
"Papa sangat mengharap kan mu Andrian , papa akan mengumumkan nya besok , " sambil meluk pundak Andrian ..
"bagaimana besok aku harus kuliah pa , lagian aku akan menyiapkan skripsi ku agar aku segera lulus "
"Tenang , papa sudah menghubungi dosen , papa sudah memberi tahu nya , kau bisa mengikuti kuliah online , jadi besok kau harus rapi dan bersiap siap" Sambil terus meyakinkan Andrian , papa nya sangat yakin kepada nya karena papa nya tau selama ini anak nya itu menjadi ketua mafia besar , namun papa Kelvin seolah olah tidak mengetahui nya, ia hanya memantau Andrian dari kejauhan ...
"Tapi aku belum mengatakan kepada Airin , dan kami baru saja menikah bagaimana kalau ia tidak setuju dengan keputusan ini "
"Airin itu wanita yang sangat baik Andrian , papa sangat mengenal nya pasti ia mendukung mu ." Jawab papa Kelvin dengan lembut
"Ah ya sudah lah terserah papa
saja " Ucap nya kesal , karena ketika ia selalu mencari alasan papa nya selalu mempunyai jawaban
"Sana istirahat persiapkan dirimu esok "
"Ya" berjalan meninggal kan papa nya , papa Kelvin hanya tersenyum dengan sikap anak nya itu .
"Cekreeek"
suara pintu di buka Andrian langsung ke kamar mandi dan membersihkan diri nya lalu memaki pakaian dan setelah selesai ia beranjak berjalan ke ranjang tempat tidur nya , ia melihat Airin yang sedang tertidur , lalu ia mengelus rambut nya yang panjang itu ..
"Airin sayang kau sangat cantik ketika tidur seperti ini " ucap nya sambil membelai rambut Airin , Airin yang sadar akan kehadiran Andrian ia langsung tersenyum manis ..
"Jadi kau belum tidur sayang " ucap Andrian terkejut melihat Airin , ya dari tadi memang Airin tidak tidur ia memang sangat lelah tapi di pikiran nya hanya ada Andrian . Sekarang ia benar benar di buat gila yang selalu memikirkan Andrian, sampai sampai ingin tidur saja harus ada Andrian di samping nya. ..
"ya bagaimana aku bisa tidur aku menunggu mu " sambil tersenyum manis memandangi wajah Andrian ..
"Rupanya tadi kau sedang berakting ya "
"Haha ha ha aku ...?" Belum sempat menyambung kata kata nya Andrian meletakkan tangan nya di bibir nya
"Sssst, aku tau kau menunggu ku karena ?" Andrian menggoda Airin yang membuat kedua mata nya melotot
"Andrian ......" teriak nya
"Apa sayang ?" Goda nya lagi
"Ah aku malas deh , "
"iya iya sayang , Oya sayang aku ingin mengatakan sesuatu kepada mu " menarik Airin untuk bersandar di pelukan nya ,kini Airin sudah berada di dada bidang Andrian ..
"Mau mengatakan apa " lirik Airin yang penasaran
"Sayang papa besok menyuruh ku untuk ke kantor dan papa akan mengumumkan ku menjadi CEO perusahaan nya" ucap nya
"Terus ?" Tanya Airin yang membuat Andrian kebingungan ,
" Ya aku sebenarnya tidak mau Airin , aku ingin kuliah dulu menyiapkan skripsi ku , dan satu hal lagi aku ingin berada di dekat mu selalu "
__ADS_1
"ya ampun Andrian , alasan apa ini , seharusnya kau senang , mengapa kau sangat mempermasalahkan tentang hal itu " sebenarnya Airin juga merasakan hal yang sama jika Andrian menjadi CEO pasti waktu nya akan sangat sedikit untuk nya , tapi ia tidak boleh egois , ini semua demi masa depan Andrian .
"ayo lah Airin aku takut waktu ku hanya habis untuk bekerja aku ingin seperti ini dulu bersama mu Airin " ucap nya lagi , Airin terus meyakinkan Andrian agar ia mau menjadi CEO di perusahaan papa Kelvin .
"Tidak Andrian , kau kan banyak waktu bersama ku , mana mungkin waktu mu habis hanya untuk berkerja , dan kau mau sampai kapan seperti ini terus apa kau tidak ingin berkerja lalu kau mau kasih makan apa aku dan anak mu nanti " meyakinkan Andrian , sontak saja Andrian terkejut mendengar perkataan Airin.
"ha apa ? jadi kau mau mengandung anak ku " Goda lagi Andrian
"Kau ini aneh sekali , ya pasti nya mau kau kan suami ku mengapa aku tidak mau " jawab nya santai
" Kalau begitu ayo kita buat benih cinta kita " ajak nya ...
"Andrian aku kan sudah bilang tunggu setelah skripsi ku siap , sebentar lagi tidak sampai seminggu "
"yang benar , ayolah Airin , aku mau nya sekarang anggap saja ini sebagai hadiah mu karena aku akan menjadi CEO "
"Is apa an si , besok aku akan membelikan mu hadiah " lirik nya
"Aku tidak mau aku mau nya ..." Sambil menunjuk ke arah Airin ..
"Ah kau selalu ..." mukul pelan dada bidang Andrian ..
"ya Airin ," bisik nya yang membuat Airin geli ,
Airin hanya mengangguk kan kepala nya dan menarik selimut ..
Airin ingin menolak Andrian tapi ia masih terngiang ngiang oleh perkataan sang mama , ia takut kalau terus menolak Andrian Andrian akan jatuh ke pelukan wanita lain , padahal tau sendiri mama nya Airin hanya menakuti nya agar Airin mau melayani suami nya sepenuh nya ia padahal sangat tau karakter menantu nya itu yang tidak bisa di sentuh oleh wanita mana pun..
flash back "
Sebenarnya Airin sudah mengetahui rencana papa Kelvin yang ingin menjadikan Andrian sebagai CEO perusahaan , karena sebelum Airin pergi liburan ke pantai papa Kelvin mampir ke kediaman Rahendra tanpa sepengetahuan Andrian ,
Andrian yang sedang berada di dalam kamar tidak mengetahui kalau papa nya datang dan berbincang bincang dengan Airin ...
"Airin papa sangat mengharap kan mu , kamu pasti bisa membujuk Andrian ,karena Andrian tidak pernah bisa menolak
permintaan mu " pinta papa Kelvin
"iya pa , Airin akan mencoba membujuk Andrian " ucap nya
"terimakasih Airin ,papa sangat bersyukur karena semenjak kamu hadir Andrian menjadi sangat hangat kepada papa " ucap nya lagi
"Papa jangan khawatir , Airin akan selalu support Andrian , Airin juga akan selalu ada buat Andrian " ucap nya seraya meyakinkan papa mertua nya itu
"Airin papa sangat berharap banyak pada mu sayang , tolong cintai anak papa sepenuh hati mu , jangan kecewa kan dia , karena kalau ia hancur papa juga akan hancur Airin " ucap nya yang membuat Airin tak bisa berkutik
"Papa tenang saja Airin akan mencintai Andrian , Airin tidak akan mengecewakan nya pa , papa yakin kan dengan perkataan Airin "
"iya papa yakin "
__ADS_1
setelah obrolan selesai papa Kelvin segera bergegas pamit untuk kembali ke kantor . Papa Kelvin mendatangi Airin bukan tanpa maksud ia tau bahwa Andrian pasti akan menolak permintaan nya menjadikan nya CEO di perusahaan papa nya , tapi papa nya juga yakin Airin pasti bisa membujuk anak nya itu ..
Sebelum nya Airin ingin mengatakan nya sebelum ia pergi ke pantai namun Airin mengurungkan niat nya setelah Andrian memberi tau akan berkunjung ke rumah papa Kelvin , Airin tau pasti papa Kelvin akan memberi tau semua itu ...
******
Di lain tempat. ...
"Ah sialan , kenapa aku tidak di undang dalam peresmian besok " Ucap nya dalam sambungan telepon nya
"Oke baik lah , aku akan datang dan memberi nya selamat " ucap nya lagi dan langsung mematikan sambungan telepon tersebut ...
"Ah sialan kau Kelvin , awas saja , aku akan membalas nya melalu anak mu itu" ucap nya sambil mengepalkan kedua tangan nya ..
Ya siapa lagi ia adalah tuan Bagaskara musuh nya papa Kelvin, tapi ia bagaikan musuh di balik selimut , ia sangat baik di depan Kelvin , ia tidak pernah menampakkan wajah kebencian nya, padahal ia sangat membenci Kelvin , ia yang tau bahwa Andrian akan menjadi CEO di perusahaan Kelvin ia merasa senang karena rencana nya akan berjalan lancar , ia akan mendekati Andrian perlahan sebagai rekan bisnis , lalu ia akan menghancurkan nya seketika ...
"Awas kau , aku tidak akan membiarkan mu hidup dengan tenang Kelvin " gumam nya
Ia tidak tau saja siapa yang di hadapi sekarang , Andrian lebih kejam dan licik di bandingkan dia ..
*****
Matahari pagi sudah bangun , namun dua insan ini masih saja dalam balutan selimut nya mereka masih saja enggan bangun ..
"enggghhh" lirih Airin , sakit sekali , Andrian yang mendengar nya langsung bangun .
"Kenapa sayang ?" sambil mencium bibir Airin yang lembut , yang membuat nya sangat ketagihan
"sakit " lirih Airin
"Apa sangat sakit ya ?" Tanya nya lagi
"Sakit lah kau tidak pelan , kau seperti harimau yang sedang menerkam mangsa nya "
Andrian yang mendengar nya langsung terkekeh ,
"Maaf ya sayang "
"iya , udah sana siap siap nanti ke buru siang , kan kamu harus ke perusahaan "
"iya , kamu ikut ya " rengek Andrian seperti anak kecil yang ingin di manja
" Andrian , aku akan kuliah , aku harus menyelesaikan skripsi ku , "
"Baik lah , " ucap nya malas
"tapi nanti lagi ya " goda nya lagi
"Andriannnnnnnn" teriak Airin , Andrian yang mendengar teriakan Airin sangat gemas ia ingin menerkam kembali Airin , namun sayang ia mengingat ini sudah siang , ia harus segera ke kantor ..
__ADS_1
Andrian lalu bergegas mandi dan mengganti baju nya yang sudah di siapkan Airin , begitu juga Airin yang langsung beranjak jalan menuju kamar mandi dan langsung mengganti pakaian nya , ya pakaian yang di beli oleh Robert asisten Andrian , karena waktu pergi ke rumah papa Kelvin Airin tidak membawa pakaian nya , Andrian langsung menghubungi Robert dan menyuruh nya membeli pakaian di salah satu desainer ternama, mereka kini sudah siap dan pergi sarapan pagi , papa Kelvin sudah menunggu mereka di bawah ...