juga sangat tidak nyaman sedari tadi dengan tingkah wanita itu .
"Iya deh Mas , " wanita itu pun agak menjauh dari Andrian.
"Udah ya sayang gak usah marah , kita nonton lagi ya , lihat tuh film nya romantis kali " Andrian mencoba menenangkan Airin dan membawa nya di dalam pelukan nya,Airin senang sekali di peluk seperti itu oleh Andrian ia menemukan ketenangan dan kenyamanan di dalam dekapan suami nya itu .
"Sayang suapi" Rengek Andrian yang melihat Airin makan popcorn . Airin mendongak kan wajah nya ke atas melihat suami nya itu , ia langsung mengambil pop corn dan menyuapi nya ...
"Ini aaaaaa' " Airin menyuapi nya , membuat Andrian tersenyum ..
__ADS_1
"Makasih ya sayang " ucap Andrian sambil mencium pucuk kepala istri nya . Mereka sangat menikmati film nya hingga habis dan mereka pun sangat menikmati nya .
*****
Di lain tempat ....
"Robert dimana Andrian ?" Tanya seorang lelaki yang masuk kedalam ruangan Robert .
"Eh Maaf Tuan besar , Tuan muda sedang menemani Nona berjalan jalan " Ucap Robert . Ya yang masuk ke ruangan Robert adalah Tuan Kelvin , papa nya Andrian , ia tadi sudah masuk di ruangan anak nya namun Andrian tidak ada di sana , maka oleh sebab itu ia menemui Robert asisten anak nya.
"Baik lah tidak masalah , "Ucap Tuan Kelvin santai .
"Tuan silahkan duduk dulu " Robert mempersilahkan Tuan Kelvin duduk .Tuan Kelvin pun duduk .
"Ada apa Tuan besar? Apa ada sesuatu yang penting Tuan besar, kalau ada biar saya hubungi Tuan Muda " Tanya Robert lagi
"Tidak , jangan di ganggu mereka , biarkan saja mereka sedang asik ," Tampak nya Tuan Kelvin tidak rela jika waktu Andrian dan Airin yang sedang bahagia di usik sedikit pun .
"Lalu ada apa Tuan ?" Tanya Robert lagi .
"Aku kemari hanya ingin tau saja apa yang di rencana putra ku untuk Bagaskara " Ucap nya .
"Tuan Muda sangat pandai Tuan , Tuan tenang saja , itu semua sudah beres" ucap Robert lagi .
"Bagus , dan ingat tetap awasi Putra Ku , Aku tidak ingin kejadian waktu itu terulang lagi karena kecerobohan kalian . Aku memang tidak ikut andil dari rencana ini , jadi biarlah Putra Ku yang melakukan nya , karena selama ini ia menderita karena orang itu . Biar Dia menentukan mana hukuman yang pantas untuk nya "
"Baik Tuan Besar saya mengerti , saya akan menjaga Tua muda dengan nyawa saya sendiri , maaf yang waktu itu saya telah lalai menjaga Tuan muda " ucap Robert kepada Tuan Kelvin yang merasa bersalah kala mengingat kejadian waktu itu ketika Andrian terkena tembakan oleh seorang penyusup .
"Aku percaya kepada Mu Robert , Kau sudah lama bekerja dengan Ku , Aku melihat sedari dulu Kau selalu melindungi Putra Ku " Memang Robert sudah lama sekali ikut dengan Tuan Kelvin , ia adalah anak jalanan yang kita kira waktu itu berumur lima belas tahun , ia dan Andrian hanya terpaut lima tahun ,ia di besar kan oleh Tuan Kelvin , di sekolah kan dengan baik , bahkan ia di ajarkan ilmu bela diri. Karena rasa terima kasih nya kepada Tuan Kelvin Ia pun berjanji kepada Kelvin waktu itu , ia akan terus menjaga Tuan muda nya itu .
__ADS_1
"Baiklah Robert Aku pergi dulu , ada urusan penting yang harus Aku selesaikan, ingat pesan Ku tadi " Tuan Kelvin beranjak dari tempat duduk nya ingin pergi .
"Baik Tuan Besar , " ucap Robert , ia pun berdiri dari kursinya dan memberi hormat kepada Tuan Kelvin . Tuan Kelvin pun meninggalkan ruangan itu , ia sangat percaya kepada Robert.